133 research outputs found
APPLYING CONTENT VALIDITY RATIOS (CVR) TO THE QUANTITATIVE CONTENT VALIDITY OF PHYSICS LEARNING ACHIEVEMENT TESTS
Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Penyusunan Laporan Praktikum Fisika SMP Berbasis Inkuiri
Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian kinerja penyusunan laporan praktikum Fisika SMP berbasis inkuiri untuk mengukur kemampuan penyusunan laporan. Instrumen penilaian kinerja peserta yang dikembangkan meliputi: rumusan learning continuum kemampuan penyusunan laporan praktikum, kisi-kisi instrumen, butir-butir penilaian kinerja, dan pedoman penskoran. Prosedur penelitian meliputi 3 tahapan, yaitu tahap perancangan instrumen, tahap uji coba instrumen, dan interpretasi hasil pengukuran. Perancangan instrumen meliputi kegiatan perumusan learning continuum, penyusunan kisi-kisi, penyusunan butir-butir penilaian kinerja, penyusunan pedoman penskoran, kegiatan telaah pakar melalui focused group discussion (FGD), melakukan revisi atas saran pakar, dan merakit instrumen penilaian kinerja penyusunan laporan praktikum sehingga siap diujicobakan. Uji coba dilakukan pada 54 responden dengan melibatkan tiga guru fisika sebagai rater. Interpretasi hasil pengukuran dimaksudkan untuk mendeskripsikan hasil pengukuran kemampuan penyusunan laporan praktikum fisika SMP di lokasi pengukuran. Telah diperoleh instrumen penilaian kinerja penyusunan laporan praktikum fisika SMP yang telah divalidasi melalui profesional judgement melalui FGD. Aspek yang diukur meliputi pernyataan masalah, desain eksperimen, pengumpulan dan penyajian data, analisis data, dan kesimpulan. Koefisien reliabilitas hasil ujicoba berkategori sangat baik dengan indeks Alpha-Cronbach sebesar 0.858. Dengan demikian, instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan penyusunan laporan praktikum fisika di SMP. Berdasarkan hasil pengukuran pada siswa di SMP 15 Yogyakarta diketahui bahwa kemampuan menyusun laporan praktikum fisika masih dominan pada kategori dua dan tiga dari empat tingkatan kategori.Kata kunci: penilaian kinerja, laporan praktikum fisika, inkuir
Penilaian Kemampuan Inkuiri Mata Pelajaran Fisika Peserta Didik SMA di DIY
Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen pengukur kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika peserta didik SMA dan mengukur kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika peserta didik kelas X dan XI-IPA SMA di DIY. Penelitian ini melalui tiga tahap, yakni: pengembangan awal instrumen, uji coba, dan pengukuran. Tahap pengembangan awal instrumen meliputi penyusunan, telaah, dan validasi. Validasi isi dilakukan oleh ahli pengukuran, ahli pendidikan fisika, ahli fisika, dan praktisi. Instrumen yang terdiri atas empat perangkat tes yang telah divalidasi diujicobakan pada 2.015 peserta didik. Pelaksanaan pengukuran menggunakan instrumen hasil uji coba yang terdiri atas empat perangkat tes yang masing-masing memiliki 30 butir termasuk sembilan anchor items pada 2.383 peserta didik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa skor dalam skala logit kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA di DIY terendah, tertinggi, rata-rata, dan simpangan baku berturut-turut adalah 0,09; 0,19; 0,13; dan 0,015. Skor semua peserta didik berada pada rentang 0,0 sampai +1,0 menurut skala logit yang artinya kemampuan siswa berada di atas rata-rata. Kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan dominan pada kategori 2 dan 3 dari kategori 1 sampai dengan 4. Jadi, kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA di DIY masih belum memuaskan.Kata kunci: penilaian, kemampuan inkuiri, mata pelajaran fisik
KAJIAN NUMERIK SIFAT DENSITAS SISTEM HIDROKARBON GAS KONDENSAT BERBASIS KOMPOSISI MENGGUNAKAN PERSAMAAN SOAVE REDLICH-KWONG (SRK-EOS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat densitas system hidrokarbon gas
kondensat terhadap perubahan tekanan dan temperature menggunakan persamaan keadaan
Soave-Redlich-Kwong (SRK-EOS).
Metode penelitian dimulai dari penentuan sifat fisik seperti temperature kritis,
tekanan kritis, volume kritis, dan factor asentrik gas untuk masing-masing komponen gas
hidrokarbon menggunakan table yang telah dibakukan secara Internasional. Khusus untuk
menentukan sifat fisik komponen Heptana plus pada penelitian ini digunakan persamaan
korelasi Riazi-Duabert. Untuk mementukan persen mole tiap komponen hidrokarbon pada
setiap perubahan tekanan gas digunakan metode flash Liberation. Data sifat fisik gas dan
hasil flash liberation ini selanjutnya digunakan untuk menentukan factor kompresibilitas
gas menggunakan persamaan SRK-EOS. Untuk menentukan kuantitas Densitas gas, hasil
penentuan factor kompresibilitas dipakai untuk menyelesaikan persamaan Mattar dalam
bentuk persamaan korelasi Dranchuk – Abou Kassem.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, untuk gas kondensat pada temperature
konstan penurunan tekanan gas akan diikuti dengan penurunan densitas gas secara linear.
Sebaliknya pada tekanan konstan, penurunan temperature reservoir gas akan diikuti dengan
naiknya densitas
Penilaian Kinerja Kemampuan Inkuiri Mata Pelajaran Fisika Siswa SMA di DIY
Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen pengukur kinerja kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika peserta didik SMA dan mengukur kinerja kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika peserta didik kelas X dan XI-IPA SMA di DIY. Penelitian ini melalui tiga tahap, yakni: pengembangan awal instrumen, uji coba, dan pengukuran. Tahap pengembangan awal instrumen meliputi penyusunan, telaah dan validasi: kisi-kisi perangkat tes, butir-butir tes, dan pedoman penilaian. Validasi isi dilakukan oleh promotor, ahli pengukuran, ahli pendidikan fisika, ahli fisika, dan praktisi. Instrumen yang terdiri atas empat perangkat tes yang telah divalidasi diujicobakan pada 2.015 peserta didik. Pelaksanaan pengukuran menggunakan instrumen hasil uji coba yang terdiri atas empat perangkat tes yang masing-masing memiliki 30 butir termasuk sembilan anchor items pada 2.383 peserta didik. Hasil pengukuran berupa data politomus empat kategori dianalisis menurut Partial Credit Model (PCM) menggunakan program QUEST dan PARSCALE. Program QUEST digunakan untuk menguji kecocokan model dan tingkat kesulitan butir, dan estimasi kemampuan peserta didik, sedangkan program PARSCALE digunakan untuk memperoleh kurva karakteristik butir, fungsi informasi butir, dan standard error of measurement (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada tahap uji coba dan tahap pengukuran berdasarkan kriteria mean INFIT MNSQ 1,0 dan simpangan baku 0,0 terbukti tes fit dengan PCM. Berdasarkan kriteria batas terendah dan tertinggi mean INFITMNSQ 0,77 dan 1,30 sebanyak 93 butir soal dari empat perangkat tes semuanya fit dengan model PCM. Koefisien reliabilitas tes tahap uji coba dan pengukuran berada pada kategori tinggi, yakni 0,90 dan 0,93. Tingkat kesulitan butir-butir tes pada tahap uji coba berada pada rentang -0,83 sampai +0,84 yang berarti butir-butir tes dalam kategori baik karena nilainya di antara -2,0 dan +2,0. Rerata tingkat kesulitan butir aspek merencanakan adalah 0,33, aspek pelaksanaan adalah 0,02, dan aspek pelaporan adalah -0,07. Dengan demikian, instrumen penilaian kinerja kemampuan inkuiri memenuhi syarat digunakan untuk mengukur kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa skor dalam skala logit kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA di DIY terendah, tertinggi, rata-rata, dan simpangan baku berturut-turut adalah 0,09; 0,19; 0,13; dan 0,015. Skor semua peserta didik berada pada rentang 0,0 sampai +1,0 menurut skala logit yang artinya kemampuan siswa berada di atas rata-rata. Kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan dominan pada kategori 2 dan 3 dari kategori 1 sampai dengan 4. Jadi, kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA di DIY masih belum memuaskan
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP PESERTA DIDIK KELAS X SMK N 1 NANGGULAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap peningkatan hasil belajar ranah kognitif dan sikap peserta didik.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, mix method pretest posttest control group design pada peserta didik SMK N 1 Nanggulan dengan populasi seluruh peserta didik kelas X jurusan Agribisnis Pembibitan Kultur Jaringan (APKJ) terdiri atas 3 kelas dan berjumlah 95 peserta didik. Sampel penelitian adalah kelas X APKJ 1 dan kelas X APKJ 3. Kelas kontrol diberi pembelajaran model konvensional dan kelas eksperimen diberi pembelajaran model Team Games Tournament (TGT). Instrumen penelitian yang digunakan adalah dokumentasi (KI, KD, nilai, foto), RPP, tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi penilaian sikap. Penelitian ini menggunakan analisis General Linear Model–mixed design untuk menguji hipotesis penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional ditinjau dari peningkatan hasil belajar ranah kognitif dan sikap peserta didik, 2) model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional ditinjau dari peningkatan hasil belajar ranah kognitif, (3) model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) tidak lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional ditinjau dari peningkatan sikap peserta didik
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN EDMODO DENGAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK SMA KELAS X TUGAS AKHIR SKRIPSI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbantuan edmodo dengan model blended learning materi Impuls dan Momentum Linear yang layak untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar kognitif peserta didik SMA kelas X dan (2) mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran fisika berbantuan edmodo dengan model blended learning dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar kognitif peserta didik SMA kelas X.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Tahap define merupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan tentang proses pembelajaran di sekolah. Tahap design dilakukan untuk mengembangkan rancangan perangkat pembelajaran berbantuan edmodo dan instrumen penelitian. Tahap develop menghasilkan perangkat pembelajaran (RPP, LKPD, media pembelajaran) dan instrumen pengambilan data berupa angket kemandirian belajar, soal, angket respon peserta didik untuk divalidasi dan diujicobakan. Uji coba produk pada tahap ini meliputi uji empiris, uji coba terbatas, dan uji lapangan yang dilakukan kepada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Kebumen. Data kemandirian dan hasil belajar peserta didik diperoleh menggunakan angket kemandirian dan instrumen tes. Kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari skor penilaian validator dan respon peserta didik. Efektivitas perangkat pembelajaran berbantuan edmodo dengan model blended learning terhadap kemandirian dan hasil belajar kognitif peserta didik dapat dilihat dari analisis General Linear Model berdasarkan hasil pretest dan posttest yang diperoleh peserta didik. Tahap disseminate dilakukan untuk menyebarkan perangkat pembelajaran berbantuan edmodo dalam skala yang lebih luas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) produk perangkat pembelajaran berbantuan edmodo dengan model blended learning yang layak digunakan untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar kognitif peserta didik SMA kelas X dan (2) perangkat pembelajaran berbantuan edmodo dengan model blended learning efektif dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar kognitif yang ditunjukkan dari nilai sumbangan efektif sebesar 17,4% berkategori no effect untuk kemandirian belajar dan 73,2% berkategori intermediate effect untuk hasil belajar kognitif.
Kata Kunci: perangkat pembelajaran, edmodo, kemandirian belajar, dan hasil belajar kognitif
THE ESTIMATION OF INQUIRY PERFORMANCE TEST ITEMS OF HIGH SCHOOL PHYSICS SUBJECT WITH QUEST PROGRAM
This paper is aimed to determine the results of the parameter estimation of inquiry
performance test item of high school physics subjects with polytomous pattern using the QUEST
program. The estimation of the item test based on the item response theory (IRT) by applying the model
of Partial Credit Model (PCM ) on the student's response of inquiry performance test. The estimation
included fit model the PCM, and the estimation of test items difficulties level. Based on the estimation of
test items parameters on the IRT according to the model of PCM known that the items of inquiry
performance test have an INFIT scale of MNSQ between 0.77 to 1.30 thus meet the fit criteria with PCM
models, and test item difficulties fulfilling the criteria of a good test item because of the test item
difficulties in the range of -2 < b < +2
THE MEASUREMENT OF PROFESSIONAL COMPETENCY TO SCHOOL TEACHER’S ACHIEVEMENT AT PGRI UNIVERSITY YOGYAKARTA LABORATORY
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengukur prestasi kerja guru sekolah laboratorium Universitas PGRI Yogyakarta, dan (2) mendeskripsikan hasil pengukuran prestasi kerja guru sekolah laboratorium Universitas PGRI Yogyakarta ditinjau dari kompetensi profesionalisme guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru kelas tinggi dan kepala sekolah jenjang sekolah dasar. Teknik pengambilan sampel menggunakan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes dan angket. Validitas pada instrumen kompetensi profesional menggunakan validitas isi dan valditas konstruk. Adapun estimasi reliabilitas instrumen dalam penelitian ini menggunakan cronbanch alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pencapaian rerata nilai prestasi kerja guru secara keseluruhan sebesar 71,00 dari rentang skor 0-100 dan (2) terdapat 4 kecamatan dan 18 Sekolah Dasar dengan kategori rendah dalam penilaian prestasi kerja guru sekolah laboratorium Universitas PGRI Yogyakarta
Pengembangan Aplikasi Worked Example Kinematika Berbantuan Android untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dan Grafik Fisika SMA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kelayakan aplikasi worked example kinematika berbantuan android untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan grafik fisika peserta didik (2) pemanfaatan aplikasi worked example kinematika berbantuan android untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan grafik fisika peserta didik (3) Kefektifitas aplikasi worked example kinematika berbantuan android untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan grafik fisika peserta didik.
Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) menggunakan model kombinasi antara model 4D (Four-D Models) dan ADDIE. Pengenbangan dilakukan dengan enam tahap yaitu: tahap Analisis (Analyze), tahap perancangan (Design). tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implementation), tahap evaluasi (Evaluation), tahap penyebaran (Disseminate). Validasi produk dilakukan oleh ahli materi fisika, ahli media pembelajaran, guru fisika dan teman sejawat. Uji coba produk dilakukan pada peserta didik kelas XI MIPA SMAN 9 Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket penilaian kualitas produk, tes kemampuan representasi matematis dan grafik. Teknik analisis data menggunakan General Linear Model (GLM) dengan taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian adalah sebagai berikut (1) aplikasi WE kinematika yang dibuat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran ditinjau dari penilaian aspek materi dengan nilai rerata seluruh aspek melalui Aiken’s V sebesar 0,93, aspek media dengan nilai rerata 0,91, aspek worked example dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,93, dan hasil uji coba produk dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,93. Aplikasi WE Kinematika memiliki kategori sangat baik berdasarkan penilaian judgment Expert, guru fisika, teman sejawat dan peserta didik. (2) aplikasi WE kinematika berbantuan Android dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis dan grafik peserta didik dengan nilai mean differences (MD) masing- masing sebesar -8,303 dan -8,455. (3) efektifitas penggunaan aplikasi WE kinematika berbantuan android dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis dan grafik berdasarkan Partial Eta Square sebesar 77% dan 84%
- …
