1,720,959 research outputs found

    REDUCING EPIGASTRIC PAIN SCALE OF DYSPEPSIA PATIENTS THROUGH THE CONSUMPTION OF TAPIOCA FLOUR (Manihot esculenta) AND TROPICAL FOREST HONEY: PRE-EXPERIMENTAL STUDY

    Get PDF
    A collection of signs and symptoms that are often felt by people with dyspepsia are epigastric pain, nausea, vomiting, satiety, and discomfort. Traditional medicine applied by the community includes the consumption of tapioca flour (Manihot esculenta) and tropical forest honey to reduce pain complaints caused by dyspepsia. To determine the effect of tapioca flour and tropical forest honey consumption (TFGFH) on the epigastric pain scale in dyspeptic patients. This quantitative study used a pre-experimental design with one group pretest-posttest. After the paired t-test was carried out, it was found that the significance value of p-value = 0.000 which means that there is a significant effect of TFGFH consumption on the epigastric pain scale in dyspeptic patients. There is a significant effect of TFGFH consumption on decreasing the epigastric pain scale in dyspeptic patients in the working area of ​​Sungai Siring Public Health Center, North Samarinda.A collection of signs and symptoms that are often felt by people with dyspepsia are epigastric pain, nausea, vomiting, satiety, and discomfort. Traditional medicine applied by the community includes the consumption of tapioca flour (Manihot esculenta) and tropical forest honey to reduce pain complaints caused by dyspepsia. To determine the effect of tapioca flour and tropical forest honey consumption (TFGFH) on the epigastric pain scale in dyspeptic patients. This quantitative study used a pre-experimental design with one group pretest-posttest. After the paired t-test was carried out, it was found that the significance value of p-value = 0.000 which means that there is a significant effect of TFGFH consumption on the epigastric pain scale in dyspeptic patients. There is a significant effect of TFGFH consumption on decreasing the epigastric pain scale in dyspeptic patients in the working area of ​​Sungai Siring Public Health Center, North Samarinda

    Studi Kepustakaan Pengaruh Bekam Kering Terhadap Musculoskeletal Disorders Ekstremitas Atas Dan Bawah

    Get PDF
    Tujuan studi: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh bekam kering terhadap musculoskeletal disorders ekstremitas atas dan bawah berdasarkan artikel atau jurnal yang telah dianalisis. Metodologi: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan mengambil 15 jurnal yang terdiri dari 3 jurnal nasional dan 12 jurnal internasional. Hasil: Sebanyak 15 jurnal telah diidentifikasi, penilaian utama dalam penelitian ini adalah intensitas nyeri pada ekstremitas atas dan bawah. Hasil utama dalam penelitian ini menunjukkan adanya penurunan nyeri secara signifikan setelah pemberian terapi bekam kering terhadap nyeri ekstremitas atas dan bawah. Manfaat: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran atau  referensi di bidang ilmu keperawatan yang akan melakukan penelitian lebih lanjut dengan tema bekam kering terhadap Musculoskeletal Disorders

    Hubungan Tingkat Penghasilan dengan Penggunaan Terapi Bekam di Klinik Cendana Herbal Samarinda

    Get PDF
    Tujuan studi: Untuk mengetahui apakah terdapat ada hubungan tingkat penghasilan dengan penggunaan terapi bekam di Klinik Cendana Herbal Samarinda. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif correlation dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden. Hasil: Dari uji analisis menggunakan korelasi Gamma. Hasil analisa korelasi Gamma menunjukkan nilai p value 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat penghasilan dan penggunaan terapi bekam. Manfaat: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi bekam khususnya di Klinik Cendana Herbal Samarinda telah dimanfaatkan oleh pasien dengan berbagai tingkat penghasilan, dalam hal ini pemerintah dapat mendorong perkembangan dari terapi bekam sehingga dapat meningkatkan keinginan masyarakat dalam memanfaatkan pengobatan alternatif khususnya bekam.&nbsp

    Studi Kepustakaan Pengaruh Bekam Kering terhadap Musculoskeletal Disorders Leher dan Bahu

