1,723,036 research outputs found
B.C. Royal Cafe - Interview with Wail Wong
Wail Wong reminisces about restaurants that he frequented as a child
Chinatown Rejuvenation - Interview with Wail Wong
Wail Wong talks about some of the positive changes that Chinatown has recently undergone
Childhood Memories - Interview with Wail Wong
Wail Wong talks about seeing buildings go up and the places he frequented at as a child. Wong discusses the long standing businesses and buildings; describes the businesses he grew up around and other fond memories
machawk1/wail: WAIL v0.2017.07.26
<ul>
<li>UI Tweaks</li>
<li>Update to MemGator 1.0-RC7</li>
</ul>
Golongan Manusia Wail Menurut Al-Qur’an
Abdullah Hasan. 2012. Golongan Manusia Wail Menurut Al-Qur’an. Skripsi, Jurusan Tafsir Hadis, Fakultas Ushuluddin. Pembimbing: (I) H. Ibnu Arabi, S.Ag. M. Fil.I., (II) H. Ahmad Mujahid, M.A.
Al-Qur’an merupakan kitab terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. melalui malaikat Jibril untuk menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Al-Qur’an berupaya mengeluarkan dan membebaskan manusia dari kehidupan yang sesat kepada kehidupan yang penuh dengan cahaya kebenaran sehingga dapat dirasakan rahmat dan berkah dari kehadiran al-Qur’an itu, ia sangat menjunjung tinggi kejujuran dan menghindari kecurangan. Orang yang curang akan mendapat celaka yang dalam bahasa al-Qur’an disebut Wail. Apa itu terminologi Wail dan siapa saja golongan orang-orang yang termasuk Wail, inilah yang menjadi pokok masalah dalam skripsi ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terminologi Wail menurut al-Qur’an dan golongan orang-orang yang termasuk Wail menurut al-Qur’an.
Sesuai dengan tujuan di atas, penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik (maudhu’i) dengan langkah-langkah sebagai berikut: Menetapkan golongan manusia Wail menurut al-Qur’an, menghimpun ayat-ayat yang berkenaan dengan Wail, memahami korelasi ayat tersebut, menyusun pembahasan dalam kerangka sempurna, melengkapi pokok bahasan yang ada, selanjutnya menarik sebuah kesimpulan sebagai hasil akhir penelitian ini.
Setelah dilakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama, Wail menurut al-Qur’an adalah kecelakaan/kebinasaan, terminologi wail berarti kehinaan dan siksaan, kata ini dipakai untuk mencela dan mencaci, maksudnya adalah mengingatkan keburukan yang akan disebut sebagai sifat-sifat manusia.
Kedua, golongan orang-orang yang termasuk Wail adalah Orang yang shalat namun lalai dari shalat, orang-orang yang curang dalam timbangan (jual beli), orang yang keras hatinya untuk mengingat Allah, para pengumpat lagi pencela, mensifati Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak, orang yang banyak berdusta dan banyak berdosa, Ahli Kitab yang merubah isi al-Kitab untuk kepentingan sendiri atau golongan, orang kafir, orang yang Mendustakan Hari Kiamat, orang Zalim, dan orang yang mendustakan kebenaran
The strategic relation between international trade & internationalization FDI : incentives & strategy effects & risk management
Global Wail 1981-04-01
3 p. : iil. ; 56 cmStudent newspaper of Saint Mary's University, Halifax, N.S., April 1, 1981.Special Yearend Edition titled: The Global Wail
Global Wail Yearend Edition 1982-04-07
3 p. : ill. ; 37 cmStudent newspaper of Saint Mary's University, Halifax, N.S., April 7, 1982.Special Yearend Edition titled: The Global Wail
Reflections of wail in Lithuanian poetry
Bendrojo lavinimo mokykloje žemesniųjų klasių vaikai supažindinami su literatūros ištakomis - tautosaka. Kalbama apie jos rūšis ir žanrus, nagrinėjamos pasakos, sakmės, padavimai. Aukštesniosiose klasėse aptariamos lietuvių liaudies dainos, raudos. Apie pastarąsias vadovėliuose pateikta ypač mažai informacijos. Lietuvių literatūroje gausu raudų atspindžių, todėl prasminga atidesnė pažintis su mirties tekstais. Taigi rauda - tautosakos žanras, kuriuo išsakomos mintys ir jausmai netekus artimo asmens ar kokia kita skausminga proga, verkimas su žodžiais netekus artimo žmogaus, išsiskiriant su juo (dažniausiai jam mirus ar einant į žūtį). Pirmiausia raudos - laidotuvių ritualo dalis. Raudoti mirusiojo - iš seno žinomas paprotys, siekiantis gimininės santvarkos laikus. Pirmosios žinios apie laidotuvių raudas baltų teritorijoje siekia XIII a. Tačiau būta ir kitokių - ne tik laidotuvių raudų. Tradiciškai (pagal rusų folklorą) raudos skiriamos į apeigines ir neapeigines. Apeiginės raudos skirstomos į laidotuvių, vestuvių ir rekrutų raudas. Pastarosios nuo laidotuvių raudų niekuo nesiskiria. Neapeiginės - gaisro, badmečio, memorialinės raudos. Lietuvių tautosakininkai, nediskutuodami dėl apeiginės-neapeiginės raudos problemos, dažniau skirsto šį žanrą tik pagal apeigų rūšis - laidotuvių, vestuvių, rekrutų ir piemenų. Reikšminiai žodžiai: Literatūra; Poezija; Raudos; TautosakaReflections of wail are abundant in Lithuanian literature, therefore, more careful knowledge of mortuary texts would be worth-while. The article describes the wail and discusses the reflections of wail in the poetry of M. Martinaitis
- …
