1,721,195 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Evaluasi Penerimaan End-User Terhadap Pengembangan E-Learning Universitas Jember Dengan Menggunakan Technology Acceptance Model (Tam)
E-learning berbasis Moodle merupakan sarana pembelajaran di UNEJ yang dapat di akses oleh mahasiswa dan dosen menggunakan akun Single Sign On (SSO) melalui SISTER atau dengan mengakses https://e-learning.unej.ac.id. Universitas Jember mengembangkan integrasi antara SISTER dan E-Learning agar kegiatan perkuliahan lebih tertata dan lebih terpantau. Setelah dilakukan integrasi, terdapat perubahan alur perkuliahan. Pengguna belum terbiasa terhadap perubahan tersebut sehingga belum dapat menggunakan teknologi secara maksimal, selain itu masih terdapat permasalahan teknis terkait dengan penerapanny
Pemodelan Perusahaan Menggunakan Metode For Enterprise Modeling (4em) Pada Rumah Sakit Citra Husada Jember
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membuat perusahaan harus menyelaraskan dengan kemajuan teknologi serta dapat meningkatkan nilai dari sebuah perusahaan. Rumah Sakit Citra Husada Jember merupakan salah satu perusahaan yang menjalankan jenis usaha bidang jasa dan menyediakan pelayanan kesehatan mendasar hingga unit-unit perawatan khusus dalam upaya memberikan pelayanan terbaik. Rumah Sakit Citra Husada Jember pada Sub Bagian Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan memiliki tujuan utama yang ingin dicapai yaitu meningkatkan jumlah kunjungan. Agar pencapaian tujuan tersebut dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan suatu pemodelan, salah satunya dengan Enterprise Modeling.
Enterprise Modeling (EM) atau pemodelan perusahaan merupakan cara kerja terstruktur yang mencakup berbagai perspektif, yakni: tujuan, proses, aktor dari suatu perusahaan atau situasi permasalahan secara terpadu. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam EM adalah For Enterprise Modeling (4EM). 4EM menggambarkan pendekatan yang memungkinkan untuk perusahaan atau bagian dari perusahaan, beserta struktur dan prosesnya, untuk dianalisis, diteliti, dan didokumentasikan dalam bentuk model dimana 4EM ini memiliki enam area sub model. Penelitian ini melakukan pemodelan perusahaan berdasarkan data yang telah diperoleh terhadap Sub Bagian Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu model yang representatif dengan situasi saat ini pada Sub Bagian Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan serta strategi yang mendeskripsikan hal-hal dalam meningkatkan jumlah kunjungan Rumah Sakit Citra Husada Jember
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Perbaikan Proses Bisnis Menggunakan Pendekatan Bussiness Process Improvement (Bpi) Melalui Root Cause Analysis (Rca) Pada Goatzilla Farm Senduro, Lumajang
Goatzilla Farm yang berada di Senduro Kabupaten Lumajang sebagai salah
satu perusahaan agroindustri merupakan UMKM yang bergerak dalam pengolahan
susu yang juga mempunyai peternakan kambing. Stok susu yang dimiliki berasal
dari peternakan yang dikelola oleh perusahaan dan juga kelompok ternak dari
peternakan lain dalam satu daerah, tidak hanya pendistribusian susu secara
langsung, Goatzilla Farm juga mengelola kafe.
Mengingat betapa pentingnya peranan UMKM untuk mendukung pergerakan
ekonomi masyarakat dan berkembang dengan mengikuti perkembangan teknologi,
sehingga harus diatur dan dikelola dengan tepat agar tetap optimal. Maka
diperlukan evaluasi untuk mengidentifikasi akar permasalahan pada Goatzilla agar
proses bisnis menjadi lebih efektif.
Pada penelitian ini menggunakan metode Root Cause Analysis untuk mencari
akar masalah dari permasalahan yang ditemukan pada identifikasi masalah di
Goatzilla Farm seperti menurunnya stok susu dari kelompok ternak, belum adanya
ijin BPOM hingga belum adanya pencatatan kandang. Dari hasil penelitian
menggunakan root cause analysis didapatkan proses bisnis yang sudah menerapkan
Business Process Improvement (BPI) yang lebih efektif dari jumlah time dan
resource perbandingan pada proses bisnis awal dan proses bisnis baru
(improvement). Hasil proses bisnis baru disarankan dengan menggunakan sistem
informasi yang telah digambarkan beberapa desain Unified Modeling Language
(UML) yang berbasi Object Oriented Design (OOD
Aplikasi Pengukuran Kualitas Website Menggunakan Metode WebQual
Internet telah berkembang sangat pesat dan telah menjadi bagian hidup dari masyarakat modern saat ini. Hal ini terjadi karena internet telah memberikan banyak kemudahan bagi manusia mulai dari informasi, komunikasi, dan segala kebutuhan hidup sehari-hari telah tersediadi internet. Pengguna internet terutama para pengguna website sangat mengharapkan tampilan layar berupa tampilan layar yang menarik, mudah digunakan dan tentunya sesuai dengan fungsinya sehingga para pengembang bisnis internet harus memiliki website yang dapat digemari dan memuaskan para penggunanya. Salah satu cara untuk mengetahui seberapa puas pengguna terhadap website adalah dengan melakukan pengukuran. Pengukuran ini dilakukan agar pengembang dapat mengetahui kekurangan apa saja pada website yang telah mereka bangun sebagai bahan evaluasi dalam proses pengembangan website yang dibuat demi memberikan pelayanan dan informasi yang memuaskan penggunanya.
WebQual merupakan metode pengukuran yang dikembangkan oleh Barnes dan Vidgen yang disusun dengan tiga area utama yaitu kualitas informasi, kualitas interaksi dan kualitas kegunaan berdasarkan sejauh mana persepsi tentang mutu layanan website yang dirasakan (aktual) dengan tingkat harapan (ideal) pengguna. Penerapan metode ini dilakukan dengan menyusun kuisioner berdasarkan variabel dan indikator yang telah disediakan oleh Webqual untuk selanjutnya disebarkan kepada para pengguna website. Pada penelitian ini pengukuran dilakukan terhadap Sistem Informasi Terpadu (SISTER) Universitas Jember. SISTER merupakan suatu sistem yang terintegrasi antara beberapa sistem didalamnya yang berbasis website dan beralamatkan sister.unej.ac.id.
Tahap awal yang dilakukan pada pengukuran ini adalah menyusun dan menyebar kuisioner untuk website SISTER kepada 100 mahasiswa yang tersebar ditiap fakultas lalu melakukan uji validitas dan reliabilitas yang menghasilkan semua data valid dan reliabel, selanjutnya melakukan uji model regresi yaitu uji F dan uji t untuk menguji pengaruh variabelkualitas informasi, kualitas interaksi dan kualitas kegunaan terhadap variabel kepuasan pengguna website yangmenghasilkan seluruh variabel berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun secara simultan terhadap variabel kepuasan pengguna. Tahap selanjutnya adalah melakukan perhitungan GAP analisis dengan hasil GAP variabel secara terurut dari yang terbesar yaitu variabel Interaction Qualitydengan nilai -1.08741, User Satisfactiondengan nilai -1.00001, Usability Qualitydengan nilai -0.97875, Information Quality dengan nilai -0. 94428. Hasil tersebut menjelaskan bahwa variabel Interaction Qualitymerupakan variabel yang perlu diperbaiki karena memiliki nilai GAP / kesenjangan yang besar sedangkan variabel Information Qualitymerupakan variabel yang sesuai dengan harapan pengguna karena memiliki nilai GAP / kesenjangan yang kecil. Hasil dari perhitungan GAP perindikator dari semua variabel 3 indikator yang memiliki GAP terbersar secara terurut yaitu indikator design situs dengan nilai -1.33, indikator rasa aman transaksi dengan nilai -1.3, dan indikatorreputasi yang baik dengan nilai -1.22
Penerapan Metode Simple Additive Weighting Saw Dan Borda Dalam Sistem Rekomendasi Pemilihan Pariwisata DI Kabupaten Jember
Informasi terkait objek wisata bagi wisatawan sangatlah penting agar wisatawan tidak salah memilih tujuan tempat wisata terutama ketika wisatawan belum pernah mengunjungi daerah tersebut. Informasi terkait objek wisata yang akan dikunjungi serta jarak objek wisata juga ikut menjadi pertimbangan para wisatawan sebelum mengunjungi suatu daerah, namun pada saat ini, ketersediaan informasi akan wisata masih kurang dan masih harus mencari satu persatu untuk mendapatkan suatu informasi tersebut. Oleh karena itu dibuthkan sebuah system rekomendasi wisata yang bisa menjadi sarana pencarian informasi dan bisa mendapatkan hasil rekomendasi wisata didalam sistem berdasarkan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh wisatawan itu sendiri
Sistem Informasi Dan Rekomendasi Pemilihan Laptop Sesuai Kebutuhan Customer Dengan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique” ((Studi kasus: Toko Multi Mandiri Komputer Kabupatn Lamongan)
Penentuan spesifikasi laptop merupakan salah satu upaya agar customer
pada sebuah toko atau perusahaan dapat fokus dalam memilih kebutuhan yang
mereka gunakan untuk sehari – harinya maupun pekerjaan yang digeluti. Sistem
Rekomendasi Pemilihan Laptop dengan menggunakan metode SMART ini
nantinya akan membantu dalam proses pemilihan laptop tersebut, sehingga dapat
mempermudah dalam proses pemilihan. Ada beberapa aspek penting yang
dipakai dalam penelitian dan pengembangan sistem ini. Proses SMART dimulai
dari penentuan kriteria, memberikan bobot kriteria, melakukan normalisasi bobot
kriteria, penentuan sub kriteria, memberikan bobot sub kriteria, penentuan nilai
utility, menghitung nilai total dan penarikan kesimpulan berupa rekomendasi
akhir. Teknik SMART merupakan metode pengambilan keputusan yang
multiatribut. Teknik pembuatan keputusan multiatribut ini digunakan untuk
mendukung pembuat keputusan dalam memilih antara beberapa alternatif. Setiap
pembuat keputusan harus memilih sebuah alternatif yang sesuai dengan tujuan
yang telah dirumuskan. Setiap alternatif terdiri dari sekumpulan atribut dan
setiap atribut mempunyai nilai-nilai. Nilai ini dirata-rata dengan skala tertentu.
Setiap atribut mempunyai bobot yang menggambarkan seberapa penting
dibandingkan dengan atribut lain. Pembobotan dan pemberian peringkat ini
digunakan untuk menilai setiap alternatif. Penelitian ini menggunakan jenis
penelitian pengembangan. Model pengembangan perangkat lunak untuk dari
sistem ini menggunakan model waterfall. Terdapat 5 tahapan penelitian yaitu :
analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi sistem, pengujian sistem, dan
pemeliharaan sistem. Analisis kebutuhan merupakan tahap untuk mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan dalam mengembangkan
sebuah perangkat lunak. Analisis kebutuhan tediri dari studi pustaka, wawancara,
dan gambaran umum sistem. Desain sistem menggunakan model Unified
Modeling Language (UML) yang dirancang menggunakan konsep Object
Oriented Programming (OOP). Implementasi sistem menggunakan Bahasa
pemrograman Page Hyper Text Pre-Processor (PHP) dan manajemen basis data
MySQL sistem dilakukan dengan menggunakan Black Box Testing.
Pemeliharaan sistem ini dilakukan dengan melakukan perbaikan pada error yang
terdapat dalam perangkat lunak. Sistem ini dikembangkan berbasis website
- …
