1,720,963 research outputs found

    Petunjuk teknis: program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) melalui peningkatan kompetensi pembelajaran (PKP) berbasis zonasi

    Full text link
    Salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas siswa adalah menyelenggarakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi yang selanjutnya disebut dengan Program PKP. Untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, serta pemerataan mutu pendidikan, maka pelaksanaan Program PKP mempertimbangkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi. Melalui langkah ini, pengelolaan Pusat Kegiatan Guru (PKG) TK, kelompok kerja guru (KKG) SD, atau musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) SMP/SMA/SMK, dan musyawarah guru bimbingan dan konseling (MGBK), yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru. Zonasi memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, seperti status akreditasi sekolah, nilai kompetensi guru, capaian nilai rata-rata UN/USBN sekolah, atau pertimbangan mutu lainnya

    Pedoman: program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) melalui peningkatannkompetensi pembelajaran (PKP) berbasis zonasi

    Full text link
    Program PKP merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan dalam hal ini peserta didik. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan pembelajaran berorientasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Guru profesional memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi peserta didik. Penelitian menunjukkan bahwa 30% prestasi peserta didik ditentukan oleh faktor guru. Dalam upaya menjaga keprofesionalannya, guru senantiasa harus meng-update diri dengan melakukan berbagai pengembangan keprofesian berkelanjutan. Selama ini program pengembangan keprofesian berkelanjutan yang dikembangkan oleh Ditjen GTK didasarkan pada hasil Uji Kompetensi Guru, lebih memfokuskan pada peningkatan kompetensi guru terutama dalam kompetensi pedagogi dan profesional, adapun Program PKP ini lebih memfokuskan pada upaya memintarkan peserta didik melalui pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi. Terkait dengan itulah, memintarkan peserta didik melalui pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi, pedoman ini dikembangkan

    Jurnal guru dikmen dan diksus volume 1, nomor 2, Jul-Des 2018

    Full text link
    Jurnal Guru Dikmen dan Diksus menyajikan hasil-hasil penelitian tentang pendidikan terkait pembinaan guru pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Pada terbitan ini, tema yang diangkat oleh para penulis adalah tentang model pembelajaran vokasi untuk anak berkebutuhan khusus, penguatan gerakan literasi sekolah, dan pengembangan model-model pembelajaran yang inovatif. Artikel hasil penelitian tindakan kelas mendominasi naskah yang masuk ke meja redaksi. Penulis artikel pada terbitan kali ini semuanya berasal dari guru sehingga tulisan-tulisan yang disajikan merupakan potret nyata permasalahan dunia pendidikan di Indonesia. Hal ini tentunya dapat memperkaya kajian tentang pembinaan guru berdasarkan sudut pandang para pelaku pendidikan itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa guru mampu berkarya dan menghasilkan karya yang dapat bermanfaat bagi pengembangan mutu pendidikan di Indonesia

    Majalah gaharu (gerakan harmoni guru) : media informasi dan komunikasi guru dikmen dan diksus, edisi 5/tahun III/Desember 2019

    No full text
    Semester kedua tahun 2019 ini, Direktorat PG Dikmen dan Diksus juga menghujani guru dengan berbagai penghargaan. Cukup banyak dan beragam bentuk apresiasi yang diberikan kepada para guru. Mulai program-program tahunan seperti Pemilihan Guru Dikmen Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional hingga lomba-lomba lainnya. Tahun 2019 ini direktorat juga melaksanakan gagasan direktur untuk menyelenggarakan SEA Crative Camp, ajang perlombaan bagi guru SLB serumpun bahasa Melayu. Direktorat juga tengah bersiap menggelar kompetisi guru tingkat ASEAN yang akan dilaksanakan tahun 2020 nanti. Bagaimana bentuk-bentuk penghargaan yang diberikan kepada guru serta persiapan kompetisi guru tahun 2020 nanti selengkapnya tersaji pada laporan khusus. Pada rubrik peristiwa, kami ketengahkan pelatihan Urban Agriculture untuk guru SLB se Asia Tenggara beberapa waktu lalu bertempat di PPPPTK TK & PLB Bandung. Selain itu juga termuat di sana peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019 serta seminar dalam rangka peringatan HDI. Pada rubrik kompetensi, kami turunkan berita pelepasan Guru Inti dan Guru Mitra oleh Mendikbud yang waktu itu masih dijabat Prof. Muhadjir Effendy. Ada juga berita mengenai pembekalan guru inti pada Program PKB Melalui PKP Bandung. Beberapa kegiatan bimbingan teknis juga kami rangkum dan menjadi sajian menarik, mulai bimbingan teknis kesiapsiagaan bencana, bimbingan teknis kesehatan reproduksi dan lain sebagainya

    Majalah guru dikdas edisi 12 tahun V April 2019

    Full text link
    Majalah Guru Dikdas hadir memberikan sejumlah informasi dan inspirasi. Program kemitraan menjadi laporan utama, yakni kerja sama Kemdikbud dengan TNI AD untuk menghadirkan pendidikan bermutu dan berkualitas di daerah 3T. Ada pun pendidikan dapat melampaui batas geografi suatu negara, seperti diperlihatkan pada Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Pusat Kegiatan Belajar (Community Learning Center), dan Pusat Bimbingan Belajar Humana yang terletak di Malaysia. Bagaimana anak-anak dari pekerja migran Indonesia di negeri Jiran tersebut berhak mendapatkan pendidikan juga. Majalah Guru Dikdas juga mengulas hal terkait Ujian Nasional yaitu soal higher order thinking skills. Untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB), kebijakan zonasi telah diterapkan sejak beberapa tahun lalu dan terus diperbaiki pelaksanaannya. Majalah Guru Dikdas juga mengungkap perlunya guru untuk relevan dengan zamannya. Maka bekal keterampilan berpikir abad 21 coba diasah melalui pelatihan guru ke luar negeri. Di samping itu peran guru juga penting kala terjadi kasus perundungan. Guru diharapkan mampu berlaku bijak dan melakukan pendampingan terhadap korban dan pelaku perundungan

