1,720,968 research outputs found

    PENGARUH BIMBINGAN MANASIK HAJI TERHADAP KEMANDIRIAN JAMAAH HAJI KBIHU AL MUHAJIRIN PALEMBANG

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “Pengaruh Bimbingan Manasik Haji Terhadap Kemandirian Jamaah Haji KBIHU Al Muhajirin Palembang”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh dari bimbingan manasik haji terhadap kemandirian jamaah haji di KBIHU Al Muhajirin Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), dan pendekatan kuantitatif dengan metode teknik survei. Penelitian ini menggunakan jenis data primer dan sekunder, Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner/angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi dalam penelitian ini di KBIHU Al Muhajirin Palembang yang beralamatkan di Jl. KH Balkhi Talang Banten No. 161 Rt. 04 Rw. 01 Kel. 16 Ulu Kec. Seberang Ulu II, Kota Palembang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi dasar (uji normalitas, uji linieritas, uji homogenitas), dan analisis regresi linier sederhana serta uji hipotesis (uji t dan uji koefisien determinasi). Teori yang digunakan yakni teori bimbingan oleh Mohammad Surya yang menyatakan bahwa suatu proses pemberian bantuan yang terus menerus dan sistematis dari pembimbing kepada orang yang dibimbing agar tercapai kemandirian dalam pemahaman diri. Sedangkan teori kemandirian menurut Desmita yang mendefinisikan kemandirian sebagai suatu kesiapan individu, baik kesiapan fisik maupun emosional untuk mengatur, mengurus, dan melakukan aktivitas atas tanggung jawabnya sendiri tanpa banyak menggantungkan diri pada orang lain. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa proses bimbingan manasik haji di KBIHU Al Muhajirin Palembang ini dilakukan sebanyak 20 kali dengan 4 kali pertemuan setiap bulannya dengan menggunakan 3 metode bimbingan dalam menyampaikan materinya yakni dengan metode ceramah, metode diskusi serta metode praktek. Dari 50 jamaah yang diteliti diperoleh hasil bahwa rata-rata jamaah telah memahami materi dan doa-doa tentang ibadah haji, telah dapat mempraktekkan rangkaian ibadah haji dengan lancar serta kurang lebih 96 % jamaah haji pada tahun 2022 tersebut menyatakan telah dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji tanpa bergantung kepada pembimbing haji, ini menjadi salah satu tanda adanya pengaruh antara bimbingan manasik haji terhadap kemandirian jamaah, berikut hasil olah data dengan program SPSS versi 25.0 yang memperoleh nilai thitung > ttabel ( 3,805 > 2,01063 ) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa variabel Bimbingan Manasik Haji berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kemandirian Jamaah Haji, hal ini juga dibuktikan dengan hasil nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,232 yang menunjukan bahwa pengaruh variabel Bimbingan Manasik Haji terhadap Kemandirian Jamaah haji sebesar 23,2%, sedangkan sisanya 76,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Keripik Di Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang

    No full text
    Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yaitu pengaruh modal, nilai produksi, upah, dan lama usaha terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri keripik di Kecamatan Randuagung Kecamatan Lumajang. Data yang dipakai menggunakan data primer melalui kuesioner dan wawancara secara langsung pada 18 responden industri keripik di Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang. Metode analisis regresi linier berganda menggunakan uji hipotesis secara simultan (uji F), parsial (uji t), koefisien determinan (uji R2) pada level significance 5%. Hasil uji hipotesis secara simultan (uji F) dapat diketahui bahwa modal, nilai produksi, upah dan lama usaha secara simultan berpengaruh signifikan pada penyerapan tenaga kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa modal berpengaruh signifikan pada penyerapan tenaga kerja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,0052. Nilai produksi tidak signifikan pada penyerapan tenaga kerja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,6078. Upah berpengaruh signifikan pada penyerapan tenaga kerja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,0007. Lama usaha tidak signifikan pada penyerapan tenaga kerja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,2435. Hasil perhitungan nilai statistik dapat diketahui bahwa kemampuan modal, nilai produksi, upah, lama usaha dalam menjelaskan penyerapan tenaga kerja adalah sebesar 96,46%, sedangkan sisanya sebesar 3,54% dijelaskan oleh faktor-faktor lain

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore