41 research outputs found
Optimization of storage technology in RONAL CR s.r.o.
Diplomová práce se nejprve zabývá analýzou současného stavu technologie skladování ve společnosti RONAL CR s.r.o. Autor v práci podrobně analyzuje jednotlivé části technologie skladování. Na základě vypracované analýzy poté představí nový návrh technologie skladování. V závěru práce je uvedeno vyhodnocení jeho návrhu optimalizace.The thesis is dedicated to the analysis of current storage technology used in the company RONAL CR s.r.o. The author analyzes in detail each part of the storage technology. The new proposal for storage technology will be introduced based on the analysis. The evaluation of his proposal is stated by the end of the thesis.Dopravní fakulta Jana PerneraProblematiku řešenou ve svém diplomovém projektu dokázal diplomant odpovídajícím způsobem obhájit. Prokázal schopnost samostatné práce. Odpovědi na připomínky měl velmi dobře připraveny. Na doplňkové otázky reagoval velmi pohotově, se znalostí věci a bez závažných nepřesností je zodpověděl.Dokončená práce s úspěšnou obhajobo
Isolasi Senyawa Flavonoida dari Buah Tumbuhan Kareumbi (Homalanthus Populneus (Geiseler) Pax)
Isolation of flavonoid compounds from fruits of Kareumbi (Homalanthus populneus (Geiseler) Pax) has been done by maceration technique with methanol solvent. The concentrated extract of methanol dissolved with aquadest and partition extracted with ethyl acetate. The concentrated extract of ethyl acetate dissolved with methanol solvent, then partition with n-hexane. The concentrated extract of methanol separated with column chromatography with eluent chloroform : methanol (90:10; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50) v/v as mobile phase. The fraction from chloroform : methanol (70:30) was crystallized to get a pure compound, yielding a yellow pasten with mass = 19,6 mg,and Rf = 0,73. And then, compounds were analyzed by UV-Visible, Infrared (FT-IR), and Proton Nuclear Magnetic Resonance Spectrometer (1H-NMR). Based on spectrofotometer analysis indicsted that the compound isolated is flavonoida an a flavonol.Isolasi senyawa flavonoida yang terdapat pada buah tumbuhan Kareumbi (Homalanthus populneus (Geiseler) Pax) telah dilakukan secara ekstraksi maserasi dengan pelarut metanol. Ekstrak pekat metanol dilarutkan dengan aquadest dan dipartisi dengan etil asetat. Ekstrak pekat etil asetat dilarutkan dengan metanol dan dipartisi dengan n-hekasana. Ekstrak pekat metanol dipisahkan dengan kromatografi kolom dengan eluen kloroform: metanol (90:10; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50) v/v. Fraksi dari perbandingan kloroform: methanol (70:30) v/v dimurnikan dan dikristalisasi, menghasilkan pasta orange kekuningan sebanyak 19,6 mg dengan harga Rf = 0,73. Selanjutnya senyawa yang diperoleh dianalisis dengan spektrofotometer UV-Visible, Spektrofotometer Inframerah (FT-IR) dan Spektrometer Resonansi Magnetik Inti Proton (1H-NMR). Dari data analisis dan interpretasi spektroskopi, diduga bahwa senyawa hasil isolasi yang diperoleh adalah senyawa flavonoida yaitu golongan flavonol.53 HalamanSkripsi Sarjan
Perhitungan Kerugian Infrastruktur dan Ekonomi Pasca Bencana Hidrometerologi
Assessment of post-disaster damage and losses is to as soon as possible measure the scale of the disaster's impact so that priority can be determined for handling and determining strategies for reconstruction and rehabilitation. In addition, the damage and loss assessment aims to estimate the benefits of the investment that will be allocated to the community and the development of areas affected by the disaster. However, it is difficult for government institutions to calculate post-disaster losses, which can lead to asymmetric information and budget abuse. Therefore, the document for calculating infrastructure and economic losses is important in providing fast and accurate information after a hydrometeorological disaste
Isolation of Flavonoid Compound from Kareumbi Fruit (Homalanthus populneus (Geiseler) Pax)
Flavonoid compounds were isolated from Kareumbi fruit (Homalanthus populneus) using a sequential extraction and purification process. Methanol-concentrated extract was partitioned with ethyl acetate and n-hexane. The concentrated methanol extract was separated by column chromatography using a gradient elution of chloroform and methanol, varying the ratio 90:10; 80:20; 70:30; and 60:40 (v/v). Subsequent column chromatography yielded a yellowish-orange paste (19.6 mg, Rf = 0.73) from the chloroform:methanol (70:30) fraction. UV-visible, FT-IR, and 1H-NMR spectroscopic analysis confirmed that the isolated compounds belonged to the flavonol class of flavonoids
ANALISA PENGOLAHAN AIR LIMBAH PABRIK KELAPA SAWIT PT. HUTABAYU MARSADAKECAMATAN HUTABAYU RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN
Instalasi Pengolahan Air Limbah yang kurang efektif akan mengakibatkan pendangkalan atau endapan (TSS) lumpur yang terjadi pada dasar kolam limbah sehingga menyebabkan berkurangnya daya tampung atau efektifitas kolam limbah dan LCPKS tidak terurai semua karena pendangkalan tersebut akan menempati volume kolam limbah sekian persen. Berkurangnya keefektifan kolam limbah tersebut dilihat dari sering meluapnya kolam limbah.Pendangkalan tersebut disebabkan karena hasil Total Suspended Solid yang terkandung di limbah cair tersebut. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah Mengetahui penyebab tingginya hasil limbah cair PMKS, Mengetahui berapa hasil Total Suspended Solid yang terdapat pada LCPKS, Mengetahui berapa ketinggian pendangkalan yang terjadi pada kolam limbah PMKS berdasarkan hasil Total Suspended Solid, Mengetahui bagaimana dampak yang timbul akibat pendangkalan yang terjadi pada kolam limbah tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Okteber 2020, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analisis. Dimana data yang diperoleh dilapangan dikelompokkan sesuai dengan kebutuhan dan dilakukan perhitungan kemudian dideskripsikan dan dianalisis. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa penyebab tingginya hasil LCPKS yaitu pemakaian air pada High Speed Separator sebesar 3 ton/jam,Ketinggian pendangkalan yang terjadi pada kolam limbah Pks berdasarkan hasil Total Suspended Solidyaitu sebesar 5m,Volume kolam yang dibutuhkan agar dapat menampung %LCPKS sebanyak 76.28%, jam olah 19.23 jam, kapasitas pabrik 60 ton/jam. Dan hasil pengolahan kualitas air limbah yang dilakukan di laboratorium PT.Radar akurasi laboratorium sesuai dengan Permen .LH No 05 Tahun 2014 memenuhi syarat untuk dibuang ke sunga
PENGARUH TIANG BRACING PADA STRUKTUR RUMAH TRADISIONAL NIAS SELATAN
Rumah tradisi yang ada di Indonesia dibangun dengan cara adat dan selalu beradaptasi dengan kondisi alam serta lingkungannya. Kondisi geografis yang berbeda menghasilkan rumah yang terbangun akan memiliki struktur konstruksi yang berbeda. Demikian halnya dengan rumah tradisional Nias Selatan, secara geografis Pulau Nias berada dekat dengan patahan gempa indo-australia dan eurasia. Terbukti dengan banyaknya tiang bracing pada rumah tradisional Nias Selatan, adalah hasil karya dari pengalaman masyarakatnya dalam menghadapi bencana gempa.Tujuan penelitian untuk melakukan pengkajian struktur bawah rumah tradisional Nias Selatan, dengan mengidentifikasi pengaruh tiang bracing melalui pengukuran geometrik rumah dan analisa struktur dengan metode numerik menggunakan perangkat lunak, sehingga diperoleh gambaran strukturbangunannya.Hasilnya adalah analisa struktur dengan dan tanpa bracing menggunakan metode numerik struktur rumah tradisional Nias Selatanyang dapat menjadi acuan atau sumber data pada penelitian selanjutnya, khususnya perilaku sistem struktur bangunan tradisional dalam stabilitasnya terhadap beban gempa
