1,721,025 research outputs found

    Learning Autonomy: A Way to Improve English Language Teaching (ELT) in Indonesia

    Full text link
    In Indonesia English is the first foreign language and taught as a com­pulsory subject in secondary and tertiary education with the objective primarily to provide the students with the ability to read English textbooks on their related fields. In spite of the ef­forts made to improve the teaching especially in secondary school, the re­sult is, so far, still unsatisfactory. This article argues that the implementation of learning autonomy could possibly be a way to improve ELT in Indonesia

    STUDI TENTANG CORPORATE GOVERNANCE DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA

    Full text link
    This study aims to analyze the effect of goodcorporate governance on bank financialperformance listed in IDX. Constructs weredeveloped this study, External CorporateGovernance proxy for RegulatoryCompliance, as measured by the CapitalAdequacy Ratio (CAR), Internal CorporateGovernance- Manager proxy for SensitivityCompensation-Performance, InternalCorporate Governance-owner proxy withVariance coefficient Net Interest Margin(NIM), Financial Performance proxied byReturn on Assets (ROA). The population usedin this study were all commercial banks listedon the Stock Exchange from 2009-2013. Thedata used in this study in the form of annualfinancial statements obtained from thePublications Indonesia Stock Exchange(IDX). After passing through the stagepurposive sample, the samples were used by30 (thirty) banks. The method of analysis usedin this study is the analysis of panel dataregression. With the model specification testuse Random Effect Model (REM). coefficientof determination (R2), test hypothesis with asignificance level of 5%. The results showedthat the variable External CorporateGovernance proxied by the Capital AdequacyRatio (CAR) and a significant effect on ROAand Internal Corporate Governance-Managerproxy for Sensitivity Compensation-Performance not effect on ROA. While theInternal Corporate Governance-owners proxywith Variance coefficient Net Interest Margin(NIM), has a significant effect on ROA. Oftwo significant variables, variables InternalCorporate Governance-Owner proxied by thecoefficient of variance NIM has a greatereffect on financial performance (ROA)

    Pose Perempuan Dalam Seni Lukis

    Full text link
    Berkesenian (atau lebih khususnya seni lukis) ibarat kerja seorang pengamat, sama-sama mengkaji sebuah permasalahan, serta melihat hal -hal yang mungkin tidak dan belum dipikirkan orang lain kemudian dituangkan dalam bentuk karya seni. Di sisi lain , juga bcrgclut dengan apa yang ada di dalamnya, menganalisis, menyimpulkan dan membuatnya berguna pada komunitas yang memerlukannya (minimal diapresiasikan) atau mencoba "mempermainkan " idc awal yang dibuat oleh penciptanya untuk disajikan pada masyarakat. Perihal konsep dalam mewujudkan karya-karya ini yaitu rata-rata dalam perwujudan karya, penulis banyak mengambil ide dan teknik dari gaya Realisme. Dalam arti bahwa apa yang tersaji di depan mata, yang terlihat di depan kita memberi sumbangan terjadinya visualisasi di kanvas. Dengan demikian semua gambar objek (baik perempuan maupun objek pendukung lainnya) bukanlah karangan atau imajinasi. semua ada dan semua sesuai dengan aslinya. Hanya dalam karya-karya ini penulis menghilangkan latar belakang aktivitas pasar itu sendiri untuk agar bisa berkonsentrasi pada pose-pose figur perempuan itu sendiri . Dipilihnya pose perempuan secara khusus dalam seni lukis bertujuan untuk dapat menarik publik ikut serta secara khusus merasakan keindahan non fisik adanya beban hidup para perempuan pekerja keras. Sehingga di sini penulis tidak hendak mengesankan bahwa hanya perempuan muda saja yang menarik , tetapi juga perempuan yang berusia senjapun memilik

    PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) ANGKATAN LAUT DALAM PELAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN (Studi di Rumah Sakit dr. Ramelan Surabaya)