    Jurnal guru dikmen dan diksus volume 1, nomor 1, Jan-Jun 2019

    Full text link
    Jurnal Guru Dikmen dan Diksus menyajikan hasil-hasil penelitian tentang pendidikan yang bertemakan pembinaan guru pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Pada terbitan ini, tema yang diangkat oleh para penulis adalah tentang media dan model pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus, gagasan perbaikan sistem pendidikan dan penilaian hasil belajar siswa, dan pengembangan model-model pembelajaran yang inovatif. Meskipun artikel hasil penelitian tindakan kelas masih mendominasi naskah yang masuk ke meja redaksi, namun partisipasi guru-guru pendidikan khusus semakin meningkat. Penulis artikel pada terbitan kali ini berasal dari guru dan praktisi pendidikan yang menyajikan potret nyata permasalahan dunia pendidikan di Indonesia. Penulis mencoba memberikan alternatif pemecahan masalah berdasarkan hasil pemikiran dan penelitian yang telah dilakukan. Tiga tulisan pada pada terbitan kali membahas tentang peserta didik berkebutuhan khusus. Hal ini tentunya dapat memperkaya kajian tentang pembinaan guru pendidikan menengah dan Pendidikan khusus berdasarkan sudut pandang para pelaku pendidikan itu sendiri

    Majalah gaharu (gerakan harmoni guru) : media informasi dan komunikasi guru dikmen dan diksus, edisi 4/tahun III/Juli 2019

    No full text
    Penting untuk kami sampaikan, bahwa nama majalah yang sebelumnya adalah Guru Dikmen kami rubah menjadi GAHARU. Perubahan ini hasil diskusi dengan beberapa pejabat redaksi dengan Direktur PG Dikmen dan Diksus beberapa waktu lalu. Substansinya masih saya, yakni media informasi dan komunikasi guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Gaharu adalah singkatan dari Gerakan Harmoni Guru. Gaharu yang merupakan kayu termahal di dunia inilah yang menginspirasi kami untuk menyematkan pada majalah yang kami terbitkan. Penggunaan nama Gaharu juga memperkuat keberadaan wadah teleconference Direktorat PG Dikmen dan Diksus dengan kalangan guru yang sudah meluncur tahun 2018 lalu. Informasi lain yang kami sajikan di majalah edisi kali ini, adalah bawah mulai akhir tahun 2018 lalu, Direktorat PG Dikmen bertambah tugas melakukan pembinaan guru pendidikan khusus. Sehingga pada edisi kali ini, di bagian awal kami mengupas keberadaan guru pendidikan khusus terutama yang cukup berhasil mengantarkan peserta didiknya meraih prestasi. Terdapat beberapa guru dan siswa sampel yang termuat di sini, semoga keberadaan mereka menjadi inspirasi bagi kita dalam merumuskan kebijakan juga inspirasi bagi guru pendidikan khusus lainya. Kami juga berkesempatan mewawancarai Direktur PG Dikmen dan Diksus yang secara khusus mengupas keberadaan pendidikan khusus juga strategi pembinaan guru yang sedang dan akan dilakukan. Selengkapnya bisa dibaca pada Laporan Utama pada sajian Wawancara dengan Bu Direktur

    Perancangan Informasi Layanan Desa Berbasis Web Menggunakan PHP dan MYSQL

    Full text link
    Dalam aktifitas pelayanan kepada masyarakat mengenai penyampaian informasi tentang pembangunan desa, penerima bantuan BLT (Bantuan Langsung Tunai), BANSOS (Bantuan Sosial), PKH (Program Keluarga Harapan), kegiatan posyandu dan keagamaan semua kegiatan desa masih menyampaikan informasi secara manual. Dengan ini untuk mengatasi keterlambatan informasi layanan di desa, maka diperlukan sebuah informasi layanan berbasis web yang dapat diakses kapan saja oleh perangkat desa, maupun masyarakat umum. Metode pegembangan sistem yang digunakan yaitu metode SDLC dengan model waterfall, dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Setelah tahap pembuatan web, kemudian dilakukan tahap pengujian web menggunakan Blackbox Testing. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, web informasi layanan desa dapat membantu dalam pencarian informasi dan data penduduk secara cepat dan efesien, Hal ini hasil pengolahan data yang peniliti lakukan menggunakan kuesioner dan didapatkan data dengan hasil rata-rata presentase yaitu 78%. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan memungkinkan untuk menarik banyak kesimpulan, diantaranya sebagai berikut: Penelitian ini menghasilkan web Informasi Layanan Desa di Pulau Pekan Kabupaten Bungo ini mampu menampilkan informasi desa, diataranya data organisasi, data penduduk, data pegawai dan kegiatan kegiatan yang ada didesa tersebut. Web ini dapat membantu perangkat desa dan masyarakat dalam membantu dan memudahkan penyebaran informasi yang dilakukan oleh perangkat desa sehingga dapat juga diakses oleh publik

    Majalah guru dikdas edisi 14 tahun V Desember 2019

    Full text link
    Majalah Guru Dikdas mengurai tentang perlunya menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan inovatif. Senyampang dengan itu Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Praptono berpesan agar para guru mengantarkan peserta didik memiliki multiskills. Dengan multiskills itulah sebagai bekal mereka mengarungi masa mendatang. Simak juga pijar inspirasi dari para pemenang Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2019
    corecore