1,724,582 research outputs found

    PENGARUH SELEBRITI ENDORSEMENT TASYA FARASYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE TASYA FARASYA APPROVED

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Selebriti Endorsement Tasya Farasya Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Tasya Farasya Approved” ini ditulis oleh Lana Zahwatun Naja, NIM. 126304213187, dengan pembimbing Ucik Ana Fardila, S.Si., M.Ikom. Kata Kunci: Endorsement, Influencer, Keputusan Pembelian, Tasya Farasya, Skincare Tasya Farasya Approved, Pemasaran Online Penggunaan skincare telah menjadi tren di kalangan wanita masa kini. Skincare dipromosikan secara luas di platform media sosial, sehingga memudahkan konsumen untuk memahami kandungan dan manfaatnya. Logo approved yang digunakan oleh Tasya Farasya sebagai beauty influencer ternama meningkatkan penjualan skincare yang direview olehnya. Bahkan ada beberapa skincare di Indonesia memiliki label Tasya Farasya Approved untuk menandai bahwa skincare tersebut sudah diuji coba dan diulas secara positif oleh seoran Tasya Farasya. Hal ini menjadikan skincare yang berlabel Tasya Farasya Approved penjualannya meningkat dari apa yang telah dipersuasikan oleh Tasya Farasya melalui sosial media tiktok maupun Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh selebriti endorsement Tasya Farasya terhadap keputusan pembelian skincare Tasya Farasya Approved. Pengkajian penelitian ini menggunakan aspek pemasaran yaitu endorsment yang meliputi aspek kredibilitas, daya tarik, dan kekuatan, serta copy testing melalui dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Variabel independen dalam penelitian ini adalah selebriti endorsment Tasya Farasya Approved, sedangkan variabel dependen adalah keputusan pembelian skincare Tasya Farasya Approved. Endorsment yang dilakukan oleh Tasya Farasya memberikan daya tarik dalam segi popularitas sebagai beauty influencer sebesar 98,1%. Uji kualitas yang dilakukan oleh pengguna skincare Tasya Farasya Approved memiliki tingkat perhatian sebesar 91,9% terhadap promosi yang dilakukan oleh Tasya Farasya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif asosiatif dengan 153 responden yang pernah menggunakan skincare Tasya Farasya Approved. Tenik Penelitian ini menggunakan pengumpulan data melalui kuesioner online. Pengolahan data hasil sebaran kuesioner dalam penelitian ini diolah menggunakan SPSS Versi 26. Koefisien diterminasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa R Square memiliki nilai 0,620 yang menunjukkan bahwa Selebriti Endorsment Tasya Farasya memberikan kontribusi atau pengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian Skincare Tasya Farasya Approved sebesar 62%. Pengujian Hipotesis (Uji T) penelitian ini memaparkan bahwa T hitung lebih besar dari T tabel yaitu 15,784 > 1,655. Pengujian ini memaparkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat diartikan dengan adanya pengaruh positif selebriti endorsment Tasya Farasya terhadap keputusan pembelian Skincare Tasya Farasya Approved. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan selebriti endorsement Tasya Farasya dapat meningkatkan keputusan pembelian skincare Tasya Farasya Approved. Oleh karena itu, perusahaan skincare dapat mempertimbangkan penggunaan selebriti endorsement sebagai strategi komunikasi pemasaran yang efektif

    Perancangan Brand Identity Tasya Endira Kota Banjarmasin

    Full text link
    Tasya Endira adalah usaha jasa yang berada di Kota Banjarmasin, jasa yang dijual oleh Tasya Endira adalah make up artist. Target market dari Tasya Endira adalah kalangan remaja hingga dewasa perempuan yang membutuhkan untuk terlihat cantik saat mengadakan suatu kegiatan atau menghadiri sebuah acara. Saat ini Tasya Endira sudah memiliki tempat usaha. Tasya Endira memiliki permasalahan yaitu belum memiliki identitas diri dan belum dikenal atau diingat oleh masyarakat. Dengan adanya permasalahan tersebut Tasya Endira membutuhkan brand identity dan media promosi yang dapat mendukung Tasya Endira agar menjadi dikenal, diingat dan kuat di mata target marketnya. Informasi tersebut akan didapatkan dari website dan buku sebagai dasar perancangan brand identity seperti logo, warna, dan tipografi. Pembuatan brand identity ini melalui proses analisis data Tasya Endira dan para kompetitor. Hasil dari analisis tersebut akan diolah menjadi sebuah konsep yang berbeda dari para kompetitor. Kemudian menghasilkan brand identity berupa nama, logo, bentuk, warna, tipografi dan tagline. Kemudian diimplementasikan ke beberapa komponen visual yaiu brand manual book, signage, x-banner dan website. Kemudian dilakukan uji coba dan evaluasi ke beberapa target market untuk mengetahui apakah proses pembuatan brand identity ini telah sesuai dengan analisis. Dari data uji coba dan evaluasi dapat disimpulkan bahwa brand identity sudah sesuai dengan kebutuhan karena telah diterapkan secara konsisten dan jelas sehingga memudahkan target market untuk mengenali dan mengingat Tasya Endira, informasi pada brand manual book dapat dipahami dengan jelas dan informasi pada media promosi juga tersampaikan

