1,721,031 research outputs found
Taurusta, Cindy, Surat Keterangan Tidak Plagiasi Game Pemrograman Berbasis Objek
Kemajuan teknologi yang semakin pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan
akan lulusan Teknik Informatika di Perguruan Tinggi. Banyak perusahaan dan dunia
bisnis saat ini membutuhkan lulusan yang mampu bersaing dalam hal pemrograman. Dan
pemrograman yang paling dominan yang harus dapat dikuasi oleh lulusan Teknik
Informatika yaitu Pemrograman Berbasis Obyek (PBO) atau biasa dikenal dengan
Pemrograman Java. Dimana pemrograman ini adalah pemrograman yang dapat
menghasilkan berbagai macam aplikasi, baik aplikasi di Personal Computer (PC) maupun
di mobile. Namun berdasarkan analisa yang dilakukan oleh peneltiti saat mengajar mata
kuliah pemrograman berbasis obyek (PBO) di Teknik Informatika Fakultas Teknik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, ditemukan hasil bahwa masih banyak mahasiswa
yang masih kesulitan mempelajari mata kuliah ini, bila hanya diajarkan melalui teori
tanpa adanya praktek langsung. Sehingga agar mahasiswa tertarik untuk mempelajari
mata kuliah ini lebih lanjut dan pembelajarannya tidak hanya melalui teori, pembelajaran
yang menyenangkan akan peneliti lakukan dengan membuat Rancang Bangun Game
Simulasi Pemrograman Berbasis Obyek (PBO) Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa
Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Game ini akan berisi beberapa
level pembelajaran yang dikemas dengan animasi. Dimana pemainnya yaitu mahasiswa
tidak hanya mendapatkan pembelajaran tentang apa saja komponen yang dibutuhkan
dalam memprogram Java, namun juga langkah – langkah memprogram Java dengan
mudah yang disuguhkan dengan animasi yang menarik. Tidak hanya rasa penasaran dan
keseruan dalam bermain tetapi memahami dan membuat program menjadi lebih mudah.
Tujuan dibuatnya Game simulasi pembelajaran ini agar dapat membantu Mahasiswa
Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dalam memahami, menyukai,
dan mampu membuat program berbasis obyek atau Java sehingga meningkatkan mutu
dan daya saing Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo di
dunia kerja. Dan kedepannya, peneliti akan melakukan survey untuk membuktikan efek
dan hasil yang didapatkan setelah melakukan pembelajaran melalui game simulasi.
Kata Kunci : Game Simulasi, Animasi, Mahasiswa IT, Pemrograman Berbasis Obyek, Jav
Design and Develop Action Game 'Eyewitness of Crocodile Hole Incidents' as a Desktop-Based Learning Media: Rancang Bangun Game Aksi "Saksi Mata Peristiwa Lubang Buaya"sebagai Media Pembelajaran Berbasis Desktop
The author has created a game titled "Eyewitness of Crocodile Hole Incidents" with a theme centered around G30S/PKI, focusing on the story of Sukitman. Players have the option to make two choices at certain moment in the game, each leading to different endings: the Bad Ending and the True Ending. The game has been tested using Blackbox method and received a positive score of 93%. It was developed using RPG Maker VX ACE. The author hopes that this game will provide a fresh perspective on the history of G30S/PK
Design and Development Desktop-based 2D “ASKARA” Game: Perancangan dan Pembuatan Game 2D “ASKARA” Berbasis Desktop
The development of technology has contributed greatly to the growth of gaming as a popular form of entertainment. Games are developed in various types, one of which is an advanture game, where the player acts as a character in the game environment. In this research, the author is interested in making an adventure genre game with a Top-Down perspective, entitled "ASKARA". This research aims to build a game as a medium of entertainment that can be played through a computer with a Windows operating system. In developing this game, the author uses Unity Engine software. The final result of this research is a 2D adventure game that is ready to be played which can also be used as entertainment. It is hoped that the creation of this game will provide a new discourse about games and increase the author's knowledge about making a game
Game Design "Mickey Adventure Saves His Friend From Monster" Using the Finite State Machine Method: Rancang Bangun Game “Mickey Adventure Saves His Friend From Monster” Menggunakan Metode Finite State Machine
A few years ago, during the pandemic, people tended to experience high levels of stress because they considered the coronavirus to be a dangerous virus, resulting in psychological impacts in the form of fear, anxiety, and stress. To reduce stress due to the pandemic, people work around it by playing games. So with this, the author wants to make a game with the Adventure genre is a good solution in relieving stress during the pandemic, besides that adventure games are games that are easy to understand by all people, from children to adults. Besides relieving stress, Adventure games can train patience and decision-making
Peer review dan Similiarity Cindy
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan peneliti pada Mahasiswa/i Teknik Informatika semester 5 sebanyak 41.9% dan semester 7 sebanyak 24.2%, diperoleh hasil bahwa dari beberapa pelajaran pemrograman dasar di Jurusan Teknik Informatika, mata kuliah Algortima dan Struktur Data yang memiliki presentasi tingkat kepahaman paling rendah, yaitu 11.5% dan tingkat kesukaan/minat hanya 8.2%. Maka dari itu peneliti membuat Rancang Bangun Game Algoritma dan Struktur Data Berbasis Role Playing Game (RPG) Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. mayoritas mahasiswa lebih suka bermain game sambil mengungkapkan misi yaitu sebesar 85,7%. Dan didapat bahwa sebesar 61,9% koresponden mengatakan bahwa game algoritma dan struktur data “Fun with ALGOS” ini sudah dapat dikatakan sangat efektif, bagus, dan menyenangkan. Sedangkan hasil apakah game ini perlu diterapkan dalam metode pengajaran algoritma dan struktur data, didapat sebesar 66,7% mahasiswa mendukung metode ini diterapkan di seluruh Universitas. Sedangkan dari sisi Ahli Materi, sebesar 100% mengatakan bahwa perlu ada metode pengajaran baru. Dan ketika peneliti menanyakan apakah metode pembelajaran baru itu berupa game, maka kedua ahli meteri tersebut juga seluruhnya yaitu 100% mengatakan setuju, karena memberikan warna baru dalam dunia pengajaran. Namun untuk materinya sendiri masih kurang sesuai penyampaian dalam setiap misinya, maka perlu ditingkatkan kepahaman materi dengan misi yang harus diselesaikan pemain. Dari segi ahli media sendiri mengatakan bahwa sebesar 100% mengatakan bahwa game ini menarik untuk dimainkan begitu pun dari segi storyboard. Namun dari segi grafisnya seluruh ahli media yaitu 100% mengatakan cukup menarik dan dari segi karakternya masih kurang dan monoton. Sedangkan dari segi ketertarikan seluruh aspek koresponden mulai dari mahasiswa, ahli materi, dan ahli media terdapat rata–rata 3.67 (sangat baik) yang membuktikan bahwa game ini sudah membuat pemainnya tertarik untuk memainkan. Dari segi pemahamannya bernilai 4 (sangat baik) dimana dari hasil kuesioner juga membuktikan bahwa dengan memainkan game ini mereka tidak hanya mengingat kembali namun juga semakin paham dengan setiap materi yang diajarkan pada mata kuliah algoritma dan struktur data. Dan dari segi Kesesuaian materi dengan misinya memperoleh nilai 3.33 (baik) karena banyak yang berpendapat kurang penjelasan lebih dalam lagi terkait misinya
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
