192 research outputs found

    Akibat Hukum Dari Perjanjian Perkawinan Yang Dibatalkan Setelah Perkawinan Berlangsung Terhadap Pasangan Suami-Istri Maupun Pihak Ketiga Setelah Dikeluarkan Penetapan Pn Tng Nomor 277/ Pdt.P/2010/Pn.Tng / oleh Winda Debora Oley

    No full text
    abstrak (A) Nama : Winda Debora Oley (B) Judul Skripsi : ?Akibat Hukum Dari Perjanjian Perkawinan Yang Dibatalkan Setelah Perkawinan Berlangsung Terhadap Pasangan Suami-Istri Maupun Pihak Ketiga Setelah Dikeluarkan Penetapan Pn Tng Nomor 277/Pdt.P/2010/Pn.Tng? (C) Halaman : viii + 88 + Lampiran + 2015 (D) Kata Kunci : Akibat Hukum, Perjanjian Perkawinan, Hukum Perkawinan. (E) Isi : Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah Ibu Lianna Setiawan dan Bapak Djaya selaku para pemohon pada penetapan Nomor 277/PDT.P/2010/PN.TNG tentang pembatalan perjanjian perkawinan, yang mana dari awal perkawinan telah berkomitmen membuat perjanjian perkawinan tentang harta benda, namun setelah perkawinan berlangsung selama 8 tahun, akhirnya memutuskan membatalkan perjanjian perkawinan tersebut, apa penyebabnya dan hal yang paling penting dari itu akibat hukum apakah yang terjadi setelah dibatalkannya perjanjian perkawinan bagi pasangan suami istri tersebut maupun pihak ketiga?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari perjanjian perkawinan yang di batalkan setelah perkawinan berlangsung terhadap pasangan suami-istri maupun terhadap pihak ketiga melalui Penetapan PN Tng Nomor 277/PDT.P/2010/PN.TNG. Adapun metode penelitian yang akan dilakukan adalah Metode Penelitian Hukum Normatif. dengan studi pustaka terhadap bahan bahan hukum dan bahan non-hukum, yang dilengkapi dengan hasil wawancara dengan Ibu Lianna Setiawan selaku para pihak atau pemohon dalam penetapan pembatalan perjanjian perkawinan. Kesimpulannya adalah umumnya suami-istri akan mempertahankan keberlakuan perjanjian perkawinan.Isi dari perjanjian perkawinan tersebut tidaklah sesuai dengan maksud dan tujuan perkawinan dalam Undang-Undang 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Hal yang harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan adalah akibat hukum yang timbul.Akibat hukum dari pembatalan akta perjanjian perkawinan tersebut adalah akan terciptanya suatu keadaan baru yaitu persatuan harta bersama diantara suami-istri tersebut. Dengan demikian pada saat perjanjian perkawinan tersebut dibatalkan telah sesuai dengan maksud dan tujuan perkawinan tersebut dilangsungkan serta sesuai dengan apa yang seharusnya menjadi maksud dari Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. (F) Acuan : 21 (1981-2015) (G) Pembimbing: Mulati, S.H., M.H. (H) Penulis : Winda Debora Ole

    Strategi dakwah KH. Muhammad Tauhid dalam meningkatkan religiusitas santri di Pondok Pesantren Al Madani Semarang

    No full text
    Skripsi yang berjudul “Strategi Dakwah KH Muhammad Tauhid Dalam Meningkatkan Religiusitas Santri Di Pondok Pesantren Al-Madani Semarang disusun oleh Winda Setiawan (1601036122) dengan tujuan untuk mengetahui strategi dakwah yang dilakukan KH Muhammad Tauhid dalam meningkatkan religiusitas santri di Pondok Pwsantren Al Madani. Guna memahami Strategi Dakwah K.H Muhammad Tauhid Dalam Meningkatkan Religiusitas Santri Di PonpesAl-Madani Semarang, maka peneli menakai metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan: 1) Teknik wawancara, peneliti melakukan wawancara terhadap K.H Muhammad Tauhid, keluarga, Ustadz, beserta santri. Teknik wawancara digunakan untuk mengetahui aktivitas dakwah dan stratetegi dakwah yang dilakukan K.H Muhammad Tauhid Dalam Meningkatkan Religiusitas Santri Di Ponpes Al-Madani. 2). Teknik observasi, dalam hal ini penulis mencatat dan mengamati langsung kegiatan dakwah K.H Muhammad Tauhid Dalam Meningkatkan Religiusitas Santri. 3) Dokumentasi, dalam mendapatkan data, penulis juga mengumpulkan dokumen-dokumen tentang kegiatan dakwah K.H Muhammad Tauhid Dalam Meningkatkan Religiusitas Santri di Ponpes Al-Madani Semarang. Strategi dakwah yang dilakukan K.H Muhammad Tauhid di Pondok Pesantren Al-Madani dengan cara memberikan kajian kitab-kitab keagamaan dan akhlak. Kemudian membimbing ruhaniyyah santri agar senantiasa menjalankan syariat islam sebagaimana mestinya. Adapun kegiatan tersebut meliputi Mujahadahan, istighosahan, tirakat, riyadhah puasa senin kamis maupun dawud. Faktor pendukung strategi dakwah K.HMuhammad Tauhid dalam meningkatkan religiusitas santri kualitas keilmuan dan kemampuan K.H Muhammad Tauhid dalam mengasuh, dukungan istri dan keluarga, kepemimpinan KH Muhammad Tauhid diberbagai organisasi baik keagamaan maupun kenegaraan sehingga dapat dikenal banyak kalangan untuk memasukkan anak-anak di Pondok pesantren Al-Madani. Faktor penghabat strategi K.H Muhammad Tauhid keterbatasan pengajar, perkembangan teknologi yang megandung unsur negative yang dapat memnghambat religiusitas santri saat berlibur, pergaulan santri saat dirumah sehingga kurang pengawasan dari pengasuh maupun pengurus Pondok Pesantren Al-Madani

    : Akibat Hukum Dari Perjanjian Perkawinan Yang Dibatalkan Setelah Perkawinan Berlangsung Terhadap Pasangan Suami-Istri Maupun Pihak Ketiga Setelah Dikeluarkan Penetapan Pn Tng Nomor 277/ Pdt.P/2010/Pn.Tng / oleh Winda Debora Oley

    No full text
    Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah Ibu Lianna Setiawan dan Bapak Djaya selaku para pemohon pada penetapan Nomor 277/PDT.P/2010/PN.TNG tentang pembatalan perjanjian perkawinan, yang mana dari awal perkawinan telah berkomitmen membuat perjanjian perkawinan tentang harta benda, namun setelah perkawinan berlangsung selama 8 tahun, akhirnya memutuskan membatalkan perjanjian perkawinan tersebut, apa penyebabnya dan hal yang paling penting dari itu akibat hukum apakah yang terjadi setelah dibatalkannya perjanjian perkawinan bagi pasangan suami istri tersebut maupun pihak ketiga?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari perjanjian perkawinan yang di batalkan setelah perkawinan berlangsung terhadap pasangan suami-istri maupun terhadap pihak ketiga melalui Penetapan PN Tng Nomor 277/PDT.P/2010/PN.TNG. Adapun metode penelitian yang akan dilakukan adalah Metode Penelitian Hukum Normatif. dengan studi pustaka terhadap bahan bahan hukum dan bahan non-hukum, yang dilengkapi dengan hasil wawancara dengan Ibu Lianna Setiawan selaku para pihak atau pemohon dalam penetapan pembatalan perjanjian perkawinan. Kesimpulannya adalah umumnya suami-istri akan mempertahankan keberlakuan perjanjian perkawinan.Isi dari perjanjian perkawinan tersebut tidaklah sesuai dengan maksud dan tujuan perkawinan dalam Undang-Undang 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Hal yang harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan adalah akibat hukum yang timbul.Akibat hukum dari pembatalan akta perjanjian perkawinan tersebut adalah akan terciptanya suatu keadaan baru yaitu persatuan harta bersama diantara suami-istri tersebut. Dengan demikian pada saat perjanjian perkawinan tersebut dibatalkan telah sesuai dengan maksud dan tujuan perkawinan tersebut dilangsungkan serta sesuai dengan apa yang seharusnya menjadi maksud dari Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. (F) Acuan : 21 (1981-2015) (G) Pembimbing: Mulati, S.H., M.H. (H) Penulis : Winda Debora Ole

    PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA PEDULI LINGKUNGAN HIDUP DI SEKOLAH (Studi Multisitus di SMK Negeri 1 Trenggalek dan SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek)

    No full text
    ABSTRAK Tesis dengan judul “Peran Guru Pendidikan Agam Islam dalam Mengembangkan Budaya Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah (Studi Multisitus SMKN 1 Trenggalek dan SMKN 1 Pogalan Trenggalek” ini di tulis oleh Winda Ari Setiawan, NIM. 12506174068, Pembimbing I Dr. H. Zaini, S.Ag, M.PdI dan Pembimbing II Prof. Dr. H. Maftukhin, M.Ag. Kata Kunci: Peran Guru Pendidikan Agama Islam, Budaya Peduli Lingkungan Hidup. Konteks penelitian ini yaitu adanya sebuah fenomena dimana zaman yang semakin modern ini menuntut manusia untuk berkembang dan lebih maju bahkan sampai lepas kendali, sehingga keinginan besar manusia untuk menguasai alam sangat besar, namun sekolah berupaya agar para peserta didik tidak menyimpang tauhid dan akhlaknya, maka diberikannya pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan lingkungan hidup. Fokus pertanyaan: (1) Bagaimana peran guru dalam merencanakan pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan lingkungan hidup di SMKN 1 Trenggalek dan SMKN 1 Pogalan Trenggalek?. (2) Bagaimana peran guru dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan lingkungan hidup di SMKN 1 Trenggalek dan SMKN 1 Pogalan Trenggalek?. (3) Bagaimana peran guru dalam mengevaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan lingkungan hidup di SMKN 1 Trenggalek dan SMKN 1 Pogalan Trenggalek?. Metode Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, dan jenis penelitiannya multisitus, dengan teknik pengumpulan data yaitu: Wawancara mendalam, Observasi partisipan dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknis analisis data menggunakan analisis deskriptif yang meliputi: Reduksi data, Penyajian data dan Verivikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam berwawasan lingkungan hidup. a) Adanya perubahan visi, misi, dan tujuan sekolah. b) Mata pelajaran terintegrasi ke dalam program sekolah peduli lingkungan hidup. c) Penanaman nilai etika lingkungan Islam. (2) Budaya peduli lingkungan hidup di sekolah. a) Berkembangnya program budaya peduli lingkungan hidup di sekolah. b) Kerjasama dengan beberapa lembaga. c) Sosialisasi luar sekolah. (3) Hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan hidup. a) Terwujudnya visi, misi, tujuan dan motto sekolah b) Berpengaruhnya terhadap akhlak dan budi pekerti peserta didik. c) Keberhasilan lembaga dalam menanamkan nilai-nilai religius

    Pengaruh Komunikasi, Disiplin, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

    No full text
    Globalisasi perekonomian membawa tantangan baru bagi organisasi atau perusahaan untuk bertahan dalam persaingan yang makin kompetitif. Keadaan ini merupakan peluang bagi perusahaan untuk menciptakan berbagai produk atau jasa sebagai upaya memenuhi kebutuhan manusia. Perkembangan perekonomian mengakibatkan ketatnya persaingan antar perusahaan, khususnya perusahaan yang bergerak dalam bidang agroindustri. Persaingan industri menuntut setiap perusahaan untuk bekerja secara efektif dan efisien. Efektivitas dan efisiensi dapat dicapai apabila perusahaan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi, disiplin, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian penjelasan (explanatory research), yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan suatu variabel dengan variabel lain dan menguji keterkaitan antara beberapa variabel melalui pengujian hipotesis. Variabel yang digunakan yaitu komunikasi (X1), disiplin (X2), dan lingkungan kerja (X3) sebagai variabel bebas, serta kinerja karyawan (Y) sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan di PTPN XII Kebun Banjarsari di produksi gula merah. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan tetap PTPN XII Kebun Banjarsari di produksi gula merah sebanyak 32 karyawan. Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis Regresi Linear Berganda, teknik ini digunakan untuk mengetahui pengaruh keseluruhan variabel bebas dan variabel terikat. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh secara parsial diperoleh nilai T hitung komunikasi (X1) sebesar 2,468 dan disiplin (X2) sebesar 16,799 serta lingkungan kerja sebesar – 0,633 lebih besar dari ttabel 2,179, sehingga secara parsial komunikasi (X1) dan disiplin (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan secara parsial lingkungan kerja (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = - 0,492 + 0,153X1 + 0,791X2 – 0,030X3. Sementara koefisien determinasi (R2) setelah disesuaikan didapatkan nilai R Adjustednya sebesar 0,977 menunjukkan bahwa variabel komunikasi (X1), disiplin (X2), dan lingkungan kerja (X3) secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 97,7% terhadap kinerja karyawan (Y). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh secara parsial komunikasi (X1) dan disiplin (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) di PTPN XII Kebun Banjarsari di produksi gula merah, sedangkan secara parsial lingkungan kerja (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) di PTPN XII Kebun Banjarsari di produksi gula merah

    Analisis Perbaikan Kendali Kualitas Edamame (Glycine Max (L) Merr.) Di PT. GMIT Jember

    No full text
    Edamame (Glycine max (L) Merr.) merupakan komoditas sejenis kedelai berasal dari Jepang yang mengandung 38% protein, kalsium, vitamin A, vitamin B1, vitamin B12, lipid, karbohidrat, serat, dan karoten. Semakin berkembangnya perdagangan antar negara menyebabkan tanaman Edamame ikut tersebar ke berbagai tujuan perdagangan antara lain Jepang, Korea, India, Australia, Amerika dan Indonesia. Pasar potensial Edamame adalah Jepang dengan kebutuhan mencapai 100.000 ton/tahun dan Amerika 7000 ton/tahun. PT. GMIT merupakan salah satu industri yang membudidayakan dan mengelola Edamame. Permasalahan yang sering dialami perusahaan adalah adanya ketidaksesuaian kualitas produk salah satunya dipengaruhi oleh kualitas bahan baku input yang berasal dari proses budidaya hingga pemanenan. Berdasarkan data hasil panen Edamame PT. GMIT di lahan Gugut pada tahun 2019 diketahui terjadi kehilangan hasil panen Edamame dengan grade AB mencapai angka 30 - 60%, grade AB dengan ciri-ciri (1) bebas hama dan penyakit (2) warnanya hijau segar (3) jumlah polong minimal 2 dengan isi minimal 2 (4) panjang minimal 5 cm dengan ketebalan polong 8 mm (5) terdapat bercak samar maksimal 3 (6) Serat kelupas tidak lebih dari 1 biji (7) polong tidak patah, merupakan grade utama pada standar perusahaan. Hal tersebut tentunya tidak dikehendaki oleh perusahaan sehingga perlu dilakukan pengendalian risiko selama proses budidaya untuk mencegah terjadinya faktor-faktor penyebab terjadinya loss product hasil panen Edamame

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Hasil Produksi Edamame Di Pt. Mitratani Dua Tujuh - Jember

    No full text
    Agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa. Salah satu agroindustri edamame di Indonesia adalah PT. Mitratani Dua Tujuh yang terletak di Kota Jember, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Perusahaan ini mengekspor edamame dalam bentuk beku dengan pasar utama negara Asia, khususnya Jepang. Proses pengolahan edamame di PT. Mitratani Dua Tujuh dimulai dengan proses sortasi dan grading. Produktivitas tenaga kerja pada proses grading di PT. Mitratani Dua Tujuh sangat mempengaruhi jumlah produksi edamame. Hal ini dikarenakan pada proses grading dilakukan dengan jumlah tenaga kerja yang besar. Produktivitas tenaga kerja secara umum dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan, keterampilan, kemampuan kerja, disiplin kerja dan pengawasan kerja. Sehingga perlu dilakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja meliputi tingkat usia, keterampilan pekerja, pengalaman kerja, durasi kerja, penerangan cahaya dan jumlah produksi. Hasil uji hipotesa menunjukkan bahwa faktor keterampilan pekerja dengan nilai signifikan 0,013 dan jumlah produksi dengan nilai 0,042 yang artinya berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja dan memiliki nilai prioritas tertinggi. Terdapat beberapa rekomendasi perbaikan untuk mengatasi masalah antara lain meningkatkan pengawasan, meningkatkan pelatihan pekerja dan memberikan reward bagi tenaga kerja yang berprestasi

    Analisa Peramalan Permintaan Produk Olahan Tape Unggulan Dengan Metode Least Square (Studi Kasus DI UD. Purnama Jati, Jember)

    No full text
    Pada saat ini hampir semua perusahaan dihadapkan pada suatu tantangan dengan tingkat persaingan yang semakin ketat, tak terkecuali juga perusahaan yang bergerak dibidang industri olahan makanan. Peramalan penjualan (sales forecasting) dalam hal ini berperan penting, sebab merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan. Kabupaten Jember memiliki beberapa industri kecil dengan bermacam-macam unit industri diantaranya industri yang bergerak di bidang produk makanan ringan olahan tape singkong. Tape singkong dapat diolah lebih lanjut menjadi prol tape, brownies tape dan suwar-suwir. Ketersediaan bahan baku singkong yang melimpah khususnya singkong kuning membuat perkembangan produk olahan tape singkong semakin pesat. Dari sekian banyak industri olahan makanan di Jember, UD Purnama Jati adalah salah satu yang masih terjaga eksistensinya sampai saat ini. Industri tersebut telah bergerak selama belasan tahun dan memproduksi banyak kreasi makanan, beberapa produk unggulannya adalah prol tape, pia tape dan brownies tape. Hal ini mengharuskan UD Purnama Jati untuk dapat merencanakan semua parameter produksi dengan baik, termasuk kapasitas produksi produk-produk olahan tape tersebut agar dapat memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat tiap tahunnya. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dan mengolah data menggunakan metode least square. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Analisa data penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi data permintaan dan penjualan yang telah diperoleh sebelumnya menggunakan Metode Least Square. Hasil data keluaran dari metode tersebut dan data aktual dibandingkan berdasarkan nilai error dengan batas penyimpangan yang diperkenankan yaitu antara 5-10%. MAP

    Analisa Peramalan Permintaan Produk Olahan Tape Unggulan Dengan Metode Least Square (Studi Kasus DI UD. Purnama Jati, Jember)

    No full text
    Pada saat ini hampir semua perusahaan dihadapkan pada suatu tantangan dengan tingkat persaingan yang semakin ketat, tak terkecuali juga perusahaan yang bergerak dibidang industri olahan makanan. Peramalan penjualan (sales forecasting) dalam hal ini berperan penting, sebab merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan. Kabupaten Jember memiliki beberapa industri kecil dengan bermacam-macam unit industri diantaranya industri yang bergerak di bidang produk makanan ringan olahan tape singkong. Tape singkong dapat diolah lebih lanjut menjadi prol tape, brownies tape dan suwar-suwir. Ketersediaan bahan baku singkong yang melimpah khususnya singkong kuning membuat perkembangan produk olahan tape singkong semakin pesat. Dari sekian banyak industri olahan makanan di Jember, UD Purnama Jati adalah salah satu yang masih terjaga eksistensinya sampai saat ini. Industri tersebut telah bergerak selama belasan tahun dan memproduksi banyak kreasi makanan, beberapa produk unggulannya adalah prol tape, pia tape dan brownies tape. Hal ini mengharuskan UD Purnama Jati untuk dapat merencanakan semua parameter produksi dengan baik, termasuk kapasitas produksi produk-produk olahan tape tersebut agar dapat memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat tiap tahunnya. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dan mengolah data menggunakan metode least square. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Analisa data penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi data permintaan dan penjualan yang telah diperoleh sebelumnya menggunakan Metode Least Square. Hasil data keluaran dari metode tersebut dan data aktual dibandingkan berdasarkan nilai error dengan batas penyimpangan yang diperkenankan yaitu antara 5-10%. MAPE digunakan untuk mengetahui ketepatan model yang telah dibuat atau mengetahui seberapa besar kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan permintaan pada produk olahan tape dari UD. Purnama Jati cenderung meningkat di tahun 2020. Dari 3 produk unggulan yang dipasarkan oleh UD. Purnama Jati semuanya mengalami peningkatan permintaan yang cenderung stabil. Hal ini menunjukkan jika minat konsumen pada ketiga jenis produk ini meningkat dari tahun ke tahun. Permintaan akan produk prol tape pada tahun 2020 cenderung tinggi dibandingkan produk unggulan lain. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat pada pada produk olahan tape khususnya prol tape

    Penerapan Six Sigma Dalam Upaya Pengendalian Post Harvest Loss Pada Produksi Edamame (Glycine Max (L) Merr.) di PT. Gading Mas Indonesia Teguh

    No full text
    Potensi pertanian di Indonesia khususnya produk hortikultura memiliki peluang yang tinggi dimasa depan. Produk hortikultura yang banyak diminati konsumen mancanegara adalah kedelai edamame, yang banyak dibudidayakan di Kabupaten Jember. PT. Gading Mas Indonesia Teguh merupakan salah satu industri yang membudidayakan dan mengelola edamame. Edamame merupakan produk hortikultura yang memiliki sifat perishable (mudah rusak), sehingga membutuhkan penanganan pasca panen yang baik untuk menanggulangi terjadinya post harvest loss. Post harvest loss dapat berupa susut kuantitas dan susut kualitas yang tidak hanya disebabkan karena kerusakan maupun kecacatan produk, melainkan juga dapat dikarenakan tercecer akibat kelalaian pekerja. Risiko kehilangan pascapanen menimbulkan kerugian bagi perusahaan. PT. Gading Mas Indonesia Teguh tidak menghendaki adanya loss product khususnya edamame dengan grade AB, sehingga perlu adanya pengendalian risiko pascapanen edamame untuk mencegah terjadinya kehilangan (post harvest loss) edamame
    corecore