1,720,961 research outputs found

    PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS III DI MADRASAH IBTIDAIYAH RAUDHLATUSSYBYAN NW BELENCONG KECAMATAN GUNUNGSARI

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran sosiodrama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta langkah-langkah penerapannya pada mata pelajaran IPS siswa kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Raudhlatussybyan Nw. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya berlangsung dalam dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data diperoleh dengan lembar observasi guru dan lembar observasi siswa, serta tes hasil belajar siswa. Data dianalisi secara kuantitatif dan kualitatif. Adapun hasil penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa yang mencapai ketuntasan pada tiap siklus yaitu siklus I dengan nilai rata-rata kelas 76,4 dan presentase ketuntasan klasikal 64%. Kemudian siklus II dengan nilai rata-rata kelas 82,7 dan presentase ketuntasan klasikal 93% Peningkatan juga terlihat dari aktivitas belajar siswa, yaitu siklus I dengan skor rata-rata 10 dan dikategorikan aktif, sedangkan pada siklus II dengan skor rata-rata 16 dikategorikan sangat aktif. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan metode sosiodrama dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatusshibyan NW Belencong tahun pelajaran 2017/2018. Abstract: This research aims to determine the application of Sociodrama learning methods to improve student motivation, as well as the implementation steps in IPS class III students in Madrasah Ibtidaiyah Raudhlatussybyan Nw. This type of research is a class action study conducted in 2 cycles and each cycle takes place in two meetings. Each cycle consists of action planning stages, action execution, observation, and reflection. The subject of this study was a grade III student of 15 people. Data collection is obtained with teacher observation sheets and student observation sheets, as well as test of student learning outcomes. Data is quantitative and qualitatively analytable. The results of this research can be seen from the increase in the learning outcomes of the students who achieve the submission of each cycle is cycle I with the average value of class 76.4 and the classical-proof of a percentage of 64%. Then the II cycle with an average grade value of 82.7 and a classifying lead percentage of 93% improvement is also evident from student learning activities, i.e. cycle I with an average score of 10 and is categorized active, whereas on cycle II with an average score of 16 categorized very active. These results suggest that the use of the Sociodrama method can improve student learning outcomes in the class III IPS subjects in the Raudlatusshibyan NW Belencong year lesson 2017/2018

    Pengembangan Modul Pembelajaran Baca Al-Qur’an Berbasis Otak Kiri untuk orang dewasa di Unuversitas Muhammadiyah Mataram

