1,721,003 research outputs found
Hukum Tentang Perlindungan Hak Milik Intelektual Dalam Menghadapi Era Globalisasi (Edisi Revisi)
Buku ini mencoba untuk memberikan gambaran secara lengkap dan rinci tentang hukum yang mengatur tentang perlindungan hak milik intelektual mulai dari sejarahnya dari abad kuno hingga saat ini, juga menelaah keberadaan peraturan peraturan perundang-undangan nasional serta juga hukum internaional dalam bidang hak milik intelektual. Disamping itu, buku ini juga mencoba untuk memberikan solusi atau jawaban tentang hukum perlindungan hak milik intelektual di masa datang.
Karena itu, menurut hemat penulis, buku ini sangat bermanfaat untuk dibaca dan ditelaah tidak hanya oleh untuk tujuan ilmiah bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga bagi kalangan praktisi seperti pengusaha, pengacara dan para penegak hukum yang inging mendalami hukum tentang perlindungan hak milik intelektual
Hukum Tentang Perlindungan Hak Milik Intelektual Dalam Menghadapi Era Globalisasi
Dipenghujung tahun 2000 lalu Pemerintah Indonesia telah mensahkan empat paket Undang-undang baru dalam bidang Hak Milik Intelektual, yakni : UU tentang Perlindungan Varietas Tanaman, Rahasia Dagang, Desain Industri dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu.
Latar belakang dikeluarkannya keempat UU tersebut adalah sebagai konsekuensi dari ratifikasi yang dilakukan Indonesia terhadap Perjanjian mengenai World Trade Organization (WTO) dan Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPS) dengan UU No. 7 Tahun 1994. Pasal 65 ayat (2) mewajibkan kepada developing countries untuk melengkapi legislasi nasionalnya yang sejiwa dengan ketentuan TRIPS sebelum tanggal jatuh tempo 1 Januari 2000.
Buku ini mencoba untuk memberikan gambaran secara lengkap dan rinci tentang hukum yang mengatur tentang perlindungan hak milik intelektual mulai dari sejarahnya dari abad kuno hingga saat ini, juga menelaah keberadaan peraturan peraturan perundang-undangan nasional serta juga hukum internaional dalam bidang hak milik intelektual. Disamping itu, buku ini juga mencoba untuk memberikan solusi atau jawaban tentang hukum perlindungan hak milik intelektual di masa datang.
Karena itu, menurut hemat penulis, buku ini sangat bermanfaat untuk dibaca dan ditelaah tidak hanya oleh untuk tujuan ilmiah bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga bagi kalangan praktisi seperti pengusaha, pengacara dan para penegak hukum yang inging mendalami hukum tentang perlindungan hak milik intelektual.
Dengan terbitnya buku ini dengan edisi keduanya, penulis menghaturkan banyak terimakasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dan dorongan kepada penulis, sehingga buku ini terbit dihadapan para pembaca.
Dibandingkan dengan edisi pertama, edisi kedua menyajikan berbagai perubahan dan penyesuaian mengenai ketentuan perundang-undangan yang baru.
Penulis menyadari bahwa buku ini masih sarat dengan kekurangan dan kelemahan. Saran dan kritik serta masukan yang berharga dari pembaca dengan segala kerendahan hati penulis senantiasa menadahkan tangan untuk menerimanya, sehingga menjadi masukan yang berharga untuk penyempurnaan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat untuk kita semua. Amin
Tujuan pendidikan akhlak dalam tafsir Al-Azhar
Kitab Tafsir al-Azhar adalah salah satu karya-karya Buya Hamka dari sekian banyak karya karyanya. Tafsir al-Azhar berasal dari ceramah atau kuliah Subuh yang disampaikan oleh Hamka di Masjid Agung al-Azhar sejak tahun 1959. Tafsir Al-Azhar dipengaruhi oleh tafsir al-Manar karya Muhammad Abduh yang merupakan tafsir yang mendunia. Tafsir Al-Azhar ditulis lengkap tiga puluh Juz mulai dari surah Al-Fatiha sampai dengan surah An-Nas. Hamka di dalam hidupnya hidup di tengah-tengah politik, begitu juga dengan penulisan tafsir al-Azhar diwarnai dengan nilai-nilai politik. Tafsir Al-Azhar menggunakan metode adabi ijtima’i yaitu menggunakan contoh yang hidup ditengah-tengah masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, bagaimana gambaran tujuan pendidikan akhlak untuk memperoleh kasih sayang dalam tafsir al-Azhar, bagaimana gambaran tujuan pendidikan akhlak untuk memperoleh kebahagiaan dalam tafsir al-azhar dan bagaimana gambaran tujuan pendidikan akhlak untuk memperoleh syukur dalam tafsir al-Azhar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran terkait konsep kasih sayang dalam tafsir al-Azhar, untuk mengetahui gambaran terkait konsep kebahagiaan dalam tafsir al-Azhar dan untuk mengetahui gambaran terkait konsep syukur dalam tafsir al-Azhar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka atau library research dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dengan, Analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini analisis data deduktif. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa tujuan pendidikan akhlak ada tiga, yaitu pertama, pendidikan kasih sayang yaitu dengan menghindari dosa untuk mendapatkan kasih sayang, istighfar untuk mendapatkan rahmat, mendamaikan untuk mendapatkan kasih sayang. Kedua, pendidikan kebahagiaan yaitu sabar untuk memperoleh kebahagiaan, berzikir kepada Allah mendatangkan kebahagiaan, dan tobat mendatangkan kebahagiaan. Ketiga, pendidikan bersyukur yaitu puasa dan syukur, halal dan bersyukur, mengingat masa lalu dan bersyuku
Mengkritisi Putusan Mahkamah Agung Tentang Hak Uji Materiil Surat Keputusan Bersama (SKB) Ketua Mahkamah Agung dengan Ketua Komisi Yudisial Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim
Kaji Estimasi Kekuaatan Elasto - Plastik Stuktur Atap Melalui Analisis Linear Elastik dan Konsep Buckling Pada Kolom
Metode perancangan yang paling sering digunakan untuk menghitung beban kritis struktur adalah melalui pendekatan numerik. Hal ini disebabkan karena pendekatan numerik dapat diaplikasikan pada banyak model dan dengan biaya yang murah. Pendekatan numerik yang dipertimbangkan paling mendekati kondisi sebenarnya adalah dengan memperhitungkan ketidaklinearan geometri dan material (elasto-plastik). Akan tetapi pendekatan tipe ini membutuhkan kemampuan matematika dan teknik pemrograman yang cukup handal. Di sisi lain, analisa linear elastik dipandang sebagai pendekatan numerik yang paling sederhana, mudah untuk dipahami dan mudah untuk diprogram. Hanya saja akurasi hasil yang diberikan tidak sebaik pendekatan elasto-plastik. Kegagalan struktur atap umumnya berawal dari kegagalan buckling pada rangka batang penyusun. Satu batang yang mengalami kegagalan akan berturut-turut mempengaruhi batang-batang lainnya, sehingga secara akumulasi akan menyebabkan kegagalan struktur atap. Untuk menghitung kegagalan rangka batang ini, beberapa persamaan desain telah diturunkan berdasarkan konsep buckling pada kolom. Salah satunya adalah persamaan Dunkerley yang dapat menghitung kekuatan aksial elasto-plastik rangka batang jika kekuatan aksial linearnya diketahui. Tugas akhir ini ditujukan untuk memprediksi kekuatan kritis elasto-plastik struktur melalui gabungan dua konsep di atas, analisa linear elastik dan konsep buckling pada kolom. Kekuatan kritis elasto-plastik struktur nantinya dihitung berdasarkan asumsi linear dari perbandingan antara beban aksial yang bekerja pada batang penyusun struktur dari analisis linear elastik terhadap beban aksial elasto-plastik pada batang dari konsep buckling pada kolom dengan perbandingan antara kekuatan kritis struktur dari analisis linear elastik terhadap kekuatan estimasi elasto-plastik struktur. Hasil akhir yang diperoleh adalah diperolehnya suatu persamaan disain sederhana yang direkomendasikan untuk menghitung kekuatan elasto-plastik struktur. Hal ini sangat bermanfaat bagi praktisi di lapangan sehingga dapat dengan mudah dan cepat dalam memperkirakan harga kekuatan kritis struktur
KAJI ESTIMASI KEKUATAN ELASTO-PLASTIK STRUKTUR ATAP MELALUI ANALISIS LINEAR ELASTIK DAN KONSEP BUCKLING PADA KOLOM
Metode perancangan yang paling sering digunakan untuk menghitung beban kritis
struktur adalah melalui pendekatan numerik. Hal ini disebabkan karena
pendekatan numerik dapat diaplikasikan pada banyak model dan dengan biaya
yang murah. Pendekatan numerik yang dipertimbangkan paling mendekati kondisi
sebenarnya adalah dengan memperhitungkan ketidaklinearan geometri dan
material (elasto-plastik). Akan tetapi pendekatan tipe ini membutuhkan
kemampuan matematika dan teknik pemrograman yang cukup handal. Di sisi lain,
analisa linear elastik dipandang sebagai pendekatan numerik yang paling
sederhana, mudah untuk dipahami dan mudah untuk diprogram. Hanya saja
akurasi hasil yang diberikan tidak sebaik pendekatan elasto-plastik.
