6 research outputs found
Pengaruh Kebiasaan Belajar, Persepsi Siswa tentang Fasilitas Belajar, dan Interaksi Sosial Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akutansi Kelas X1 IPS MAN 02 Batu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan belajar, persepsi siswa tentang fasilitas belajar, dan interaksi sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi. Penelitian ini tergolong dalam penelitian eksplanatori. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS MAN 02 Batu sejumlah 132 siswa dan dengan teknik proportional random sampling digunakan sampel sejumlah 57 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur kebiasaan belajar, persepsi siswa tentang fasilitas belajar, dan interaksi sosial teman sebaya, sedangkan dokumentasi untuk mengambil data prestasi belajar akuntansi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan program SPSS 22 for windows
Analisis Kesulitan Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar dalam Memahami Konsep Ruang pada Materi Geometri
Penelitian yang dirancang bertujuan memperlihatkan beragam kesulitan yang dirasakan oleh siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika, terutama materi geometri. Analisis dijalankan guna mengidentifikasi beragam kesulitan yang terjadi ketika siswa menggali materi geometri dalam konteks pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar. Pendekatan kualitatif menjadi metodologi yang dipilih untuk penelitian ini. Telah teridentifikasi bahwa geometri adalah sebuah sektor matematika yang diberikan untuk memberdayakan siswa agar dapat mengenali ciri dan hubungan di antara unsur-unsur geometri, sekaligus sebagai inspirasi bagi siswa supaya bisa berpikir kritis dan mengatasi tantangan yang ditemui dalam kehidupan keseharian. Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat kesulitan yang dirasakan siswa selama pembelajaran konsep ruang materi geometri. Analisis yang dijalankan menunjukkan hal tersebut. Beberapa kesulitan yang ditemukan mencakup (1) penggunaan prinsip oleh siswa yang menyulitkan, (2) pemanfaatan konsep geometri yang kompleks, serta (3) kesulitan siswa dalam merespon permasalahan verbal. Temuan dari penelitian ini berpotensi menjadi acuan untuk pengembangan lebih lanjut mengenai permasalahan geometri
Rancang Bangun dan Analisis Mesin Pengupas Kulit Kacang Tanah Tipe Silinder Horizontal
Proses pemisahan biji dan kulit kacang tanah dapat dilakukan secara tradisional atau menggunakan mesin. Pengupasan kacang tanah secara tradisional dilakukan dengan menggunakan tangan (tanpa alat bantu) atau tongkat. Pengupasan kacang secara tradisional ini tanah dengan menggunakan tangan membutuhkan banyak tenaga dan waktu walaupun hasil pengupasan sangat bagus. Sedangkan pengupasan kacang tanah dengan menggunakan tongkat membuat kualitas kacang tanah hasil kupasan buruk dengan kapasitas kupasan kacang tanah yang juga kecil. Penelitian ini bertujuan membuat mesin pengupas kulit kacang tanah untuk skala industri rumah tangga dan melakukan analisis kinerja serta analisis ekonomi. Metode penelitian dimulai dari identifikasi masalah, penyempurnaan ide rancangan, dilakukan pembuatan alat, uji fungsional, uji kinerja dan terakhir dilakukan analisis ekonomi. Hasil uji kinerja mesin pengupas kulit kacang tanah tipe silinder horizontal diperoleh kapasitas alat 15,22 kg/jam, persentase kacang tidak terkupas 50%, rendemen 33,5%, dan persentase kerusakan hasil 2,15%. Hasil analisis ekonomi teknik diperoleh biaya tetap Rp. 1.654.853,36/tahun, biaya tidak tetap Rp. 27.648,13/jam, biaya pokok Rp. 1.879,48/kg, dan BEP sebanyak 1.732,03 kg/tahun. Mesin ini sangat cocok untuk skala industri rumah tangga karena mempunyai kapasitas 15,22 kg/jam dengan biaya listrik yang kecil sebesar Rp. 272,91/jam
Analisis Permasalahan Pembelajaran IPA di SDN Serdang 01
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi, selanjutnya data dideskripsikan berupa kata-kata atau kalimat yang memiliki makna tertentu. Proses pengumpulan data dilakukan pada bulan desember 2024 dengan subjek penelitian ini adalah seorang guru kelas di SDN Serdang 01. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data, menunjukan bahwa masih rendahnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran, yaitu ditandai dengan kurangnya keaktifan siswa. Selanjutnya, guru perlu meningkatkan motivasi siswa dengan menggunakan metode yang menarik dan bervariasi untuk mendorong keaktifan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran
Venetian cardinals at the Papal Court during the pontificates of Sixtus IV and Innocent VIII : 1471-1492
The histories of particular cities and states within that myriad-faceted
slice of civilisation, the Renaissance in Italy, have received
more scholarly attention than have the diplomatic, ecclesiastical and
cultural connections between them. This study is part of a balance-redressing
process. Senior clerics traversed frontiers, owing
allegiance to their native state, their benefices and, above all, to
the Papacy. The purpose of this exploration of the curial careers of
four later quattrocento Venetian cardinals is essentially twofold : to
account for relations between Venice and the Papacy with reference to
individuals who were at once Venetian patricians and princes of the
Church; and to examine the cardinals' responses to this situation in
terms of political, ecclesiastical and cultural patronage. Where did
their loyalty lie? To Venice, with its perennial suspicion of the
Church and peculiar notion of the characteristics of a Venetian
cardinal? Or to the Pope, expressing overt hostility towards the
Republic in the War of Ferrara and placing it under an interdict?
Chapter one sets Merco Barbo, Pietro Foscari, Giovanni Michiel and
Giovanni Battista Zeno in a Venetian context. Chapters two and three
chart relations between the two powers, from the exposure of Cardinal
Zeno's involvement in a scheme to transmit Venetian state secrets to
Rome in exchange for ecclesiastical preferment, through to Ermolao
Barbaro's controversial appointment to the patriarchate of Aquileia,
via the short-lived Papal-Venetian league negotiated by Cardinal
Foscari in 1480. The fourth chapter considers their proximity to the
Supreme Pontiff and how their material fortunes varied under popes
Sixtus and Innocent, after which an assessment of the nature, extent
and effectiveness of their patronage is divided between chapters five
and six, focussing pa.rticularly on Venetian connections. Despite
diverging careers, it is concluded that all were bound by variations
of the Venetian inheritance
