3 research outputs found
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN SEKUNYIT KECAMATAN KAUR SELATAN KABUPATEN KAUR
The aim of this research is to know the community structure of coral fish in Sekunyit waters South Kaur District, Regency of Kaur. This research was conducted at 3 m depth on the west continental shelf of South Kaur Disrict. Data of coral reef fishes was obtained with Visual Census Method that used Reef Resources Assessment (RRA) Method that was depeloved from Manta Tow Method. This research focused on species abundance, diversity indexs (H), dominance index (C) and uniformity index (E): Abundance of coral reef fishes at Sekunyit Waters is 4.987 fish/ha consists of 79 species arid 17 families. Under the category of mayor fish is obtained as many as 6 families major fish with 39 species, 12_ families target fish with 29 and l families indicator fish with 11 species. The data analysis of coral reef fishes· condition was determined with diversity index (H ')= 3.91, dominance index (C) = 0.03 and uniformity index (E) = 0.85. The value of diversity, dominance and uniformity indexs showed that the communities of coral reef fishes and waters condition at Sekunyit Waters is stabl
ANALISA TINGKAT PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT JENIS GRACILARIA sp DENGAN METODE BUDIDAYA YANG BERBEDA
The objectives of this study was to know the growth rate and production of sea weed of Gracilaria sp species that cultured by Floating and Off Bottom Methods. This research was conducted in Pulau Baai Waters Bengkulu City during 2 (two) month. The data were analyzed statistically by using Completely Randomized Design.
Based on the result of variance analysis were obtained that Ftest value = 22.369 that more than Ftable value at 5% level = 4.45 and 1% level = 8.40 for degree of freedom (1.17). So, it’s mean that there are significant and very significant between both treatments, where Floating Method showed production and growth rate are the best than Off Bottom Method
ANALISIS KESESUAIAN WISATA MANGROVE DAN STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA DI PULAU CEMARA KABUPATEN BREBES
Pulau Cemara Kabupaten Brebes, memiliki ekosistem mangrove yang berperan penting dalam perlindungan pesisir dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan wisata mangrove berdasarkan parameter ketebalan, kerapatan, jenis mangrove, pasang surut dan keberadaan biota, serta indeks kesesuaian wisata dan menyususn strategi pengembangannya menggunakan analisis SWOT. Metode yang digunakan meliputi transek garis dan kuadran untuk mengukur parameter vegetasi di tiga stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stasiun 1 memiliki Casuarina equisetifolia L dengan kerapatan 0,27ind/m2, stasiun 2 memiliki Rhizophora mucronata dengan kerapatan 0,51 ind/m2, sedangkan stasiun 3 memiliki vegetasi mangrove yang lebih padat dengan 110 individu Rhizophora mucronata dan 81 individu Avicennia marina (1,91 ind/m2). Perhitungan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) menghasilkan nilai 89,47% yang dikategorikan sebagai “sangat sesuai” untuk ekowisata mangrove. Analisis SWOT mengidentifikasi peluang besar dalam wisata berbasis edukasi dan konservasi tetapi masih terdapat kendala seperti kurangnya jalur tracking, promosi yang terbatas, serta ancaman abrasi dan rob. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan infrastruktur, penguatan promosi digital, pelibatan komunitas lokal dalam pengelolaan wisata, serta program konservasi mangrove yang lebih luas untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan daya tarik wisata Pulau Cemara.
DAFTAR PUSTAKA
Anwar, H., Aji, I. M. L., Sari, D. P., dan Sari, N. K. M. 2023. Analisis Kesesuaian Lahan Ekowisata Mangrove Tanjung Batu, Desa Sekotong Tengah. Journal of Forest Science Avicennia. 6(1), 65- 77.
Farhaby, A. M. 2017. Kajian Karakteristik Biometrika Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kabupaten Pemalang, Studi kasus di Desa Mojo Kecamatan Ulujami. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 11(1).
Hidayatullah, M., dan Pujiono, E. 2014. Struktur Dan Komposisi Jenis Hutan Mangrove Di Golo Sepang–Kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(2), 151- 162.
Latupapua, Y. T., Loppies, R., dan Fara, F. D. 2019. Analisis kesesuaian kawasan mangrove sebagai objek daya tarik ekowisata di desa siahoni, kabupaten buru utara timur, provinsi maluku (Mangrove Suitability Analysis as an Object of Ecotourism Attraction in Siahoni Village, Buru Utara Timur Regency, Maluku Province). Jurnal Sylva Lestari, 7(3), 267-276.
Lenaini, I. 2021. Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39.
Nisak, Z. 2013. Analisis SWOT Untuk Menentukan Strategi Kompetitif. Jurnal Ekbis, 9(2), 468-476.
Nugroho, T. S. 2019. Analisis Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Ekowisata Mangrove di Kawasan Mangrove Muara Kubu, Kalimantan Barat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management). 9(2), 483-497.
Pellokila, I. R., dan Sagala, N. 2019. Strategi pengembangan ekowisata hutan mangrove di kawasan pantai oesapa. TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE, 2(1), 47-63.
Putra., Setyo, G. B., Kumadji., Srikandi., Hidayat., dan Kadarisman. 2015. Pengaruh Citra Perusahaan Terhadap Minat Berkunjung dan Keputusan Berkunjung (Survei pada Pengunjung Taman Rekreasi PT. Selecta, Kota Batu, Jawa Timur). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 26(2), 1-8.
Qodarriah, C. 2017. Kesesuaian dan Daya Dukung Ekowisata Mangrove Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat. Skripsi (Dipublikasikan). Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Rahardjo, M. 2011. Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif.
Rangkuti, F. 2009. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis, Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.
Rospita, J., Zamdial, Z., dan Renta, P. P. 2017. Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Pasar Ngalam Kabupaten Seluma. Jurnal Enggano, 2(1), 115-128.
Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yulianda, F. 2007. Ekowisata Bahari Sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Disampaikan pada Seminar Sains 21 Februari 2007. Departemen M FPIK. IPB. Bogor.
Yulianda, F. 2019. Ekowisata Perairan. IPB Press.