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG RENCANA PONDASI BORE PILE PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN KANTOR BALAI/POS PELAYANAN PENEGAKAN HUKUM DI JL SISINGAMANGARAJA MEDAN BERDASARKAN SONDIR, SPT DAN BORING
Pondasi adalah struktur bagian bawah dari konstruksi bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah dan merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam pekerjaan teknik sipil, karena pondasi inilah yang akan memikul dan menahan suatu beban yang bekerja di atasnya. Dalam perencanaan pondasi perlu diperhitungkan besar beban yang diterima dan daya dukung tanah setempat. Setiap pondasi harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan. Daya dukung pondasi bore pile, dimana kapasitas daya dukung pondasi dihitung berdasarkan data Sondir, Standart Penetration Test (SPT) dan Boring dengan menggunakan Metode Mayerhoff. Lokasi penelitian merupakan Perencanaan Pembangunan Balai/Pos Pelayanan Penegakan Hukum. Hasil perhitungan daya dukung ultimate pondasi terdapat perbedaan nilai disetiap data, terlihat dari data Sondir nilai daya dukung ultimate pada titik 1 (S-1) sebesar 304,657 Ton, pada titik 1 (S-2) sebesar 287,088 Ton, pada titik 1 (S-3) sebesar 337,409 Ton, pada titik 1 (S-4) sebesar 305,816 Ton. Berdasarkan data SPT nilai daya dukung ultimate nya sebesar 237,093 Ton. Sedangkan untuk data Boring nilai daya dukung ultimate nya sebesar 49,1892 Ton
ANALISIS PENGUKURAN BATIMETRI DAN PASANG SURUT UNTUK MENENTUKAN KEDALAMAN SUNGAI BATANG HARI PROVINSI JAMBI
Sungai batanghari merupakan salah satu sungai terpanjang di Pulau Sumatera yang terletak pada Provinsi Jambi dan Sumatera Barat. Perkembangan kemudian lintas perdagangan dan bertambahnya arus transportasi maka dilakukan usaha pengembangan fasilitas- fasilitas khususnya yang berkaitan dengan pembangunan Breasting Dolphin serta Mooring Dolphin yang direncanakan di lokasi Batimetri ini. dalam hal ini dilakukan analisis pengukuran batimetri dan pengamatan pasang surut di Sungai batanghari buat menentukan kedalaman secara terencana. Data pasang surut selama lima piantan dianalisis dengan metode admiralty dan pengukuran kedalaman sungai yg ditentukan sinkron draft (sarat kapal) kapal maksimum yang direncanakan. ke 2 data tadi akan dikombinasikan terhadap ruang kebebasan bruto sebesar 7% asal draft maksimum. dengan memperhitungkan gerak kapal sebab dampak alam mirip gelombang, angin, dan pasang surut; kedalaman sungai batanghari ialah 1,1 kali draft kapal pada muatan penuh pada bawah elevasi muka air rencana. Dasar sungai batanghari, homogen-homogen bermorfologi flat to almost flat (homogen/ hampir rata) dengan nilai kelerengan berkisar 1,278-1,547 % serta memiliki kedalaman 2,980-20,06 m. Sedangkan tipe pasang surut sungai batanghari artinya pasang surut harian tunggal (diurnal tide); menggunakan nilai datum yang didapat menjadi berikut: MSL 2,19 m, LLWL -0,22 m, HHWL 9,06 m, dan Z0 5.43 m dengan nilai FORMZAHL 1,55 M. Dimana jenis kapal sudah ditentukan dari pihak PT. MITRA ANUGERAH PELABUHAN yang diizinkan bersandar didolphin yang sudah direncanakan perusahaan tadi. kemudian sesuai data batimetri yang sudah dikoreksi pasang surut data kedalaman sungai batanghari yang berada pada bawah 3 m; wajib dilakukan pengerukan
