1,720,955 research outputs found
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SD : Penelitian Tindakan Kelas di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Jamika 3 Kota Bandung
Latar belakang dilakukan penelitian ini adalah pembelajaran IPS yang sifat pembelajarannya pragmatis dan fungsional bagi kehidupan peserta didik. Permasalahan yang ada di lapangan, ditemukan pembelajaran IPS di Sekolah Dasar kurang memanfaatkan lingkungatl sebagai sumber belajar, proses pembelajaran sangat (ergantung pada buku paket, mimmnya penggunaan media dan alat bantu atau alat peraga pada saat petnbelajaran sena tidak adanya upaya guru untuk mengembangkan materi IPS dan kurang mempethatikan peserta didik. Bertolak dari kenyataan tersebut, maka penelitian dikembangkan masalah "Bagaimanakah pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dalarn pembelajaran IPS SD"
Pendekatan yang digunakan dalarn mengkaji peneEitian Illi adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), yakni bentuk penelitian yang dilaksanakan melalui tahapan-tahapan alau siklus secara berulang-ulang_ Dalam setiap siklus terdiri dari empat kegiatan pokok, yaitu perencanaan(plan), pelaksanaan (action), pengmnatan (observasi), dan reflekis (reflecï)_
Temuan dari kegiatan penelitian antam lain: penyebab utama guru belum memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar adalah guru merasa kesulitan bagaimana cam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar pada pembelajaran IPS dengan alokasi waktu yang singkat yaitu 4 jam per nunggu_ Guru mengalami kesulitan bagaimana cara mengatast masalah tersebut, tanpa mengurangi target kurikutum yang dibebankan kepadanya_ Pernanfäatan lingkungan scbagai sumbcr belajar yang dapat dilakukan pada pembelajaran IPS di SD dengan menggunakan metode kunjungan lapangan (field trjp) melalui keg-iatan observasi terhadap fenotnena, fakta, dan peristiwa di linekungan sekitar siswa atau sekitar sekolah yang berkaitan dengan materi pembelaiaran. Setelah itu ditindaklanjuti dengan kegiatan diskusi kelas sebagai bahan pelaporan hasil tetnuan dalam keziatan observasi. I lasi[ dan penelitian Ini adalah dapat meningkatkan kinerja serta peran guru yang menunjukka[l adanva peningkatan dari peran guru sebagai instruktur dalam pembelajaran menjadi berperan sebagai fasilitator, mediator dan motivator. Hasit lainnya adalah siswa terlihat aktifdalam proscs pembelajaran_ Keaktithn Illi dipcrllhatkan deagan terlibatnva slswa dalam proses belajar mengaJar sepeni rnelakukall taaya jawab, diskusi dan melakukan observasi di lapangan
Sebagai rekomendasi dari hasil penelitian 1m, amara lain penulis sampaikall kepada para guru sckolali dasar hasil studi tentang pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belaJar pada pembelaJara11 IPS dapat mengembangkan kemampuan dalam melakukan tindakan perbmkan dalam pembelajaran sena meningkatkan proses dan hasil belaiar s•swa, serra diharapkan guru lebih keratif dan movatif. Bagi pendidik-all dan tenaua pendidlkatl di sekolah dasar, proses dan Itasi| studi ini dapat diiadikan model pengembangan dalam proses belajar mengaJar set-ta dapat meningkatkan unjuk kerja protèssional guru sekolah dasar dan dapat diiadikan suatu kegiatan dalam pertemuan Pusat Kegiatan Guru (PKG)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
ANALISIS KOMPENESI PEDAGOGIK GURU IPS SMPN 1 IBUN DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh,keberhasilan didalam mencapai tujuan dari Pendidikan yang dipengaruhi oleh kualitas pendidik khususnya dalam kompetensi pedagogik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kompetensi pedagogik guru IPS SMPN 1 IBUN dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh dan bagaimana keberhasilan kompetensi pedagogik guru IPS SMPN 1 IBUN dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat pembelajaran jarak jauh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan kompetensi pedagogik guru IPS dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis interaktif yaitu reduksi data (Miles dan Huberman). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru IPS SMPN 1 IBUN telah melaksanakan kompetensi pedagogik yang baik dari 10 indikator hanya ada satu indikator yang belum sepenuhnya dikuasai guru IPS yaitu memfasilitasi pengembangan potensi siswa untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki karena saat ini terkendala dengan metode pembelajaran yang dilakukan dirumah namun gurudapatmemahamikarakteristik peserta didik dari aspek fisik,sosial,moral,emosional,kulltural,dan intelektual. Guru dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk kepentingan pembelajaran. Pada tahap penilaian guru membuat dan menyusun penilaian hasil belajar yang mencangkup sikap, pengetahuan, dan keterampilan, guru memanfaatkan hasil penilaiannya untuk kegiatan remedial, guru dapat bertidak reflektif di awal pembelajaran sesuai dengan situasi kondisi dan juga dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat pembelajaran jarak jauh
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
