56 research outputs found

    Peranan Orang Tua dalam Pembentukan Etika Sopan Santun Pelkat Anak di GPIB Tamansari Salatiga

    No full text
    Gloria Patry Maria Pellaupessy. 132017040. November 2023. Peranan Orang Tua dalam Pembentukan Etika Sopan Santun di Pelkat Anak GPIB Tamansari Salatiga. Tugas Akhir. Program studi S1 Bimbingan dan Konseling. FKIP-UKSW. Pembimbing I Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M. Si Pembimbing II Sapto Peran yaitu suatu tingkah laku yang diberikan terhadap seseorang untuk dijalankan dalam kehidupan di tengah masyarakat. Era globalisasi menciptakan perubahan etika pada lingkungan social anak yang membuat anak bertingkah tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan.Sehingga dalam tulisan ini penulis ingin melihat sejauh mana peranan orang tua khususnya dalam Pelkat Anak di GPIB Tamansari Salatiga untuk membentuk etika sopan santun anak khususnya dalam hal bersikap, bertutur kata. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimanakah peranan orang tua dalam hal pembentukan etika sopan santun anak?” Tujuan Penelitian adalah “menjelaskan cara orang tua dalam membentuk etika sopan santun anak”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa orang tua sudah perperan aktif, juga berubah dalam hal mendidik anak dengan nilai-nilai etika sopan santunGloria Patry Maria Pellaupessy. 132017040. November 2023. Peranan Orang Tua dalam Pembentukan Etika Sopan Santun di Pelkat Anak GPIB Tamansari Salatiga. Tugas Akhir. Program studi S1 Bimbingan dan Konseling. FKIP-UKSW. Pembimbing I Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M. Si Pembimbing II Sapto Peran yaitu suatu tingkah laku yang diberikan terhadap seseorang untuk dijalankan dalam kehidupan di tengah masyarakat. Era globalisasi menciptakan perubahan etika pada lingkungan social anak yang membuat anak bertingkah tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan.Sehingga dalam tulisan ini penulis ingin melihat sejauh mana peranan orang tua khususnya dalam Pelkat Anak di GPIB Tamansari Salatiga untuk membentuk etika sopan santun anak khususnya dalam hal bersikap, bertutur kata. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimanakah peranan orang tua dalam hal pembentukan etika sopan santun anak?” Tujuan Penelitian adalah “menjelaskan cara orang tua dalam membentuk etika sopan santun anak”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa orang tua sudah perperan aktif, juga berubah dalam hal mendidik anak dengan nilai-nilai etika sopan santun.Gloria Patry Maria Pellaupessy. 132017040. November 2023. The Role of Parents in Forming Polite Ethics at the GPIB Tamansari Salatiga Children's Center. Thesis. Guidance and Counseling Bachelor's study program. FKIP-UKSW. Supervisor I Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M. The Guide II Sapto Role is a behavior given to someone to carry out in life in society. The era of globalization creates changes in ethics in children's social environment which makes children behave in ways that are not in accordance with the values of politeness. So in this paper the author wants to see to what extent the role of parents, especially in the Children's Training Center at GPIB Tamansari Salatiga, is to shape children's ethics of politeness, especially in terms of behave, speak. The problem formulation of this research is "What is the role of parents in forming children's ethical manners?" The aim of the research is "to explain how parents shape their children's ethical manners". This study used descriptive qualitative method. This research has succeeded in proving that parents have played an active role and have also changed in terms of educating children with the ethical values of good manners

    PERSPEKTIF HUKUM ATAS PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENEGAKAN PERATURAN DAERAH DAN PERATURAN KEPALA DAERAH

    No full text
    Secara sosiologis Satpol PP dilihat sebagai lembaga perangkat daerah yang diharapkan mampu memberikan ketentraman dan perlindungan kepada masyarakat. Dalam pandangan sosiologis, Satpol PP dan masyarakat merupakan rangkaian stake holder yang saling membutuhkan dan harus terjalin secara harmonis, sejalan dan mampu memberikan citra yang baik.Dalam menjalankan peran tersebut, Satpol PP harus paham dan mengerti akan tugas, fungsi dan wewenang yang dimiliki. Satpol PP dalam mengemban tugas sebagai penegak Perda dan Perkada, harus paham pula akan batasan batasan kewenangan yang diberikan oleh Perda dan Perkada tersebut

    KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN LIMBAH B3 BERDASARKAN UU NO 23 TAHUN 2014

    No full text
    AbstrakLimbah merupakan salah satu permasalahan yang disebabkan oleh kelalaian manusia dalam mengelola sampah. Limbah atau sering disebut dengan sampah hasil suatu produksi ini sangat tidak diinginkan kehadirannya dalam kehidupan manusia. Namun yang jelas kehadiran sampah/limbah ini juga berdampak negatif dalam kehidupan terutama bagi kesehatan manusia. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah tersebut, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah dengan berdasarkan pada ketentuan Undang-undang No 23 Tahun 2014

    KEKUATAN HUKUM PEMEGANG HAK TANGGUNGAN ATAS PENGIKATAN KEMBALI OBJEK JAMINAN DENGAN HAK GADAI TANAH

    No full text
    Kebutuhan akan dana untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap orang tidak lepas dari transaksi perbankan dengan jalan dilaksanakannya perjanjian kredit antara pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang menyediakan dana yaitu perbankan. Pihak yang membutuhkan dana berkedudukan sebagai debitor dan pihak perbankan selaku penyedia dana berkedudukan sebagai kreditor. Dalam perjanjian kredit tersebut perbankan selaku menerapkan prinsip kehatiihatian terhadap dana yang dipinjamkan kepada debitor dengan cara mengikat objek jaminan kredit khusus yang berupa tanah dengan Hak Tanggungan. Namun dalam praktiknya tidak jarang tanah yang telah dijadikan objek jaminan kredit dan diikat dengan Hak Tanggungan dijaminkan kembali kepada orang lain, mengingat tanah yang telah dijaminkan pada perbankan tersebut masih dapat dibebani dengan hak garap pada pihak lain yaitu dengan cara digadaikan secara adat

    DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM)

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang Dampak Pandemi covid-19 terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah karena dengan adanya pandemi Coronavirus Disease-2019 atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 berdampak terhadap perekonomian Indonesia. Dengan pandemi dapat membuat krisis di sektor riil sehingga sangat berpengaruh pada sektor  keuangan yang berperan sebagai penyedia sumber permodalan bagi pelaku usaha. Dampak pandemi Covid -19 pada perekonomian Indonesia tergambar dari beberapa indikator seperti tren kredit Bank yang terus menurun.Virus ini telah memunculkan pesimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dunia, kegiatan ekonomi di seluruh dunia mengalami penurunan yang sangat tajam yang berakibat banyak negara mengalami resesi atau kontraksi ekonomi, perlindungan terhadap UMKM dengan berbagai subsidi dan bantuan kredit modal kerja agar UMKM tersebut memiliki pendapatan agar mampu berbelanja dan mendorong produksi dengan memperhatikan ancaman pandemi yang semakin menggoyahkan kegiatan ekonomi UMKM dan dunia usaha lainnya. Sehingga dengan adanya pandemi ini merubah gaya hidup masyarakat yang sering kali memanfaatkan e-commerce sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhannya dengan alasan tersebut mampu dimanfaatkan oleh pelaku usaha dalam melakukan kegiatan bisnisnya, namun yang harus diperhatikan baik terhadap konsumen sebagai pengguna dari produk, maupun pelaku usaha yang memanfaatkan layanan e-commerce harus memperhatikan Undang-undang yang berlaku

    BUDAYA PATERNALISTIK DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN PUBLIK (Mempertegas Integritas Perumus Kebijakan di Kabupaten Pamekasan)

    No full text
    Kebudayaan politik merupakan sesuatu yang penting pada setiap kehidupan masyarakat, baik dalam sistem politik tradisional, transisional, maupun modern, sehingga menjadi aspek yang siginifikan dalam menentukan langkah masyarakat ke arah yang lebih baik. Sebagai faktor yang sangat berpengaruh terhadap  perilaku politik seseorang, kajian terhadap kebijakan tidak bisa dilepaskan dari budaya politik khususnya budaya paternalistik yang tumbuh dan berkembang di tengah-tegah masyarakat. Seberapa besar harmonisasi yang dicapai oleh budaya paternalistik dengan kebijakan publik merupakan parameter dari pembangunan desa itu sendiri.Budaya paternalisme merupakan sistem ketokohan dengan memposisikan atasan sebagai pihak yang harus dihormati  oleh bawahannya. sedangkan di lain sisi, bawahan hanya dipandang sebagai alat untuk menjalankan perintah atasannya. Ada kecenderungan bahwa aparat birokrasi yang telah menjadi pimpinan mempertahankan   kedudukannya   karena   dirasakan mampu memberikan  keuntungan finansial dan sosial. Paternalistik akan berdampak terhadap kinerja aparat bekerja  secara lamban  karena orang yang ada di dalamnya cenderung menurut  dan tunduk atau istilah bahasa madura ialah Enggie Buten pada  atasannya  tanpa   memiliki    inisiatif mengembangkan diri. Bawahan berada  pada  posisi tergantung sehingga tidak berani mengambil keputusan meskipun keputusan itu menyangkut kepentingan yang mendesak atau kepentingan masyarakat Sehingga berdampak vatal dalam pencapaian out put yang positif dalam  pengambilan keputusan. Maka sangat diperlukan pakta Integritas perumus atau Actor Policy Macker  sebagai penentu arah kebijakan publik. Paternalisme tumbuh  subur karena dipengaruhi oleh kultur feodal yang sebagian besar wilayah di Indonesia semula  merupakan   daerah bekas kerajaan. Wilayah-wilayah bekas kerajaan  ini telah mempunyai  sistem nilai, norma,  dan adat kebiasaan  yang selalu  menjunjung   tinggi dan mengagungkan   penguasa  sebagai orang yang harus dihormati karena mereka  telah memberikan  kehidupan  dan pengayoman  bagi warga masyarakat

    Prespektif Budaya Dalam Pembangunan Ekonomi Masa Depan Indonesia

    No full text
    72 hlm.;tab.;diagra

    Analisa Prestasi Penyekatan Kebocoran Pada Gasket Komposit Silikon Dengan Bahan Pengisi Serat Alam Rami

    No full text
    Gasket silikon umumnya digunakan di banyak industri untuk penyekatan kebocoran pada sambungan perpipaan pada sistem yang bertekanan rendah. Penelitian ini mempelajari tentang prestasi penyekatan kebocoran gasket komposit baru yang terbuat dari silikon yang diisi dengan serat alami rami dalam sistem sambungan perpipaan yang dibaut. Dalam penelitian ini sampel gasket terdiri dari 4 jenis gasket yaitu gasket silikon murni dan gasket komposit silikon dengan 1, 2 dan 3 lapis anyaman serat rami. Gasket diuji menggunakan peralatan pengujian tekanan air dengan variasi tekanan fluida internal dan perbedaan torsi pada 8 N.m, 12 N.m, 16 N.m dan 20 N.m. Prestasi penyekatan kebocoran diukur berdasarkan besaran tekanan fluida maksimum yang dapat ditahan oleh gasket sebelum kebocoran cairan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gasket komposit silikon memiliki prestasi penyekatan kebocoran yang lebih baik dibandingkan dengan gasket silikon murni di mana gasket komposit silikon mampu menahan tekanan fluida internal hingga sekitar 5 kali daripada gasket karet silikon murni (0.18 MPa dibandingkan dengan 0.90 MPa) . Di sisi lain prestasi penyekatan kebocoran gasket komposit dengan 3 lapisan anyaman rami hampir 2 kali lebih baik daripada gasket komposit dengan 1 lapisan anyaman rami dan sekitar 1.5 kali lebih baik daripada gasket komposit dengan 2 lapisan anyaman rami

    Tuntutan Masyarakat Terbuka Dan Kesukaran Mewujudkan Masyarakat Demokratis

    No full text
    105 hlm.;diagra
    corecore