282 research outputs found

    Analisis isi klaim hijau pada iklan televisi

    Get PDF
    FEBRIKA SETIYAWAN. Analisis Isi Klaim Hijau pada Iklan Televisi. Dibimbing oleh UJANG SUMARWAN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi iklan televisi yang menggunakan klaim hijau dengan metode analysis isi. Variabel yang dianalisis didalam penelitian ini adalah produk yang diiklankan, karakteristik tayangan video iklan, sifat pesan iklan, dan klaim hijau. Iklan yang dianalisis adalah iklan yang diunggah di TVCOnair pada periode 1 November 2012 hingga 31 Desember 2012. Iklan tersebut dievaluasi menggunakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 (UUPK) dan Etika Pariwara Indonesia (EPI) atau Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia (TKTCPI). Berdasarkan evalusai dan kesesuaian dengan tayangan iklan dengan Etika Pariwara Indonesia (EPI) atau Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia (TKTCPI) dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, ada 4 tayangan iklan yang memenuhi Undang-Undang Perlindungan Konsumen, ada 29 tayangan iklan yang memenuhi Etika Pariwara Indonesia (EPI) atau Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia (TKTCPI), dan ada 7 tayangan iklan yang sudah memenuhi Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Etika Pariwara Indonesia (EPI) atau Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia (TKTCPI). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar tipe klaim hijaunya berorentasi produk (61,67%). Hasil penelitian ini harapannya negara selaku pemerintah lebih tegas dan ketat dalam memberlakukan, mengawasi, dan mengontrol pelaksanaan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 (UUPK) dan Etika Pariwara Indonesia (EPI).FEBRIKA SETIYAWAN. Content Analysis of Green Claims in Television Advertisements. Supervised by UJANG SUMARWAN. The aim of this study was to analyze the contents of television advertisements which use green claim using content analysis method. There are four variables which been analyzed, kind of product, characteristics of television advertisements, and green claims. Analyzed advertisement took from TVCOnair in a perioed from November 1st 2012 until December 31st 2012. Furthermore, those advertisements evaluated by Undang-undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 (UUPK) and Etika Pariwara Indonesia (EPI). An evaluation shows that there are only 4 advertisements fulfilled Undang-undang Perlindungan Konsumen’s advertising standards, 29 advertisements fulfilled Etika Pariwara Indonesia’s advertising standards and only 7 advertisements fulfilled both standards. Descriptive analysis showed that most of them type of green claim’s are product oriented (61,67%)

    Pemulihan Ekonomi dan Perlindungan Konsumen

    No full text
    Konsumen harus menunggu selama kurang lebih 20 tahun sampai diundangkannya Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) pada Tahun 2000. Pemberlakuan UUPK pada awal tahun 2001 ini mendapat cobaan yang cukup berat dengan munculnya Kasus Haramnya Ajinomoto berdasarkan fatwa MUI. Seperti halnya jaman Orde Baru, pada kasus Ajinomoto ini tampaknya pemerintah juga berpihak kepada produsen dengan secepatnya menyatakan bahwa Ajinomoto Halal. Pernyataan pemerintah yang bertentangan dengan MUI ini bukan saja melecehkan lembaga MUI yang selama ini diakui sebagai lembaga resmi yang mengeluarkan fatwa Kehalalan Produk Pangan, pernyataan ini juga membingungkan konsumen. Konsumen menjadi ragu pendapat mana yang harus diikuti. Kondisi semacam ini adalah cermin betapa pemerintah belum sepenuhnya berlaku jujur untuk melindungi kepentingan konsumen

    Hubungan Sikap terhadap Iklan dan Produk Es Krim di Televisi dengan Kebiasaan Konsumsi Es Krim pada Anak Usia Sekolah (Studi Kasus di SD Negeri Pengadilan II, Bogor)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan me-recall ilkan produk es krim di televisi, mengetahui sikap terhadap produk es krim, mengetahui sikap terhadap iklan produk es krim di televisi, mengetahui sikap terhadap produk es krim yang diiklankan di televisi, mengatahui kebiasaan konsumsi es krim, serta mengetahui hubungan antara sikap terhadap iklan dan produk es krim di televisi, besar uang jajan per hari, dan preferensi terhadap produk es krim, dengan kebiasaan konsumsi es krim anak