PERENCANAAN STRUKTUR PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993 DAN METODE BINA MARGA 2017 DI JALAN H.T. RIZAL NURDIN STA 0+000 S/D STA 1+000 KAB. SERDANG BEDAGAI
Kelancaran arus jalan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kemajuan suatu wilayah. Jalan H.T. Rizal Nurdin, yang terletak di Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, adalah salah satu ruas jalan untuk mengakses ke tempat wisata pantai cermin dan lahan perkebunan sawit PTPN IV. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi fisik Jalan H.T. Rizal Nurdin mengalami kerusakan pada struktur jalan karena peningkatan beban berlebih pada infrastruktur perkerasan jalan. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan ulang yang baik agar tidak terjadi kembali kerusakan struktur perkerasan jalan yang diakibatkan oleh beban berlebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan struktur perkerasan lentur berdasarkan beban lalu lintas jalan menggunakan metode AASHTO 1993 dan metode Bina Marga 2017 pada ruas jalan H.T. Rizal Nurdin Sta 0+000 S/D Sta 1+000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Bina Marga 2017 didapat tebal lapis permukaan aus AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) 4 cm, lapis permukaan antara AC-BC (Asphalt Concrete-Binder Course) 6 cm, lapis pondasi AC-Base (Asphalt ConcreteBase) 0 cm, dan Lapisan Pondasi Agregat (LPA) kelas A 40 cm sedangkan metode AASHTO 1993 didapat tebal lapis permukaan Laston MS 744 11 cm, lapis pondasi atas Batu Pecah Kelas B32 cm, dan lapis pondasi bawah Sirtu Kelas B64 cm, dan dapat disimpulkan bahwa Metode Bina Marga 2017 memiliki tebal total perkerasan lebih tipis dibanding dengan Metode AASHTO 1993
ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR KOLOM BULAT DAN KOLOM PERSEGI TERHADAP KEKUATAN DAN BIAYA
Kolom merupakan elemen vertikal suatu struktur yang berfungsi menahan beban aksial dan momen sebagai akibat dari beban gravitasi dan beban lateral yang bekerja pada struktur. Oleh karena itu, kolom memegang peranan penting pada keutuhan struktur, apabila kolom mengalami kegagalan akan berakibat pada keruntuhan struktur bangunan atas gedung. Perbedaan yang ada pada kolompersegi dan kolom bulat sangat mendasar. Jika ditinjau dari tulangan dan sengkang, kolom bulat berpenampang spiral memilik jarak sengkang yang berdekatan dibandingkan dengan kolom persegi yang mempunyai bentuksengkang tunggal dan jarak antara yang relatif besar. Sehingga akan berpengaruh pada hasil perbandingan keduanya nanti. Kolom persegi dan kolom bulat masing - masing menghasilkan kapasitas penampang, gaya - gaya dalam seperti gaya aksial; gaya geser; gaya momen. yang berbeda. Hasil yang diperoleh dari perencanaan struktur gedung dengan programbantu SAP 2000 pada kolom persegi dan kolom bulat, ditinjau dari kapasitas penampang dengan luas dan mutu beton yang sama kolom persegi menghasilkan Pn (Aksial nominal) = 127,769 kN , Mn (Momen nominal) = 16.553,94 KNm, dan Vn (Geser nominal) = 8,073 KN sedangkan kolom bulat menghasilkan Pn (Aksial nominal) = 128,126 KN, Mn (Momen nominal) = 16.438,60 KNm dan Vn (Geser nominal) = 8,027 KN. Sehingga Kolom bulat memiliki kapasitas penampang yang lebih besar daripada kolom persegi. Ditinjau dari rasio perbandingan terhadap gaya – gaya dalam struktur, kolom persegi dengan kolombulat memiliki rasio perbandingan gaya aksial = 0,28 %, rasio perbandingan gaya geser = 0,569% dan rasio perbandingan gaya momen = 0,576 %
