13 research outputs found

    IMPLEMENTASI ALGORITMA MULTINOMIAL NAIVE BAYES CLASSIFIER

    No full text
    ABSTRAK Informasi diperkirakan lebih dari 80% tersimpan dalam bentuk teks tidak terstruktur. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pengelolaan teks yaitu dengan metode text mining yang diyakini memiliki potensial nilai komersial tinggi. Salah satu implementasi dari text mining yaitu klasifikasi teks. Tidak hanya dokumen, pemanfaatan klasifikasi juga digunakan pada surat. Peneliti mengkaji Multinomial Naive Bayes Classifier untuk mengklasifikasi surat keluar sehingga dapat menentukan nomor surat secara otomatis. Sistem klasifikasi didukung dengan confix-stripping stemmer untuk menemukan kata dasar dan TF-IDF untuk pembobotan kata. Pengujian diukur dengan menggunakan confusion matrix. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi Multinomial Naive Bayes Classifier pada sistem klasifikasi surat memiliki tingkat accuracy, precision, recall, dan F-measure berturut-turut sebesar 89,58%, 79,17%, 78,72%, dan 77,05%.  ABSTRACT The information estimated that more than 80% is stored in the form of unstructured text. Therefore, it takes a text management system, namely text mining method is believed to have high potential commercial. One of text mining implementation is text classification. Not only documents, the use of classification is also used in official letter. Researcher examined Multinomial Naive Bayes Classifier to classify the letter so it can determine the letters classification code automatically. The classification system is supported by confix-stripping stemmer to find root and TF-IDF for term weighting. The test used by confusion matrix of a classified as a measure of its quality. The test results showed that the implementation of Multinomial Naive Bayes Classifier on letter classification system has a level of accuracy, precision, recall, and F-measure respectively for 89.58%, 79.17%, 78.72% and 77.05%.How to Cite : Setianingrum, A. H. Kalokasari, D.H . Shofi. I. M. (2017). IMPLEMENTASI ALGORITMA MULTINOMIAL NAIVE BAYES CLASSIFIER. Jurnal Teknik Informatika, 10(2), 109-118. doi: 10.15408/jti.v10i2.6822Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/jti.v10i2.6822</jats:p

    Sinyal Elektroensefalografi Untuk Deteksi Emosi Saat Mendengar Stimulus Pembacaan Al-Quran Menggunakan Wavelet Transform

    Get PDF
    Mendengarkan suara membaca Al-Qur\u27an (Murottal) diketahui sering digunakan untuk membuat suasana terasa santai. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, kami menyelidiki sejauh mana stimulasi suara murottal mempengaruhi penampilan gelombang alfa yang terlihat pada gelombang otak menggunakan detektor sinyal Electoencephalography (EEG). Menggunakan Transformasi Wavelet. Gelombang otak yang terdeteksi oleh sinyal EEG kemudian dianalisis untuk setiap fase gelombang pada frekuensi alfa (8-13 Hz) untuk melihat keadaan rileks. Kami merekam data gelombang EEG dalam 4 kondisi, yaitu kondisi tenang, kondisi tegang, dan keduanya dengan stimulus suara murottal. Setiap kondisi dilakukan masing-masing selama 2 menit. Suara murottal diambil secara acak untuk mendapatkan variasi data. Hasil klasifikasi menggunakan Recurrent Neural Network (RNN) menunjukkan bahwa t raining menggunakan n data ormal dengan tombak s mencapai akurasi 52% ~ 59%, Normal dengan m urottal n ormal menghasilkan nilai akurasi 55% ~ 56%, normal dengan tombak m urottal s mendapatkan nilai akurasi terkecil 35% ~ 46%, s Pike dengan m urrottal n ormal mencapai akurasi 57% ~ 67%, pike S dengan pike M urottal smenghasilkan akurasi 51% ~ 60%, M urottal normal dengan pike M urottal S mencapai nilai akurasi tertinggi 78%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam mendengarkan Murottal Al-Quran

    LAPORAN PENELITIAN DETEKSI CITRA WAJAH PALSU GENERATIVE ADVERSARIAL NETWORKS MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK BERBASISKAN ERROR LEVEL ANALYSIS

    Get PDF
    Generative adversarial networks merupakan algoritma yang sering digunakan untuk melakukan generate gambar menggunakan AI. Diperlukan sebuah algoritma yang mampu melakukan deteksi apakah sebuah gambar merupakan hasil kerja generative adversarial networks atau gambar nyata. Pada penelitian ini, kami mengajukan penggunaan algoritma Error Level Analysis dan convolutional neural network untuk mendeteksi citra manipulasi yang dihasilkan oleh generative adversarial networks. Setelah melakukan training data, dapat dibuktikan bahwa penggunaan onvolutional neural network dengan kompresi Error Level Analysis dapat meningkatkan performa keseluruhan dari model, baik itu akurasi, precision, recall, maupun parametser lainnya. Berdasarkan hasil evaluasi, didapatkan bahwa training onvolutional neural network terbaik didapatkan ketika menggunakan kompresi Error Level Analysis 50% karena dapat mencapai 94% akurasi, precision 93.3%, Recall 94.9%, F1 Score 94.1%, ROC-AUC Score 98.7%, dan AP Score 98.8%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk melakukan proses deteksi gambar antara gambar nyata atau gambar palsu hasil generative adversarial networks
    corecore