Kegagalan struktur atap umumnya berawal dari kegagalan buckling pada rangka
batang penyusun. Satu batang yang mengalami kegagalan akan berturut-turut
mempengaruhi batang-batang lainnya, sehingga secara akumulasi akan
menyebabkan kegagalan struktur atap. Untuk menghitung kegagalan rangka
batang ini, beberapa persamaan desain telah diturunkan berdasarkan konsep
buckling pada kolom. Salah satunya adalah persamaan Dunkerley yang dapat
menghitung kekuatan aksial elasto-plastik rangka batang jika kekuatan aksial
linearnya diketahui.
Tugas akhir ini ditujukan untuk memprediksi kekuatan kritis elasto-plastik
struktur melalui gabungan dua konsep di atas, analisa linear elastik dan konsep
buckling pada kolom. Kekuatan kritis elasto-plastik struktur nantinya dihitung
berdasarkan asumsi linear dari perbandingan antara beban aksial yang bekerja
pada batang penyusun struktur dari analisis linear elastik terhadap beban aksial
elasto-plastik pada batang dari konsep buckling pada kolom dengan perbandingan
antara kekuatan kritis struktur dari analisis linear elastik terhadap kekuatan
estimasi elasto-plastik struktur. Hasil akhir yang diperoleh adalah diperolehnya
suatu persamaan disain sederhana yang direkomendasikan untuk menghitung
kekuatan elasto-plastik struktur. Hal ini sangat bermanfaat bagi praktisi di
lapangan sehingga dapat dengan mudah dan cepat dalam memperkirakan harga
kekuatan kritis struktur.
Kata kunci: buckling, kolom, elasto-plastik, linear elastik, rangka-batan
Evaluation Of The Implementation Of The Youth Program For Rural Development Movement At The Youth And Sports Department Of The Regional Government Of Riau Province In 2016
The phenomenon in this study is the placement of PSP-3 participants, the activities of PSP-3 participants and the Cost of Living for PSP-3participants that have not been implemented in accordance with the stages of program implementation and guidebooks for implementing the PSP-3 program. The purpose of this study was to find out and analyze the Implementation of the Rural Development Program for Youth Development in the Department of Youth and Sports of the Regional Government of Riau Province in 2016, and to find out the obstacles or symptoms that made the implementation of the Bachelor Youth Program Driving Rural Development in the Youth Service and Sport of the Provincial Government of Riau in 2016. The indicators of assessment in the study of the Evaluation of the Implementation of the Undergraduate Youth Program Driving Rural Development in the Department of Youth and Sports of the Provincial Government of Riau in 2016 include Inputs, Processes, Outputs, Income. And this study uses Qualitative research methods, namely prioritizing interview lists, documentation as a tool for collecting data and data collected with this tool and then used as the main raw material to analyze the empirical conditions of the objectivity of the existence of research objectives at the meticulous location. The population in this study included the Head of the Riau Province Youth and Sports Office, the Head of the Youth Division of the Riau Province Youth and Sports Office, the Head of the Siak Regency Youth and Sports Office, the Kampung Tengah Village Head, the Mempura River Village and PSP-3 Participants in Siak Regency. Based on the results of the study assessing and concluding that the Evaluation of the Implementation of the Undergraduate Youth Driving Program in Rural Development at the Office of Youth and Sports of the Regional Government of Riau Province in 2016 was in the assessment of Not Implemented Well
The Concept of Human Rights, Democracy and the Rule of Law
Human rights are basic rights inherent to all human beings and are universal. Therefore, human rights must be protected, respected, defended, and should not be taken away from anyone. Human rights and democracy are conceptions of humanity and social relations born from the history of human civilization throughout the world. Human rights and democracy could also be interpreted as the result of human battle to maintain the dignity of humanity. Countries that have a strong commitment to the recognition and protection of human rights included human rights stipulation in the constitution. Keywords: human right, democracy, rule of la
- …
