1,785,330 research outputs found
PATTERN OF HANDLING FEVER CHILDREN AS A PARENTS\u27 DECISIONS IN MEDICAL TREATMENT: Umi Solikhah, Pattern of Handling Fever Children as A Parent;s Decision, 2024
Demam merupakan salah satu gejala yang timbul akibat kejadian infeksi oleh virus ataupunbakteri. Gejala demam membuat orang tua panik sesuatu akan terjadi kepada anaknya.Orang tua menempuh beberapa alternatif penanganan demam pada anak, sebelummengambil keputusan untuk ditangani petugas Kesehatan. Pola penanganan demam padaanak mungkin tidak sama antara keluarga satu dengan lainnya. Pengambilan keputusanorang tua menentukan tingkat kegawatan sakit akibat demam anak. Tujuan penelitian iniadalah untuk menunjukkan pola penanganan anak demam yang digunakan sebagaipengambilan keputusan oleh orang tua. Metode penelitian kuantitatif, deskriptif analitik.Responden adalah orang tua anak yang dirawat di rumah sakit. Pengumpulan data denganmemberikan instrument tentang penanganan demam anak dan pengambilan keputusan orang tuadalam penanganan medis. Hasil survey dianalisis secara kuantitatif, univariable dalam bentukdistribusi frekuensi sub variabel. Pengambilan data melalui interview langsung kepada responden.Hasil penelitian diperoleh bahwa pengambilan keputusan orang tua menangani demam padaanak sangat penting pada setiap keluarga untuk meningkatkan derajat Kesehatan keluarga.Sebagian besar orang tua memilih merawat demam anak sendiri, bukan prioritas untuksegera membawa ke pelayanan Kesehatan. Mereka meyakini bahwa memberikan banyakair, memberikan penurun panas, memberikan selimut dan baju hangat, diperlukan untukanak demam. Keputusan orang tua tidak tepat, sehingga direkomendasikan untukmemberikan Pendidikan Kesehatan bagi masyarakat tentang penanganan demam.Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas keluarga sehatKata kunci: anak, demam, keputusan, penanganan
Fever is one of the symptoms that arise due to infection by viruses orbacteria. Fever symptoms make parents panic that something will happen totheir children. Parents will take several alternative treatments for fever inchildren, before making a decision to be handled by health workers. Thepattern of handling fever in children may not be the same from one family toanother. Parental decision-making determines the severity of illness due toa child\u27s fever. The purpose of this research is to show the pattern of handlingfever children used as decision making by parents. Quantitative, descriptiveanalytical research methods. The respondents were parents of children whowere hospitalized. Data collection by providing instruments on handlingchild fever and parental decision-making in medical treatment. The surveyresults were analyzed quantitatively, univariable in the form of sub-variablefrequency distribution. Data collection through direct interviews withrespondents. The results of the study found that parental decision making to deal with fever in children is very important in every family to improve thedegree of family health. Most parents choose to treat their child\u27s fever ontheir own, not a priority to immediately bring it to health services. Theybelieve that giving plenty of water, giving febrifuge, providing blankets andwarm clothes, is necessary for a child with a fever. The decision of parents isnot right, so it is recommended to provide health education for thecommunity about fever management. This research contributes toimproving the quality of healthy families.Keywords: child, decision, fever, treatmentDemam merupakan salah satu gejala yang timbul akibat kejadian infeksi oleh virus ataupun bakteri. Gejala demam membuat orang tua panik sesuatu akan terjadi kepada anaknya. Orang tua menempuh beberapa alternatif penanganan demam pada anak, sebelum mengambil keputusan untuk ditangani petugas Kesehatan. Pola penanganan demam pada anak mungkin tidak sama antara keluarga satu dengan lainnya. Pengambilan keputusan orang tua menentukan tingkat kegawatan sakit akibat demam anak. Tujuan artikel ini adalah untuk menunjukkan pola penanganan anak demam yang digunakan sebagai pengambilan keputusan oleh orang tua.
Metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dengan memberikan instrument tentang penanganan demam anak dan pengambilan keputusan orang tua dalam penanganan medis. Hasil survey dianalisis secara kualitatif. Pengambilan data melalui interview.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pengambilan keputusan orang tua menangani demam pada anak sangat penting pada setiap keluarga untuk meningkatkan derajat Kesehatan keluarga. Sebagian besar orang tua memilih merawat demam anak sendiri, bukan prioritas untuk segera membawa ke pelayanan Kesehatan. Mereka meyakini bahwa memberikan banyak air, memberikan penurun panas, memberikan selimut dan baju hangat, diperlukan untuk anak demam.
Keputusan orang tua tidak tepat, sehingga direkomendasikan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan bagi masyarakat tentang penanganan demam. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas keluarga sehat
Uji Daya Hambat Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro (Studi Eksperimen di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi Universitas Muslim Indonesia 2017)
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut penting untuk diperhatikan. Berdasarkan provinsi tahun 2013 yang mempunyai masalah gigi dan mulut yang cukup tinggi (>35%) adalah provinsi Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah dengan EMD 10,3%, 8%, dan 6,4%. Candida albicans merupakan flora normal yang dapat ditemukan dalam rongga mulut yang sehat, tetapi dapat menjadi pathogen apabila didukung oleh kondisi penurunan respon imun. Kulit buah manggis memiliki efek sebagai antifungi karena mempunyai kandungan aktif berupa alkaloida, saponin, flavonoid, tanin, triterpenoid dan steroid. Tujuan: Mengetahui daya hambat ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangotana L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Metode: Penelitian ini adalah Eksperimental Laboratoris dengan desain post test only control group design. Sampel penelitian adalah biakan murni jamur Candida albicans di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi UMI. Hasil: Hasil ekstrak kulit buah manggis konsentrasi 0,1% 0,5% 2,5% dan 12,5% mempunyai daya antifungi terhadap Candida albicans. Hasil uji One Way Anova didapatkan nilai p=0,000 (
CGATOxford/UMI-tools 0.5.2
<ul>
<li>Adds options to specify a delimiter for a cell barcode or UMI which should be concatenated + options to specify a string splitting the cell barcode or UMI into multiple parts, of which only the first will be used. Note, this options will only work if the barcodes are contained in the BAM tag - if they were appended to the read name using <code>umi_tools extract</code> there is no need for these options. See #217 for motivations:<ul>
<li><code>--umi-tag-delimiter=[STRING]</code> = remove the delimeter STRING from the UMI. Defaults to <code>None</code></li>
<li><code>--umi-tag-split=[STRING]</code> = split UMI by STRING and take only the first portion. Defaults to <code>None</code></li>
<li><code>--cell-tag-delimiter=[STRING]</code> = remove the delimeter STRING from the cell barcode. Defaults to <code>None</code></li>
<li><code>--cell-tag-split=[STRING]</code> = split cell barcode by STRING and take only the first portion. Defaults to "_" to deal with 10X GEMs</li>
</ul>
</li>
<li>Reduced memory requirements for <code>count --wide-format-cell-counts</code>: #222</li>
<li>Debugs issues with <code>--bc-pattern2</code>: #201, #221 </li>
<li>Updates documentation: #204, #210, #211 - Thanks @kohlkopf, @hy09 & @cbrueffer </li>
</ul>
JuanFSantana/UMI-deduplication: UMI-deduplication
<p><strong>Full Changelog</strong>: https://github.com/JuanFSantana/UMI-deduplication/commits/v1.0.0</p>
UMI-tools_pipelines: Publication release
Pipelines for re-analysis of iCLIP and scRNA-Seq data for UMI-tools publicatio
CGATOxford/UMI-tools: 1.1.5
<h3>New features</h3>
<ul>
<li>Enables read suffixes to be removed from single end data: @IanSudbery in https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/pull/591. See https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/issues/580 for motivating issue</li>
<li>Adds a script to prepare <code>umi_tools dedup</code> output for use with <code>RSEM</code>: @IanSudbery in https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/pull/609. See https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/issues/465 and https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/issues/607 for motivating issues</li>
</ul>
<h3>Bugfix</h3>
<ul>
<li>Fix lack of help messages in 1.1.4 by @IanSudbery in https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/pull/586</li>
<li>Fixes read suffix line end: @IanSudbery in https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/pull/611</li>
</ul>
<h3>Documentation</h3>
<ul>
<li>Fixed docs for dedup stats filenames: @msto in https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/pull/604</li>
</ul>
<h3>New Contributors</h3>
<ul>
<li>@msto made their first contribution in https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/pull/604</li>
</ul>
<p><strong>Full Changelog</strong>: https://github.com/CGATOxford/UMI-tools/compare/1.1.4...1.1.5</p>
CGATOxford/UMI-tools: 1.1.3
New features
Adds '--umi-separator' option to umi_tools extract to specify UMI separator. Thanks @opplatek (#548)
Optimisation
Speeds up read pair mate writing. Significant benefit for transcriptome alignments (#543)
Bugfix
Handles umi_tools group output to tsv with --per-contig when no gene tags are present. Thanks @mfansler & @akmorrow13 (#577)
Fixes syntax warning in extract.py. Thanks @rajivnarayan (#558)
Improves error message for incorrect command line input. Thanks @epruesse (#506 & #537
UMI-tools v0.0.10
<p>Improve memory performance for UMI extraction from paired end reads</p>
kmooog/UMI-amplicon: v1.0
This version was used for the UMI project's 721 SSU rRNA amplicon data analysis
UMI-teknologiat STEM-opetuksessa (eng. UMI -technologies in STEM education)
The paper introduce how UMI -technologies can be applied in lower secondary level education. (In Finnish
- …
