38 research outputs found

    Kelas Mimpi Entrepreneurship Program for Scavenger Children of Jatipadang

    No full text
    Scavengers are one of the biggest social problems for Jakarta. Scavenger areas have existed in Jakarta for a long time such as the Gang Saibun RT 08/09 Jatipadang, South Jakarta. Here, more than 300 scavengers illegally occupy vacant areas owned by the Regional Government. Scavenger children are exposed to problems including 1) economic poverty, and 2) attitude or character problems arising from their negative environments. In addition to the issues facing outsiders ttempting to aid the scavenger communities, there are additional problems which must be addressed. This study aims to provide a descriptive evaluation of the efforts to implement Kelas Mimpi entrepreneurship programs which seek to empower the scavenger children of Jatipadang, carried out by the Community Service Team at Al Azhar University of Indonesia. The study concludes that the entrepreneurship program was successfully implemented because it combined two integrated programs: 1) Entrepreneur Hard Skills Program (Online Sales Agent); and 2) Soft Skills Program (motivation, character building & service excellent). Moreover, this program succeeded in providing positive impacts in various measurable ways including 1) economic improvement of participants through online business transactions, 2) improvement of the positive character of participants, and 3) increased ability to provide excellent services as online sales agents. Keywords: entrepreneur, community development, scavenger childre

    Perancangan Smart Home Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel

    No full text
    Abstrak - Keamanan rumah menjadi hal yang sangat penting ketika pemilik rumah meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Selain pencurian, kebakaran juga merupakan masalah yang sering kali terjadi ketika rumah ditinggal pemiliknya. Sebagai alternatif solusi untuk menjaga dan mengawasi rumah yang diajukan pada penelitian ini ialah menggunakan teknologi Jaringan Sensor Nirkabel yang terintegrasi dengan jaringan internet, sehingga pemilik rumah tetap dapat mengawasi keadaan rumah dari jarak jauh. Pada penelitian ini dirancang prototype sistem rumah pintar atau Smart Home yang memanfaatkan teknologi Jaringan Sensor Nirkabel menggunakan standard Zigbee. Beberapa node sensor ditempatkan pada peralatan rumah, dimana setiap node dapat saling berkomunikasi secara wireless dan terpusat di node kordinator. Selanjutnya node kordinatior akan terhubung ke jaringan internet sehingga pemilik rumah dapat membuka aplikasi smart home kapan saja dan dimana saja. Rancangan sistem Smart Home disimulasikan menggunakan rumah model untuk menguji kinerja perangkat Smart Home. Pengujian kinerja Smart Home dimulai dengan pengujian keakurasian masing masing data sensor hingga waktu respon komunikasi dari sensor ke pusat monitoring. Tingkat error pembacaan suhu disetiap ruangan ialah 1 - 4.27%. Sensor PIR berhasil mendeteksi keberadaan orang di suatu ruangan dengan waktu delay adalah 2.8 detik dengan jarak maksimal 5 meter. Fungsi kendali dan monitoring (on/off) perangkat elektronik bekerja dengan baik, dengan waktu respon kurang dari 1 detik. Dari hasil pengujian komunikasi nirkabel antar node, diperoleh bahwa jarak maksimal antar node ialah sekitar 20 m, dengan rata-rata waktu respon pengiriman data ialah 1-2 detik. Adapun waktu respon mengalami delay mencapai 2 detik apabila beberapa perintah kendali dilakukan pada waktu yang bersamaan. Kata Kunci - Smart Home, Jaringan Sensor Nirkabel, Zigbee. Abstrak - Home security becomes very important when homeowners leave the house empty. In addition to theft, fire is also a problem that often occurs when the house left the owner. As an alternative solution to maintain and supervise the homes submitted in this study is to use Wireless Sensor Network technology integrated with the Internet network, so that homeowners can still monitor the state of the house remotely. In this study designed prototype smart home system or Smart Home which utilizes Wireless Sensor Network technology using Zigbee standard. Some sensor nodes are placed in the home equipment, where each node can communicate wirelessly and centrally at the coordinator node. Next node coordinate will be connected to the internet network so that homeowners can open smart home application anytime and anywhere. The Smart Home system design is simulated using a home model to test the performance of Smart Home devices. Smart Home performance testing begins with testing the accuracy of each sensor data until the communication response time from the sensor to the monitoring center. The error rate of temperature readings in each room is 1 - 4.27%. PIR sensor successfully detects the presence of people in a room with a delay time is 2.8 seconds with a maximum distance of 5 meters. The control and monitoring functions (on / off) of electronic devices work well, with a response time of less than 1 second. From the results of testing wireless communication between nodes, obtained that the maximum distance between nodes is about 20 m, with the average response time of data transmission is 1-2 seconds. The response time has a delay of 2 seconds if some control commands are done at the same time. Keywords -  Smart Home, Jaringan Sensor Nirkabel, Zigbee

    Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Produksi Keripik UMKM Al Amaliah Cikidang Sukabumi (Desa Binaan UAI)

    No full text
    UMKM Keripik Tahfidz Qur’an Yayasan Al Amaliah merupakan mitra Desa Binaan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI). UMKM ini dikategorikan sebagai UMKM masyarakat yang belum produktif secara ekonomis, tetapi berhasrat kuat menjadi wirausahawan. UMKM ini beranggotakan 9 orang dari ibu-ibu pengajian. Keripik yang diproduksi oleh mitra UMKM ini, diberi nama dagang berturut-turut keripik CIKIKONG (Cikidang singkong), CIKILED (Cikidang boled, ubi) dan CIKISANG pisang (Cikidang pisang). Bahan dasar keripik Cikidang memiliki citra rasa yang khas sehingga menjadi peluang besar bagi mitra UMKM ini untuk memperbesar unit usaha keripik agar bisa menembus pasaran lokal sebagai oleh-oleh khas Sukabumi yang berasal dari Desa Cikidang Sukabumi. Melalui Dana Desa Binaan UAI 2020 telah dilakukan pelaksanaan abdimas dengan pemberian seperangkat unit mesin produksi teknologi tepat guna (TTG) hasil rekayasa Perguruan Tinggi tim pelaksana abdimas. Kegiatan difokuskan pada edukasi (pelatihan) dan sosialisasi terutama pada penanganan mesin produksi, manajemen produksi, perawatan-perbaikan mesin produksi, dan keselamatan kerja.Hasil kegiatan diperoleh berturut-turut perajangan bahan singkong dan ubi menggunakan mesin rajang otomatis diputar pada kecepatan 800-900 rotate per minute (rpm), perajangan bahan pisang dengan mesin manual pada kecepatan 200-300 rpm. Penggunaan ketel penggorengan deep frying 6 liter minyak, untuk mempertahankan rasa, warna dan aroma, maka bahan singkong, ubi dan pisang harus digoreng pada suhu berturut-turut 120oC, 120oC, dan 100oC, dengan lama waktu berturut-turut 5 menit, 4 menit, dan 7 menit. Hasil edukasi penggunaan mesin spinner (peniris) akan optimal apabila hasil gorengan keripik singkong, ubi dan pisang ditempatkan pada kecepatan putaran spiner berturut-turut 600 rpm, 400 rpm, dan 700 rpm dengan lama waktu berturut-turut 3 menit, 3 menit, dan 4 menit. Penggunaan mesin sealer plastik kemasan akan optimal pada suhu 270oC untuk semua jenis plastik pouch. Ditunjukan indikator keberhasilan penerapan TTG pada UMKM, terjadi kenaikan kuantitas produk keripik singkong, ubi dan pisang berturut-turut sebesar 52.8 %, 38.2 % dan 33.3 %, diperlihatkan juga terjadi kenaikan kualitas produk berturut-turut sebesar 77.3 %, 90,3 % dan 86.7 %.Kata kunci: Teknologi Tepat Guna Produk Keripi

    Prototipe Pengendalian pH dan Elektro Konduktivitas Pada Cairan Nutrisi Tanaman Hidroponik

    No full text
    Abstrak – Prduk komuditas budidaya cara hidroponik saat ini  hasilnya belum optimal, ini disebabkan karena pemberian nutrisi pada tanaman hidroponik masih diperlakukan sama untuk semua jenis tanaman. Padahal setiap tanaman memiliki karakteristik sendiri terhadap nutrisi yang diserapnya. Parameter keberhasilan budidaya tanaman hidroponik tergantung pada pH dan densitas (kekentalan) dari cairan nutrisi yang diberikan. Dalam tulisan ini akan dijelaskan mengenai rangkaian elektronika pengukuran pH dan densitas nutrisi tanaman hidroponik. Hasil pengujian prototipe mampu diterapkan pada pembacaan  pH 5-9 dengan resolusi 0.63V/pH dan electro conductivitas sebesar Y= 2900e-X. Kata Kunci – Hidroponik, pH dan Masa jenis dari nutrisi tanaman hidroponik Abstract – Currently, commodity product of hydroponics plant has not optimal yet caused by giving nutrients in hydroponic plants are still treated equally for all types of plants. Whereas  each plant had own characteristics of the nutrients absorbed. pH meter and viscosity(electro conductivity)  are the parameters decided for growing plant. In this paper will be explained clearly of electronics circuit  pH measurement and electro conductivity. At eksperiment prototipe   can  be  reading  at pH 5-9  with  resolution  0.63V/pH  and electro conductivitas atY= 2900e-X. Keywords – Hydroponics, pH and Density of liquid nutrient plan

