152 research outputs found
Hybrid gated recurrent unit bidirectional-long short-term memory model to improve cryptocurrency prediction accuracy
Cryptocurrency is a digital currency used in financial systems that utilizes blockchain technology and cryptographic functions to gain transparency and decentralization. Because cryptocurrency prices fluctuate so much, tools for monitoring and forecasting them are required. Long short-term memory (LSTM) is a deep learning model that is capable of strongly predicting data time series. LSTM has been used in previous studies to predict the common currency. In this study, we used the gate recurrent unit (GRU) and bidirectional–LSTM (Bi-LSTM) hybrid model to predict cryptocurrency prices to improve the accuracy and normalize the root mean square error (RMSE) score of previously proposed prediction Using four cryptocurrencies (Bitcoin, Ethereum, Ripple, and Binance), the LSTM model predicts the Bitcoin. The RMSE obtained based on the best experimental results was 2343, Ethereum 10 epoch 203.89, Binance 200 epoch 32.61, and Ripple 200 epoch 0.077, while the mean absolute percentage error (MAPE) obtained for Bitcoin was 4.0%, Ethereum 5.31%, Binance 5.64%, and Ripple 4.83%. The results after normalization RMSE are Bitcoin 0.0062, Ethereum 0.063, Binance 0.073, and Ripple 0.055. The GRU Bi-LSTM hybrid model obtained very good results, yielding small RMSE results. After normalization, the results get closer to 0 and MAPE scores below 10% with RMSE
Visualisasi Serangan Remote to Local (R2L) Dengan Clustering K-means
Visualisasi merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan akurasi deteksi serangan yang terjadi di jaringan. Visulisasi bertujuan untuk mempermudah dalam mengenali dan menyimpulkan serangan terjadi. Clustering k-means dapat digunakan untuk mendeteksi paket serngan dan paket normal. Serangan remote to local adalah serngan yang dilakukan oleh attacker untuk mendapatkan akses akun ke sebuah sistem yang sebelumnya tidak memiliki akun ke sistem tersebut. Pola serangan R2L pada dataset DARPA dapat dikenali dengan beberapa paramer seperti source address, destination address, flags, ip length, dan tcp length
Identifikasi Serangan Port Scanning dengan Metode String Matching
Port Scanning adalah salah satu serangan yang cukup berbahaya, teknik ini dapat memetakan karakteristik, mendeteksi port yang terbuka bahkan mendapatkan informasi penting pada suatu jaringan atau host untuk kemudian diteruskan ke serangan lebih lanjut. TCP Connect Scan merupakan salah satu teknik port scanning yang sukar untuk dideteksi karena terkadang hanya terlihat sebagai aktifitas normal pada lalu-lintas data. besarnya volume data yang di capture pada keadaan non-Realtime, mengakibatkan port scanning tidak dapat dideteksi karena data yang terlewatkan. Dalam paper ini kami mengusulkan metode dengan pendekatan string matching untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan pola aktifitas port scanning dalam kondisi real-time. Topologi network didesain seefisien mungkin namun tetap dapat diakses secara public. TAP sebagai monitoring device digunakan untuk memantau aliran data sehingga tidak ada data drop pada saat proses sniffing. Metode yang kami ajukan diharapkan mampu untuk memberikan solusi terhadap sukarnya pendeteksian terhadap aktifitas port scannin
Internet of Things - Smart Home [Applications and Technologies]
Poster Internet of Things - Smart Home [Applications & Technologies
Internet of Things - Smart Home
Poster Internet of Things - Smart Home [Applications & Technologies
Sistem keamanan komputer
Dewasa ini, tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak menggunkan komputer. Akibatnya, timbul suatu kebutuhan sekuriti untuk sistem komputer. Kita telah banyak mendengar kejadian pada dunia komputer, khususnya jaringan internet, yang menghadapi serangan virus, worm, Trojan, DoS, web deface, pembajakan software, sampai dengan masalah pencurian kartu kredit. Oleh karena sistem keamanan komputer sangat krusial, suatu usaha pencegahan dan pendeteksian penggunaan komputer secara tidak sah juga diperlukan. Dengan membuat sistem keamanan komputer maka kita melindungi data dari orang yang tidak berhak sehiingga mencegah penyisipan atau penghapusan data oleh mereka. Buku ini membahas konsep dasar dari suatu sistem keamanan komputer, khususnya yang berbasis pada internet. Materi yang dibahas meliputi dasar mengapa kita perlu peduli terhadap keamanan, mengenal dunia underground, cracker dan hacker, membahas cara membangun firewall sebagai perlindungan dari kejahatan internet, antisipasi dan strategi keamanan, sistem keamanan yang berbasis pada internet, strategi backup, hingga membuat policy. Buku ini layak menjadi pegangan kita yang bergelut di dunia komputer - baik sebagai pemerhati, praktisi, mahasiswa, bahkan masyarakat umum
Cyberattacks and data breaches in Indonesia by Bjorka: hacker or data collector?
Recently, the public has been shocked by the mysterious figure of Hacker Bjorka. Bjorka hacked Indonesian officials. Bjorka leaks Indonesia's General Election Commission (KPU) data. This raises a significant red flag concerning Bjorka's ability to "disrupt" circumstances that are harmful to a large number of individuals, including his alleged action of leaking the personal data of influential state officials. Expert Putra Aji Adhari says Bjorka isn't a hacker. Aji Putra stated that Bjorka is a team. He, who has been invited to communicate with NASA, is sure Bjorka is still in Indonesia. Putra told Bjorka's hacking steps. Ardi Sutedja declared Bjorka isn't a person, his pattern mirrored a hacking group's. Sutedja knew Bjorka was Indonesian. Domestic targets, attacks, and mastery are evidences. On the other hand, Wiryana, as a hacker's handler, said that Bjorka is not a real hacker but rather a data collector. Ismail Fahmi says that a hacker like Bjorka uses a VPN to get to a server without leaving any traces. Bjorka might have come from Indonesia. One sign is that Bjorka's use of English is similar to how most Indonesians talk
Analisis Forensik Jaringan pada WhatsApp
Saat ini penggunaan aplikasi WhatsApp telah digunakan secara luas lebih dari satu milyar pengguna. Kelebihan utama dari aplikasi messaging ini adalah penggunaan enkripsi end-to-end berdasarkan arsitektur keamanan Open Whisper Signal. Dalam tulisan ini, akan dijelaskan bagaimana kami dapat membajak lalu lintas jaringan dan mendapatkan artefak forensik yang terkait dengan fitur pesan teks, pesan grup, panggilan audio/video. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi yang tersembunyi yang menggunakan enkripsi untuk melindungi integritas pesan yang dipertukarkan dengan mengetahuinya melalui teknik forensik dan sniffing. Penulis menggunakan alat dan metode yang berbeda untuk menjalankan penyelidikan
- …