    No full text
    Satu aspek pencapaian kesejahteraan prajurit adalah pemeliharaan dan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan keluarganya yang saat ini pelayanan kesehatan diselenggarakan melalui pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dalam kaitan itu, masalah yang penting untuk diteliti adalah bagaimana perlindungan hukum bagi anggota TNI AL dalam pelayanan BPJS kesehatan berdasarkan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di Rumah Sakit dr. Ramelan Surabaya dan  apa saja kendala dalam pelayanan BPJS kesehatan bagi anggota TNI AL serta upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut? Tipe penelitian ini adalah penelitian preskriptif dengan pendekatan undang-undang dan  sosiologi hukum yang didukung dengan bahan hukum primer, yaitu peraturan perundang-undangan serta bahan hukum sekunder, seperti buku, jurnal, dan lain-lain. Metode analisis yang digunakan adalah metode normatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum anggota TNI AL dalam pelayanan BPJS kesehatan secara umum dapat dibedakan dalam konteks perlindungan hukum sebagai peserta dan sebagai pasien. Pelindungan ini melekat hak sebagai peserta dan pasien. Sebagai peserta dilindungi undang-undang, sedangkan sebagai pasien dilindungi secara perdata dan pidana. Kendala yang dihadapi berhubungan dengan lemahnya aksesibilitas fasilitas kesehatan milik TNI AL, lemahnya transparansi pelayanan obat dan perubahan  prosedur pelayanan

    Hubungan Gaya Hidup dengan Kualitas Hidup pada Petani

    Full text link
    Menurut World Health Organization (WHO), 60% faktor yang berhubungan dengan kesehatan individu dan kualitas hidup berkorelasi dengan gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan gaya hidup dengan kualitas hidup pada petani. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2024 di Desa Marga Agung Lampung Selatan. Variabel independen adalah gaya hidup dan variabel dependennya kualitas hidup. Populasi dalam penelitian adalah petani di Desa Marga Agung dengan jumlah sampel berjumlah 246 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai alpha Cronbach 0,77-0,98. Pengolahan data melalui tahapan editing, coding, tabulating, entry dan cleaning. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi  dan uji Chi-Square. Gaya hidup dalam kategori baik sebanyak 150 orang (60,9%) dan tidak baik sebanyak 96 orang (39,1%). Kualitas hidup dalam kategori sangat baik sebanyak 17 orang (6,9%), baik sebanyak 172 orang (69,9%), biasa sebanyak 55 orang (22,4%) dan buruk sebanyak 2 orang (0,8%). Analisis lanjut mendapatkan p=0,001 yang berarti bahwa ada hubungan antara gaya hidup dengan kualitas hidup.

    ANALISIS GAMBARAN POSTUR KERJA DAN KELUHAN MSDs DARI ASPEK ERGONOMI PADA CUSTOMER SERVICE PT BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABAMG SEMARANG

    Full text link
    Bank BTN adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak dibidang jasa keuangan perbankan. Beberapa aktivitas menuntut pekerja untuk lebih produktif. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingkat produktifitas pekerja adalah faktor Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sehingga, untuk meningkatkan kerja perlu ditunjang lingkungan kerja yang ergonomis salah satunya aspek desain tempat kerja. Dalam tranformasi digital Bank BTN mengusung desain Kantor bertema Smart branch diantaranya pada BTN Kantor Cabang Semarang. Dalam ruang tersebut terdapat Meja kerja yang di peruntukan untuk Customer service. Pada saat melakukan pekerjaannya diketahui bahwa, Customer service mengeluh posisi kerja tidak nyaman karena harus mengetik dengan posisi duduk menyamping sehingga menyebabkan sakit pada pinggang, pegal-pegal pada pundak, merasakan lelah dan kaku terutama pada bagian pergelangan tangan, bahu, dan pinggung. Kemudian dilakukan penelitian menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assesment) dengan data Kuesioner Nordic Body Map kepada 4 Customer service. Adapun tujuan penelitiannya yaitu Menganalisis Gambaran Postur Kerja dan Keluhan MSDs dari Aspek Ergonomi pada Customer service PT Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu menggambarkan mengenai objek yang diteliti dengan menggunakandata primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 responden di Kantor Cabang Semarang terkait keluhan MSDs bagian tubuh pekerja yang dikeluhkan sakit dan memiliki resiko terjadinya cidera pada otot yaitu bagian leher atas, leher bagian bawah, punggung, pinggang, pantat dengan tingkat resiko Tinggi yang berarti diperlukan tindakan segera. Untuk 1 Customer service di Kantor Cabang Pembantu tembalang tingkat resiko rendah dan tidak ada yang di keluhkan sehingga belum diperlukan adanya tindakan perbaikan. Hasil pengkuran postur kerja pada 3 Customer service Kantor Cabang Semarang didapatkan Skor RULA 7, artinya risiko terjadi pada level sangat tinggi. Untuk pengukuran postur kerja pada 1 Customer service Kantor Cabang Pembantu Tembalang didapatkan Skor RULA 3. Skor 7 menunjukkan bahwa kondisi ini berbahaya maka pemeriksaan dan perubahan diperlukan dengan sangat segera saat itu juga dan perlu dilakukan tindakan segera pada Kantor Cabang Semarang. Adapun usulan perbaikan meja kerja yaitu dengan memperbaiki kursi dan meja yang lebih ergonomi guna mengurangi tingkat keluhan MSDs dan menghindari Postur Kerja Janggal pada Customer service sehingga dapat bekerja lebih Efektif, Nyaman, Aman, Sehat, dan Efisien (ENASE). Kata kunci: Customer service, Ergonomi, NBM, RUL

    PATTERNS OF SAC UTILIZATION AND THE SINE QUA NON OF THE SELF-PROPELLED DEVELOPMENT OF STUDENTS' ENGLISH PROFICIENCY

    Full text link
    This article reports on a study intended to find out the patterns of the Self Access Center (SAC) utilization by students of the English Departments, State University of Malang, and to explore the most effective pattern in developing students English proficiency as well as students' learning autonomy. The study involved 207 students of various years. Thedata were collected through questionnaires, observations, and interviews. Analyses of the students' responses to the questionnaires resulted in the findings that the more advanced the students were, the less frequently they utilized the SAC; that the students' proficiency was improving along with classes; and that the students were autonomous in their learning. In addition, the study also found out that the materials and activities need to be periodically updated in order for the SAC to better serve the learning needs of the more advanced students

    The Hubungan antara Kadar Trigliserida dengan Kadar HbA1c Pada Pasien DM Tipe II

    No full text
    Background; Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease characterized by hyperglycemia is caused by a lack of insulin production or ineffectiveness of the insulin. The higher the level of sugar in the blood will cause the accumulation of abdominal adipose tissue which is more easily lipolytic, resulting in an increase in triglyceride levels. Purpose: This study aims to describe the relationship between HbA1c and triglyceride levels in patients with type 2 diabetes. Method: The method used in this study is retrospective observational analytic which uses a cross-sectional approach, using secondary data. The number of respondents was 1,360 DM patients who visited health services in Lampung Province in 2020. Research Result: the analysis between triglyceride levels and HbA1c levels showed the result of p=0.000, Because the value of p=0.000 <0.05, it can be stated that Ha is accepted and Ho rejected or there is a significant relationship between triglyceride levels and HbA1c levels. Conclusion: showed that there was a positive relationship between triglyceride levels and HbA1c levels according to the National Glycohemoglobin Standardization Program (NGSP)Pendahuluan : Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang memiliki ciri-ciri khas berupa hiperglikemia yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin atau inefektivitas kerja insulin. Semakin tinggi kadar gula dalam darah mengakibatkan penumpukan jaringan adiposa abdominal yang lebih mudah dilipolisis sehingga terjadi peningkatan kadar trigliserida. Tujuan: Menggambarkan hubungan HbA1c penderita DM tipe 2 dengan kadar Trigliserida. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat retospektif observasional analitik dimana menggunakan pendekatan cross sectional, menggunakan data sekunder. Jumlah responden 1,360 pasien DM yang berkunjung di pelayanan kesehatan Provinsi Lampung tahun 2020. Hasil : Didapatkan hasil analisis antara kadar trigliserida dan kadar HbA1c yang menunjukkan hasil p=0,000, karena nilai p=0,000 <0,05 maka dapat dinyatakan Ha diterima dan Ho dinyatakan ditolak atau terdapat hubungan yang bermakna. Kesimpulan: menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara kadar Trigliserida dengan kadar HbA1c menurut National Glycohemoglobin Standardization Program (NGSP)
    corecore