1,720,955 research outputs found
Analisis Numerik Aliran Darah Abdominal Aortic Aneurysm Menggunakan Metode Elemen Hingga
Aneurisma aorta perut adalah penonjolan pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke organ dan jaringan di bagian bawah tubuh, yang disebut dengan aorta. Pembuluh ini merupakan arteri terbesar cavitas abdominalis atau rongga perut. Peregangan atau menggembungnya aorta dapat berbahaya karena dapat merusak daerah pada dinding aorta sehingga aorta pecah dan menyebabkan perdarahan jika tidak segera diobati. Dari latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui model matematika aliran darah Abdominnal Aortic Aneurysm, model diselesaikan menggunakan metode elemen hingga, menganalisis pengaruh diameter pembengkakan dan kekentalan darah terhadap kecepatan aliran darah pada Abdominal Aortic Aneurysm, untuk mengetahui efektivitas metode elemen hingga dalam menganalisis masalah pembengkakan. Tahapan kegiatan penelitian meliputi: pertama, melakukan studi pustaka tentang Abdominal Aortic Aneurysm kemudian membangun model matematika dari persamaan momentum. Model yang terbentuk dikerjakan dengan pendekatan kuadratik sehingga diperoleh matriks global. Setelah mendapatkan matriks global selanjutnya melakukan komputasi menggunakan MATLAB. Selanjutnya melakukan simulasi dengan FLUENT dan dikombinasikan dengan penampakan aliran darah Abdominal Aortic Aneurysm untuk mengetahui pengaruh diameter pembengkakan dan kekentalan darah. Adapun hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. model matematika aliran darah Abdominal Aortic Aneurysm merupakan persamaan yang dinyatakan pada persamaan momentum. Berikut ini adalah persamaannya.
∂ρφ0 ∂t
+
∂ρuφx ∂x
=−
∂P ∂x
+ 2µ
∂U ∂x
(1)
2. Metode elemen hingga merupakan metode yang efektif untuk menganalisis kecepatan aliran darah Abdominal Aortic Aneurysm karena didapatkan perhitungan error relatif kurang dari 0.0001.
3. Hasil simulasi MATLAB dan FLUENT menunjukkan semakin besar lebar pembengkakan maka kecepatan aliran darah yang masuk ke daerah pembengkakan akan menjadi semakin lambat. Bisa dilihat pada hasil grafik menggunakan MATLAB dengan ukuran diameter pembengkakan 0.02 m, 0.03 m, dan 0.004 m kecepatan aliran darah meningkat yang semula 0.4m/s menjadi 0.3910m/s, 0.3940m/s, dan 0.3960m/s.
4. Hasil simulasi MATLAB dan FLUENT menunjukkan semakin besar nilai kekentalan darah maka kecepatan aliran darah akan menjadi semakin kecil. Bisa dilihat hasil grafik menggunakan MATLAB dengan nilai kekentalan cairan darah 0.0042kg/ms, 0.0043kg/ms, dan 0.0044kg/ms kecepatan aliran darah yang semula 0.4 m/s ketika memasuki area pembengkakan menjadi 0.3967m/s, 0.3965m/s, dan 0.3964m/
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Optimasi Hasil Produksi Genteng Menggunakan Goal Programming Sebagai Monograf
Optimasi adalah suatu pendekatan normatif bertujuan untuk mengidentifikasi penyelesaian terbaik dalam pengambilan keputusan dari suatu permasalahan dalam suatu keterbatasan keadaan, tujuan, serta batasannya dinyatakan dalam fungsi dari peubah-peubah penentu atau pembatas, untuk memperoleh hasil terbaik. Tidak adanya koordinasi dalam proses produksi dapat mengakibatkan kurangnya jumlah produksi yang dapat mengakibatkan kerugian pada perusahaaan. Perusahaan akan berusaha mencapai keadaan optimal untuk memenuhi tercapainya target dalam proses produksi. Oleh karena itu diperlukan suatu perhitungan menggunkan model matematika yang tepat guna memaksimalkan hasil produksi.
Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi hasil produksi adalah metode Goal Programming. Goal Programming adalah pengembangan model program linier yang digunakan untuk memperoleh tujuan akhir atau penyelesaian optimum daripersamaan atau pertidaksamaan linier yang memiliki tujuan ganda secara simultan.
UD Pastijaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri produksi genteng yang terletak di kota Situbondo. Proses produksi pada perusahaan Berdasarkan tujuan dan permasalahan yang ada pada UD Pastijaya serta hasil analisa dari penelitian yang dilakukan, dipeoleh hasil model matematika dari bentuk Goal Programming dari permasalahan yang ada pada perusahaan melibatkan semua sasaran pada masing-masing prioritas terpenuhi. Bentuk model matematika adalah sebagai berikut:
Minimumkan
Kendala
(12) ... 9310=d-d+x (11) ... 25351=d-d+x (10) ... 51950=d-dx (9) ... 52425=d-dx (8) ... 139041=d-d+x+x+x+x (7) ... 1425600=d-d+144x (6) ... 2851200=d-d+72x (5) ... 5702400=d-d32x (4) ... 5702400=d-d30x (3) ... 153000=d-d+x+x+x+x )2......(150095400d-d250015007001000 (1) ... 41172105=d-d+425x+378x+274x+327x 12 124 11 113 10 102 9 91 8 84321 7 74 6 63 5 52 4 41 3 34321 2 24321 1 14321 xxxx
Solusi dari permasalahan Goal programming dapat dilakukan menggunakan bantuan aplikasi POM-QM. Hasil menunjukkan beberapa produksi genteng dapat meningkat, namun pada genteng jenis morando mengalami penurunan. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan peningkatan genteng jenis karangpilang adalah sebesar 52425 buah, press sebesar 51955 buah, morando sebesar 12441 buah dan wuwung sebesar 9310 buah. Monograf dari penyelesaian permasalahan optimasi hasil produksi digunakan sebagai pendukung bahan ajar pada mata kuliah riset operasi dengan keunggulan bahasa yang digunakan lebih mudah dipahami serta terdapat langkahlangkah penyelesaian secara detail. Keuntungan berikutnya berisi metode penyelesaian yang lebih mudah dengan bantuan program komputer
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
