4,296 research outputs found
Improvement of customer satisfaction through OTAs website: Tri Giao Hotel, Vietnam
This thesis aims to, first and foremost, gain a more in-depth understanding of customer rates and reviews of Tri Giao Hotel on OTA websites. The author selected six leading OTA websites to conduct the research, i.e. TripAdvisor, Booking, Expedia, Agoda, Facebook, and Google. In addition, the study compared the Tri Giao Hotel with other four hotels, which are also local brand hotel and have 4-star international standard, in a competitive set. Finally, this thesis explored satisfaction and dissatisfaction determinants of service quality can affect customer satisfaction.
Since the main customers of Tri Giao Hotel are charters and from travel agencies, the customers from OTA have not been focused. Therefore, this research-oriented thesis selected Tri Giao Hotel as the commissioning company. This study used qualitative methods such as observation, interview with FOM, data collection on OTA websites, and content analysis. These methods are based on conceptual framework and theoretical framework, especially SERVQUAL model. After that, decisive factors that affect customers’ decisions to book a hotel room online were discovered. Hence, some suggestions on how to improve customer satisfaction through the OTA website were given.
The results revealed that the service quality of Tri Giao Hotel has a significant impact on customer satisfaction. Combining all the reviews on six main OTA websites, the hotel received 301 customer reviews and 199 written comments. The hotel review index was 90.6% and the management response was 58.8%. The service, staff, and value of the hotel makes the customer the most satisfied. However, the location of hotel and quality of the food were the main weaknesses that need to be improved. Besides, some other factors also affected customer satisfaction. Suggestions and new ideas were briefly discussed to improve customers’ satisfaction to Tri Giao Hotel
Dave and Dottie Seibold : founding members of the Grand Haven Area Historical Society
Grand Haven historian, author, and dentist Dave Seibold has a passionate interest in community heritage. Prior to relocating to Grand Haven, Dr. Seibold served in Hawaii at a dental clinic for children. In this interview, Dr. Seibold and his wife Dottie discuss the founding of the Grand Haven Area Historical Society, which began its existence as the Tri-Cities Historical Society in 1959, and the Tri-Cities Historical Museum. Dr. Seibold explains the efforts to save the Grand Haven railroad depot from demolition for possible use as a museum and his project to write a history of northern Ottawa County to continue the work of historian Leo C. Lillie. In 1990, Dr. Seibold authored and published Coast Guard City, U.S.A: A History of the Port of Grand Haven. The Seibolds also recall how they met in their hometown of Jackson, Michigan, married, and chose Grand Haven as their home in 1955
Tri-State High School student report, Usui, Teruko
A mid-quarter student repot on physical education for Teruko Usui, 7th grade at Tri-State High School at the Tule Lake camp, California.The Usui Family Papers consist of documents pertaining to the family's experiences of the forced evacuation and incarceration during World War II. The Usui Family was incarcerated in the Tule Lake camp, California, and transferred to the Minidoka camp, Idaho. Included are correspondence, gate pass, receipts, census conducted among Issei incarcerees, student report cards, lists of transfers from Tule Lake to Minidoka, a directory of the incarcerees in the Minidoka camp, and publications. All items originally belonged to the Donald Teruo Hata and Nadine Ishitani Hata Asian Pacific Studies Collection
Tri-State High School student's report, Usui, Teruko
A student repot for Teruko Usui, 7th grade at Tri-State High School at the Tule Lake camp, California.The Usui Family Papers consist of documents pertaining to the family's experiences of the forced evacuation and incarceration during World War II. The Usui Family was incarcerated in the Tule Lake camp, California, and transferred to the Minidoka camp, Idaho. Included are correspondence, gate pass, receipts, census conducted among Issei incarcerees, student report cards, lists of transfers from Tule Lake to Minidoka, a directory of the incarcerees in the Minidoka camp, and publications. All items originally belonged to the Donald Teruo Hata and Nadine Ishitani Hata Asian Pacific Studies Collection
Perekayasaan Laba dalam Tax Avoidance dan Persistensi Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan di BEI)
Fenomena yang umum terjadi di Indonesia saat ini yaitu adanya perbedaan
tujuan antara pihak agent dan principal dalam mencapai suatu kesejahteraan yang
diinginkan, disebabkan oleh adanya asimetri informasi dalam hubungan
keduanya. Suatu perusahaan pastinya menginginkan keuntungan yang
sebesar-besarnya serta ingin mendapatkan tambahan modal sebesar-besarnya dari
investor maupun kreditor. Segala cara dilakukan perusahaan dalam mencapai
