1 research outputs found
PERAN KOMUNITAS DALAM MEMAJUKAN KOMIKA (Studi Kasus: Standup Indo Bogor)
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.
Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan
subjek penelitian komika dari komunitas StandUp Indo Bogor. Lokasi penelitian
dilakukan pada Komunitas StandUp Indo Bogor, Kota Bogor pada bulan Maret hingga
Mei 2022. Penulis menggunakan teori AGIL dari Talcott Parsons serta menggunakan
konsep peran komunitas dalam menganalisis hasil penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunitas StandUp Indo Bogor telah
melakukan peran dalam memajukan komika di kota Bogor. Komunitas StandUp Indo
Bogor telah memenuhi beberapa prinsip tentang pengorganisasian komunitas.
Mengacu teori AGIL yang dikemukakan oleh Talcott Parsons tentang keempat elemen
yang harus dipenuhi oleh sebuah komunitas untuk menjaga keseimbangan sistem yang
berjalan, dalam penelitian ini penulis membedah tentang bagaimana peran yang
dilakukan oleh komunitas StandUp Indo Bogor untuk memajukan komika selaras
dengan fungsi yang terdapat pada AGIL.
****************************************
This research uses a qualitative approach with a case study method. The
research data were obtained through observation, documentation, and interviews with
comic research subjects from the StandUp Indo Bogor community. The research
location was conducted at the Indo Bogor StandUp Community, Bogor City from
March to May 2022. The author uses the AGIL theory from Talcott Parsons and uses
the concept of community roles in analyzing the research results.
The results of this study indicate that the StandUp Indo Bogor community has
played a role in advancing comics in the city of Bogor. The Indo Bogor StandUp
Community has fulfilled several principles regarding community organization.
Referring to the AGIL theory put forward by Talcott Parsons about the four elements
that must be met by a community to maintain the balance of the current system, in this
study the author examines how the role played by the Indo Bogor StandUp community
in promoting comics is in line with the functions contained in AGIL
