1,720,963 research outputs found

    ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SEMANGKA DI DESA SANGLAR KECAMATAN RETEH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    Get PDF
    Semangka merupakan salah satu buah yang sangat digemari masyarakatIndonesia karena rasanya yang manis, renyah dan kandungan airnya yangbanyak.Metode analisis data yang digunakan seperti analisis biaya,pendapatan danefesiensi.Tujuan penelitian adalah: (1) Mengetahui pendapatan usahatanisemangka di Desa Sanglar Kecamatan Reteh, (2) Menganalisis tingkat efisiesnsiusahatani semangka di Desa Sanglar Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri HilirHasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) rata-rata keuntungan yang diperolehadalah sebesar 15.642.902,49 per masatanam, (2) Nilai RCR adalah sebesar 1,93yang berarti usahatani semangka efesie

    ANALISIS USAHA PENGOLAHAN KOPRA PUTIH DI KECAMATAN TEMBILAHAN (Studi Kasus Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) Delapan Yes)

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah : (1) untuk mengetahui keuntungan pengolahan kopra putih di Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) Delapan Yes di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, (2) untuk mengetahui tingkat efisiensi usaha pengolahan kopra putih di di Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) Delapan Yes di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini dilakukan dengna metode observasi dan wawancara langsung dengan kuisioner. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis biaya, penerimaan, keuntungan dan pendapatan kerja dalam keluarga serta efisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) total biaya pada usaha pengolahan kopra putih yaitu biaya tidak tetap sebesar Rp. 12.748.000,00 dan biaya tetap sebesar Rp.3.181.433,33, rata-rata penerimaan yang diperoleh sebesar Rp.25.650.000,00 per produksi, rata-rata keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 9.720.566,67 per produksi dan rata-rata pendapatan kerja keluarga sebesar Rp. 10.220.566,67 per produksi (2) nilai RCR adalah sebesar 1,61 yang berarti usaha pengolahan kopra putih efisien

    Assistance for Business Feasibility of Village-Owned Enterprises (BUMDes) Respen Sakti Kulim Jaya Village Kempas District Indragiri Hilir

    No full text
    Village-Owned Enterprises (BUMDes) is a company managed by the village community and its management is separate from the village government. Establishment of BUMDes aims to explore and optimize the potential of village entrepreneurs. As a business entity whose entire or most of its capital is owned by the village through direct participation from the village wealth which is separated to manage assets, services, and other businesses for the maximum welfare of the village community. Whereas BUMDes Respen Sakti which was established by the newly established Kulim Jaya village government has not been able to run a business properly and needed business feasibility assistance. Therefore, the agriculture faculty of the Agribusiness Study Program of the Islamic University of Indragiri conducts business feasibility assistance for BUMDes in the Kulim jaya Village, Kempas District . The method of carrying out community service activities is carried out with data collection techniques through lectures. Source of data obtained are secondary data with qualitative data analysis. Business feasibility assistance conducted by the Faculty of Agriculture Agribusiness Study Program of Indragiri Islamic University to the Village-Owned Enterprises (BUMDes) of the Respen Sakti Kulim Jaya Village is going well. This can be seen from the ability of BUMDEs in managing and running 2 (two) types of businesses, namely LPG 3 Kg GAS and Electronic Goods Credit. In addition, BUMDEs Respen Sakti is able to obtain increased revenue and sales of 3 Kg LPG GAS and BUMDes Respen Sakti is able to provide services to the demand for electronic goods needed by the communityBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah sebuah perusahaan yang dikelola oleh masyarakat desa dan kepengurusanya terpisah dari pemerintah desa. Berdirinya BUMDes bertujuan untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausaha desa. Sebagai badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lain untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Sedangkan BUMDes Respen Sakti yang didirikan oleh pemerintahan Desa Kulim jaya yang baru berdiri belum mampu menjalankan usaha dengan baik dan diperlukan pendampingan kelayakan usaha oleh karena itu fakultas pertanian Program Studi Agrobisnis  Universitas Islam Indragiri melakukan pendampingan kelayakan usaha terhadap BUMDes yang ada di Desa Kulim jaya Kecamatan Kempas. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui ceramah. Sumber Data yang diperoleh  yaitu data sekunder dengan analisis data secara kualitatif. Pendampingan kelayakan usaha yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Program Studi Agrobisnis  Universitas Islam Indragiri kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Respen Sakti Desa Kulim Jaya  berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan BUMDEs dalam mengelola  dan menjalankan 2 (dua) Jenis usaha yaitu GAS Elpiji 3 Kg dan Kredit barang Elektronik. Selain itu,  BUMDEs Respen Sakti mampu  memperoleh peningkatan pendapatan dan penjualan GAS Elpiji 3 Kg dan BUMDes Respen Sakti mampu memberikan pelayanan terhadap permintaan barang eletronik yang dibutuhkan masyarakat

