1,721,208 research outputs found
Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: (1) penilaian autentik merupakan model penilaian yang dimaksudkan untuk memeriksa/menguji secara langsung perbuatan atau prestasi Esti Pramuki dan Sukini.2014. Penilaian Autentik Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Seminar Nasional Pendidikan: Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah “Pengembangan Profesi Guru Dan Dosen Melalui Penulisan Jurnal Ilmiah Pendidikan”Univet:Surakarta. Peserta didik berkaitan dengan tugas intelektual yang layak; (2) Penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan memberikan tugas -tugas yang menuntut siswa berkinerja sesuai dengan tuntutan dalam kehidupan dunia nyata berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai. Beberapa macam penilaian autentik yang bisa diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu penilaian kinerja, observasi, pertanyaan terbuka, portofolio, penilaian diri, dan jurnal
Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: (1) penilaian autentik merupakan model penilaian yang dimaksudkan untuk memeriksa/menguji secara langsung perbuatan atau prestasi Esti Pramuki dan Sukini.2014. Penilaian Autentik Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Seminar Nasional Pendidikan: Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah “Pengembangan Profesi Guru Dan Dosen Melalui Penulisan Jurnal Ilmiah Pendidikan”Univet:Surakarta. Peserta didik berkaitan dengan tugas intelektual yang layak; (2) Penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan memberikan tugas -tugas yang menuntut siswa berkinerja sesuai dengan tuntutan dalam kehidupan dunia nyata berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai. Beberapa macam penilaian autentik yang bisa diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu penilaian kinerja, observasi, pertanyaan terbuka, portofolio, penilaian diri, dan jurnal
Sistem Urban Farming Sukini (Cucurbita pepo L.) dengan Pemanfaatan Kompos Limbah Rumah Tangga
Sukini (Cucurbita pepo L.) mengandung beberapa senyawa bioaktif, seperti fenol, flavonoid, asam amino, vitamin c dan mineral, sehingga menyebabkan kebutuhan sukini menjadi meningkat. Maka dari itu, diperlukan konsep urban farming agar permintaan masyarakat terpenuhi. Konsep ini dapat mengurangi limbah perkotaan dan mengolahnya menjadi kompos. Untuk menghasilkan produksi yang maksimal, diperlukan tambahan pupuk organik dan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dan menentukan rekomendasi kompos limbah rumah tangga dan dosis NPK pada tanaman sukini. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga April 2023, bertempat di Desa Ngudi, Kelurahan Tawangargo, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) terdiri dari faktor pertama yaitu komposisi kompos limbah rumah tangga 100% Tanah, 15%, 30% dan 45% Kompos. Faktor kedua yaitu dosis NPK 2, 4, 6 dan 8 g polibag-1. Hasil penelitian berpengaruh pada 45% kompos dengan dosis NPK 8 g polibag-1 terhadap panjang tanaman, jumlah bunga jantan, jumlah bunga betina, jumlah buah, dan fruit set. Serta berpengaruh terhadap bobot segar buah dan bobot kering total sebesar 105% dan 46,08%. Partisi berat kering menunjukkan persentase berat kering lebih besar pada bagian buah, batang dan daun sebesar 73%; 12,44% dan 11,82%
Pengaruh Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Pupuk Nitrogen pada Pertumbuhan Tanaman Sukini (Cucurbita pepo L.)
Sukini (Cucurbita pepo L.) merupakan tanaman hortikultura semusim yang termasuk dalam golongan Cucurbitaceae dan banyak dikonsumsi karena memiliki kandungan nutrisi. Proses pertumbuhan tanaman sukini membutuhkan unsur hara seperti nitrogen. Tetapi ketersediaan unsur hara nitrogen sangat rendah, menyebabkan pemupukan secara anorganik terus dila-kukan. Aplikasi pupuk anorganik secara terus menerus dapat menurunkan tingkat kesuburan tanah. Pemanfaatan PGPR dapat menjadi solusi untuk menyediakan unsur hara nitrogen bagi tanaman. PGPR dapat menambat nitrogen dari udara dengan cara simbiosis dan non simbiosis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman sukini terhadap aplikasi PGPR dan pemberian dosis pupuk nitrogen yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Rooftop rumah jalan Tlogo Indah, Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada 15 Desember 2021 hingga 30 Maret 2022 dengan ketinggian tempat 440-667 mdpl dan suhu 18oC - 32oC. Penelitian merupakan percobaan factorial dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu pemberian PGPR dan tanpa pemberian PGPR dan faktor kedua yaitu perbedaan dosis pemberian pupuk nitrogen dengan lima taraf yaitu 50, 100, 150, 200 dan 250 kg ha-1. Hasil penelitian men-unjukkan bahwa penggunaan PGPR dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dibandigkan dengan perlakuan tanpa PGPR. Pemberian PGPR meningkatakan Panjang tanaman 5,86 %, bobot segar tanaman 12,27 % dan bobot kering 31,76 %. Peningkatan dosis pemupukan nitrogen meningkatkan panjang tanaman sebesar 13,43 %, jumlah daun sebesar 15,37 %, luas daun sebesar 16,94 %, bobot segar sebesar 48,73 % dan bobot kering sebesar 20,81 %. Pemupukan 150 kg ha-1 merupakan pemupukan optimal pada tanaman sukini
Pengaruh Kompos Limbah Rumah Tangga sebagai Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK pada Tanaman Sukini (Cucurbita pepo L.) Sistem Urban Farming
Sukini (Cucurbita pepo L.) mengandung beberapa senyawa bioaktif, seperti
fenol, flavonoid, asam amino, vitamin C dan mineral, sehingga banyak dikonsumsi
beberapa restoran Korea dan Jepang. Hal ini menyebabkan kebutuhan sukini
menjadi meningkat. Maka dari itu, diperlukan konsep urban farming agar
permintaan masyarakat terpenuhi. Konsep ini juga dapat mengurangi limbah
perkotaan dan mengolah limbah rumah tangga menjadi kompos. Untuk
menghasilkan produksi yang maksimal, diperlukan tambahan pupuk organik dan
pupuk anorganik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui
pengaruh dan menentukan rekomendasi kompos limbah rumah tangga dan dosis
pupuk NPK pada tanaman sukini. Hipotesis dalam penelitian ini ialah terdapat
sebuah interaksi antara kompos limbah rumah tangga dengan dosis pupuk NPK
sehingga mampu memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman sukini terbaik.
Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga April 2023, bertempat di
Kecamatan Karangploso pada ketinggian 680 mdpl dengan suhu udara berkisar
antara 23-31oC dan curah hujan rata-rata 1250 mm tahun-1. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) dengan 3 kali ulangan.
Adapun faktor pertama yaitu komposisi kompos limbah rumah tangga yang terdiri
dari 4 taraf, yaitu tanah 100%; tanah 85% + kompos 15%; tanah 70% + kompos
30% dan tanah 55% + kompos 45%. Faktor kedua yaitu perlakuan dosis pupuk NPK
yang terdiri dari 4 taraf, yaitu 2, 4, 6 dan 8 g polibag-1.
Hasil variabel pertumbuhan menunjukkan bahwa NPK dengan dosis 8 g
polibag-1 memberikan peningkatan pada pertumbuhan tanaman sukini meliputi
panjang tanaman, jumlah daun dan luas daun. Luas daun tanaman sukini dapat
meningkat hingga 32,85% pada dosis NPK 8 g polibag-1 dibandingkan dengan dosis
NPK 2 g polibag-1. Selain itu, media tanam kompos limbah rumah tangga dengan
komposisi 55% tanah + 45% kompos berpengaruh signifikan pada panjang
tanaman, jumlah daun dan luas daun. Jumlah daun tanaman sukini dapat meningkat
hingga sebesar 23,29% dibandingkan dengan komposisi 100% tanah. Variabel
pembungaan, seperti waktu muncul bunga, jumlah bunga jantan dan jumlah bunga
betina juga mengalami peningkatan. Hasil variabel panen menunjukkan bahwa
NPK dengan dosis 8 g polibag-1 memberikan peningkatan pada hasil tanaman sukini
meliputi panjang dan diameter buah, bobot segar total, bobot kering tanaman,
kandungan vitamin C dan fruit set. Bobot segar (g buah-1) dapat meningkat hingga
105% pada dosis NPK 8 g polibag-1 dengan komposisi media tanam 55% kompos
+ 45% tanah dibandingkan dengan dosis NPK 2 g polibag-1. Hal ini mengakibatkan
terjadinya peningkatan pada bobot segar total tanaman sebesar 47,99% dengan
dosis NPK 8 g polibag-1 dan komposisi media tanam 55% kompos + 45% tanah
dibandingkan dengan dosis NPK 2 g polibag-1. Kualitas buah sukini berupa vitamin
C dengan komposisi media tanam 55% tanah + 45% kompos sebesar 23,43 mg 100
g-1 lebih tinggi daripada komposisi media tanam 100% tanah
Korelasi antara Media Pembelajaran dengan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar
Sukini, 2010, Korelasi antara Media Pembelajaran dengan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing (I) Drs. H Syarifuddin Sy, M. Ag, (II) Drs. M. Ramli AR, M. Pd
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk dan apakah ada korelasi antara penggunaan media pembelajaran dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk dan ada tidaknya korelasi antara penggunaan media pembelajaran dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Ada korelasi positif yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk yang berjumlah 161 orang. Namun tidak seluruh populasi diteliti, hanya mengambil sebagiannya sebagai sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik porposive sampling, jumlah yang diteliti sebanyak 86 orang.
Dalam pengumpulan data di lapangan, penulis menggunakan angket, wawancara, observasi dan dokumenter, kemudian dilakukan beberapa tahap pengolahan data yaitu editing, koding, skoring, tabulating dan interpretasi data. Hasil interpretasi data penggunaan media pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk tinggi = 47,67%, sedang = 50%, dan rendah = 2,33%.
Dari hasil analisis dengan menggunakan teknik statistik korelasi triserial menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran dengan prestasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang dicapai siswa Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah, baik pada taraf kepercayaan 95% maupun 99% yakni (r hitung = 0,481 > r tabel = 0,213 dan 0,278 atau r hitung lebih besar dari r tabel). Hal ini berarti bahwa penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mempunyai hubungan yang cukup signifikan dengan prestasi yang dicapai siswa di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pengaruh Aplikasi Pgpr (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Dan Pupuk Nitrogen Pada Pertumbuhan Dan Hasil Sukini (Cucurbita Pepo L.)
Sukini (Cucurbita pepo L.) merupakan hortikultura semusim yang termasuk
dalam golongan Cucurbitaceae dan banyak dikonsumsi dalam bentuk segar dan
menjadi makanan olahan. Tanaman sukini memiliki tinggi kandungan nutrisi
sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat Indonesia hal
ini menyebabkan permintaan sukini mengalami peningkatan. Tanaman sukini
membutuhkan unsur hara makro dan mikro untuk dapat tumbuh dan menghasilkan
dengan optimal, terutama unsur hara makro seperti unsur hara nitrogen. Nitrogen
memiliki sifat mudah hilang sehingga tidak tersedia bagi tanaman hal ini
menyebabkan aktivitas pemupukan selalu dilakukan untuk menyediakan unsur
nitrogen bagi tanaman. Pemupukan secara berlebihan dan terus menerus dapat
menurunkan tingkat kesuburan tanah. Pemanfaatan PGPR (Plant Growth
Promoting Rhizobacteria) dapat menjadi solusi untuk menyediakan unsur hara
nitrogen bagi tanaman karena PGPR dapat menambat nitrogen dari udara dengan
cara simbiosis dan melarutkan unsur hara fosfor di dalam tanah. Pemanfaatan
PGPR diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serapan unsur hara serta dapat
menurunkan input pupuk anorganik ke dalam lahan budidaya.
Penelitian dilaksanakan di Rooftop rumah jalan Tlogo Indah, Tlogomas,
Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada 15 Desember 2021 hingga 30 Maret
2022 dengan ketinggian tempat 440-667 mdpl dan suhu minimun 18,4oC serta
suhu maksimum 32,7 oC. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah
cangkul, penggaris, timbangan digital, jangka sorong, polybag, alat tulis dan
kamera. Sedangkan bahan yang digunakan adalah benih tanaman sukini, pupuk
kandang kambing, pupuk ZA, Pupuk Urea, tanah, PGPR dan Pestisida. Penelitian
menggunakan percobaan faktorial menggunakan metode rancangan acak
kelompok dengan dua faktor yang diulangi sebanyak tiga kali. Faktor pertama
adalah pemberian PGPR dengan dua taraf yaitu pemberian PGPR dan tanpa
pemberian PGPR. Faktor kedua adalah perbedaan dosis pemberian pupuk nitrogen
dengan lima taraf yaitu 50, 100, 150, 200 dan 250 kg ha-1. Sehingga diperoleh 10
perlakuan, setiap perlakuan terdiri atas 8 tanaman sehingga jumlah seluruh
populasi yaitu 240 tanaman. Pengamatan yang dilakukan yaitu pengamatan
pertumbuhan dan pengamatan hasil serta serapan unsur hara. Pengamatan
pertumbuhan dilakukan pada saat tanaman berumur 15, 25, 35 dan 45 hst dan
pengamatan hasil dilakukan secara periodic dimulai saat panen pertama.
Parameter pertumbuhan meliputi panjang tanaman (cm tan-1), jumlah daun (helai
tan-1), luas daun (cm2 tan-1), waktu muncul bunga (HST), jumlah bunga jantan
(bunga tan-1), jumlah bunga betina (bunga tan-1) dan fruit set (%), bobot segar (g
tan-1)dan bobot kering tanaman (g tan-1). Parameter pengamatan hasil yaitu jumlah
buah (buah tan-1), panjang buah (cm buat-1), diameter buah (cm buah-1) dan bobot
buah (g buah-1). Pengamatan serapan unsur hara dilakukan pada akhir fase
vegetatif atau 30 HST. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji
ANOVA dengan taraf 5% dan apabila hasil berbeda nyata dilanjutkan dengan uji
Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf (5%).
vii
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR memberikan respon
secara nyata terhadap pertumbuhan tanaman sukini yang meliputi panjang
tanaman, bobot segar dan bobot kering tanaman. Pemberian PGPR meningkatkan
panjang tanaman sebesar 5,75 – 5,97 % dan peningkatan bobot segar sebesar 8,23
– 16,32 % serta berat kering tanaman sebesar 15,56 – 47,97 %. Selain itu dosis
pemupukan nitrogen juga memberikan respon secara nyata terhadap pertumbuhan
tanaman sukini meliputi panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar
dan bobot kering tanaman. Peningkatan dosis pemupukan meningkatkan panjang
tanaman sebesar 12,21 – 14,66 %, jumlah daun sebesar 10,06 – 20,68 %, luas
daun 10,07 – 23,81 %, bobot segar 32,5 – 64,96 % dan bobot kering sebesar 15,56
– 46,07 %. Selain itu pemberian PGPR juga memberikan respon secara nyata
terhadap hasil tanaman sukni meliputi bobot buah dan diameter buah. Terjadi
peningkatan bobot buah sebesar 36,80 % dan diameter buah sebesar 5,11 %
dibandingkan hasil tanaman tanpa pemberian PGPR sedangkan dosis pemupukan
nitrogen juga menunjukkan respon secara nyata terhadap hasil tanaman sukini
meliputi bobot buah, panjang buah dan diameter buah. Pemupukan nitrogen
meningkatkan bobot buah tanaman sebesar 29 %, panjang buah 14,81 % dan
diameter buah 14,18 %. Hasil serapan unsur hara nitrogen di jaringan tanaman
menunjukkan interaksi antara pemberian PGPR dan peningkatan dosis
pemupukan nitrogen. Pemberian PGPR dan dosis pemupukan nitrogen mampu
meningkatkan serapan unsur hara nitrogen 24 – 185 % lebih tinggi pada tanaman
sukini dibandingkan tanpa pemberian PGPR dan dosis pemupukan 50 kg h
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