target laba yang telah ditetapkan, salah satunya dengan melakukan perekayasaan
laba. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh
perekayasaan laba baik melalui perekayasaan laba akrual maupun perekayasaan
laba riil terhadap tax avoidance dan persistensi laba pada perusahaan
pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pada penelitian ini juga
menambahkan variabel kontrol yakni profitabiltas dan ukuran perusahaan. Sumber
data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dari laporan
keuangan perusahaan pertambangan periode 2015-2018 yang diperoleh dari
www.idx.co.id dan website-website resmi perusahaan. Pemilihan sampel
menggunakan teknik purposive sampling dan analisis data yang digunakan
melalui analisis linier regresi berganda dengan software SPSS versi 23. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa perekayasaan laba riil berpengaruh negatif
terhadap tax avoidance dan perekayasaan laba akrual berpengaruh negatif
terhadap persistensi laba. Sedangkan perekayasaan laba akrual tidak berpengaruh
terhadap tax avoidance dan perekayasaan laba riil tidak berpengaruh terhadap
persistensi laba
Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Berdasarkan Psak 69 Pada PT Perkebunan Nusantara (Persero) XII Kebun Bantaran Blitar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perlakuan akuntansi aset biologis yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan dan kesesuaiannya dengan standar akuntansi tentang agrikultur (PSAK 69) yang sudah resmi efektif pada tahun 2018. Objek penelitian ini adalah PTPN XII Kebun Bantaran di Blitar, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua metode pengumpulan data, yakni metode penelitian kepustakaan dan metode penelitian lapangan. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Dalam menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Salah satu aset biologis yang dimiliki oleh PTPN XII Kebun Bantaran adalah teh. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan mengenai aset biologis oleh PTPN XII Kebun Bantaran sudah sesuai dengan PSAK 69, namun terdapat perbedaan pada pengukuran aset biologis antara PTPN XII Kebun Bantaran dengan PSAK 69. PTPN XII Kebun Bantaran mengukur aset biologis menggunakan metode biaya historis, sedangkan menurut PSAK 69 aset biologis diukur denegan menggunakan metode nilai wajar
Desain Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Microsof Access 2016 untuk Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM pada CV. Permata Hitam Mandiri
UMKM merupakan suatu usaha produktif yang dimiliki perseorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai UMKM. Kriteria UMKM sendiri diatur dalam peraturan perundang-undangan No. 20 tahun 2008. Hingga saat ini, UMKM merupakan sektor yang berkontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. Dalam operasional usaha produktif, dibutuhkan sistem operasional yang efektif dan efisien. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan komputer dalam memproses informasi dapat menjadi solusi. Permasalahan inilah yang dihadapi oleh CV. Permata Hitam Mandiri yang belum menggunakan sistem yang terkomputerisasi. Selain itu, penggunaan standar akuntansi untuk UMKM yaitu SAK EMKM yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia dapat digunakan sebagai pedoman dalam proses penyusunan keuangan perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi akuntansi untuk penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi Microsoft Access yang berpedoman pada SAK EMKM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui hasil wawancara dan dokumentasi. Perancangan aplikasi ini meliputi komponen tabel, relasi antar tabel, query, form, dan report. Penelitian ini diharapkan dapat membantu kemudahan dan kelancaran operasional entitas dalam melakukan penyusunan laporan keuangan yang berpedoman pada SAK EMKM melalui penggunaan Microsoft Access
Pengaruh Layanan Electronic Payment Terhadap Kinerja Perbankan Indonesia
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh layanan internet banking, mobile banking dan APMK (Alat Pembayaran Menggunakan Kartu) terhadap kinerja perbankan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sedangkan sampel yang digunakan adalah perusahaan perbankan yang telah terdaftar di BEI dari tahun 2003 sampai dengan 2017. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan perbankan. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing variabel yaitu internet banking, mobile banking dan APMK tidak berpengaruh terhadap kinerja perbankan. Hal ini disebabkan karena penggunaan layanan yang belum maksimal oleh nasabah yang mengakibatkan pendapatan yang didapat dari penyediaan layanan belum maksimal, sehingga belum mampu menutup biaya operasi penyediaan layanan
Pengaruh Nilai Wajar Aset Biologis Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Agroindustri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
terhadap manajemen laba di perusahaan sektor agroindustri yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data
sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan triwulan dari perusahaan sektor agroindustri tahun
2018. Penelitian ini menggunakan variabel dependen manajemen laba yang diukur menggunakan
model Stubben, variabel independen nilai wajar aset biologis yang diukur dari keuntungan dan
kerugian atas penerapan nilai wajar dari aset biologis, serta variabel kontrol ukuran perusahaan
(logaritma total aset) dan leverage (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai wajar aset
biologis melalui PSAK 69:Agrikultur berpengaruh positif terhadap manajemen laba, dan variabel
kontrol yang digunakan (ukuran perusahaan dan leverage) tidak berpengaruh terhadap manajemen
laba. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa dengan adanya nilai wajar aset biologis
melalui PSAK 69:Agrikultur di perusahaan sektor agroindustri secara empiris meningkatkan
tindakan manajemen laba yang dilakukan oleh manajer
Analisis Pengakuan Pendapatan Dan Beban Konstruksi Berdasarkan Sak Emkm Pada CV. Cipta Pembangunan
UMKM adalah salah satu jenis usaha yang paling banyak dijalankan oleh
warga Indonesia. UMKM memiliki peran penting bagi perkembangan ekonomi di
Indonesia, karena menciptakan lapangan pekerjaan dan dapat membantu
pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran. Kegiatan UMKM tidak
terlepas dari perlakukan akuntansi yang dapat merekam proses keberlangsungan
UMKM tersebut, sehingga UMKM dapat mengetahui perkembangan dan kondisi
keuangan sebagai bahan evaluasi kinerja untuk di masa yang akan datang. (Putri
dkk., 2019)
Masalah bagi UMKM di Indonesia adalah pemahaman yang rendah
mengenai standar akuntansi keuangan. Hal tersebut menyebabkan UMKM
kesulitan dalam menyajikan laporan keuangan. Pada tanggal 1 Januari 2011
diharapkan UMKM menerapkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas
Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP), namun masih banyak UMKM yang
belum dapat menerapkan SAK-ETAP dengan benar. Pada tanggal 1 Januari 2018,
Ikatan Akuntan Indonesia memberlakukan SAK EMKM untuk membantu para
pelaku UMKM menyusun laporan keuangan dengan benar. (Adhikara, 2018)
Pada era modern ini negara dituntut untuk terus berkembang, baik dari segi
ekonomi, segi infrastruktur, dan lain-lain. Infrastruktur pada sebuah area sangat
berperan penting bagi masyarakat, seperti perbaikan jembatan, pembangunan
gedung, perbaikan irigasi, perluasaan jalan raya, dan sebagainya. Perusahaan jasa
konstruksi berperan untuk menunjang pembangunan di Indonesia, baik
dilaksanakan oleh pihak swasta maupun pemerintah.
Perlakuan akuntansi perusahaan jasa konstruksi yang memiliki
karakteristik yang khusus. Proses pelaksanaan proyek dari suatu perusahaan jasa konstruksi tidak semua dapat terselesaikan dalam satu periode akuntansi dan awal
pelaksanaan proyek tidak mungkin terjadi pada awal tahun. Analisis dalam
penelitian ini menggunakan SAK EMKM, dimaksudkan agar perhitungan
pendapatan dan beban kontrak serta pengakuannya telah sesuai dengan peraturan
yang berlaku. Hal ini perlu karena unsur yang penting dalam laporan laba rugi
yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menjual produk atau jasa.
Pihak-pihak berkepentingan seperti inspeksi pajak dan lembaga keuangan dapat
melihat kondisi perusahaan yang sebenarnya dan menjadi salah satu pertimbangan
untuk pengambilan keputusan dari laporan laba rugi. Lokasi penelitian dalam penulisan ini berada di CV. Cipta Pembangunan
merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Penelitian
ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, yaitu dengan cara
mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian
data yang akan dianalisis dan disusun dalam tulisan yang bersifat naratif. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode
dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Cipta Pembangunan mengakui
pendapatan pada saat pekerjaan telah selesai. Biaya kontrak diakui sebagai beban
dalam laba rugi pada periode akuntansi dimana biaya tersebut yang berhubungan
dengan kontrak. CV. Cipta Pembangunan mencatat beban material berdasarkan
semua biaya yang dikeluarkan selama pelaksanaan kontrak tersebut. Perusahaan
telah menghitung beban sewa dan penyusutan dari aset tetap, tetapi perusahaan
juga perlu mencantumkan nilai beban sewa dan penyusutan tersebut ke dalam
laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan akuntansi
pada CV. Cipta Pembangunan mengenai pengakuan pendapatan dan beban
kontrak secara keseluruhan belum sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
EMKM. Perusahaan seharusnya memperhatikan persentase penyelesaian dalam
mengakui pendapatannya, sehingga mengetahui penerimaan tersebut adalah
liabilitas atau aset. Perusahaan juga perlu melakukan pemeriksaan fisik atas bahan
material yang masih ada, sehingga beban kontrak yang dicatat tidak menjadi lebih besar dari nilai wajarnya. Perusahaan perlu mencantumkan nilai beban sewa dan
penyusutan tersebut ke dalam laporan keuangan, supaya perusahaan dapat
menyajikan laporan keuangan secara wajar dan mencerminkan kondisi keuangan
perusahaan
- …
