1,721,336 research outputs found
FORMAT AUDIO (*.SAR) DENGAN TEKNIK KOMPRESI SARWA COMPRESSION AUDIO FORMAT (*.SAR) WITH SARWA COMPRESSION TECHNIQUE
ABSTRAKSI: Kompresi merupakan pengurangan ukuran file menjadi ukuran yang lebih kecil dari aslinya. Kompresi diperlukan untuk menghemat ruang penyimpanan dan untuk mempersingkat waktu pengiriman data dari suatu tempat ke tempat yang lain. Kompresi dibagi menjadi dua jenis yaitu kompresi lossy yang menghilangkan informasi yang tidak signifikan, dan kompresi lossless yang dapat merekonstruksi data yang sama dengan data aslinya. Kompresi lossless digunakan untuk kompresi karakter dan beberapa kompresi gambar. Sedangkan kompresi lossy digunakan untuk kompresi gambar dan kompresi audio. Pada Tugas Akhir ini dirumuskan suatu teknik kompresi audio baru yang diberi nama SaRWa Compression (Sample-Reduced Wave Compression), serta dirancang suatu file audio baru dengan format SAR. SaRWa Compression terdiri dari beberapa jenis kompresi. Dalam tugas akhir ini hanya dilakukan percobaan terhadap lima jenis kompresi yaitu Basic SaRWa Compression, Triplets Level 1 SaRWa Compression, Triplets Level 2 SaRWa Compression, Folded SaRWa Compression, dan Double- Folded SaRWa Compression. Dari serangkaian percobaan yang dilakukan, ternyata SaRWa Compression memerlukan dua variabel untuk proses rekonstruksi. Dua variabel itu adalah deviation (dev) dan vediation (ved). Dari percobaan didapatkan nilai optimum untuk deviation (dev) adalah 1, sedangkan nilai optimum vediation (ved) adalah 0,5. Berdasarkan Mean Opinion Score (MOS) dengan skala 5.0, kompresi SaRWa Compression yang terbaik adalah Basic SaRWa Compression yaitu dengan MOS = 4.8, dan yang terburuk adalah Double-Folded SaRWa Compression dengan MOS = 2,7. Tipe kompresi yang lain memiliki MOS antara 3.5 – 3.7. Dalam pengembangannya, SaRWa Compression dapat digabungkan dengan kompresi yang lain seperti DPCM (Differensial Pulse Code Modulation).Kata Kunci : kompresi audio, lossy, SaRWa Compression, format file SARABSTRACT: Compression is a size reduction of a file into smaller size than the original file. Compression is needed to minimize the storage and minimize the sending data time from one place to another. Compression is divided into two kind, lossy compression that allows loss of unsignificant information, and lossless compression that reconstruct data which is similar to the original data. Lossless compression is used for text compression and several of image compression. Lossy Compression is used for image and audio compression. In this final task, it has been formulated an audio compression technique which is named SaRWa Compression (Sample-Reduced Wave Compression), and designed a new audio file with SAR format. SaRWa Compression consists of several compression. In this final task, there are only five experiments for compressions. The compressions that have been experimented are Basic SaRWa Compression, Triplets Level 1 SaRWa Compression, Triplets Level 2 SaRWa Compression, Folded SaRWa Compression, and Double-Folded SaRWa Compression. Base on experiments results, SaRWa Compression needs two variables for reconstructing. The two variables are deviation (dev) and vediation (ved). From the experiments, the optimum value for deviation (dev) is 1, and the optimum value for vediation (ved) is 0.5. In Mean Opinion Score (MOS) method (scale 5.0), the best compression of SaRWa Compression is Basic SaRWa Compression with MOS = 4.8, and the worst is Double-Folded SaRWa Compression with MOS = 2.7. The other compression types have MOS value between 3.5 to 3.7. In the research, SaRWa Compression can be merged with the other compression such as DPCM (Differensial Pulse Code Modulation).Keyword: audio compression, lossy, SaRWa Compression, SAR file forma
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT SARWA KARYA WIGUNA
Peranan teknologi informasi tidak dapat dipungkiri lagi sangat membantu
berkembangnya suatu perusahaan atau organisasi. PT. Sarwa Karya Wiguna
dalam penyusunan laporan keuanganya masih menggunakan cara manual yang
mana membutuhkan banyak waktu baik dalam penyusunan laporan keuangan
maupun dalam melihat transaksi periode sebelumnya. Dalam pengembangan
sistem yang baru ini digunakan metode iterasi, yaitu dengan melakukan fase
perencanaan, fase analisis, fase perancangan, analisis sistem yang berjalan,
wawancara dan observasi serta pengumpulan data-data untuk memperoleh
informasi yang dibutuhkan. Dari hasil analisis yang kami lakukan kami
mengembangkan Sistem Informasi Akuntansi untuk mengatasi masalah pada
PT. Sarwa Karya Wiguna yaitu menghasilkan sistem informasi akuntansi yang
terkomputerisasi yang sesuai kebutuhan PT Sarwa Karya Wigun
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-COMMERCE PADA PT. SENTOSA SARWA RAHARJA
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-COMMERCE PADA PT. SENTOSA SARWA RAHARJA
Beena Sarwar Author Archives in The Wire
Several reports and opeds at this link https://thewire.in/author/beena-sarwa
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT SARWA KARYA WIGUNA
Laporan akhir ini berjudul Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Sarwa Karya Wiguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Sarwa Karya Wiguna. Populasi pada penelitian ini seluruh karyawan PT Sarwa Karya Wiguna yang berjumlah 42 karyawan. Jumlah populasi yang relatif sedikit dan kurang dari 100 orang, maka ditarik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, dimana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah 42 orang karyawan PT Sarwa Karya Wiguna. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan koefisien determinasi. Sedangkan uji hipotesis digunakan uji regresi linear sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Sarwa Karya Wiguna dengan hasil t hitung lebih besar dari t tabe
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP TINGKAT RENTABILITAS EKONOMI PADA KUD SARWA MUKTI
Rentabilitas ekonomi menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja didalamnya untuk menghasilkan laba. Rentabilitas ini sering digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi penggunaan modal dalam perusahaan, dalam hal ini adalah KUD Sarwa Mukti.
KUD Sarwa Mukti adalah sebuah koperasi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat yang pada beberapa tahun terakhir mengalami penurunan rentabilitas ekonomi sehingga menunjukkan keadaan KUD yang kurang baik. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan besarnya perputaran modal kerja, menggambarkan besarnya rentabilitas ekonomi serta untuk mengetahui seberapa besar perputaran modal kerja mempengaruhi tingkat rentabilitas ekonomi pada KUD Sarwa Mukti selama periode 1999-2008.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan desain kausal dan metode yang digunakan adalah metode verifikatif. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment untuk mengetahui besarnya hubungan perputaran modal kerja dengan tingkat rentabilitas ekonomi dan koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya pengaruh perputaran modal kerja terhadap tingkat rentabilitas ekonomi. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah neraca dan laporan SHU periode tahun 1999 sampai dengan tahun 2008.
Dari hasil perhitungan koefisien korelasi dapat disimpulkan bahwa pengaruh perputaran modal kerja terhadap tingkat rentabilitas ekonomi sangat kuat. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima, yang berarti “Perputaran Modal Kerja berpengaruh positif terhadap Tingkat Rentabilitas Ekonomi pada KUD Sarwa Mukti”. Dan koefisien determinasi (Kd) adalah 73,93% yang berarti bahwa perubahan pada tingkat rentabilitas ekonomi sebesar 73,93% dipengaruhi oleh perubahan pada perputaran modal kerja sedangkan sisanya sebesar 26,07% dipengaruhi factor lain seperti efisiensi biaya operasional dan factor lainnya
Le système verbal du sarwa, langue tchadique du Loug-Chari, Tchad
Résumé :La langue sarwa comporte quatre types de syllabes (monosyllabe, dissyllabe, trisyllabe et quadrisyllabe ). De ces quatre types de syllabe, les verbes en dénombrent trois (3) dont les structures s’étendent jusqu’à six (6) : VC, CV, VCV, CVC, VCVC et CVCVCV constitué de deux groupes (syllabes ouvertes et syllabes fermées). La plus productives de toutes ces structures syllabiques des verbes est la structure CVC. En sarwa, les verbes se classent en deux types respectifs : les radicaux à initiale vocalique et les radicaux à initiale consonantique. Ces radicaux à initiale vocalique forment leur infinitif par [nd-] Ces verbes peuvent être classés en fonction de la 1ère voyelle du radical. Ainsi, nous avons cinq (5) classes verbales qui sont:|-CoC- | changement vocalique en |-CuC-| ; |-CuC- | changement vocalique en |-COC- | ; |-CƏC- | changement vocalique en |-CƗC- | à l’accompli et |-CeC-| changement vocalique en |-CiC- | à l’accompli. Les catégories verbales sont formées des verbes forts ou irrégulier et des verbes faibles ou réguliers. En dernière position les pronoms sont déterminés suivis de la dérivation verbale du sarwa (La réciproque, Les verbaux nominaux, les déverbatifs).
Mots-clés : Bousso, Mbaranga, sarwa, tchadique, morphologie, verbe
Modyfikator grafityzujący do stopów żelaza opis patentowy nr 133812 /
Zgłoszono 9 sierpnia 1982 r.Zgłoszenie ogłoszono 13 lutego 1984 r.Opublikowano 30 sierpnia 1986 r.Nr zgłosz. P 237857.Tyt. z ekranu tyt.Pozostali współtwórcy wynalazku: Zdzisław Maj, Janusz Sarwa, Władysław Longa, Czesław Podrzuoki.Dostępny także w wersji drukowanej.Tryb dostępu: Internet
ANALISIS SALURAN DISTRIBUSI DA DAMPAKNYA TERHADAP VOLUME PENJUALAN SUSU PERAH PADA KUD SARWA MUKTI BANDUNG
Pemasaran merupakan salah satu fungsi pokok dari kegiatan perusahaan. Pemasaran juga merupakan salah satu cara yang ditempuh suatu perusahaan dalam menentukan keinginan konsumen. Sebagian besar produsen tidak menjual produknya secara langsung kepada konsumen akhir. Diantara produsen dan konsumen akhir terdapat saluran distribusi. Saluran distribusi menghubungkan antara pemasaok dan produsen dengan konsumen akhir,sehingga saluran distribusi ini merupakan komponen penting dalam pemasaran produk.
Penelitian ini bertujuan: Pertama. Untuk mengetahui pelaksanaan saluran distribusi yang dilakukan oleh KUD Sarwa Mukti Bandung. Kedua. Untuk mengetahui perkembangan volume penjualan Susu Perah pada KUD Sarwa Mukti Bandung. Ketiga. Untuk mengetahu tentang pelaksanaan saluran distribusi terhadap volume penjualan Susu Perah pada KUD Sarwa Mukti Bandung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk membuat penggambaran secara sistematis, aktual dan akurat mengenai faktor-faktor, situasi-situasi atau kejadian-kejadian tertentu. Suatu metode pengambilan data yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya untuk dinalisis yang kemudian disusun sebagai bahan pembuatan Tugas Akhir.
Dari hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukan bahwa biaya saluran distribusi pada KUD Sarwa Mukti Bandung mengalami peningkatan dan penurunan yang memberikan dampak terhadap volume penjualan tetapi kurang proporsional
Essai phonologique du sarwa, langue en danger, langue tchadique de bousso (Tchad)
Résumé: Le système phonologique du sarwa a fait l’objet d’une esquisse pour la première fois par Ronel, (2011) . Djimé A. Abdoul dans ses travaux sur la morphologie du nom et du verbe, Djimé, (2016) en a aussi fait un bref aperçu. Malgré ces deux (2) travaux, nous précisons que le système phonologique de la langue sarwa nécessite une autre analyse approfondie pour déterminer le nombre exact de phonèmes. Suivant cette nécessité, nous avons étudié dans ce travail les unités distinctives de cette langue en nous limitant sur les voyelles et les consonnes en vue de lever l’équivoque qui plane sur sa structure phonologique. Cette étude nous a permis de déterminer 42 phonèmes dont 26 consonnes et 16 voyelles (9 voyelles brèves et 7 voyelles longues) suivant la théorie de R. Jakobson.
Mots-clés : Bousso, Mbaranaga, sarwa, tchadique, phonologie.
- …
