1,720,977 research outputs found
ECO-IMAGINARY: PENDEKATAN UNTUK PENGEMBANGAN KOTA YANG BERKELANJUTAN
Pendekatan yang diambil dalam konsep-konsep pengembangan permukiman perkotaan pada umumnya adalah pendekatan eco-technic atau ecological modernization untuk memecahkan masalah sosial dan lingkungan di perkotaan. Pendekatan-pendekatan lain juga telah diusulkan untuk menandingi pendekatan di atas yang dianggap tidak sepenuhnya dapat memecahkan masalah sosial dan lingkunganperkotaan. Tulisan ini mendiskusikan tentang pendekatan eco-imaginary dalam pengembangan perkotaan yang berkelanjutan. Pendekatan ini berangkat dari pemahaman bahwa penyebab utama dari masalah sosial dan lingkungan di perkotaan adalah masyarakat itu sendiri yang mempunyai imanginary tentang ruang perkotaan yang telah diproduksi dengan cara produksi yang dipengaruhi oleh kapitalisme
SMART CITY: KERANGKA UNTUK PENGEMBANGAN KOTA BERKELANJUTAN
Konsep smart city telah menjadi ide sentral yang kepadanya sekarang kota-kota di dunia sedang berpaling untuk mengatasi masalah-masalahnya. Berbagai konsep smart city telah diusulkan.Tulisan ini mendiskusikan konsep smart city dan hubungannya dengan konsep kota berkelanjutan. Dimensi konsep smart city tidak dapat dipisahkan dari dimensi keberlanjutan kota. Kerangka konseptual smart city yang mengacu kepada kota berkelanjutan diusulkan pada tulisan ini
PENGENDALIAN COMMON JALAN RAYA TERKAIT REKLAME LUAR RUANG
The outdoor advertisements that increasingly occupy the streets and roads affect the level of publicness of the public spaces. The level of streets or roads publicness is likely to decrease due to an uncontrolled outdoor advertisements, not from the aspect of accessibility but the aspect of the quality of the public space that should be enjoyed and meaned by the community. The frameworks for analyzing public space publicity have been developed by experts. The frameworks analyze based on parameters related to the freedom of the public to access public spaces. Jeremy Németh adapts Lawrence Lessig's framework which has been reconceptualized to a material context, namely a park. This paper discusses the use of the Lawrence Lessig framework for analyzing streets or roads publicness associated with outdoor advertisements and analyzing the control of streets or roads by the central and regional governments in relation to advertisements in Bekasi, West Java, Indonesia. Control of this public space in this case is in the form of laws issued by the central and local governments.
Keywords: outdoor advertising, public space, commons, control, law
- …
