2,692,516 research outputs found
Seni Perang Sun Tzu dan 35 Strategi
36 Strategi & Seni Perang Sun Tzu (Sun Tzu Art of War) merupakan salah buku strategi tertua di dunia dan banyak memberi pengaruh dalam perancangan strategi ketenteraan moden.Buku ini juga telah memberi banyak inspirasi kepada pelbagai golongan dari pemimpin negara, pemimpin ketenteraan, politikus, saudagar, penguasa, pedagang, guru, pensyarah dan masyarakat umum. Sementara itu, 36 Strategi yang juga dikenali dengan name 36 teknik seni ketenteraan. Buku ini juga turut mengulas taktik dan teknik dalam sejarah China. Seperti dalam Seni Perang Sun Tzu, hingga kini buku ini masih dipercayai dan diaplikasikan terutama dalam bidang ketenteraan dan bidang perniagaan.viii, 112 hlm.; 19 c
Sun Tzu. L'arte della Guerra
L'Arte della guerra di Sunzi (Sun tzu), con apparato iconografico e traduzione a cura di Attilio Andreini e Micol Biondi; edizione italiana a cura di A.Andreini e M.Scarpar
Sun Tzu from the Godzilla Invading series
Sun Tzu, Chapter 4
Watercolor and ink on paper, 18”x24”, 2009https://via.library.depaul.edu/oral_his_gallery/1256/thumbnail.jp
Sun Tzu. L'art de la guerre
Lévy Roger. Sun Tzu. L'art de la guerre. In: Politique étrangère, n°6 - 1972 - 37ᵉannée. p. 829
Sun Tzu. L'art de la guerre
Lévy Roger. Sun Tzu. L'art de la guerre. In: Politique étrangère, n°6 - 1972 - 37ᵉannée. p. 829
A Comparative Study on English Translations of Military Terms in Sun Tzu: The Art of War
Sun Tzu: The Art of War, which was written by Sun Wu in the end of the Spring and Autumn period, is the oldest and the most famous military treatise in the world, and it has achieved a great popularity outside China. Sun Tzu is a book with universal value and eternal wisdom, which can be applied by people of all the times to human activities of all the fields. This book incorporates many military terms which are important for the understanding of it. All the Chinese commentators in the history have their own understanding of these terms, and the same is true for Sun Tzu’s English translators. The author of this paper aims to compare two English translations of Sun Tzu: the translation by American comparative philosopher Roger T. Ames and the translation by Chinese scholar Lin Wusun. The author selects twelve military terms from Sun Tzu and compares the translations of these two translators and makes an evaluation and comment on their renderings. In the end, he will try to explore the reasons behind the two translators’ translation methods
Menjadi penjual profesional ala Sun Tzu
Sun Tzu adalah panglima perang yang pernah hidup pada tahun 403-221 SM. Strategi Sun Tzu mirip dengan strategi dalam aktivitas penjualan. Ia mengajarkan kepada para prajurit jika ingin menang dalam perang tidak perlu mengadakan peperangan. Sama seperti dalam penjualan produk, seorang penjual untuk meningkatkan penjualan tidak boleh membuat para konsumen yang sudah membeli kemudian jera, tetapi harus membuat pembeli melakukan pembelian ulang. Para penjual diharapkan dapat memberikan kepuasan pada pelanggannya sehingga pelanggan ya ng puas nantinya bisa bercerita pada 4-5 orang lain. Jika orang lain yang sudah diberi tahu ikut membeli produk dan puas, maka seorang penjual tidak perlu lagi menjual. Pada kondisi ini sudah tercipta penjualan yang disebabkan oleh kegiatan word to mouth. Pelanggan yang sudah puas akan menceritakan kepuasannya pada orang lain. Oleh karena itu para penjual tidak perlu menjual lagi sebab peran word to mouth sangat luar biasa. Buku ini tidak mengulas tentang bagaimana mengatasi kegagalan dalam menjual. Prinsip Sun Tzu dalam buku seni perangnya berjudul Sun Tzu Ping Fa mengajarkan agar prajurit selalu memenangkan peperangan dalam seratus peperangan sekalipun. Jadi, tidak ada yang muncul dari bibir penjual kata �kegagalan�, sebab penjual sudah mempersiapkan segala sesuatu sebelum menemui konsumennya
- …
