1,720,962 research outputs found
INSTITUSIONALISASI DEMOKRASI KONSENSUS DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA TUN’NOE, KECAMATAN MIOMAFFO TIMUR, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA
Pemilihan kepala desa merupakan wujud kedaulatan rakyat dalam aras lokal menyangkut pemosisian penting rakyat dan penentuan pemimpin yang patut dikelola sebagai antisipasi potensi konflik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui institusionalisasi dan makna demokrasi konsensus bagi desa. dengan cara deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan dokumentasi, teknik analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) adanya model pelembagaan, (a) derajat kesisteman (b) derajat identitas nilai (c) derajat otonomi (d) derajat pengetahuan; 2) terdapat budaya kesepakatan terhadap calon kepala desa dari suku-suku yang ada di Desa Tun’noe yaitu Suku Nabu, Suku Ukat, Suku Nino Tulak dengan Suku Ulan dan Suku Kefi Subai sebagai suku saudara perempuan dan Suku Nino Saluat, setiap suku memiliki kesempatan untuk menjadi calon secara estafet. Namun ada pertimbangan terhadap calon muda yang diganti dengan calon kalangan tua karena calon muda dianggap belum mampu memimpin. 3). budaya konsensus dimaknai sebagai instrumen penentuan pemimpin secara periodik yang damai dan distribusi perangkat desa yang adil. Rekomendasi: secara kontekstual, perlunya konsistensi dalam penerapan peraturan perundang-undangan, dan secara kultural, perlunya pemeliharaan secara adat melibatkan kalangan tua dan muda agar demokrasi konsensus berjalan efektif dan beradaptasi dengan perkembangan masyarakat.
Kata Kunci: Pemilihan Kepala Desa, Institusionalisasi dan Demokrasi Konsensu
Institusionalisasi Partai Golongan Karya Pasca Reformasi
Konsolidasi demokrasi di Indonesia termasuk di Daerah Nusa Tenggara Timur diindikasi oleh kinerja ekonomi dan politik dalam rezim demokrasi, hubungan sipil – militer dan pelembagaan partai politik. Pelembagaan partai ini menjadi penting dikaji terutama bagaimana derajat kesisteman khusus pengambilan keputusan dan pengetahuan publik khusus ruang dukungan partai golkar. Tujuan kajian adalah mengetahui pengambilan keputusan terhadap calon pemimpin dan pemetaan ruang dukungan partai Golkar. Penyusun mengkaji menggunakan metode studi pustaka.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pelembagaan partai Golkar dalam hal pengambilan keputusan dimana adanya pendasaran konstitusi partai Golkar meskipun tidak cukup mempertimbangkan usulan dewan pimpinan daerah menyangkut calon gubernur dan pemetaan ruang dukungan dimana persebaran dukungan cukup signifikan pada 11 kabupaten/kota dari 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur. Hal ini berarti partai Golkar eksis dan terlembaga dengan cukup baik. Saran bahwa Partai Golkar perlu secara konsisten menaati konstitusi Partai dengan mempertimbangkan usulan calon pemimpin secara baik sehingga ada dukungan maksimal seluruh anggota partai dan ruang dukungan yang ada perlu dimaksimalkan melalui pelaksanaan program partai secara continue dan memperluas ruang dukungan ke 11 kabupaten lain secara cukup signifikan agar eksis pada tiap pemilu.
Kata Kunci : Partai Golongan Karya, Pelembagaan Partai Politik
MENAKAR TRADISI NATONI (PENERIMAAN TAMU) DALAM ACARA RESMI PEMERINTAHAN DESA (Studi Penelitian Di Desa Oenak Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan” Menakar Tradisi Natoni(Penerimaan Tamu) Dalam Acara Resmi Pemerintahan Desa (Studi Penelitian Di Desa Oenak Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara). , Kabupaten Timor Tengah Utara. Tradisi ini memiliki fungsi penting sebagai wujud penghormatan dan penerimaan tamu dalam berbagai acara resmi pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menakar nilai-nilai budaya, sosial, dan simbolik yang terkandung dalam tradisi Natoni serta perannya dalam memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Natoni tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi adat, tetapi juga sebagai media penguatan identitas budaya lokal dan bagaiman hubungan antara pemerintah dan tokoh adat. Dalam konteks pemerintahan desa, tradisi ini menjadi bagian penting dari protokol acara resmi, mencerminkan nilai-nilai penghormatan, kebersamaan, dan kerja sama antara pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat. Penelitian ini juga menemukan tantangan dalam pelestarian tradisi Natoni, terutama di tengah modernisasi dan perubahan sosial yang memengaruhi generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk menjaga kelangsungan tradisi ini melalui pendidikan budaya, pelibatan generasi muda, dan integrasi nilai-nilai lokal dalam kebijakan pemerintahan desa.