    Personal Branding Tasya Farasya Pada Media Sosial Instagram

    No full text
    Tasya Farasya is an influencer in the beauty sector, as well as the owner of a beauty brand which has a lot of activity on social media, especially Instagram. With more than six million followers, Tasya Farasya's Instagram account is not only a place to share content about beauty, but also a place where she shapes and manages her self-image. This research aims to discuss three personal branding concepts according to Montoya and Vandehey that Tasya Farasya has on the social media Instagram. The method used in this research is descriptive qualitative with random sampling. The data was then analyzed using descriptive analysis and discourse analysis in accordance with personal branding theory. The research results show that Tasya Farasya has three personal branding concepts which are used as topics of discussion. Tasya Farasya emerged with her expertise in dressing up, arranging clothes, reviewing products, promoting products, and successfully launching her own personal brand. Tasya Farasya's assessment of a product is often a benchmark for people's buying interest due to the high level of trust in Tasya Farasya, this makes Tasya a role model in the beauty industry. Tasya's humorous personality and the team's skill in packaging content really support personal branding by creating entertainment that makes the audience want to continue following Tasya Farasya's content. Through these three personal branding concepts, audiences can assess Tasya Farasya as a positive figure

    Pengaruh Endorsement Tasya Farasya dalam Logo 'Tasya Farasya Approved' di Media Sosial Instagram terhadap Minat Beli SOMETHINC Calm Down! Skinpair R-Cover Cream Moisturizer

    Full text link
    Tasya Farasya semakin terkenal sebagai beauty influencer di media sosial Instagram karena membuat sebuah logo yang Bernama `Tasya Farasya Approved'. Logo ini diartikan masyarakat Indonesia sebagai tolak ukur tinggi rendahnya kualitas suatu produk kecantikan ataupun perawatan kulit. Seperti ketika Tasya Farasya mempromosikan produk SOMETHINC Calm Down! Skinpair R-Cover Cream Moisturizer di akun Instagram miliknya, masyarakat menganggap produk tersebut merupakan produk yang berkualitas karena telah mendapat logo `Tasya Farasya Approved'. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh antara endorsement Tasya Farasya dalam logo `Tasya Farasya Approved' di Instagram terhadap minat beli SOMETHINC Calm Down! Skinpair R-Cover Cream Moisturizer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode survei berupa kuesioner yang disebarkan kepada 301 responden yang mengikuti akun Instagram Tasya Farasya dan mengetahui logo `Tasya Farasya Approved'. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan endorsement Tasya Farasya dalam logo `Tasya Farasya Approved' memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap minat beli SOMETHINC Calm Down! Skinpair R-Cover Cream Moisturizer dengan nilai signifikansi sebesar 83,3%. Dapat ditarik kesimpulan bahwa endorsement Tasya Farasya dalam logo `Tasya Farasya Approved' di media sosial Instagram memengaruhi secara positif minat beli SOMETHINC Calm Down! Skinpair R-Cover Cream Moisturizer

    Persepsi Pengguna Kosmetik Focallure terhadap Tayangan Youtube Tasya Farasya

    No full text
    Abstract In this era, customers are using social media, Youtube. They use beauty vlogger’s content tomake it easy for cosmetic users to get references based on reviews given by beauty vloggers. The development of cosmetics such as examples of Focallure Products. Focallure was updated by one of the vlogger's beauties, Tasya Farasya. This research was made to find out the perceptions created by Focallure cosmetics users on beauty vlogger on Tasya Farasya's Youtube. Theories used in this research are communication theory, social media theory and perception theories. This study uses qualitative considerations with descriptive characteristics. The results of the study show the fact of Focallure cosmetics users on the YouTube show Tasya Farasya is Tasya Farasya is a beauty vlogger that helps explain Focallure products by detailed and honest reviews in providing reviews. There are also internal and external factors that support the creation of this perception. Internal factors that support such as; Tasya Farasya has a beautiful face, has a special desire in cosmetology, good emotions when watching, and remembers that Tasya Farasya was once MUA. External factors such as; Tasya Farasya has a close relationship with Focallure, the lighting on the show is bright, the use of the background on the show is elegant and the number of subscribers provided by Tasya Farasya. Di era sekarang ini, para konsumen memanfaatkan media sosial yaitu Youtube. Mereka memanfaatkan konten beauty vlogger untuk memudahkan kalangan pengguna kosmetik untuk mendapatkan referensi berdasarkan ulasan yang diberikan oleh beauty vlogger. Perkembangan kosmetik seperti Produk Focallure. Produk Focallure diulas oleh salah satubeauty vlogger yaitu Tasya Farasya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi yang tercipta dari pengguna kosmetik Focallure pada tayangan Youtube beauty vloggerTasya Farasya. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori komunikasi, media sosial dan persepsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dari pengguna kosmetik Focallure pada tayangan Youtube Tasya Farasya adalah Tasya Farasya merupakan beauty vloggeryang informatif dalam menjelaskan produk Focallure secara lengkap dan jujur dalam memberikan ulasan. Terdapat juga faktor internal dan eksternal yang mendukung terciptanya persepsi tersebut. Faktor internal yang mendukung seperti; Tasya Farasya dipandang paras yang cantik, memiliki kesamaan minat di bidang makeup, emosi yang baik pada saat menonton, dan mengingat bahwa Tasya Farasya pernah menjadi MUA. Faktor eksternal seperti; Tasya Farasya memiliki hubungan yang erat dengan Focallure, lighting pada tayangan tersebut terang, penggunaan background pada tayangan tersebut yang elegan dan jumlah subscriber yang dimiliki oleh Tasya Farasya. Keywords beauty vlogger; cosmetics; perceptio

    Analisis Resepsi Konten Review Tasya Farasya Approved di Kalangan Followers-nya pada Media Sosial Instagram

    Full text link
    Tasya Farasya sebagai seorang beauty influencer memiliki suatu konten review produk kecantikan, yaitu "Tasya Farasya Approved" yang salah satunya berada di media sosial Instagram. Setiap produk yang masuk ke dalam konten review Tasya Farasya Approved pastinya akan menjadi produk yang banyak dibahas oleh followers-nya, bahkan menjadi produk yang laris di kategorinya karena dibeli oleh followers Tasya Farasya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana resepsi para followers Tasya Farasya akan konten Tasya Farasya Approved di media sosial Instagram. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori encoding ­ decoding yang dikemukakan oleh Stuart Hall untuk menganalisis analisis resepsi dari para followers akan konten Tasya Farasya Approved di Instagram. Konten Tasya Farasya Approved dimaknai oleh followers-nya sebagai konten yang mengedukasi dan berguna sebagai buying guide dan petunjuk bagi followers-nya dalam membeli produk kecantikan. Konten dari Tasya Farasya Approved yang dianggap oleh followers sebagai konten review dengan pemaparan yang jelas dan detail, serta kejujuran dari Tasya Farasya dalam melakukan review membentuk kepercayaan, ketertarikan, dan kredibilitas konten bagi followers-nya, sehingga followers Tasya Farasya sepenuhnya menerima dengan baik kehadiran konten review Tasya Farasya Approved. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa informan sebagai followers dari Tasya Farasya mayoritas berada pada posisi dominan yang mana dapat menerima dan memaknai pesan dalam konten Tasya Farasya Approved di Instagram dengan baik dan didominasi pada hal yang positif. Namun juga terdapat posisi negosiasi dalam penelitian ini yang terlihat pada beberapa aspek yang menunjukkan bahwa informan sebagai followers dari Tasya Farasya memiliki pertimbangan dalam memaknai konten Tasya Farasya Approved

    Kecenderungan Impulsive Buying Ditinjau dari Sikap Follower Terhadap Influencer Tasya Farasya di Instagram

    No full text
    Tasya farasya merupakan seorang influencer yang cukup terkenal dalam bidang kecantikan. Follower tasya sendiri pada Instagram mencapai angka 6,5 juta. Adanya klaim tasya farasya approved menjadikan kredibilitas tasya yang cukup baik di mata pengikutnya. Hal ini dapat mengakibatkan minat beli konsumen naik. Apabila minat beli naik, kecenderungan impulsive buying juga akan bertambah. Hal ini tidak terpungkiri dari adanya peran sikap follower terhadap Tasya Farasya dimana sikap yang positif akan memberikan pengaruh positif pula terhadap Tasya Farasya. Dengan adanya sikap positif ini, klaim Tasya Farasya ini dapat terkenal dan memungkinkan adanya kecenderungan impulsive buying pada follower Tasya Farasya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat peran sikap konsumen terhadap Influencer pada kecenderungan impulsive buying. Subjek penelitian diambil menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria usia 18 - 25 tahun, pengguna Instagram dan mengikuti Tasya Farasya, dan pernah melihat endorsement Tasya Farasya maksimal tiga bulan sebelumnya. Alat ukur yang digunakan adalah skala attitudes towards influencer dan skala impulsive buying tendency. Penelitian dilaksanakan secara online melalui media sosial dengan responden yang didapatkan sebanyak 181 responden. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji regresi sederhana pada IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan terdapat peran positif dan signifikan pada sikap konsumen terhadap kecenderungan impulsive buying pada influencer Tasya Farasya. dengan peran sebesar 6,6

    Kajian Sosiolinguistik Campur Kode dalam Vidio Youtube Perspektiv MetroTV Tasya Kamila: Sia-sia kah S2?

    No full text
    Campur kode terjadi apabila seorang penutur menggunakan suatu bahasa secara dominan, tetapi disisipi dengan unsur bahasa lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan: (1) bentuk campur kode, (2) faktor penyebab campur kode pada akun youtube Perspektif MetroTV berjudul “Tasya Kamila (sia-sia kah S2) part 1 dan Tasya Kamila (sia-sia kah S2) part 2. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan antara Tasya Kamila dengan pembawa acara. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, gejala campur kode terjalin dalam tiga formasi. Kedua, faktor pendorong campur kode berkaitan dengan latar belakang si penutur dan mitra tutur dalam hal ini adalah Tasya kamila

    Pengaruh Beauty Vlogger Tasya Farasya terhadap Minat Pembelian Produk Lipstik dan Lipgloss Kamalia Beauty (pada Subscribers Youtube Tasya Farasya)

    Full text link
    This study aims to determine whether the beauty vlogger’s dimensions that consist of source credibility, physical attractiveness, social attractiveness, homophily, openness to experience, conscientiousness, agreeableness and extraversion have an influence on purchase intentions in Kamalia Beauty’s lipstick and lipgloss on Tasya Farasya’s Youtube subscribers. The population in this study were all of Tasya Farasya's YouTube subscribers, while the sample in this study were active Tasya Farasya’s subscribers (having watched and commented on Tasya Farasya's video about beauty vlogs in the past 1 month), and had knowledge of the beauty product Kamalia Beauty with a total sample of 90 respondents. This study uses multiple regression analysis techniques to determine the effect of the beauty vlogger’s dimensions that consist of source credibility, physical attractiveness, social attractiveness, homophily, openness to experience, conscientiousness, agreeableness and extraversion on purchase intentions in Kamalia Beauty’s lipstick and lipgloss. The results obtained showed that the variable source credibility, social attractiveness, homophily, openness to experience and extraversion had a positive and significant effect on purchase intentions in Kamalia Beauty products

    IDENTIFIKASI DAYA TARIK SOSIAL MEDIA INFLUENCER TASYA FARASYA

    Full text link
    Social media influencer as a strategy that markets products, with a variety of social media platforms such as Instagram, YouTube, Facebook and other social media, social media influencers provide Brands to market and advertise directly to their target audience. There are several influencers that have been categorized according to the skills or concepts they made from the beginning, such as beauty influencers, influencers whose concept of beauty. Through reviews given by social media influencers will add value to the Brand's credibility and increase public awareness of the Brand so that the public can use the value of the service or product offered to a personal level. This study discusses how to increase the appeal possessed by one of the beauty influences, namely Tasya Farasya in supporting a "Safi" skin care product on the YouTube platform. This type of research is constructivism with qualitative research. The method used was survey research on followers of Tasya Farasya. Where researchers collect data at the premiere of transferring questionnaires to respondents and observations on Tasya Farasya's Instagram or YouTube social media accounts. Based on the results of the study, the appeal of social media influencer Tasya Farasya's in the eyes of the public in promoting Safi's products is on the credibility given by Tasya as an honest, detailed and beautiful influencer beauty
    corecore