1,720,982 research outputs found

    Homer Sebagai Analisator Energi Angin Di Kota Meulaboh

    Full text link
    Penggunaan bahan bakar yang berasal dari fosil ini telah menimbulkan banyak masalah. Diantaranya masalah lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan bahkan berpotensi menimbulkan konflik internasional akibat sengketa penguasaan lahan-lahan kaya sumber energi fosil. Eksploitasi sumber energi fosil yang tak dapat diperbaharui juga telah menimbulkan perhatian atas kemungkinan habisnya sumber-sumber cadangan energi tersebut. Berbagai sumber energi terbarukan yang dapat dikembangkan antara lain energi air, energi laut yang dapat meliputi energi gelombang, energi pasang surut, energi biomassa, energi surya serta energi angin. Aceh barat merupakan salah satu kawasan yang terletak dikawasan pantai barat aceh dan berbatasan langsung dengan lautan hindia yang dikenal mempunyai potensi energi angin yang sangat besar. Menurut data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh kecepatan angin ratarata diwilayah meulaboh dan sekitarnya pada tahun 2011 adalah sebesar 9 m/s. Analisa turbin angin dilakukan dengan perangkat lunak HOMER menggunakan data angin di wilayah Aceh Barat dengan mengambil data sekunder dari Badan Metorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai analisa pengggunaan berbagai jenis turbin angin pada wilayah aceh barat serta analisa output daya yang dihasilkan yang dapat dilakukan pemanfaatannya. Penelitian direncanakan dengan mengambil data sekunder dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh tentang kondisi angin di wilayah meulaboh dan sekitarnya untuk jangka waktu satu tahun yaitu data untuk bulan Oktober 2011 sampai dengan Oktober 2012. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran potensi angin kemudian dilakukan pengolahan / analisis kecepatan angin untuk mendapatkan pemodelan turbin angin yang sesuai dengan kondisi angin yang ada dengan menggunakan perangkat lunak HOMER. Gilman, P., Lambert, T (2005). Perangkat lunak HOMER adalah suatu perangkat lunak yang digunakan untuk optimasi model sistem pembangkit listrik skala kecil (micropower), perangkat lunak ini mempermudah evaluasi desain sistem pembangkit listrik untuk berbagai jenis pembangkit listrik skala kecil baik yang tersambung ke jaringan listrik atau pun tidak. Perangkat lunak ini bekerja berdasarkan tiga langkah utama, yaitu simulasi, optimasi dan analisis sensitifitas. Kata Kunci : energi fosil, energi terbarukan, energi angin, homer, turbin angi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Kajian Literatur Sudu Turbin Angin Untuk Skala Kecepatan Angin Rendah

    Full text link
    Penggunaan turbin angin pada suatu daerah yang memiliki skala kecepatan angin rendah diperlukan untuk efisiensi penggunaan turbin angin dan penggunaan pada skala rumah tangga. Maka perlu dilakukan analisis studi literatur (kepustakaan) mengenai jenis sudu turbin yang sesuai untuk aplikasi turbin angin pada keadaan kecepatan angin rendah. Dimensi rotor turbin berpengaruh terhadap kemampuan turbin untuk menangkap angin yang melewati turbin. Pemilihan jumlah sudu pada turbin berdasarkan pada rancangan kecepatan turbin dan beberapa airfoil yang cocok untuk diterapkan pada turbin angin sumbu horizontal dengan skala kecil hingga besar. Jenis bahan yang sesuai dengan kajian adalah pipa PVC sebagai bahan dasar pembuatan sudu (baling-baling) turbin angin karena mudah dilakukan dan sesuai dengan salah satu Standar Amerika tentang Sudu Turbin (NACA) yaitu NACA 2410. Kata Kunci : Turbin angin, Sudu turbin, Rotor, Kecepatan angin rendah, NACA 2410

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used

    Analisa Kerusakan Dan Perawatan Bearing Tail Shaft RF03A-03B Dan V Belt Roll Crusher Pada FC01 di PT Mifa Bersaudara

    Full text link
    PT Mifa Bersaudara adalah perusahaan  batu bara yang beroperasi di wilayah Aceh Barat, Dalam proses produksinya PT Mifa Bersaudara menggunakan alat angkut utama yang di sebut Conveyor. Sistem kerja dari conveyor pada umumnya menggunakan metode peralatan mekanik pemindah material dalam satuan unit beban (unit load) atau satuan muatan curah (bulk load) . Pada penelitian dilakukan pengkajian mengenai dua komponen penting dari conveyor, komponen ini di sebut dengan Bearing Tail Shaft dan V Belt. Penelitian ini di lakukan di area conveyor fc 01 dan area roll crusser. Berdasarkann hasil penelitian di temukan kerusakan pada komponen tersebut dan setelah dilakukan pendekatan dengan menggunakan diagaram fishbone untuk menganalisa penyebab kerusakan dan akibat yang timbulkan maka hasil yang di dapatkan adalah sebagai berikut. Factor pertama yang dapat menyebabkan kerusakan pada komponen bearing tail shaft dan v belt yaitu life time atau usia pakai komponen itu sendiri, factor kedua disebabkan oleh material yang di angkut, bisa saja pada saat proses produksi terselip benda asing mialnya berupa material logam tentunya hal itu dapat merusak belt, factor ketiga yaitu di sebabkan oleh mekanik atau teknisi, yang biasanya kurangnya pembelakan ataupun pengetahuian menganai belt, kemudian kurangnya pelumasan pada saat bearing sedang aktif atau beroperasi dan factor terakhir disebabkan oleh lingkungan konveyor itu berada baik karena debu atau pun kurangnya pembersihan area operasi dan juga factor cuaca yang tak menentu. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah diatas dilakukan pencegahan dan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi kerusakan maka dilanjutkan dengan perbaikan atau pergantian komponen.
    corecore