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
EVALUASI KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME PADA BADAN PENDAPATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis evaluasi kinerja pegawai pada BadanPendapatan Kabupaten TTU dalam Pemungutan Pajak Reklame. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Sedangkan untuk menganalisis data hasil penelitian digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa hal antara lain: kegiatan pemungutan pajak reklame yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah selalu dilakukan perencanaan. Artinya bahwa perencanaan yang dilakukan dalam setiap program/kegiatan selalu mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Rencana kerja (Renja) OPD tahunan; pelaksanaan pemungutan pajak reklame yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah selalu dilakukan sesuai dengan realisasi pendapatan pemungutan pajak reklame setiap bulan, metode pelayanan, kesadaran dalam membayar oleh wajib pajak berdasarkan data reklame, jenis reklame, ukuran dan lokasi reklame; dan pengawasan terhadap prilaku baik petugas maupun wajib pajak (subyek pajak). Mekanisme pengawasan bisa dilakukan secara langsung maupn tidak langsung mengenai penetapan pajak reklame, penagihan, penyetoran dan pelaporannya karena pengelolaan keuangan telah diatur berdasarkan Permendagri No 21 tahun 2011 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Perda Kabupaten TTU. No. 8 Tahun 2015 tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah
MODALITAS DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK (Studi Peneliti Di Desa Inbate Kecamatan Bikomi Nilulat Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2023)
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai modalitas dalam pemilihan kepala desa Inbate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukan bahwa : pemilihan kepala desa berlangsung dengan penerapan strategi penting berupa : Modal ekonomi yang digunakan berlangsung jauh sebelum pemilihan kepala desa maupun berlangsung hingga pada pemilihan kepala desa. Secara umum penggunaan modal ekonomi sudah cukup maksimal, dimana bantuan modal yang diberikan oleh calon kepala desa belum menjangkau semua masyarakat yang menjadi masyarakat pemilih. Modal budaya yang dimiliki oleh calon kepala desa Inbate sangat menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi, berupa : penyampaian informasi dan visi-misi dengan program kerja kepala desa menggunakan bahasa tradisional yaitu bahasa dawan yang mudah dimengerti dan dipahami masyarakat. Penggunaan modal budaya oleh calon kepala desa pada pemilihan kepala desa menunjukan suatu modal penentu kemenangan calon kepala desa, namun dalam hal kualifikasi pendidikan yang berlisensi (Gelar Sarjana) belum dimiliki oleh calon kepala desa. Saran dalam penelitian ini : Modal ekonomi calon kepala desa perlu digunakan secara maksimal dengan menjangkau sebanyak mungkin masyarakat, agar terbangun relasi yang saling menguntungkan termasuk dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan desa. Kata Kunci : Modalitas, Pemilihan Kepala Desa
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
KONTESTASI POLITIK DALAM PELAKSANAAN PILKADES TAHUN 2022 DI DESA SABNALA KECAMATAN KOK,BAUN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan bahwa terdapat beberapa kontestasi yang dilakukan oleh setiap calon Kepala desa yaitu Pembentuk tim sukses, menentukan target sasaran, memasang baliho dan spanduk, serta mendatangi rumah warga yang sudah dijadikan target pemilih untuk memberikan money politic. Adapun resistensi yang terjadi dalam pilkades tersebut termasuk resistensi tertutup, yaitu berupa gosip dan penyebaran citra buruk dari salah satu calon kepala desa yang tidak terpilih atau kalah dalam Pemilihan kepala desa Sabnala Kecamatan Kok,baun Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dampak dari resistensi tersebut adalah pecahnya sebagian kalangan masyarakat dan menjadikan masyarakat terkelompok dalam dua bagian, yaitu masyarakat yang tergolong dalam kelompok pro pemerintahan desa, dan masyarakat yang kontra dengan pemerintah desa.
Kata Kunci: Kontestasi, Politik, Resistensi, Kepala Desa, Pemilihan Kepala Des
- …