    Analisis Isi Label Pangan Dan Klaim Iklan Televisi Pada Produk Kemasan Makanan Kentang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi label pangan dan klaim iklan televisi pada produk kemasan makanan kentang dengan metode analisis isi. Label pangan dianalisis dengan menggunakan PP Nomor 69 Tahun 1999 dan Undang- Undang Perlindungan Konsumen. Iklan dianalisis dengan menggunakan Undang- Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) dan Etika Pariwara Indonesia (EPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 produk makanan kentang berdasarkan ketentuan pelabelan pangan terdiri dari lima unsur. Rata-rata persentase kelima unsur tersebut adalah teknis pencantuman label (94.8%), tulisan pada label (91.7%), keterangan minimum label (95.3%), keterangan lain pada label (87.7%), dan keterangan yang dilarang (94.4%). Terdapat 15 iklan dari 20 iklan yang mencantumkan klaim pada iklan, dimana dua iklan mengandung klaim objektif dan 15 iklan mengandung klaim subjektif. Sembilan dari dua puluh iklan melanggar pasal 17 ayat 1c UUPK, berdasarkan analisis EPI terdapat sembilan iklan yang melanggar bagian isi iklan, dan dua iklan yang melanggar bagian pemeran iklan

    Studi Eksperimental Persepsi Terhadap Produk Susu Lokal

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi produk pada susu lokal. Desain yang digunakan adalah pra eksperimental, dimana terdapat dua perlakuan yang diberikan kepada dua kelompok, yaitu kelompok peminum dan bukan peminum. Dua perlakuan yang diberikan kepada mahasiswa adalah pemberian paparan harga, merek, dan iklan (perlakuan 1), serta tanpa pemberian paparan harga, merek, dan iklan (perlakuan 2). Contoh dalam penelitian ini adalah 60 mahasiswa PPKU IPB yang dipilih secara convenience sampling. Berdasarkan analisis uji beda anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antar beberapa kelompok eksperimen

    Analisis Sikap Afeksi dan Minat Beli Pada Susu UHT Normal dan Susu UHT Low Fat.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik responden, sikap afeksi dan minat beli pada susu, menganalisis perbedaan antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan pada kelompok eksperimen serta menganalisis perbedaan antar kelompok. Contoh dalam penelitian ini adalah 70 mahasiswa dan mahasiswi FEMA tingkat 3 yang terdiri atas 35 laki-laki dan 35 perempuan. Contoh dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional study dengan menggunakan desain true experimental dengan pendekatan two-group, before-after design. Hasil uji beda pada persepsi atribut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata persepsi atribut susu UHT normal sebelum dan sesudah diberi paparan pada kelompok eksperimen. Terdapat perbedaan skor rata-rata sikap afeks susu UHT low fat antar kelompok, sehingga pemberian perlakuan memegaruhi sikap afeksi susu UHT low fat antar kelompok. Hasil uji beda menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada minat beli produk susu UHT normal sebelum dan sesudah diberikan paparan

    Pengaruh Persepsi Merek, Harga, dan Iklan TV terhadap Persepsi Produk pada Kopi Siap Minum

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi merek, harga, dan iklan TV terhadap persepsi produk pada kopi siap minum. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan melibatkan 62 mahasiswa PPKU. Penelitian dilakukan di Kampus Institut Pertanian Bogor, Dramaga, Jawa Barat. Hasil penelitian menemukan adanya pengaruh nyata dan positif persepsi merek dan persepsi harga terhadap persepsi produk pada kopi siap minum impor, sedangkan persepsi iklan TV tidak berpengaruh nyata terhadap persepsi produk pada kopi siap minum impor. Persepsi produk pada kopi siap minum nasional dipengaruhi secara nyata dan positif oleh persepsi merek, sedangkan persepsi harga dan persepsi iklan TV tidak memengaruhi persepsi produk pada kopi siap minum nasional
    corecore