1,725,451 research outputs found
Tasawuf Kiai Sholeh Darat : catatan atas kitab Hidaayatul Adzkiya' Syekh Zainuddin Al-malibari
Buku "Tasawuf Kiai Sholeh Darat" ini merupakan terjemah dari kitab Minhajul Atqiya' komentar atas kitab Nadzam Hidayatul Adzkiya' ila Ma'rifatil Auliya', karya Syekh Zainuddin al-Malibari. Dalam menulis kitab ini, rujukan yang paling banyak beliau gunakan adalah kitab Kifayatul Atqiya' wa Minhajul Ashfiya', karya Syekh Abu Bakar Syatha dan Salalimul Fudhala' Syarhu Hidayatul Adzkiya', karya Syekh Nawawi Banten. KH. Sholeh Darat memulai dengan menerjemah secara bebas nadzam Hidayatul Adzkiya, kemudian baru memberi syarah (komentar). Kitab Minhajul Atqiya' merupakan karya KH. Sholeh Darat yang paling tebal setelah Kitab Tafsir Faidhur Rahman, kitab ini mengupas secara lengkap terkait ajaran tasawuf, mulai dari syariat, tarekat, hakikat hingga makrifat.Buku terjemahan ini berpedoman pada dua naskah cetak, pertama terbitan Karimi Bombay, India tahun 1312 H dan kedua, terbitan Muhammady Bombay India tahun 1317 H. Ikhtiar penerbitan buku ini semoga memberikan jawaban yang cukup memadai terhadap keragu-raguan atau bahkan penolakan sebagian orang terhadap ilmu tasawuf dan praktik para sufi, dengan menjelaskan dan menyebutkan dalil bahwa ilmu tasawuf dan praktik para sufi, kesemuanya berdasar pada al-Qur'an dan Hadits Nabi. Hal menarik yang tidak banyak dimengerti banyak orang adalah bahwa para Imam Madzhab Fiqih, yakni Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi'i, Imam Hambali dan lainnya bukan hanya faqih tapijuga sufi
Kontribusi Kh. Sholeh IskandarDalam Memajukan Pendidikan Islam Di Bogor (1968-1992)
Skripsi ini berjudul Kontribusi KH. Sholeh Iskandar dalam Memajukan Pendidikan Islam di Bogor (1968-1992),dimaksudkan untuk membahas bagaimana kontribusi KH. SholehIskandar dalam memajukan pendidikan Islam di Bogor denganmendirikan sebuah Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun yangsekaligus membina Universitas Ibn Khaldun Bogor. Metode yang penulis gunakan adalah kajian deskriptif kualitatif,sementara data diperoleh melalui penelusuran literatur. Penelitianini menggunakan teori peranan sosial yang dikemukakan olehLevinson. Hasil dari penelitian ini bahwa Universitas Ibn Khadun Bogormerupakan universitas Islam pertama di Bogor. Dalam prosespembentukannya pada tahun 1974 KH. Sholeh Iskandar berhasilmemisahkan Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogoruntuk berdiri sendiri tanpa ada relasi dengan Yayasan UniversitasIbnu Chaldun Jakarta. Dari kebijakan tersebut baik yayasanmaupun universitas mulai memiliki bangunannya sendiri di Jl.R.E Martadinata. Kemajuannya pada saat ini Universitas IbnKhaldun Bogor berkembang dengan baik serta memilikibangunan megah tepatnya di Jl. KH. Sholeh Iskandar. Danmenjadi kampus Islami yang dipercaya oleh masyarakat Bogor.viii, 117 hlm,; ilus 25 cm
PELAYARAN PERDAGANGAN SRIWIJAYA DAN HUBUNGANNYA DENGAN NEGERI-NEGERI LUAR PADA ABAD VII-IX MASEHI
PELAYARAN PERDAGANGAN SRIWIJAYA DAN HUBUNGANNYA DENGAN NEGERI-NEGERI LUAR PADA ABAD VII-IX MASEHI
Kabib Sholeh
Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Palembang
Email: [email protected]
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah perkembangan pelayaran dan perdagangan Sriwijaya, menganalisis bagaimana hubungan perdagangan Sriwijaya dengan negeri-negeri luar, dan bagaimana kegiatan pelayaran perdagangan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sejarah (metode historis). Langkah-langkah penelitian ini diantaranya adalah pertama, heuristik atau pengumpulkan sumber-sumber atau data, kedua, verifikasi sumber atau kegiatan kritik sumber dari sumber-sumber yang sudah terkumpul, ketiga, interpretasi atau teknik analisis dengan melakukan penafsiran sejarah keempat, historiografi atau kegiatan penulisan sejarah sehingga akan disintesiskan menjadi diskripsi-analisis kualitatif sejarah yang bisa dipertanggung jawabkan. Pada penelitian ini menjelaskan bahwa Sriwijaya adalah kerajaan yang dibangun bermula dari sebuah wanua kecil yang berkembang terus menerus kekuasaannya di laut sampai menjadi penguasa maritim terbesar. Sriwijaya berhasil menguasai jalur-jalur pelayaran perdagangan yang strategis di laut. Kebesaran Sriwijaya tidak lepas adanya hubungan perdagangan dengan negeri luar seperti India, Arab dan Cina, hubungan tersebut saling menguntungkan dari kedua belah pihak dalam bidang politik, ekonomi dan agama, sehingga Sriwijaya sangat diuntungkan sebagai penguasa jalur pelayaran tersebut. Kondisi yang demikian tujuan Sriwijaya sebagai penguasa laut di nusantara dapat tercapai dengan mudah atas dukungan baik secara politik, ekonomi maupun agama dari penguasa-penguasa luar.