    No full text
    Tujuan studi: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh bekam kering terhadap musculoskeletal disorders leher dan bahu berdasarkan hasil literature review. Metodologi: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka (library research), dengan menganalisis literatur yang tersedia melalui database nasional maupun internasional sebagai landasan informasi dalam penelitian ini. Kriteria inklusi : rentang waktu publikasi jurnal 5 tahun terakhir mulai dari 2016-2021, menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, subjek dalam penelitian yaitu penyakit yang memiliki gejala musculoskeletal disorders leher dan bahu, artikel penelitian orisinil full text, tema jurnal pengaruh bekam kering terhadap musculoskeletal disorders leher dan bahu. Hasil: Sebanyak 15 jurnal telah diidentifikasi, penilaian utama dalam penelitian ini adalah intensitas nyeri pada leher dan bahu. Hasil utama dalam penelitian ini menunjukkan adanya penurunan nyeri secara signifikan setelah pemberian terapi bekam terhadap nyeri leher dan bahu. Manfaat: Bagi peneliti hasil penelitian ini diharapkan dapatmenambah pengetahuan, pengalaman, dan wawasandalam melakukan penelitian serta mampu menjadi landasan yang kuat bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian lebih lanjut dengan tema pengaruh bekam kering terhadap musculoskeletal disorders, dan bagi institusi pendidikan hasil penelitian dapat menjadi sumber pembelajaran dan referensi di bidang ilmu keperawata

    Pengaruh Terapi Bekam Basah terhadap Muskuloskeletal Disorders di Bagian Punggung Bawah pada Pekerja Bangunan di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

    Get PDF
    Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengaruh terapi bekam basah terhadap muskuloskeletal disorders dibagian punggung bawah pada pekerja bangunan di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Metodologi:  Pada penelitian menggunakan desain penelitian rancangan Group Pretest posttest with control group. Jumlah responden penelitian 30,Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik purposive sampling, Analisis data yang digunakan  yaitu  uji test wilcoxon. Hasil: : Data diambil menggunakan kuesioner skala nordic body map.Data dianalisis menggunakan uji wilcoxone pada pretest- posttest kelompok kontrol dan eksperimen nilai p-value untuk kelompok eksperimen 0.000 > 0,05 hal menunjukan  bahwa terdapat pengaruh yang berarti terhadap terapi bekam basah terhadap muskuloskeletal disorders dibagian punggung bawah pada pekerja bangunan,pada kelompok kontrol nilai p value 0.557>0,05 disimpulkan tidak terdapat pengaruh yang bermakna pada muskuloskeletal disorders dibagian punggung bawah terhadap terapi bekam basah pada pekerja bangunan. Manfaat: Manfaat penelitiaan ini dapat menjadi sumber ilmu pengetahuan dan informasi bagi  bidang keperawatan tentang pengaruh terapi bekam basah terhadap musculoskeletal disorders di bagian punggung bawah,bisa memberikan kontribusi dan masukan bagi pelayanan keperawatan sebagai salah satu terapi alternatif dan,Meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam bidang penelitian ilmiah

    PENGARUH TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP MUSKULOSKELETAL DISORDERS DI BAGIAN EKSTREMITAS ATAS DAN BAWAH PADA PEKERJA BANGUNAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian daun binahong terhadap penyembuhan luka sayatan pada tikus dengan studi literature review. Metodologi: Pada penelitian ini menggunakan Literature Review, pencarian jurnal dengan database PubMed dan Google Scholar (2001 – 2020). Analisis data yang digunakan yaitu statistic deskriptif. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa penelitian yang membahas tentang pengaruh daun binahong terhadap penyembuhan luka terbukti efektif untuk digunakan, beberapa penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan daun binahong memiliki efektifitas yang sama dengan salep - salep penyembuh luka lainnya. Manfaat: Penelitian ini diharapkan bisa menjadi tambahan ilmu di bidang keperawatan didalam menjalankan terapi komplementer mengenai efektifitas pemberian daun binahong terhadap luka sayatan. Penelitian ini juga diharapkan bisa menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Penelitian ini diharapkan bisa digunakan di institusi pendidikan dalam pengembangan pembelajaran tentang pengobatan komplementer. Penelitian ini juga dapat diaplikasikan didalam ilmu keperawatan

    Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Penggunaan Terapi Bekam di Klinik Cendana Herbal Samarinda

    Get PDF
    Tujuan studi: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan penggunaan terapi bekam di Klinik Cendana Herbal Samarinda. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif correlation dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan teknik purposive samplingdengan jumlah sampel sebanyak 66 responden. Uji statistik menggunakan Rank Spearman karena penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara skala data ordinal.Analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi Square. Hasil:hasil uji analisis Uji Korelasi Gamma menggunakan software IBM SPSS Statistic 24 untuk mengolah data, didapatkan bahwa pada variabel penggunaan terapi bekam nilai p value 0,000 < 0,05, dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna pada penggunaan terapi bekam dengan tingkat pengetahuan. Nilai signifikan dari hasil uji didapatkan 0,000 <0,05 dengan korelasi sebesar 0,728, menunjukkan bahwa kekuatan pada korelasi kuat dan korelasi menunjukkan arah positif. Manfaat: Menjadi referensi terapi pengobatan dan diharapkan bagi peneliti lain agar dapat melakukan penelitian yang lebih mendalam tentang terapi bekam yang nantinya mungkin akan ditemukan manfaat lainnya dari terapi bekam

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore