172 research outputs found
Model SAUD dalam Pembelajaran Bahasa
Ciptaan ini berupa model pembelajaran SAUD dalam pembelajaran bahasa asin
Saud, Syukur. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Menulis Deskripsi Bahasa Jerman Berbasis Model Komunikasi SMCR Berlo di SMA
ABSTRAK
Saud, Syukur. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Menulis Deskripsi
Bahasa Jerman Berbasis Model Komunikasi SMCR Berlo di SMA. Disertasi.Program Studi Pendidikan Bahasa. Promotor: Prof. Dr.H.A.Jufri, M.Pd.Kopromotor I: Prof.H. Muhammad Asfah Rahman, M.Ed.,Ph.D. Kopromotor II:Dr. Salam, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa model pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman berbasis model komunikasi SMCR Berlo di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek yang
dilibatkan dalam penelitian ini adalah para ahli, guru, dan siswa kelas XII SMA Negeri 4 Bantimurung Kabupaten Maros. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar validasi, lembar keterlaksanaan perangkat (komponen sintaks, interaksi sosial, dan prinsip reaksi), angket, dan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Kualitas perangkat pembelajaran ditinjau dari tiga aspek, yaitu
validitas, kepraktisan, dan keefektivan. Pengembangan model pembelajaran ini mengikuti prosedur modifikasi pengembangan perangkat pembelajaran 4-D
Thiagarajan yang meliputi empat tahap, yaitu: (1) tahap pendefinisian (define); (2) tahap perancangan (design); (3) tahap pengembangan (develop); dan (4) tahap penyebaran (dessiminate). Dalam penelitian ini, tahapan yang dilakukan hanya
sampai menghasilkan produk final dan tidak dilakukan diseminasi secara luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman berbasis model komunikasi SMCR Berlo ini telah valid, praktis, dan efektif. Hasil validasi dan analisis data uji coba menunjukkan bahwa
perangkat pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman berbasis model
komunikasi SMCR Berlo yang terdiri dari (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (3.81), (2) Materi Ajar (3,80), (3) Buku Pegangan Guru (3,83), (4) Lembar Kerja Siswa (3,81) dan (5) Tes Hasil Belajar (3,93). Kriteria kepraktisan
(keterlaksanaan) pada setiap perangkat pembelajaran berdasarkan komponen sintaks, interaksi sosial, dan prinsip reaksi secara keseluruhan terlaksana sesuai dengan rata-rata pengamatan ( ). Pada uji keefektifan perangkat pembelajaran yang meliputi (1) aktivitas siswa selama proses pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman berbasis model komunikasi SMCR Berlo, (2) kemampuan guru mengelola pembelajaran, (3) respons siswa terhadap perangkat
pembelajaran, dan (4) ketuntasan hasil belajar. Berdasarkan tes hasil belajar menunjukkan bahwa sebanyak 14 siswa (58,3%) dari 24 siswa memperoleh skor 3-4 (Nilai Bolton) sehingga tes hasil belajar siswa kelas XII SMA Negeri 4
Bantimurung Kabupaten Maros berada pada kategori cukup (befriedigend) dan telah memenuhi standar ketuntasan.
Kata kunci: Model pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman, modelkomunikasi SMCR Berlo.
ABSTRACT
Saud, Syukur. 2014. Learning Model Development on Descriptive Writing in German Language Based on SMCR Berlo’s Communication Model of SeniorHigh school Students. Dissertation. Postgraduate Program Makassar State University. Promoter: Prof. Dr. H .A. Jufri, M.Pd. Copromoter: Prof. H. Asfah
Muhammad Rahman, M.Ed., Ph.D. Copromoter: Dr. Salam, M.Pd.
This research and development study aims to develop a product in the form of
German descriptive writing learning model based on SMCR Berlo’s
communication model of Senior High School Students. This kind of research is a
developing research. Subject involved in this study were expert, teachers, and
third year (XII) students of SMA Negeri 4 Bantimurung Kab. Maros. Research
data collected through a validation and enforceability sheet, questionnaires, and
tests. Collected data were analyzed descriptively. Quality of the learning device is
considered from three aspects namely: validity, practicability and effectiveness.
This learning model development follows modification procedure of learning
device 4-D Thiagrajan development which included four phases namely: 1)
defining stage; 2) designing stage; 3) developing stage; and disseminating stage.
In this research, phase is done only to produce the final product and there is no
dissemination widely.
The result of research showed that the learning model on descriptive writing in
German language based on SMCR Berlo’s communication model was validity,
practicability and effectiveness. The result of Validation, Try-Error of learning
device which is developed includes: 1) lesson plan (3,81), 2) teaching materials
(3,80), 3) teacher’s handbook (3,83), 4) students’ worksheet (3,81), and 5)
learning outcome test (3,93). Practicability (enforceability) criteria on each
learning model based on component of syntax, social interaction, and the overall
reaction principle implemented in accordance with the average of the observation
(1,5 ≤ x ≤ 2,0). In the testing of effectiveness of the learning device which
includes (1) students’ activity during the process of descriptive writing of German
based on SMCR Berlo’s communication model, (2) teacher’s ability to manage
learning, (3) the response of students toward the learning model, and (4) mastery
of learning outcomes. Subsequently, the achievement test showed that 14 (58,3%)
of 24 students obtained a score of 3 – 4 (Berlo’s score) so that the test result of
third year students of SMA Negeri 4 Bantimurung Kabupaten Maros is in the
category of fairly and meets the standard of competence.
Key Word: German language descriptive writing learning model, Berlo’s SMCR
communication model
Pengembangan Model SAUD Dalam Pembelajaran Schreibfertigkeit Mahasiswa Program Studi Bahasa Jerman Di Indonesia Timur
Ciptaan ini berupa laporan penelitian mengenai Pengembangan Model SAUD Dalam Pembelajaran Schreibfertigkeit Mahasiswa Program Studi Bahasa Jerman Di Indonesia Timu
Pengembangan Model SAUD dalam Pembelajaran Schreibfertigkeit Mahasiswa Program Studi Bahasa Jerman di Indonesia Bagian TImur
Ringkasan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model SAUD dalam pembelajaran Schreibfertigkeit mahasiswa Program Studi Bahasa Jerman di Indonesia Bagian Timur. Model SAUD adalah model pembelajaran yang terdiri atas komponen- komponen inti yaitu start, action, utilization dan destination. Model SAUD ini jika disesuaikan dalam proses pembelajaran, maka Start adalah dosen selaku pendidik dan persiapan pelaksanaan pembelajaran. Action lierupa pelaksanaan pembelajaran yang di dalammya mencakup aspek materi ajar dan cara dosen mengajarkan materi di kelas. Utilization adalah pelatihan kepada mahasiswa baik teori maupun praktik. Destination adalah mahasiswa sebagai sasaran didik dan capaian proses pembelajaran. Tujuan analisis ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam berbahasa Jerman khususnya Schreibfertigkeit pada tingkat perguruan tinggi. Selain itu merancang perangkat pembelajaran Schreibfertigkeit dan mengadaptasikan dengan model SAUD yang akan digunakan oleh Dosen Bahasa Jerman di Perguruan Tinggi. Perangkat tersebut meliputi: (1) bahan ajar dan (2) perangkat model SAUD dalam pembelajaran kreatives Schreibfertigkeit mahasiswa program studi bahasa Jerman di Indonesia bagian timur
Penerapan Model SAUD dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Deskripsi Bahasa Jerman Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahas Jerman FBS UNM
Ringkasan: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan dan mendeskripsikan proses pembelajaran penerapan model SAUD dalam pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBS UNM.
Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan menggunakan siklus model Kemmis dan Taggart yang mengutamakan pada perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kegiatan atau proses pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman. Metode pengumpulan data adalah metode observasi dan metode introspeksi. Teknik pengumpulan data yaitu teknik analisis dokumen, pemberian tugas dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan model SAUD dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis deskripsi bahasa jerman mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretes dan postes yang dilakukan selama dua siklus. Pada pratindakan skor rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 46,71 yang selanjutnya pada siklus pertama mengalami peningkatan skor rata-rata sebesar 51,33. Peningkatan skor ini belum maksimal sehingga dilakukan siklus II. Peningkatan signifikan terjadi pada siklus II dengan capaian skor rata-rata 70,67
Perancangan Website Masjid Baitus Syukur Menggunakan Wordpress
The function of the mosque ideally is as the center of Islamic activities, not just a place of worship alone. Islamic studies, book review and discussion places are commonly held in mosques. In this digital age, it is undeniable that access to information is so easy. To
support the activities of the mosque as a center of activity, it is necessary a website that
can be accessed by everyone and speed up the dissemination of information. Baitus Syukur is one of the mosques that stand on a strategic land adjacent to campus, boarding house
and residents. The author sees an opportunity and specializes to create a website of Baitus Syukur mosque so that information can be easily accessed by the community. Website creation using wordpress focuses on providing information relating to Baitus Syukur mosque. This website consists of pages containing profiles of mosques such as history, profiles and stewardship. Then the information of routine study, the schedule of priests and prayers of the mosque of Baitus Syukur Mosque. The author conducted a test website by conducting interviews to the board and the general public. According to the mosque’s board, existence of this website is very helpful for dissemination of information. according to general public, this website is very helpful for pilgrims to know the schedule of studies
and activities related to the Baitus Syukur mosque
Sate Mak Syukur Sebagai Ikonik Kuliner dari PadangPanjang
This study aims to determine whether Sate Mak Syukur can become an icon of culinary tourism in Padangpanjang and to determine the economic impact caused by the presence of Sate Mak Syukur as an icon of culinary tourism in Padangpanjang. This study uses a qualitative writing method, namely observation and interviews. Qualitative research methods are research methods used to research natural object conditions. The results of this study were conducted qualitatively descriptively, namely the data collected in the form of words, pictures and not numbers. In this writing, the author went directly to the field to document the writing process as evidence in the implementation of the writing. One of the informants in this study was the owner or business actor. The results of the writing of Sate Mak Syukur as an icon of culinary tourism in Padangpanjang can be seen from several important aspects. Sate Mak Syukur has succeeded in attracting the attention of both local and foreign tourists, thanks to its distinctive taste and attractive presentation. The uniqueness of the recipe and cooking method that have been passed down from generation to generation make this satay not only food, but also part of the culture and traditions of the Padangpanjang community. The economic impact caused by the existence of Sate Mak Syukur is very positive. This culinary business has created jobs for the local community, from processing raw materials to serving customers. In addition, the increase in the number of visitors who come to enjoy this satay also has an impact on other economic sectors, such as accommodation, transportation, and other small businesses around the location. This writing shows that Sate Mak Syukur plays a role as a tourist attraction that can increase visits to Padangpanjang. With the right promotion and development of supporting infrastructure, Sate Mak Syukur has the potential to become one of the famous culinary destinations in Indonesia
EFEKTIVITAS MODEL KOMUNIKASI SMCR BERLO DALAM PENGAJARAN WORTSCHATZ
Abstract: The effectiveness of Communication Model in Teaching Wortshatz SCMR Berlo. The purpose of this research is to implement a model of Communication SMCR Berlo an effort to improve the mastery of German vocabulary (wortschatz) high school students in the city of Makassar. The design used in this study is one group pretest-posttest design. The technique of collecting data through vocabulary tests and questionnaires. The data obtained in this study were analyzed by descriptive quantitative t-test using SPSS 15.0 software program. The data obtained from the questionnaire were analyzed by descriptive narrative. The results show an increase in category seeing, hearing, touching, and smelling. Thus, the model in ferred Berlo SCMR effective communication to enhance the students' mastery of the German language vocabulary
Pengembangan Model Komunikasi Defleur Dalam Pembelajaran Sprechfertigkeit Siswa Kelas XII Di SMA Se Sulawesi Selatan
Ciptaan ini berupa laporan penelitian yang mengkaji tentang Pengembangan Model Komunikasi Defleur Dalam
Pembelajaran Sprechfertigkeit Siswa Kelas XII Di SMA Se
Sulawesi Selata
Pembelajarean Menulis Deskripsi Bahasa Jerman Berbasis Model SMCR Berlo di SMA
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa model pembelajaran menulis deskripsi bahasa jerman berbasis model komunikasi SMCR Berlo di SMA.Jenis peneklian ini adalah penelitian pengembangan.Subjekyang dilibatkan dalam penelitian ini adalah para ahli,guru, dan siswa XII SMA Negeri 4 Bantimurung Kabupaten Maros.Data penelitian dikumpulkan melalui lembar validassi.lembar keterlaksanaan perangkat (komponen sintaks ,intreraksi sosisal,dan prinsip reaksi),angket<dan tes. Data yang telah teerkumpul dianalisis secara deskriptif. KUalitas perangkat pembelajaran ditinjau dari tiga aspek,yaitu validitsas,kempraktisan, dan keefektivan.Pengembangan model pembelajaraN ini mengikuti prosedur mopdifikasi pengembangan perangkat pembelajaran 4-D Thiagarajan yang meliputi empat tahap,yaitu(!) tahap pendefinisian (define);(2) tahap perancangan(design);(3)tahap pengembangan (develop);dan($) tahap penyebaran (dessiminate). dalam penelitian ini taghapan yang dilakukan hanuya sampai menghasilkan produk final dan tidak dilakukan diseminasi secara luas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman berbasis model komunikasi SMCR verlo ini telah valid,praktis,dan efektif
kata kunci: pembelajaran menulis deskripsi bahasa Jerman,model komunikasi SMCR Berl
- …