Kata Kunci : Pelayaran, Perdagangan, Kerajaan Sriwijaya, Negeri-negeri Luar.
Abstract
The purpose of this study is to analyze the history of Sriwijaya's shipping and trading, to analyze how Sriwijaya's trade relations with foreign countries, and how the trade shipping activities. The method used in this research is historical method (historical method). The steps of this research include first, heuristics or collection of sources or data; secondly, source verification or source criticism from collected sources; third, interpretation or analytical techniques with historical fourth exegesis, historiography or writing activities history so that it will be synthesized into qualitative historical accounts that can be accounted for. In this study it is explained that Sriwijaya is a kingdom that was built starting from a small wanua that develops continuously its power at sea until it becomes the largest maritime ruler. Sriwijaya succeeded in mastering strategic trade shipping lanes at sea. The greatness of Sriwijaya is not free from trade relations with foreign countries such as India, Arab and China, the relationship is mutually beneficial from both sides in the field of politics, economy and religion, so that Sriwijaya greatly benefited as the ruler of the shipping line. Such a condition of Sriwijaya's goal as a ruler of the sea in the archipelago can be achieved easily for the support both politically, economically and religiously from the outside rulers.
Keywords: Cruise,Trade, Sriwijaya Kingdom, Foreign Countries
Body beautiful : making the figure of women in film, contemplation on the Iranian new-Wave cinema of the past decade
Sholeh Shahrokh
Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi (studi kasus pada PT. Mertex Indonesia)
Penutupan Festival Anak Sholeh
Rabu, 11 November 2020
Mahasiswa melakukan penutupan festival anak sholeh dengan memberikan piagam dan hadiah bagi peserta yang menang, serta memberikan piagam penghargaan bagi TPA/TPQ yang ikut berpartisipasi dalam acara festival anak sholeh.Acara penutupan berjalan dengan baik dan lancar
Penutupan Festival Anak Sholeh
Rabu, 11 November 2020
Mahasiswa melakukan penutupan festival anak sholeh dengan memberikan piagam dan hadiah bagi peserta yang menang, serta memberikan piagam penghargaan bagi TPA/TPQ yang ikut berpartisipasi dalam acara festival anak sholeh.Acara penutupan berjalan dengan baik dan lancar
Peran ibu dalam pembentukan kepribadian anak sholeh menurut konsep Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ibu dalam pembentukan kepribadian anak sholeh usia 2-6 tahun menurut konsep Islam. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei 2012 sampai Oktober 2012 melalui sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan peran ibu dalam pembentukan kepribadian anak sholeh usia 2-6 tahun. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah adanya ibu yang tidak berkepribadian baik, padahal fungsi tersebut akan berdampak terhadap anak. Penelitian ini dibatasi, pada peran ibu dan tanggung jawabnya dalam pembentukan kepribadian anak usia 2-6 tahun agar menjadi anak yang sholeh menurut konsep Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan (Library Research), dengan pendekatan teknik analisis deskriptif. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca, menelaah buku-buku, majalah, surat kabar dan bahan-bahan informasi lainnya, yang ada hubungannya dengan pembahasan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ibu sangat penting sekali diterapkan pada anak usia 2-6 tahun, karena ibu merupakan penentu atau peletak dasar dalam pembentukan kepribadian anak sholeh. Dan untuk memperoleh hal tersebut, maka penulis menerapkan beberapa peran ibu diantaranya: (1) Ibu sebagai pendidik anak sholeh perlu memperhatikan perannya, yaitu: ibu perlu mendidik atau mengajari anak dengan kegiatan sehar-hari di barengi dengan belajar sambil bermain. (2) Ibu sebagai pembina anak sholeh, yaitu membina anak dengan pendidikan-pendidikan yang Islami. (3) Dan ibu sebagai teladan anak sholeh, yaitu dengan meneladani sikap dan perilaku Rasulullah SAW sebagai teladan paripurna
- …
