1,720,954 research outputs found
Pengaruh Jarak Tanam dan Pupuk NPK Pada Pertumbuhan dan Hasil Benih Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.)
Kacang panjang (Vigna sinensis L.) ialah komoditas hortikultura yang sangat
berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia karena banyak diminati dan
mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Produksi nasional kacang panjang
pada tiga tahun terakhir mengalami penurunan. Data dari badan pusat statistik
menyebutkan bahwa pada tahun 2015 produksi kacang panjang nasional sebesar
395.524 ton, pada tahun 2016 turun menjadi 388.071 ton dan pada tahun 2017
mengalami penurunan produksi sebesar 381.185 ton. Selain dibudidayakan untuk
dipanen hasil polongnya beberapa petani kacang panjang bermitra dengan produsen
benih untuk memproduksi benih kacang panjang yang nantinya dijual kembali
dalam bentuk benih. Salah satu upaya peningkatan produksi tanaman adalah dengan
pengaturan jarak tanam dan pemupukan. Jarak tanam yang cukup lebar jarang
diterapkan oleh petani dikarenakan lahan yang tidak begitu luas dan jarak tanam
lebar dirasa hanya menghasilkan produksi yang sedikit. Pupuk yang umum
digunakan petani adalah pupuk NPK majemuk, jarang yang menggunakan pupuk
tunggal karena pupuk NPK majemuk dirasa lebih praktis dan hemat biaya. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh jarak tanam
dan dosis pemupukan NPK pada pertumbuhan dan hasil benih tanaman kacang
panjang.
Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan PT. BISI International, Tbk.
Farm Karangploso yang terletak di Jln. Raya Ngijo Karangploso, Desa Ngijo,
Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan pada Bulan
Maret 2019 hingga Bulan Juni 2019. Rancangan yang digunakan pada penelitian
ini ialah rancangan acak kelompok atau randomized block design disusun dengan
pola faktorial, yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama jarak tanam (J) dan faktor
kedua dosis pupuk NPK (P). dari kedua faktor didapatkan 12 kombinasi perlakuan
yang diulang sebanyak 3 kali. Dari pengulangan tersebut didapatkan 36 petak
percobaan. Jarak tanam yang digunakan yaitu J1 : 50 cm x 50 cm, J2 : 40 cm x 40
cm, J3 : 30 cm x 30 cm. Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK yaitu : P0 : 0 N, P1 :
25 N (NPK 156.25 Kg/Ha), P2 : 50 N (NPK 312.5 Kg/Ha), P3 : 75 N (NPK 468.75
Kg/Ha). Variabel pengamatan meliputi : Panjang tanaman (cm), jumlah
daun/tanaman (helai), waktu muncul bunga (hst), waktu terbentuk polong (hst),
jumlah polong/tanaman (polong), panjang polong, jumlah biji/polong (biji), bobot
biji kering/tanaman (g/tanaman), bobot 100 biji (g), bobot biji/petak, bobot biji/ha-
1. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam atau ANOVA
(Analysis of Variance) pada taraf 5%. Jika hasil terdapat beda nyata, maka akan
dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jarak tanam
dan pemberian pupuk NPK terhadap waktu terbentuk polong. Perlakuan jarak
tanam berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, waktu muncul
bunga, jumlah polong per tanaman, panjang polong, bobot biji kering per tanaman,
bobot biji per petak dan bobot biji per ha. Dosis pupuk NPK 468,75 Kg ha-1
memiliki panjang tanaman, jumlah daun tanaman, jumlah polong per tanaman dan
panjang polong yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lain, akan tetapi
tidak berbeda nyata dengan perlakuan NPK 312,5 Kg ha-1
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Pengaruh Jarak Tanam dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Benih Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.)
Kacang panjang (Vigna sinensis L.) ialah komoditas hortikultura yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia karena banyak diminati dan mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Usaha untuk meningkatkan produksi tanaman melalui pengaturan jarak tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh jarak tanam dan dosis pemupukan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil benih tanaman kacang panjang. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan PT. BISI International, Tbk. Farm Karangploso Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan maret hingga bulan juni 2019. Rancangan yang digunakan ialah RAK faktorial, 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama jarak tanam (J) yaitu J1 (50 cm x 50 cm), J2 (40 cm x 40 cm) dan J3 (30 cm x 30 cm) dan faktor kedua dosis pupuk NPK (P) yaitu P0 (NPK 0 Kg ha-1), P1 (NPK 156,25 Kg ha-1), P2 (NPK 312,5 Kg ha-1) dan P3 (NPK 468,75 Kg ha-1). Data pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) 5%. Apabila hasil berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara jarak tanam dengan pupuk NPK terhadap waktu terbentuk polong. Perlakuan jarak tanam 40 x 40 cm dan 30 x 30 cm memiliki bobot biji per ha yang lebih berat dibandingkan jarak tanam 50 x 50 cm. Dosis pupuk NPK 468,75 Kg ha-1 menunjukkan panjang polong yang lebih panjang, akan tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan NPK 312,5 Kg ha-
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