    PELATIHAN ALAT PERINGATAN DINI MANDIRI BENCANA LONGSOR DAN BANJIR PADA KARANG TARUNA KELURAHAN SEMPUR KECAMATAN BOGOR TENGAH

    No full text
    AbstrakMenurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan kelurahan Sempur kecamatan Bogor Tengah ditetapkan sebagai kawasan rawan longsor dan Banjir. Kelurahan ini adalah pemukiman penduduk yang berlokasi di daerah tanah lembah bertebing serta di pinggir aliran sungai Ciliwung. Saat ini daerah potensi sering terjadi longsoran adalah daerah RW 05, 06 dan 07 atau berada tepat di area belakang Rumah Sakit Salak sampai Tugu Air Mancur (sempur kaler). Melalui program Prime Public Service 2019 UAI, telah dilakukan pelaksanaan program pemperdayaan masyarakat berbentuk pelatihan alat peringatan dini mandiri bencana longsor dan banjir kepada mitra karang taruna kelurahan Sempur kecamatan Bogor Tengah. Pelatihan dilaksanakan diruang serbaguna kelurahan Sempur, tiap hari minggu jam 13.00 WIB dengan 10 kali pertemuan (3-4) jam. Di setiap akhir sesi pelatihan mitra, kit praktek harus diuji coba dan diimplementasikan langsung pada titik lokasi rawan bencana. Hasil kegiatan telah berhasil merubah mindset mitra (remaja) agar bisa berfikir rasional akan keselamatan diri sendiri maupun orang lain terhadap bencana alam. Perilaku masyarakat pada daerah rawan bahaya mampu dikendalikan secara elektronik melalui alat peringatan dini elektronik buatan mitra setempat. Penyediaan alat peringatan dini dari pemerintah umumnya akan dirusak maupun dicuri. Namun bila alat peringatan dini elektronik buatan masyarakat sendiri, minimal akan dijaga dan dirawat terus.Kata Kunci: Alat Pemindai Longsor, Pemindai Gempa, Pemindai Banjir AbstractAccording to Volcanology and Geological Disaster Mitigation (PVMBG) department, kelurahan Sempur kecamatan Bogor Tengah is designated as an area prone to landslides and floods. Kelurahan Sempur is a residential area located in a cleared valley and along the Ciliwung River. Potential areas for landslides often occur are RW 05, 06 and 07 located behind the Salak Hospital to Tugu Air Mancur. Through UAI Prime Public Service program 2019, has been carried out training program for early warning system landslides and floods devices to youth partners in Sempur. Training has been conducted in multipurpose room kelurahan Sempur office, every Sunday at 13.00 West Indonesia Time, with 10 meetings among 3-4 hours. Each training session, the practice kit must be tested and implemented directly at disaster-prone locations. Training has succeeded in changing the mindset of youth partners so that they can think rationally about the safety of themselves and others against disasters. Community behavior in hazard-prone areas can be controlled electronically through electronic early warning system devices made by youth partners. The Provision of early warning equipment from the government will generally be damaged or stolen. However, if the electronic early warning devices is made by the community itself, They will always be cared for and looked after.Keywords: Lanslides Scanners, Earthquake Scanners, Flood Scanner

    Perancangan Sistem Penulisan Teks pada Running text Menggunakan SMS

    No full text
    Abstrak – Teknologi yang dinilai efisien digunakan untuk menyampaikan informasi di tempat-tempat umum adalah menggunakan papan running text. Penulisan teks yang akan dikirim ke running text saat ini mengandalkan peranti komputer ataupun remote. Peranti komputer akan dihubungkan dengan kabel ke papan running text sehingga harus tersedia komputer di dekat tampilan running text, sedangkan secara wireless digunakan remote namun memiliki jarak yang terbatas. Dengan memanfaatkan modul GSM sebagai transceiver penulisan teks dari jarak jauh melalui SMS dapat dilakukan. Penulisan teks melalui SMS dapat mendukung penulisan yang lebih efisien terutama untuk menyebarkan informasi yang sama pada beberapa lokasi running text, sehingga penulisan teks tidak lagi harus berada di dekat running text melainkan dapat dilakukan dipusat informasi yang jauh dari letak running text. Penulisan teks pada running text dilakukan melalui SMS dari ponsel, kemudian pesan diterima oleh modul GSM dan diteruskan ke mikrokontroller untuk menampilkan teks pada display running text. Uji coba dilakukan untuk mengukur waktu pengiriman teks sampai tulisan berhasil ditampilkan. Berdasarkan hasil uji coba, waktu pengiriman SMS berbanding lurus dengan jumlah karakter yang dikirimkan. Rata - rata waktu pengiriman teks menggunakan operator yang sama adalah sekitar 28.31 detik dan bila menggunakan operator yang berbeda adalah sekitar 31.20 detik. Sistem penulisan teks akan semakin cepat apabila digunakan operator GSM yang sama pada ponsel dan modul GMS di sisi display running text.  Abstract – The running text board technology is efficient in conveying information in public places. The writing of running text currently relies on a remote computer. Handheld computers is connected by cable to the running text and should be available near the display, while the use of wireless remote still has a limited distance. By utilizing the GSM module as a transceiver the writing of text can be done remotely via SMS. Text entry through SMS can support a more efficient writing primarily to broadcast the same information in multiple locations running text. So that the writing of text is no longer have to be near the display, but can be done from the information center which is far from the location of the display. Time needed from send SMS until the message is increasing according to the rising of SMS number characters. Average time needed from sending to displayed message when using same operators is 28.31 seconds and 31.20 seconds when using different operators. The system will process the message from sending to display faster when using same GSM operators than different GSM operators. Keywords – Notice board, GSM modem, SMS, LCD, microcontroller ATMEGA8535

    Implementasi Hand Sanitizer Otomatis Bercatu Daya Panel Surya Untuk Pencegahan Penyebaran COVID19 pada Kelompok Karang Taruna di Tangerang Selatan

    No full text
    Di masa pandemi ini, sangat diperlukan fasilitas kebersihan untuk menunjang penerapan protokol kesehatan. Di beberapa fasilitas umum, tempat dimana orang berkumpul, seperti masjid, ruang pertemuan warga, ruang olahraga dll, masih dirasa kurang adanya fasilitas kebersihan yang memadai untuk menjaga protokol kesehatan. Untuk itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai, dan menjaga jarak), serta menyediakan “TOSAN” yaitu “touchless hand sanitizer” yang dapat mengeluarkan cairan pembersih secara otomatis untuk kelompok karang taruna wilayah Kebon Bawang Jakarta Utara serta Ciputat dan Rempoa, Tangerang Selatan. Untuk keberlanjutan penggunaan alat ini, alat dilengkapi catu daya mandiri menggunakan sel surya. Selain pemberian alat, juga dilakukan edukasi teknologi mengenai cara kerja alat sehingga menambah wawasan dan menumbuhkan kreasi anak-anak muda di daerah ini. Hasil evaluasi kegiatan, dengan adanya alat TOSAN, warga lebih memperhatikan protokol kesehatan, dan tertarik terhadap produk teknologi. Program ini memberikan kontribusi dalam menambah ketersediaan handsanitizer di tempat umum sehingga warga lebih mudah dan tertarik untuk menjaga kesehatan tangan, yakni masyarakat merasa perlu menjaga kebersihan tangan (74%), berkeinginan untuk mencuci tangan dan handsanitizer (69%), mendorong perilaku mencuci tangan dan handsanitizer (86%). Selain itu, Dengan adanya Solar Cell, battere pada alat tidak perlu sering diganti, sehingga memudahkan pemeliharaan oleh warga. Warga pemuda tertarik dan antusias mengikuti workshop pembuatan alat, dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas dalam bidang teknologi.Kata kunci: Hand sanitizer otomatis, Sensor ultrasonic, Solar Cell

    Analisa Pengetahuan dan Ketertarikan Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UAI Terhadap Program MBKM

    No full text
    Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dirancang untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat. MBKM mendukung berbagai bentuk kegiatan belajar di luar PT. Dalam implementasi MBKM, diperlukan penyesuaian system pembelajaran, sehingga diperlukan sosialiasi mengenai program, kebijakan dan perangkat implementasinya kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengetahuan dan ketertarikan mahasiswa di Program Studi Teknik Elektro Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) terhadap program MBKM yang dicanangkan oleh pemerintah. Penelitian dilakukan dengan metode survey populasi, analisa deskriptif pada aspek kognitif dan afektif. Hasil analisa menunjukkan sebagian besar mahasiswa sudah mengetahui program MBKM, namun belum memahami secara detil keseluruhan isi kebijakannya. Selain itu, sebagian besar (diatas 80%) mahasiswa menilai program MBKM ini dapat memberikan dampak yang baik dalam peningkatan kompetensi lulusan. Hal ini menunjukkan penilaian yang baik dan ketertarikan untuk mengikuti program ini. Kegiatan diluar kampus yang paling diminati yaitu Magang/Kerja Praktik. Sosialisasi perlu digiatkan melalui media yang sesuai. Analisa Pengetahuan dan Ketertarikan Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UAI Terhadap Program MBKMKata kunci: Merdeka Belajar Policy, MBKM, Analisa Kognitif dan Afekti
    corecore