    No full text
    ABSTRAK Salah satu aspek pendidikan Agama yang kurang mendapatkan perhatian adalah pendidikan membaca Al-qur‟an. Pada umumnya orang tua lebih menitik beratkan pada pendidikan umum sehingga banyak orang muslim yang belum bisa membaca al-qur‟an. Sebagai langkah awal adalah meletakkan dasar agama yang kuat pada diri kita sebagai persiapan untuk mengarungi hidup dan kehidupannya kelak. Berpijak dari problem tersebut, para pengajar Al-qur‟an harus mencari jalan keluar atau pemacahannya. Salah satunya adalah menggunakan metode-metode yang menarik, praktis, dan mudah dipahami sehingga seseorang tertarik untuk belajar membaca Al-qur‟an. Sejauh peneliti ketahui bahwa, masih perlu adanya peningkatan mutu dari pendidikan Al-Qur‟an tersebut. Dari permasalahan tersebut, maka dalam tesis ini peneliti membahas metode pembelajaran Al-Qur‟an dalam meningkatkan minat baca Al-Qur‟an untuk orang dewasa di universitas Muhammadiyah Mataram. Mengingat orang dewasa merupakan harapan dari orang tua, masyarakat, agama, dan juga bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengembangan Modul Pembelajaran Baca AL-Qur‟an Berbasis Otak Kiri Untuk Orang Dewasa di Universitas Muhammadiyah Mataram, mendeskripsikan metode pembelajaran yang digunakan untuk orang dewasa di Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan matode R&D dengan model desain kelompok pembanding prates-pascates berpasangan (Matching Pretest-Posttest Comparison Group Design). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi mutlak, wawancara yang mendalam dan dokumentasi dengan teknik analisis data yaitu editing data, reduksi data, deskripsi data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan analisi data kuantitatif adalah dengan menggunakan program windows SPSS 16 (Uji homogenitas varians, Uji Normalitas data, Uji regresi linier sederhana, dan uji T-Test independent). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan metode pembelajaran untuk orang dewasa relevan serta efektif digunakan untuk memecahkan persoalaan yang terdapat di Universitas Muhammadiyah Mataram dalam pembelajaran Al-Qur‟an. Hal ini dibuktikan pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, mahasiswa semakin aktif, kritik dan antusias serta mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam belajar membaca Al-Qur‟an. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan bahwa nilai probabilitas (sig) uji regresi di Universitas Muhammadiyah Mataram adalah (0.000) < (0.025), sehingga Ho ditolak, ini artinya metode pembelajaran untuk orang dewasa berpengaruh positif terhadap kemampuan mahasiswa dalam memmbaca Al-Qur‟an. Adapun kemampuan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Mataram dipengaruhi metode Tsabita adalah sebesar 32% (kategari sedang) dan sisanya dipengaruhi oleh Metode pembelajaran Al-Qur’an untuk orang dewasa yaitu sebesar 88%. Sedangkan uji independent sampel t-tes yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai probabilitasnya (sig) adalah (0.000) < (0.025), yang menunjukkan Ho di tolak, ini artinya ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan mahasiswa dalam membaca Al-Qur’an dalam menggunakan metode Tsabita dan metode pembelajaran baca Al-Qur‟an Berbasis Otak Kiri. ABSTRACT One of the aspects of religious education which received less attention is the education to read the Qur'an. generally, the parents are more focused on public education so that many Muslim people who can not read the Qur'an. As a first step is laying a strong foundation in religion ourselves in preparation for the through life and later life. Rests of the problem, the teachers of Al-Qur'an must find a way out. One of it is use the interesting, practical, methods and easy to understand so that anyone interested in learning and read the Qur'an. As far as the researchers know that, there is still a need to increase the quality of the education of the Qur'an. Of these problems, the researchers in this thesis discusses methods of learning the Quran in raising interest in reading the Qur'an for adults at the University of Muhammadiyah Mataram. Given the expectations of the adults are parents, society, religion, and nation. This study aimed to describe the Module Development In AL-Quran Learning Read-Based Brain Left For Adult at the Muhammadiyah University Mataram, describes the learning methods used for adults at the University of Muhammadiyah Mataram. This research uses descriptive qualitative and quantitative approaches with R&D method quasi (quasi-experimental) design model with pre-test-post-test comparison group pairs (Matching Pretest-Posttest Comparison Group Design). Data was collected through an absolute observation, in-depth interviews and documentation with the data analysis techniques of data editing, data reduction, data description, and conclusion. While the quantitative data analysis is to use a windows program SPSS 16 (test of homogeneity of variance, normality test of data, simple linear regression, and test independent T-Test The results of this research showed that: (1) The application of adult learning methods is relevant and effectively, used to solve the problem at University Muhammadiyah Mataram in learning Al-Quran. This was evidenced during the learning activity, students are more active, enthusiastic and able to critique and improve students' ability to learn and read the Quran. Based on the hypothesis test conducted that probability value (sig) regression testing at the University of Muhammadiyah Mataram is (0.000) <(0.025), so Ho is rejected, this means that the method of learning for adults positive effect on students' ability in reading Qur'an. The ability of a student at the University of Muhammadiyah Mataram influenced Tsabita method was 32% (category medium) and the rest is influenced by the method of learning Al-Quran for adults that is equal to 88%. While the independent samples t-test carried out showed that the probability value (sig) is (0.000) <(0.025), which indicates Ho is rejected, this means that there is a significant difference between students' ability in reading the Qur'an in using Tsabita methods and the Module Development In AL-Quran Learning Read-Based Brain Left For Adult

    PENDEKATAN TEOLOGI PADA KAJIAN MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN KESADARAN SPIRITUAL

    Full text link
    Adiatma, D. L., &amp; Gurich, S. A. (2021). Makna Teologis Kata Perhentian dalam Ibrani 4:1-14 (Analisis Tekstual, Stuktural, Kontekstual dan Intertekstual). HUPERETES: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2). https://doi.org/10.46817/huperetes.v2i2.60 Afandi, Y. (2021). Teologi Pembebasan: Gerakan Feminisme Kristen dan Pendekatan Dialog Martin Buber. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 1(2). https://doi.org/10.54345/jta.v1i2.7 Alamsyah, A. (2020). PENGUATAN RESOLUSI KONFLIK BERBASIS TRADISI SUNNAH NABI. Asy-Syari’ah, 22(1). https://doi.org/10.15575/as.v22i1.8034 Anam, H., &amp; Santosa, S. (2023). Pendekatan Teologi Normatif Dalam Mengimplementasikan Pemahaman Pluralisme Beragama Di Indonesia Dalam Perspketif Al-Qur’an. Jurnal Akademika, 4(2). Baito, L. (2021). Hasrat transhumanisme di tengah pandemi Covid-19: sebuah upaya memahami identitas diri melalui pendekatan teologi interkultural. KURIOS, 7(2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.294 Cahyono, H. (2023). PEMIKIRAN TRANSENDENSI DAN IMANENSI THOMAS AQUINAS DAN IMPLIKASINYA BAGI TEOLOGI PERIBADATAN PENTAKOSTA. Diegesis : Jurnal Teologi, 8(1). https://doi.org/10.46933/dgs.vol8i137-54 Dalimunthe, A. Q. (2022). PENGARUH TEOLOGI ISLAM DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Tadukan Raga). At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam …. Karundeng, &nbsp;et al. A. H. (2020). Tinjauan Teologis tentang Karakteristik Gembala Jemaat Menurut 1 Petrus 5:1-4. ANTUSIAS: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Volume, 6(2). Khairudin, &amp; Nurdiniawati. (2022). PENDEKATAN MULTIDISIPLINER PEDIDIKAN ISLAM PADA ERA MILENIAL. KREATIF: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 20(2). Manurung, P., &amp; Agatha, R. D. (2022). Analisis Kritis Mengenai Gerakan Pentakosta Ketiga. Skenoo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1). https://doi.org/10.55649/skenoo.v2i1.29 Margaret, C. (2022). Relasi Pendekatan Interpretasi Teologis Kitab Suci dengan Historis Kritis dan Teologi Biblika. The New Perspective in Theology and Religious Studies, 3(1). https://doi.org/10.47900/nptrs.v3i1.49 &nbsp

    Strategi Guru dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Muhammadiyah pada Pembelajaran di Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana internalisasi ideologi Muhammadiyah dalam proses pembelajaran di SD 1 Aisyah Mataram dan dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan angket dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi ideologi Muhammadiyah di sekolah ini dilakukan melalui metode keteladanan guru, pembelajaran interaktif, dan kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Quran dan sholat dhuha. Siswa diajarkan nilai-nilai Muhammadiyah seperti kemandirian, pemikiran kritis, dan kepedulian sosial, yang secara positif membentuk karakter mereka. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kurikulum yang lebih terintegrasi dengan nilai-nilai Muhammadiyah, serta perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru dan evaluasi berkala terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pendidikan berbasis ideologi keagamaan di Indonesia, khususnya dalam konteks pendidikan karakter berbasis Muhammadiyah

    PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM ETIKA GLOBAL, ETIKA SOSIAL DAN PERSAUDARAAN UMMAT MANUSIA

    Full text link
    This article aims to examine and analyze the Islamic view of Muslim brotherhood which in certain phenomena causes differences and divisions. The focus of the problem is the frequent emergence of new currents that claim to be Muslims, causing friction in conflict in society. This research was conducted through Library Research through documentation studies and literature reviews online or offline. The results showed that the authors found There is an Islamic contribution to the above phenomenon that Islam teaches the importance of building a just, empathetic, and relatable society at both the local and global levels. These concepts became the foundation for the formation of global ethics, social ethics, and the unity of mankind in the view of Isla

    IMPLEMENTASI BAHASA INDONESIA SERAPAN UNTUK MENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL DAN BERBICARA DI MATA KULIAH BAHASA ARAB PADA MAHASISWA SEMESTER II PRODI PGMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

    Full text link
    Penelitian ini menjadi sangat penting dilakukan karena beberapa hal tersebut yaitu bahasa arab memiki empat poin yang akan mendukung kemampuan pemahaman dalam menghafal dan berbicara bahasa Arab yaitu empat kemahiran mendengar, mengucapkan, membaca dan menulis. Penelitian ini berjudul Implementasi Bahasa Indonesia Serapan untuk Meningkatan Kemampuan Menghafal dan Berbicara di Mata Kuliah Bahasa Arab pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram. Rumusan masalah dalam penelitian ini pertma adalah bagaimana metode Implementasi Bahasa Indonesia Serapan untuk Meningkatan Kemampuan Menghafal dan Berbicara di Mata Kuliah Bahasa Arab pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram.  Dan yang kedua Bagaimana tingkat Kemampuan Menghafal dan Berbicara di Mata Kuliah Bahasa Arab pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dalam hal ini adalah difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab  untuk meningkatkan kemampuan menghafal dan berbicara bahasa arab, disesuaikan dengan materi yang diajarkan pada mahasiswa PGMI semester II Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian dilaksanakan di Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Muhammadiyah Mataram.  Subyek penelitian ini adalah pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram Sasaran penelitian ini merupakan satu obyek penelitian sekaligus sebagai obyek penelitian tindakan  saat aktivitas pembelajaran tata bahasa Arab berlangsung. Dalam penelitian ini melibatkan ahli bahasa dan ahli pendidikan, serta dosen bidang studi bahasa Arab (peneliti sendiri).Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan keaktifan dosen dan mahasiswi pada siklus I dalam kategori cukup aktif dan siklus II dalam kategori aktif ), serta refleksi pada beberapa kekurangan yang ada dan Peningkatan Kemampuan Menghafal dan Berbicara Bahasa Arab pada Mata Kuliah Bahasa Arab  sebagai berikut: a.      Nilai pree tes yaitu tingkat ketercapaian 35,7% dengan nilai rata-rata 57,5.b.      Nilai siklus I yaitu tingkat keberhasilan 85,7%, dengan nilai rata-rata 73,7Nilai pada siklus II yaitu tingkat keberhasilan yang sangat baik dengan nilai rata-rata 91,3

    Interferensi Pembelajaran Bahasa Asing

    Full text link
    Abstrak Penelitian ini berawal dari pengamatan penulis terhadap dialog berbahasa Arab oleh beberapa siswa MTs Negeri Rongkop, namun ujaran yang dipakai adalah ujaran bahasa ibu mereka (bahasa Jawa) dan diikuti dengan pengambilan beberapa sistem yang berlaku pada bahasa Jawa. Dari fenomena ini penulis berhipotesa bahwa hal ini terjadi dikarenakan minimnya kosakata bahasa Arab yang mereka kuasai. Setelah terlebih dahulu melakukan interview dengan guru yang mengampu Mata Pelajaran Bahasa Arab disana, diketemukan adanya indikasi-indikasi telah terjadi interferensi dalam proses Pembelajaran Bahasa Arab oleh para siswa MTs Negeri Rongkop. Berangkat dari hal diatas, maka dilakukanlah penelitian ini yang memfokuskan pokok permasalahan pada aspek bentuk-bentuk interferensi dalam kemahiran Kalām dan Qirā’ah apa saja yang terjadi di madrasah ini dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya interferensi tersebut. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menggali bentuk-bentuk interferensi dalam kemahiran Kalām dan Qirā’ah yang terjadi di MTs Negeri Rongkop dan faktor-faktor dominan penyebab terjadinya interferensi diatas. Sedangkan manfaat dari penelitian ini, antara lain untuk menambah pengetahuan kepada pembaca untuk bisa menyikapi dengan baik bentuk-bentuk interferensi bahasa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya interferensi dalam kemahiran Kalām dan Qirā’ah  dan agar dapat menjadi referensi pada penulisan yang sejenis, khususnya mengenai interferensi bahasa. Untuk dapat memperoleh data yang diperlukan, penulis menggunakan metode wawancara, kuisioner dan studi dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis mendalam (in-depth analysis), yaitu mengkaji masalah secara kasus perkasus. Ketiga metode diatas digunakan secara kombinasi dan bersamaan. Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa bentuk interferensi yang paling sering muncul adalah interferensi dalam bidang sistem tata bunyi (fonologi), baik yang berkaitan dengan jeda, intonasi maupun panjang/ pendeknya pelafalan huruf. Adapun faktor yang paling dominan yang berpotensi menyebabkan terjadinya interferensi oleh para siswa MTs Negeri Rongkop ada dua macam, yaitu tipisnya kesetiaan para siswa dalam memakai (sistem) bahasa kedua dalam hal ini bahasa Arab dan minimnya kosakata dan sinonim/ antonim yang dikuasai para siswa.Kata Kunci : Interferensi, Pembelajaran, Bahasa Asing.     ABSTRCTThis research began with the author's observation of Arabic dialogue by several MTs Negeri Rongkop students, but the speech used was their mother tongue (Javanese) and was followed by adopting several systems that apply to Javanese. From this phenomenon the author hypothesizes that this occurs due to the lack of Arabic vocabulary that they master. After first conducting an interview with the teacher who taught Arabic subjects there, it was found that there were indications that there had been interference in the Arabic language learning process by Rongkop State MTs students. Starting from the above, this research was carried out which focused the main problem on aspects of the forms of interference in Kalām and Qirā'ah skills that occur in this madrasa and the factors that cause this interference. The purpose of this research is to explore the forms of interference in Kalām and Qirā'ah skills that occur at MTs Negeri Rongkop and the dominant factors that cause the above interference. Meanwhile, the benefits of this research include increasing knowledge for readers to be able to respond well to forms of language interference that occur in everyday life, especially interference in Kalām and Qirā'ah skills and so that it can become a reference for similar writing. especially regarding language interference. To obtain the necessary data, the author uses interviews, questionnaires and documentation studies using in-depth analysis techniques, namely examining problems on a case by case basis. The three methods above are used in combination and simultaneously From the research results, it can be concluded that the form of interference that occurs most frequently is interference in the field of sound systems (phonology), both related to pauses, intonation and long/short pronunciation of letters. The most dominant factors that have the potential to cause interference by Rongkop State MTs students are of two types, namely the students' lack of loyalty in using a second language (system), in this case Arabic, and the lack of vocabulary and synonyms/antonyms mastered by the students.Keyword : Interference, In Foreign, Language Learning

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore