1,720,961 research outputs found

    Transformasi Misi Kristen dalam Konteks Moderasi Beragama

    No full text
    Sesuai dengan penelitian yang penulis baca dari jurnal tentang “Paradigma Misi Kristen Dan Moderasi Beragama: Analisis Pendekatan Pluralistik” memberikan pengertian bahwa paradigma misi Kristen dapat berperan sebagai katalisator untuk mempromosikan pemahaman yang inklusif dan toleran terhadap keberagaman agama dalam masyarakat. Dalam era globalisasi dan pluralisme yang semakin berkembang, perdebatan tentang peran agama dalam masyarakat modern menjadi semakin kompleks. Dalam konteks ini, paradigma misi Kristen dan praktik moderasi beragama muncul sebagai dua konsep yang memainkan peran penting dalam membentuk dinamika hubungan antar-umat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara mendalam hubungan antara paradigma misi Kristen dan moderasi beragama, dengan fokus khusus pada bagaimana integrasi kedua konsep ini dapat menghasilkan dampak positif dalam mempromosikan dialog antar-kepercayaan dan menciptakan masyarakat yang inklusif. Melalui pendekatan dialogis dan kolaboratif, praktik moderasi beragama dapat diperkuat dan diperluas dengan memanfaatkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam ajaran Kristen

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore