235 research outputs found
SENI DAN INDUSTRI KREATIF
Penulis:
Devi Nirmala Muthia Sayekti; Mukhlis Anton Nugroho; Irawan Sukma; Sri Marwati; Yulianto Hadiprawiro; Dendi Pratama; Sigit Purnomo Adi; Angga Kusuma Dawami; Anisa Rachmatika; Taruna Budiono; Dhika Quarta Rosita; Chairol Imam; Ranang Agung Sugihartono; Yulianto
ISBN: 978-623-09-5525-9
Tebal: xx + 144 hlm., 21 x 15 cm
Tahun Terbit: September 2023
Editor: Angga Kusuma Dawami
Penata Letak: Lala Anita Ningrum
Penata Sampul: Faisal Elfaizh
Penerbit:
PT. LENTERA CENDEKIAWAN NUSANTARA
Jalan Kaliurang KM 4,5 Karangbendo
CT III/8 Caturtunggal, Depok, Kab. Sleman
Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281
Telp. 027459818, 082260022285
Email: [email protected]
Website: www.lcn.mypublisher.my.i
Politik hukum revisi undang-undang KPK yang melemahkan pemberantasan korupsi
This writing discusses the substance of the revision of law number 30/2002 about commission for the eradication of corruption (KPK). The problem that occurs is that the revision of the law actually weakens the KPK and sides with criminal acts of corruption. This paper aims to understand and understand about how the provisions of the revision of the KPK law are actually out of their noble objectives as a political political choice that will strengthen the eradication of corruption in Indonesia. The author uses the normative legal research method with the analysis approach to the legislation and the ruling of the constitutional court. This paper produces research that the KPK should be strengthened by presenting revisions to the law in favor of improving performance and not on things that actually appear to weaken the KPK.
How to cite item: Yulianto, Y. (2020). Politik hukum revisi undang-undang KPK yang melemahkan pemberantasan korupsi. Jurnal Cakrawala Hukum, 11(1), 111-124. doi:https://doi.org/10.26905/idjch.v11i1.404
PELAKSANAAN NEED AND RISK ASSESSMENT SEBAGAI STRATEGI PENERAPAN TUJUAN SISTEM PEMASYARAKATAN
This article discusses the importance of need and risk assessment to determine the pattern of guidance for Correctional Inmates. The guidance given to Prisoners (WBP) should be individualized, no longer mass, but correctional institutions are still shrouded in the phenomenon of over capacity which affects all lines. These problems can be overcome by conducting a proper need and risk assessment. through this assessment, correctional officers can assess the needs and risk factors of each inmate. Then the right coaching pattern can be formulated for the WBP. This study uses a qualitative method and uses a descriptive approach, then in collecting data, the author uses a literature study. The results of the study indicate that the existence of a need and risk assessment is needed to implement the goals of the correctional system. Need and risk assessment is an assessment that must be done to improve the quality of coaching in correctional institutions, especially in Correctional Institutions that do have cores in the field of WBP development. The quality of the officers who provide assessment must also be considered, they as actors must be able to optimize standardized cores.Keywords: Prisoners; Need and Risk Assessment; Recidivism. ABSTRAKArtikel ini membahas mengenai pentingnya need and risk assessment untuk menentukan pola pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. Pembinaan yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sudah seharusnya bersifat individualisasi, tidak lagi massal, namun institusi pemasyarakatan masih diselimuti fenomena over capacity yang berdampak pada segala lini. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan need and risk assessment dengan benar. melalui penilaian tersebut petugas pemasyarakatan dapat menilai faktor kebutuhan dan risiko yang dimiliki setiap WBP. Kemudian dapat dirumuskan pola pembinaan yang tepat bagi WBP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif, kemudian dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi need and risk assessment sangat dibutuhkan untuk menerapkan tujuan sistem pemasyarakatan. Need and risk assessment merupakan penilaian yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari pembinaan di institusi pemasyarakatan, utamanya pada Lembaga Pemasyarakatan yang memang memiliki core di bidang pembinaan WBP. Kualitas dari petugas yang memberikan assessment juga harus diperhatikan, mereka sebagai aktor harus dapat mengoptimalkan core yang terstandarisasi
PENGARUH PEMERIKSAAN, PENGAWASAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK TERHADAP KINERJA PENERIMAAN DENGAN PELATIHAN FISKUS SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Penelitian bertujuan menguji dan menganalisis (1) pengaruh pemeriksaan
terhadap kinerja penerimaan pajak, (2) pengaruh pengawasan terhadap kinerja
penerimaan pajak, (3) pengaruh kepatuhan wajib pajak terhadap kinerja penerimaan
pajak, (4) pengaruh pelatihan fiskus dalam memoderasi hubungan antara pemeriksaan
dengan penerimaan pajak,(5) pengaruh pelatihan fiskus dalam memoderasi hubungan
antara pengawasan dengan penerimaan pajak,(6) pengaruh pelatihan fiskus dalam
memoderasi hubungan antara kepatuhan wajib pajak dengan penerimaan pajak. Objek
penelitian pada Kantor Pelayanan Pajak di Kanwil DJP Jawa Timur. Teknik
pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Penelitian menggunakan regresi
berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa:(1)pemeriksaan berpengaruh positif namun tidak signifikan
terhadap kinerja penerimaan pajak ,(2) pengawasan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja penerimaan pajak, (3) kepatuhan wajib pajak berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja penerimaan pajak, (4) pelatihan fiskus memoderasi
pengaruh pemeriksaan terhadap kinerja penerimaan pajak dengan pengaruh positif dan
signifikan (5) pelatihan fiskus memoderasi pengaruh pengawasan terhadap kinerja
penerimaan pajak dengan pengaruh positif dan signifikan, (6) pelatihan fiskus
memoderasi pengaruh kepatuhan wajib pajak terhadap kinerja penerimaan pajak
dengan pengaruh positif dan signifikan
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK REVERSE E-AUCTION MULTI-KRITERIA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
Proses pemilihan perusahaan calon penjual merupakan proses yang kritis. Perusahaan calon pembeli harus berhati-hati dalam menentukan pemenang yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pada kegiatan lelang. Pemilihan tawaran terbaik tidaklah terbatas pada satu kriteria saja, terdapat beberapa kriteria lainnya yang dijadikan landasan oleh perusahaan calon pembeli dalam menentukan tawaran terbaik pada kegiatan lelang tersebut. Pada penelitian ini telah dibuat sebuah prototype perangkat lunak Reverse e-Auction multi-kriteria yang berfungsi untuk membantu perusahaan calon pembeli untuk memilih tawaran terbaik dengan banyak kriteria atau multi-kriteria pada kegiatan lelang. Fungsi utama perangkat lunak ini adalah mengolah tawaran-tawaran yang diajukan kemudian menentukan tawaran mana yang merupakan tawaran terbaik berdasarkan metode penentuan keputusan Analytical Hierarchy Process, hasil yang didapat dengan mengimplementasikan metode AHP ke dalam perangkat lunak ini adalah nilai tawaran terbaik berdasarkan perhitungan AHP.
Kata kunci : Reverse e-Auction, Multi-kriteria, Analytical Hierarchy Process
Daftar Isi s_kom_056724_table_of_content.pd
PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PASSING DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 LEMBANG
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar keterampilan passing dalam pembelajaran sepakbola kelas VII di SMP Negeri 1 Lembang. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Design yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 1 Lembang yang berjumlah 360 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang dari 20% populasi dengan teknik pengambilan simple random sampling. Instrumen yang digunakan tes sepakbola (passing dan stoping). Berdasarkan hasil penguji analisis data hasil belajar diperoleh T hitung (6,281) > T tabel (2, 028), maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh dari gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar keterampilan passing dalam pembelajaran sepkbola kelas VII di SMP Negeri 1 Lembang. Hal ini menunjukan bahwa pengajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah perlu dikondisikan dalam suasana belajar dengan pembelajaran berbasis gaya mengajar resiprokal yang mempunyai keuntungan timbal balik saat pembelajran berlangsung.-----The purpose of this research is to know the influence of the reciprocal teaching style against the results of the learning skills of passing in football learning Class VII in Lembang SMPN 1. The method used is an experiment. The design used is a Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this research is students VII class in Lembang SMPN 1 as much 360 people. The sample in this research totalled 72 people from 20% of the population with simple random sampling-taking techniques. Football test instruments used passing and stoping instrument. Based on the results of testing data analysis the results obtained studying T count (6.281) > T table (2, 028) then H0 is rejected and accepted means there are H1 influences from the style ofthe reciprocal teaching against the results of the learning skills of passing in sepkbola learning Class VII in SMP Negeri 1. This indicates that the teaching of physical education in the school of health and sports need to be conditioned in an atmosphere with a learning-based style of teaching which has the reciprocal mutual benefits while takes place learning
Analisis Faktor Penyebab Stres Lansia di masa Pandemi COVID 19
"Abstrak
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisi apa saja factor yang menyebabkan peningkatan sekala stres lansia di masa Pandemi covid 19 di desa Kepuh Tulungagung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan crossectional yang dilaksanakan pada 90 partisipan pada bulan Mei 2021 sampai juni 2021. Partisipan dalam penelitian ini yaitu Lnaisa yang berada di desa kepuh kecamatan boyolangu Tulungagung, Analisa data dilakukan dengan Analisis Regresi logistic ordinal. Hasil: hubungan pendapatan dengan tingkat stres pada lansia, analisis Spearman rank diperoleh nilai signifikansi 0.003 (<0.05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan dengan tingkat stres pada lansia, analysis Spearman rank diperoleh nilai signifikansi 0.009 (<0.05), maknanya terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah penyakit penyerta (komorbid) dengan tingkat stres pada lansia. nilai koefisien korelasi sebesar -0.23 menunjukan hubungan yang cukup kuat antara dukungan keluarga dan tingkat stres lansia, Hasil uji Chi Square menujukan 0.02 atau lebih besar dari signifikansi 0,05. Hal ini menunjukan evikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat stres lansia. hasil uji Chi Square sebesar 0.04. Dengan kata lain bahwa adanya upaya pembatasan sosial dapat mempengaruhi kondisi naik dan turunya tingkat stres lansia. Sedangakan yang paling berpengaruh terhadap peningkatan stress lansia yakni self-isolation yang memiliki pengaruh terhadap stres pada lansia dimana nilai signifikansinya lebih kecil dari 0.05 (0.02). sedangkan variable usia, pendidikan, pekerjaa, pendapatan, penyakit penyerta, dukungan keluarga dan self-efficacy secara parsial tidak berpengaruh terhadap terjadinya stres pada lansia.
Kesimpulan: Faktor penyebab stres lansia yang memiliki hubungan paling signifikan yaitu pembatasan sosial dengan peningkatan stres lansia di masa pandemic COVID 19.
Keywords: COVID 19, Elderly, causes, Risk Factor
ANALISA TERJADINYA OVERFLOW SAAT PEMUATAN PALM OIL METHYL ESTER (POME) DI MT. TIRTASARI
Arif Putro Yulianto, 2017, NIT 49124438 N, “Analysis of Cargo Overflow During Load Palm Oil Methyl Ester”, Diploma IV, Nautical, Semarang Merchant Marine Polytechnic, Supervisor: (I) Hadi Supriyono, MM, M.Mar (II) Fitri Kensiwi.
Cargo overflow is an event where cargoes are spilled out from the cargo tanks. Based on the argument, problems that can be concluded are about factors of the cargo overflow is happened and actions to overcome the event when loading Palm Oil Methyl Ester on MT. Tirtasari. In this research the author is using a descriptive-qualitative method. Decriptive method is a method used in a research towards problems as the facts. Data that be used is qualitative, accentuate to comprehension about problems on board based on the real condition.
In the research that author did, cargo oveflow happened when the Second officer on duty at 00.00-04.00 in cargotank 4S but the display of floating gauge is still not reach the topping order yet. This matter indicate that something is error to the display of floating gauge and making the cargo level that displayed by floating gauge is lower than the real level inside the cargotank. This error is not monitored by duty officer. Actions to overcome overflow that conducted is not appropiate to emergency response procedure and also there is no report the terminal, port authority, and other related parties. Eventhough the action is not appropiate and there is no report about the event, this action to overcome overflow was conducted as soon and fast without any pollution to marine environment.
In the last, the author conclude that the factor of cargo overflow is happened because of the floating gauge is error during loading and making the level of the cargo is not monitored as well. Then eventhough the action to overcome cargo overflow that conducted is not following emergency response procedure, but the cargo that spilled out can be finished without any dangerous of marine pollution. Sugestions from this research are preferably using UTI even there is floating gauge setted by and properly notice Master in emergency.
Keywords: Cargo Overflow during load Palm Oil Methyl Ester, descriptive qualitativ
- …