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    ANALISIS USAHA SARANG BURUNG WALET DIKELURAHAN TEMBILAHAN KOTA (Studi Kasus Usaha Sarang Burung Walet Pak Sutrisno)

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan,keuntungan dan efisiensi usaha dari usaha sarang walet Pak Sutrisno di KelurahanTembilahan Kota.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian iniadalah analisi biaya, analisis penerimaan, analisis keuntungan dan analisisefisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Biaya total rata-ratayang dikeluarkan pada usaha Sarang Burung Walet Pak Sutrisno adalah sebesarRp. 11.475.355,55,(2) rata – rata penerimaan yang diperoleh sebesarRp.38.000.000,00 per bulan, (3) rata-rata keuntungan yang di peroleh sebesarRp.26.524.644,45 per bulan, (4) Nilai efisiensi usaha adalah sebesar 3,31, yangberarti bahwa usaha Sarang Walet Pak Sutrisno sudah efisien, dimana setiap Rp1biaya yang dikeluarkan akan mendapatkan penerimaan sebesar Rp.3,31 dankeuntungan Rp.2,3

    ANALISIS PERBANDINGAN PENERAPAN DAN NON PENERAPANTERHADAP TEKNOLOGI SAPTA USAHATANI PADI DI KELURAHAN KEMPAS JAYA KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pelaksanaan penerapan dan non penerapanteknologi sapta usahatani padi dan untuk mengetahui perbandingan tingkat efesiensi penerapan dan nonpenerapan teknologi sapta usahatani padi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif,analisis pendapatancurahan kerja, produktivitas, dananalisis Return Cost Ratio (RCR). Hasil penelitianmenunjukan bahwa usahatani yang dilakukan oleh petani program sapta usahatani lebih baik dibandingkan dengan non program sapta usahatani ditinjau dari aspek pengolahan lahan, pengaturan irigasi, pemilihan benih, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pemasaran. Perbandingan petani yang menerapkan sapta usahatani dengan petani non sapta usahatani yaitu pendapatan bersih sapta usahatani Rp. 7.779.907,00 sedangkan non sapta usahatani Rp. 902.048,06.Curahan tenaga kerja 131,29. HOK dan yang non sapta usahatani 72,72 HOK. Produktivitas pada sapta usahatani 5.978,5 kg/Ha sedangkan non sapta usahatani 2.112,61 kg/ha. Kelayakan finansial dari kedua sistem pertanian padi tersebut dilihat dari nilai Return Cost Ratio (RCR) sudah layak. Usahatani padi yang dilakukan oleh petani yang menerapkan program sapta usahatani memiliki nilai RCR 1,37 dan petani non program sapta usahatani yakni sebesar 1,0

    ANALISIS USAHA JUAL BELI KAMBING DI KELURAHAN TEMBILAHAN KOTA KECAMATAN TEMBILAHAN

    Get PDF
    Meningkatnya permintaan terhadap produk peternakan menyebabkan peningkatan pendapatan masyarakat. Salah-satu jenis ternak yang cukup potensial untuk dikembangkan adalah ternak kambing. Ternak Kambing di Kabupaten Indragiri Hilir sudah cukup dikenal oleh masyarakat yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan tambahan dalam usahatani terutama di daerah pedesaan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2018, potensi usaha peternakan untuk daging ± 45%, maka peluang potensi pengembangan usaha kambing di Tembilahan Kota sangat potensial dilihat dari permintaan lebih besar dari ketersediaan yang ada. Namun yang menjadi permasalahan adalah banyak para peternak belum mengetahui seberapa besar efesiensi usaha tersebut, kemudian tidak tercatat dengan baiknya biaya yang telah dikeluarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Metode analisis yang digunakan adalah : (1) pendapatan usaha, (2) efesiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) rata-rata keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 8.370.412,00 per produksi, (2) Nilai RCR adalah sebesar 1,12 yang berarti usaha jual beli kambing efesien. Kata Kunci: Peternakan, Pendapatan, Potensia

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore