1,720,971 research outputs found
Optimalisasi Manajemen Kantin Sehat Cerdik Gizi: Penguatan Program Makan Bergizi di SMPN 1 Bangkalan
The canteen is a strategic object in providing nutritious, safe, and halal food. However, the canteen at SMPN 1 Bangkalan still requires handling to become a proper canteen according to health standards which may be due to a lack of awareness and school management. This program aims to strengthen the capacity of school management in developing a healthy canteen at SMPN 1 Bangkalan. The target of the activity is the school teachers who are part of the school canteen management team. The activity methods include socialization, orientation, application of science and technology, mentoring and evaluation, and program sustainability. The stages of community service activities carried out include socialization with activity partners, orientation of healthy canteen policies, preparation of Decrees and Standard Operating Procedures for School Canteen Supervisors, and procurement of hygiene and sanitation facilities in the form of portable handwashing stations and separate covered organic-inorganic trash bins. The results of the activity demonstrate a real commitment from the school to strengthening management's role in fostering and educating about healthy canteens. The school plans to establish a written policy that explicitly regulates the types of food that may and may not be sold in the canteen, so that all parties involved have clear guidelines.
Keywords: healthy canteen, school policy, nutritious food, school managemen
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Sosial Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun
Pengasuhan atau orang tua akan memberikan perlakuan yang berbeda-beda. Sikap dan perlakuan orang tua pada anaknya yang kemudian menjadikan kebiasaan pula bagi anak-anaknya. Hal ini juga akan berpengaruh pada perkembangan anak. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak prasekolah usia 4-6 tahun di TK Nurul Ulum Bangkalan.
Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasinya adalah semua ibu di TK Nurul Ulum dengan anak usia 4 – 6 tahun sebanyak 60 orang dan sampelnya sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Variabel independen yaitu pola asuh ibu terhadap anak sedangkan variabel dependen yaitu perkembangan sosial anak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Statistic Lambda.
Hasil penelitian menunjukkan persentase terbesar orang tua anak di TK Nurul Ulum menerapkan pola asuh permisif yaitu sebayak 20 orang (35,7%) sedangkan perkembangan sosial anak dengan persentase terbesar memiliki perkembangan yang baik yaitu sebanyak 27 anak (48,2%). Hasil uji statistik Lambda menunjukkan ada hubungan bermakna antara pola asuh orang tua terhadap anak dengan perkembangan sosial anak prasekolah usia 4 – 6 tahun di TK Nurul Ulum Bangkalan (p = 0.019 < α = 0.05).
Setiap orang tua memiliki cara tersendiri untuk mendidik anaknya, namun pola asuh yang tepat sangat diperlukan untuk proses perkembangan anak. Sehingga diharapkan untuk para orang tua memiliki pengetahuan tentang pola asuh yang tepat untuk anaknya, dan mengaplikasikan pola asuh yang sesuai dengan umur anak, tanpa melupakan hak dan keinginan anak
HUBUNGAN HARGA DIRI DAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA
Lansia mengalami proses penuaan yang mengakibatkan penurunan fungsi tubuh salah satunya fungsi kognitif. Harga diri dan interaksi sosial merupakan faktor yang berpengaruh terhadap fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan harga diri dan interaksi sosial dengan fungsi kognitif pada lansia Di RW 05 Kelurahan Kraton Kecamatan Bangkalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah lansia berusia 60 tahun ke atas dan besar sampel sebanyak 36 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel independen adalah harga diri dan interaksi sosial sedangkan variabel dependen adalah fungsi kognitif. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Berdasarkan uji statistik spearman rank didapatkan p=0.000 (<0.05), berarti ada hubungan yang bermakna antara harga diri dengan fungsi kognitif. Dan didapatkan p=0.004 (<0.05), berarti ada hubungan yang bermakna antara interaksi sosial dengan fungsi kognitif. Terdapat hubungan positif dengan tingkat korelasi kuat antara harga diri dengan fungsi kognitif pada lansia. Artinya semakin baik nilai harga diri maka fungsi kognitif akan semakin utuh. Sementara itu interaksi sosial dengan fungsi kognitif menunjukkan hubungan positif namun tingkat korelasinya sedang. Artinya semakin baik nilai interaksi sosial maka fungsi kognitif akan semakinutuh
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Makan Dengan Sulit Makan Pada Anak Usia 3-5 Tahun
Perilaku ibu dalam pemberian makan yang baik dan benar mempunyai peranan besar dalam pola makan anak. Pola pemberian makan oleh ibu meliputi cara menyiapkan makanan untuk anak, mengatur makanan yang dimakan anak dan membiasakan anak makan tepat waktu. Pola pemberian makan yang kurang baik dapat menyebabkan terjadinya sulit makan pada anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku ibu dalam pemberian makan dengan kejadian sulit makan pada anak usia 3-5 tahun di TK Nurul Hikmah Pamekasan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 73 anak di TK Nurul Hikmah Pamekasan. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan uji Lambda. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu berperilaku kurang dalam pemberian makan (83,5%). Mayoritas anak mengalami kejadian sulit makan (89%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dalam pemberian makanan dengan kejadian sulit makan pada anak (p < 0,05). Semakin kurang perilaku ibu dalam pemberian makan maka semakin besar peluang anak dalam mengalami kejadian sulit makan
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
