71 research outputs found
Analisis laju pertumbuhan kepiting bakau (scylla serrata) yang di besarkan pada apartemen hasil tangkap nelayan Sunagai Selindung
Kepiting bakau (Scylla serrata) dan (Scylla tranqueberica) merupakan spesies yang hidup di ekosistem mangrove .Ekosistem mangrove memiliki peranan yang sangat penting bagi kepiting bakau yaitu sebagaihabitat, tempat mencari makan dan tempat memijah. Kepiting bakau dapat bertumbuh kembang di hutan mangrove karena terdapat organisme kecil yang menjadi makanannya. Budidaya kepiting bakau merupakan pembesaran kepiting bakau yang belum siap diproduksideengan menggunakan metode wadah. Metode wadah merupakan pemeliharaan dan pembesaran kepiting bakau dengan menggunakan wadah bertingkat, hal ini salah satunya agar mudah dalam mempermudah pengontrolan pertumbuhan kepiting bakauPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata) pada apartemen hasil tangkapan nelayan Sungai Selindung selama delapan minggu. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, lebar karapas mutlak, serta kualitas air seperti salinitas, suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut. Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan berat mutlak kepiting jantan dan betina berbeda signifikan, dengan kepiting jantan memiliki rata-rata lebar karapas 104 mm dan kepiting
betina 54 mm. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh proses moulting, di mana kepiting mengganti karapas lama dengan yang baru yang lebih besar. Penelitian menemukan bahwa
frekuensi pemberian pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan bobot dan lebar karapas. Specific Growth Rate (SGR) kepiting jantan tertinggi mencapai 1.14% per hari, sedangkan
betina mencapai 0.75% per hari. Kepiting jantan menunjukkan laju pertumbuhan lebih cepat dibandingkan betina, disebabkan aktivitas metabolisme yang lebih tinggi. Tingkat kelulusan hidup kepiting bakau mencapai 100%, menunjukkan metode apartemen efektif dalam mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Selama penelitian, kualitas air
tetap dalam kondisi optimal dengan salinitas 27-29‰, suhu 30-33℃, pH 6.1-6.8, dan DO 5.5-6.3 mg/L. Kesimpulannya, sistem apartemen untuk budidaya kepiting bakau efektif
dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau di Sungai Selindun
Efficacy and Safety of 8 Weeks of Glecaprevir/Pibrentasvir in Treatment-Na\uefve, HCV-Infected Patients with APRI ≤ 1 in a Single-Arm, Open-Label, Multicenter Study
\ua9 2019, The Author(s). Introduction: The presence or absence of cirrhosis in patients with chronic hepatitis C virus (HCV) infection influences the type and duration of antiviral therapy. Non-invasive markers, like serum aspartate aminotransferase (AST) to platelet ratio index (APRI), may help identify appropriate HCV treatment-naive patients for 8-week treatment with the pangenotypic regimen of glecaprevir/pibrentasvir. Methods: This single-arm, open-label, international, prospective study (NCT03212521) evaluated the efficacy and safety of 8-week glecaprevir/pibrentasvir regimen in HCV treatment-na\uefve adults with chronic HCV genotypes 1–6 infection, APRI ≤ 1, and no prior evidence of cirrhosis. The primary and secondary outcomes were sustained virologic response at 12 weeks post-treatment (SVR12) by modified intent-to-treat (mITT) and intent-to-treat (ITT) analyses, respectively. Additional endpoints included virologic failures, treatment adherence, and genotype-specific SVR12 rates. Results: Among the 230 patients enrolled, most were less than 65 years old (90%); 37% and 43% had a history of injection drug use or psychiatric disorders, respectively. SVR12 rates were 100% (222/222; 95% CI 98.3–100%) and 96.5% (222/230; 95% CI 94.2–98.9%) by mITT and ITT analyses, respectively. There were no virologic failures. ITT SVR12 rates were greater than 94% for all HCV genotypes. In patients with available data, treatment adherence was 99% (202/204). There were no grade 3 or higher laboratory abnormalities in alanine aminotransferase (ALT), aspartate aminotransferase (AST), and total bilirubin, and low rates of serious adverse events (2%). Conclusions: Glecaprevir/pibrentasvir was highly efficacious and well tolerated in HCV treatment-na\uefve patients with APRI ≤ 1 and no prior evidence of cirrhosis. Trial Registration: ClinicalTrials.gov number, NCT03212521. Funding: AbbVie. Plain Language Summary: Plain language summary available for this article
Growth Rate Analysis of Mangrove Crab (Scylla Serrata) in Selindung River Fishermen's Catch Apartment
Kepiting bakau (Scylla serrata) dan (Scylla tranqueberica) merupakan spesies yang hidup di ekosistem mangrove .Ekosistem mangrove memiliki peranan yang sangat penting bagi kepiting bakau yaitu sebagai habitat, tempat mencari makan dan tempat memijah. Kepiting bakau dapat bertumbuh kembang di hutan mangrove karena terdapat organisme kecil yang menjadi makanannya. Budidaya kepiting bakau merupakan pembesaran kepiting bakau yang belum siap diproduksideengan menggunakan metode wadah. Metode wadah merupakan pemeliharaan dan pembesaran kepiting bakau dengan menggunakan wadah bertingkat, hal ini salah satunya agar mudah dalam mempermudah pengontrolan pertumbuhan kepiting bakauPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata) pada apartemen hasil tangkapan nelayan Sungai Selindung selama delapan minggu. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, lebar karapas mutlak, serta kualitas air seperti salinitas, suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut. Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan berat mutlak kepiting jantan dan betina berbeda signifikan, dengan kepiting jantan memiliki rata-rata lebar karapas 104 mm dan kepiting betina 54 mm. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh proses moulting, di mana kepiting mengganti karapas lama dengan yang baru yang lebih besar. Penelitian menemukan bahwa frekuensi pemberian pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan bobot dan lebar karapas. Specific Growth Rate (SGR) kepiting jantan tertinggi mencapai 1.14% per hari, sedangkan betina mencapai 0.75% per hari. Kepiting jantan menunjukkan laju pertumbuhan lebih cepat dibandingkan betina, disebabkan aktivitas metabolisme yang lebih tinggi. Tingkat kelulusan hidup kepiting bakau mencapai 100%, menunjukkan metode apartemen efektif dalam mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Selama penelitian, kualitas air tetap dalam kondisi optimal dengan salinitas 27-29‰, suhu 30-33℃, pH 6.1-6.8, dan DO 5.5-6.3 mg/L. Kesimpulannya, sistem apartemen untuk budidaya kepiting bakau efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau di Sungai SelindungMangrove crabs (Scylla serrata) and (Scylla tranqueberica) are species that live in mangrove ecosystems. Mangrove ecosystems have a very important role for mangrove crabs, namely as habitat, foraging and spawning grounds. Mangrove crabs can grow and develop in mangrove forests because there are small organisms that become their food. Mangrove crab cultivation is the enlargement of mangrove crabs that are not ready for production using the container method. The container method is the maintenance and enlargement of mangrove crabs using multilevel containers, one of which is to make it easy to control the growth of mangrove crabs this study aims to analyze the growth rate of mangrove crabs (Scylla serrata) in the apartment caught by Selindung River fishermen for eight weeks. Parameters observed included absolute weight growth, absolute carapace width, and water quality such as salinity, temperature, pH, and dissolved oxygen levels. The results showed that the absolute weight growth of male and female crabs was significantly different, with male crabs having an average carapace width of 104 mm and female crabs 54 mm. This growth is influenced by the moulting process, where the crabs replace the old carapace with a new, larger one. The study found that feeding frequency greatly influenced the growth of carapace weight and width. Specific Growth Rate (SGR) of male crabs was highest at 1.14% per day, while females reached 0.75% per day. Male crabs showed a faster growth rate than females, due to higher metabolic activity. Mangrove crab survival rate reached 100%, indicating the apartment method was effective in supporting growth and survival. During the study, water quality remained in optimal condition with salinity of 27-29‰, temperature of 30-33℃, pH 6.1-6.8, and DO 5.5-6.3 mg/L. In conclusion, the apartment system for mangrove crab aquaculture is effective in improving the growth and survival of mangrove crabs in Selindung River
OPTIMIZATION OF WET PEROXIDE OXIDATION METHOD FOR IDENTIFICATION OF POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) MICROPLASTICS IN SEAWATER
Praise and thanks be to God Almighty, who has bestowed His blessings, grace, and guidance, enabling the author to complete this research methodology proposal entitled “Optimization of the Wet Peroxide Oxidation Method for the Identification of Polyethylene Terephthalate (PET) Microplastics in Seawater” smoothly and successfully. This paper was prepared as one of the requirements for the Research Methodology course in the Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Padang.
May this industrial work practice report titled “Optimization of the Wet Peroxide Oxidation Method for the Identification of Polyethylene Terephthalate (PET) Microplastics in Seawater” provide valuable knowledge to the readers
Moral Values Through The Main Character in The Film Shirley
Background: Shirley is an example of a film that has the potential to build character and positive attitudes. Through this film, the author highlights the importance of moral values such as courage and determination in speaking out against racism and advocating for gender equality.
Objective: This paper aims to portray Shirley as the main character and illustrate moral values through the main character in the film Shirley.
Method: The method used in this paper is descriptive qualitative research. Data was collected by watching the film and reading books. The data sources in this research are the dialogues and scenes in the film Shirley.
Results: The results of this study show that Shirley was the first Black woman in the United States Congress in 1972, who had the courage and determination to create change for everyone. The moral values highlighted by the author are Shirley's courage and determination in facing challenges in the political world.
Conclusion: Shirley was the first Black woman to become a member of Congress, at a time when Congress was dominated by white men. Shirley also ran for president to create change in the United States. Shirley ran not for personal gain but for the benefit of all the people of the United States. Shirley also emphasized that she is not a Black presidential candidate but represents all people whose voices are not heard. Shirley also received a lot of support from both Black and white people. Shirley's courage and determination are the foundation for facing various challenges in the political world.46 PagesKertas Karya Diplom
INTERNET OF THINGS, SEJARAH, TEKNOLOGI DAN PENERAPANNYA : REVIEW
Internet of thing menjadi sebuah bidang penelitian tersendiri semenjak berkembangnya teknologi internet dan media komunikasi lain, semakin berkembang keperluan manusia tentang teknologi, maka semakin banyak penelitian yang akan hadir, internet of things salah satu hasil pemikiran para peneliti yang mengoptimasi beberapa alat seperti media sensor, radio frequency identification (RFID), wireless sensor network serta smart object lain yang memungkinkan manusia mudah berinteraksi dengan semua perlatan yang terhubung dengan jaringan internet. Dalam tulisan ini penulis memaparkan tentang sejarah internet of things, penerapan serta teknologi yang digunakan, seperti penggunaan internet of things pada bidang medis, cloud computing dan beberapa bidang keilmuan lain. Ada beberapa bahan referensi yang digunakan sehingga penulis review ini bisa dilakukan, untuk memperkenalkan teknologi internet of things. [EN]Internet of thing becomes a field of research since the development of Internet technology and other communications media, growing human needs of the technology, the more research that will be present,internet of things one result of researchers to optimize some of the tools such as media sensor, radio frequency identification (RFID), wireless sensor networks and other smart object that allows humans to easily interact with all the equipment that is connected to the Internet network.In this paper the author describes the history of the internet of things, as well as the application of the technologies used, such as use of the internet of things in the medical field, cloud computing and several scientific fields. There is some reference materials are used so that the authors of this review can be done, to introduce the Internet of things technology
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA DI MTS AL-KHARIYAH TALANG PADANG TANGGAMUS
ABSTRAK
Percaya diri menjadi salah satu aspek kepribadian yang sangat
penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas
kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis,
bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikir
positif dan dapat menerimanya. Rasa percaya diri merupakan bagian
dari kepribadian seseorang yang berperan penting dalam mewujudkan
potensinya. Tanpa rasa percaya diri, orang menghadapi banyak
masalah. Kepercayaan membuat lebih mudah bergaul dengan
seseorang. Mereka tidak malu atau canggung saat berinteraksi dengan
orang yang lebih tua, lebih bijaksana, atau lebih kaya. Mereka berani
menunjukkan diri apa adanya, tanpa menonjolkan kelebihannya atau
menyembunyikan kelemahannya. Menurut pra penelitian yang penulis
lakukan didapatkan informasi bahwa terdapat beberapa siswa yang
kurang memiliki rasa percaya diri. Faktor yang menyebabkan siswa
tidak percaya diri salah satunya ialah dari faktor keluarga yaitu
kurangnya dukungan orang tua, terlalu banyak menerima kritik, pola
asuh orang tua yang terlalu protektif, kecenderungan dibandingkan
dengan anak lain, dan harapan yang tidak masuk akal dari orang tua.
Layanan bimbingan konseling dapat menumbuhkan dan meningkatkan
kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapatnya. Berdasarkan
latar belakang diatas maka penulis mengadakan penelitian yang
berjudul “Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Meningkatkan
Rasa Percaya Diri Siswa MTs Al-Khariyah Talang Padang \ud
Tanggamus”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji
peran Guru Bimbingan Konseling dalam meningkatkan rasa percaya
diri siswa MTs Al-Khariyah Talang Padang Tanggamus.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research).
Data primer didapatkan langsung dari wawancara 4 orang siswa kelas
VIII C, 1 orang Guru Bimbingan Konseling MTs Al-Khariyah Talang
Padang Tanggamus. Teknik pengumpulan data dengan cara
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil
penelitian yang penulis lakukan, layanan konseling dilakukan selama 7 kali pertemuan dengan durasi waktu selama 60 menit setiap
pertemuan. Setelah menjalani layanan konseling yang dilakukan oleh
Guru Bimbingan Konseling MTs Al-Khariyah Talang Padang
Tanggamus, terdapat perubahan pada siswa mencakup keyakinan pada
kemampuan sendiri, bertindak mandiri dalam mengambil keputusan,
memliki konsep diri yang positif, berani mengungkapkan pendapat.
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam menangani rasa percaya diri
siswa MTs Al-Khariyah Talang Padang Tanggamus antara lain
sebagai Motivator, Membimbing dan mengarahkan, menjadi Inisiator,
memberikan ruang dan kenyamanan, menjadi Mediator, sebagai
Evaluator, sebagai Informan, Sebagai Penyelenggara kegiatan
Pendidikan.
Kata kunci : Peran, Guru Bimbingan Konseling, Rasa Percaya Diri
Siswa. ABSTRACT
Self-confidence is a very important aspect of personality in
human life. Confident people believe in their own abilities and have
realistic expectations, even when their hopes do not come true, they
still think positively and can accept it. Self-confidence is a part of a
person's personality that plays an important role in realizing his
potential. Without self-confidence, people face many problems. Trust
makes it easier to get along with someone. They are not shy or
awkward when interacting with people who are older, wiser, or
richer. They dare to show themselves as they are, without highlighting
their strengths or hiding their weaknesses. According to pre-research
conducted by the author, information was obtained that there were
several students who lacked self-confidence. One of the factors that
cause students to lack self-confidence is family factors, namely lack of
parental support, receiving too much criticism, overly protective
parenting, a tendency to be compared with other children, and
unreasonable expectations from parents. Counseling guidance
services can grow and increase self-confidence in expressing one's
opinions. Based on the above background, the author conducted
research entitled "The Role of Guidance and Counseling Teachers in
Increasing the Self-Confidence of Students at MTs Al-Khariyah
Talang Padang Tanggamus". The aim of this research is to examine
the role of Guidance Counseling Teachers in increasing the self�confidence of MTs Al-Khariyah Talang Padang Tanggamus students.
This research includes field research. Primary data was
obtained directly from interviews with 4 students of class VIII C, 1
guidance counselor teacher at MTs Al-Khariyah Talang Padang
Tanggamus. Data collection techniques include interviews,
observation and documentation. Data analysis techniques using data
reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The research results show that based on the results of
research conducted by the author, counseling services were carried
out over 7 meetings with a duration of 60 minutes per meeting. After
undergoing counseling services carried out by the MTs Al-Khariyah
Talang Padang Tanggamus Counseling Guidance Teacher, there were changes in the students including confidence in their own abilities,
acting independently in making decisions, having a positive self�concept, daring to express opinions. The role of the Guidance and
Counseling Teacher in handling the self-confidence of MTs Al�Khariyah Talang Padang Tanggamus students includes being a
Motivator, Guiding and directing, being an Initiator, providing space
and comfort, being a Mediator, being an Evaluator, being an
Informant, and being an Organizer of Educational activities.
Keywords: Role, Guidance Counseling Teacher, Student Confidence
ANALISIS MULTIMODAL PADA UNGGAHAN INSTAGRAM MOJOKDOTCO DALAM WACANA POLITIK DAN PEMANFAATANNYA UNTUK PEDOMAN PENYUSUNAN PENULISAN TEKS MULTIMODAL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan pengguna media sosial dalam menangkap makna dalam tataran visual yang digunakan akun berita untuk kepentingan pihak tertentu. Tujuan penelitian ini menggunakan analisis multimodal untuk menemukan makna dan penafsiran terhadap unggahan Instagram Mojokdotco dalam wacana politik. Jenis Penelitian ini adalah analisis konten dengan metode kualitatif. Unggahan-unggahan dalam Instagram Mojokdotco dianalisis menggunakan analisis multimodal. Model analisis multimodal yang digunakan adalah gabungan dari model Machin-Mayr dan Kres-Leuween. Analisis multimodal model ini digunakan untuk menganalisis dua mode yaitu leksikal dan visual. Untuk mengetahui relasi antara kedua mode tersebut digunakan kohesi leksikal dan visual model Halliday. Analisis leksikal terepresentasi dalam penggunaan fitur word connotation, overlexicalisation, structural opposition, dan lexical choices. Fitur ini digunakan untuk menyerang, menekankan, dan keberpihakan penulis tehadap pihak tertentu. Aspek visualterepresentasi dari fiturparticipant, iconografi, gaze, composition, setting, distance, salience, modality, dan Framing. Fitur ini digunakan untuk menanamkan makna positif dan negatif oleh ilustrator kepada pihak di dalam gambar. Selanjutnya sebagai implikasi dari penelitian ini, disusun buku pedoman penyusunan penulisan teks multimodal. ------
Lack of ability of social media users to capture meaning at the visual level, which is use for news accounts for benefit of certain parties. The purpose of this study to use multimodal analysis to find meaning are interpretation of Mojocdotco Instagram uploads in political discourse. This type of research is content analysis with a qualitative method. Uploads on Instagram Modjokdotco was analyzed using multimodal analysis. The multimodal analysis model used is a combination of Machin-Mayr and Kres-Leuween models. This multimodal analysis model analyzes two modes those are lexical and visual. To find out the relation between the two modes, Halliday models used lexical and visual cohesion. Lexical analysis is represented in the use of word connotation, overlexicalisation, structural opposition, and lexical choices. This feature is used to attack, emphasize, and align the author with certain parties. The visual aspect is represented by participant features, iconography, gaze, composition, setting, distance, salience, modality, and framing. This feature is used to embed positive and negative mean by illustrators to parties in the picture. Finally, the implication of this research is to develop a multimodal text completion guide book
- …
