1,722,093 research outputs found

    PERBEDAAN PENGGUNAAN LINGKARAN GIZI ANTROPOMETRI-SUPRIHATIN (LIGA-SPH) DAN GRAFIK TB/U BUKU KIATERHADAP KECEPATAN KETEPATAN SKRININGSTUNTING

    No full text
    ABSTRAKSuprihatin 1; Murti Ani2, Elisa Ulfiana,3Perbedaan Penggunaan Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph) Dan Grafik Tb/U Buku KIA terhadap Kecepatan Ketepatan Skrining Stunting97 hal + 18 tabel + 5 gambar + 5 lampiranKata Kunci : Kecepatan Skrining Stunting, Ketepatan Skrining Stunting, Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph), Grafik TB/U Buku KIA.Pustaka : 9 buku dan 32 artikel jurnal dari tahun 2001 - 20211. Peneliti 2. Dosen Pembimbing 13. Dosen Pembimbing 2 Latar Belakang : Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak bayi usia di bawah lima tahun yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sehingga tinggi badan anak tersebut tidak sesuai dengan usianya. Pemerintah berupaya mengatasi stunting melalui kebijakan program Intervensi Spesifik dan Sensitif. Tindakan mengatasi stunting dengan melakukan skrining secara cepat dan tepat oleh kader. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penggunaan Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph) dan Grafik TB/U Buku KIA terhadap kecepatan ketepatan skrining Stunting.Metode : Jenis penelitian quasi experimental dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi adalah kader kesehatan berjumlah sebanyak 270 orang. Teknik sampling dengan simple random sampling. Besar sampel sebanyak 31 orang untuk setiap kelompok. Analisa data menggunanakan uji Mann Whitney.Hasil : Kecepatan skrining stunting kelompok LIGA-sph mendapatkan rata-rata 194,85 detik (3 menit 14 detik), pada kelompok Grafik PB-TB/U mendapatkan rata-rata 822,96 detik (13 menit 42 detik). Ketepatan skrining kelompok LIGA-sph mendapatkan skor 9.32, sedangkan kelompok Grafik PB-TB/U mendapatkan 7,23. Hasil analisa Mann Whitney mendapatkan nilai p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan kecepatan waktu yang dibutuhkan dan ketepatan skrining Stunting menggunakan Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph) dan Grafik TB/U buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Japah Kabupaten Blora.Saran : 1.Bagi Instansi Pendidikan Menggunakan Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph) dan grafik TB/U buku KIA sebagai media edukasi skrining stunting2.Bagi Peneliti Selanjutnya Untuk penelitian selanjutnya mengambil sampel yang lebih banyak dan dengan metode penelitian yang berbeda.3.Bagi Profesi BidanDiharapkan untuk memfasilitasi dalam program program pencegahan stunting dengan menggunakan instrument yang lebih efektif untuk skrining stunting4.Bagi PuskesmasDi poliklinik MTBS Puskesmas maupun Rumah Sakit direkomendasikan untuk menggunakan Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph) untuk penentuan stunting dan underweight balita.ABSTRACTBackground: Stunting is a condition of failure to thrive in infants under five years of age caused by chronic malnutrition so that the child's height does not match his age. The government seeks to overcome stunting through the policy of Specific and Sensitive Intervention programs. Actions to overcome stunting by conducting screening quickly and accurately by cadres.Objective: This study to determine the effect of using the Anthropometric-Suprihatin Nutrition Circle (Liga-Sph) and the TB/U Chart of the KIA Handbook on the speed and accuracy of the Stunting screening.Methods: This type of research is quasi-experimental with Posttest Only Control Group Design. The population is health cadres totaling 270 people. Sampling technique with simple random sampling. The sample size is 31 people for each group. Data analysis using Mann Whitney test.Results: The results of the Mann Whitney analysis get a p value of 0.00

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm

    Candida dan kandidiasis pada manusia/ Suprihatin

    No full text
    xxviii, 47 hal.: ill.; 21 cm
    corecore