20,843 research outputs found

    Interview with Tariq Ali Hussain

    No full text
    مقابلة مع الدكتور المصري طارق على حسين حول السياسه الداخليه و الخارجيه لمصر خلال عام 2001. قامت بالمقابلة إيمان رافع.An interview with the Egyptian Dr. Tariq Ali Hussain on the internal and external policy of Egypt during the year 2001. The interview was conducted by Iman Rafi

    Etika Pembebasan dalam Islam Menurut Tariq Ramadan perspektif Ali Shariati

    Full text link
    Adanya problem etika dalam masyarakat Muslim kontemporer yang di warnai keterbatasan pemikiran, ketidakadilan sosial, serta marginalisasi kelompok tertentu, menunjukkan bahwa umat Islam masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Situasi ini menegaskan perlu adanya etika pembebasan yang tidak hanya berisi nilai-nilai moral, tetapi juga mengarahkan pada penerapan langsung dalam menghadapi ketidakadilan tersebut. Tariq Ramadan menawarkan konsep etika pembebasan yang menekankan pentingnya tauhid sebagai pembebasan, keadilan sosial, pendidikan kritis, politisasi agama, perjuangan dan pengorbanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perspektif Ali Shariati sebagai pisau analisis untuk melihat konsep etika pembebasan Tariq Ramadan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari karya-karya Tariq Ramadan, sedangkan data sekunder berasal dari buku-buku, jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu menguraikan gagasan-gagasan pokok kedua tokoh kemudia dianalisis secara kritis untuk menemukan titik temu serta relevansinya dalam konteks sosial keagamaan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pembebasan menurut Tariq Ramadan bertujuan membebaskan umat Islam dari penindasan, keterbelakangan, dan ketidakadilan melalui penguatan nilai tauhid, keadilan sosial, perjuangan dan pengorbanan, serta penolakan terhadap politisasi agama. Pendidikan berperan sebagai sarana utama dalam membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial umat. Adapun hasil analisis dari pemikiran Ali Shariati menegaskan bahwa prinsip-prinsip tersebut memiliki kesinambungan dengan pemikirannya, terutama dalam memahami tauhid sebagai landasan pembebasan, keadilan sosial, perjuangan dan pengorbanan, depolitisasi agama dan pendidikan sebagai media transformasi sosial. Dengan demikian, terdapat kesalarasan antara pemikiran Ali Shariati dan Tariq Ramadan dalam merumuskan etika pembebasan dalam Islam yang relevan bagi kondisi masyarakat Muslim kontempore

    Etika Pembebasan dalam Islam Menurut Tariq Ramadan perspektif Ali Shariati

    No full text
    Adanya problem etika dalam masyarakat Muslim kontemporer yang di warnai keterbatasan pemikiran, ketidakadilan sosial, serta marginalisasi kelompok tertentu, menunjukkan bahwa umat Islam masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Situasi ini menegaskan perlu adanya etika pembebasan yang tidak hanya berisi nilai-nilai moral, tetapi juga mengarahkan pada penerapan langsung dalam menghadapi ketidakadilan tersebut. Tariq Ramadan menawarkan konsep etika pembebasan yang menekankan pentingnya tauhid sebagai pembebasan, keadilan sosial, pendidikan kritis, politisasi agama, perjuangan dan pengorbanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perspektif Ali Shariati sebagai pisau analisis untuk melihat konsep etika pembebasan Tariq Ramadan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari karya-karya Tariq Ramadan, sedangkan data sekunder berasal dari buku-buku, jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu menguraikan gagasan-gagasan pokok kedua tokoh kemudia dianalisis secara kritis untuk menemukan titik temu serta relevansinya dalam konteks sosial keagamaan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pembebasan menurut Tariq Ramadan bertujuan membebaskan umat Islam dari penindasan, keterbelakangan, dan ketidakadilan melalui penguatan nilai tauhid, keadilan sosial, perjuangan dan pengorbanan, serta penolakan terhadap politisasi agama. Pendidikan berperan sebagai sarana utama dalam membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial umat. Adapun hasil analisis dari pemikiran Ali Shariati menegaskan bahwa prinsip-prinsip tersebut memiliki kesinambungan dengan pemikirannya, terutama dalam memahami tauhid sebagai landasan pembebasan, keadilan sosial, perjuangan dan pengorbanan, depolitisasi agama dan pendidikan sebagai media transformasi sosial. Dengan demikian, terdapat kesalarasan antara pemikiran Ali Shariati dan Tariq Ramadan dalam merumuskan etika pembebasan dalam Islam yang relevan bagi kondisi masyarakat Muslim kontempore

    Tariq Ali, Bush à Babylone. La recolonisation de l'Irak, (La Fabrique éditions, Paris, 2004)

    No full text
    Euzière Paul. Tariq Ali, Bush à Babylone. La recolonisation de l'Irak, (La Fabrique éditions, Paris, 2004). In: Recherches Internationales, n°73, 3-2004. pp. 206-207

    Third World Revolutions Left to Smoulder

    No full text
    The Declarations of Havana by Fidel Castro. Introduction by Tariq Ali. London, New York: Verso, 2008. Pp. 120+notes. £7.99 (pbk). ISBN 978-1-84467-156-4. On Practice and Contradiction by Mao Tse-Tung. Introduction by Slavoj Žižek. London, New York: Verso, 2007. Pp. 186+notes. £8.99 (pbk). ISBN 978-1-844467-587-6. Down with Colonialism! by Ho Chi Minh. Introduction by Walden Bello. London, New York: Verso, 2007. Pp. 216+notes. £7.19 (pbk). ISBN 978-1-84467-177-9

    Tariq Ali, Un sultan à Palerme. Traduit de l'anglais par Diane Meur, 2007

    No full text
    Harzoune Mustapha. Tariq Ali, Un sultan à Palerme. Traduit de l'anglais par Diane Meur, 2007. In: Hommes et Migrations, n°1272, Mars-avril 2008. Mondialisation et migrations internationales. pp. 186-187

    Tariq Ali, Un sultan à Palerme. Traduit de l'anglais par Diane Meur, 2007

    No full text
    Harzoune Mustapha. Tariq Ali, Un sultan à Palerme. Traduit de l'anglais par Diane Meur, 2007. In: Hommes et Migrations, n°1272, Mars-avril 2008. Mondialisation et migrations internationales. pp. 186-187

    Street fighting years an autobiography of the sixties

    No full text
    "In this new edition of his sixties' memoirs, Tariq Ali revisits his formative years as a young radical. It is a story that moves between London, Paris and Berlin, as well as Vietnam and Bolivia, encountering along the way Malcolm X, Bertrand Russell, Marlon Brando, John Lennon, Yoko Ono, Henry Kissinger and Mick Jagger. Ali captures the mood of those years with a novelist's lightness of touch as he tracks the growing significance of the nascent protest movement."--BOOK JACKET

    Tariq Ali: Critical Uprisings, Crucial Events: The Significance of 1965

    No full text
    As the war in Vietnam escalates, so does the resistance to it in North America and Western Europe; in the United States black Americans are mobilizing in ever larger numbers both against domestic segregation and repression and foreign wars in which blacks are disproportionately represented in the US conscript army. Malcolm X has been assassinated in New York. An assassin\u27s bullet is being prepared for Martin Luther King. 1965 is a crucial build-up year to the explosions that lie ahead.Tariq Ali is a writer and filmmaker. He has written more than two dozen books on world history and politics, and seven novels (translated into over a dozen languages) as well as scripts for the stage and screen. He is an editor of New Left Review and lives in London
    corecore