1,722,052 research outputs found

    Self-tuning frequency weighted model reduction technique on wastewater system

    No full text
    In this paper, an application of frequency weighted model order reduction technique of Sreeram and Sahlan\u27s [16] on the influent data for constant flow for the wastewater treatment plant is presented. Using particle swarm optimization technique, the optimized error of the reduced order wastewater treatment model is obtained. Hence, the limitation of [16] on realization dependency is overcome. The results obtained are presented using numerical example and compared with other well-known techniques

    Analisis Kualitas Pelayanan Ramah di Kantin Bude Sahlan SDN Pejaten Barat 08 pagi Jakarta Selatan

    Full text link
    Sekolah memiliki kantin yang berperan penting dalam menyajikan makanan dan minuman bergizi serta aman untuk para muridnya. Kantin yang nyaman, bersih serta sehat dapat meningkatkan kepuasan dan mendukung proses belajar mengajar siswa siswi terutama di SDN Pejaten Barat 08 Pagi. Penelitian ini meneliti kualitas pelayanan ramah di Kantin Bude Sahlan SDN Pejaten Barat 08 Pagi, Jakarta Selatan, dengan menggunakan metode Kualitatif Analisis SERVQUAL melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum, kualitas pelayanan ramah yang diberikan kepada pelanggan di Kantin Bude Sahlan tergolong baik

    Penciptaan Naskah Drama Candu Temaram Terinspirasi dari Fenomena Gigolo Dikalangan Mahasiswa Yogyakarta

    Full text link
    PPENCIPTAN NASKAH CANDU TEMARAM TERINSPIRASI DARI FENOMENA GIGOLO DIKALANGAN MAHASISWA YOGYAKARTA PROGRAM STUDI TEATER JURUSAN TEATER FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN ISTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA 2020 OLEH SAHLAN ABSTRAK Naskah drama Candu Temaram terinspirasi dari fenomena mahasiswa yang menjadi gigolo di Yogyakarta. Fenomena cukup menarik diteliti dan dijadikan sumber ide dalam penciptaan naskah karena mencoba mengkritisi kondisi sosial dan politik yang terjadi saat ini. Penciptaan naskah ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial yang kongkrit. Penelitian ini menggunakan teori Deskriptif. Prinsip dasar dari deskriptif ini adalah Teori ekspresif juga disebut sebagai salah satu teori yang memandang sebagai karya pernyataan atau eksperesi batin pengerang. Suatu karya sastra dilihat sebagai sarana untuk menyampaikan ide, gagasan, pikiran, dan penegalaman pengerang . Hasil dari penelitian ini adalah mengangkat peristiwa-peristiwa bertema soaial, pengarang juga ingin mengkritisi kondisi politik saat ini Kata Kunci : Candu Temaram, Deskriptif, Gigolo, Mahasiswa. ABSTRACT The Opium Temaram drama script inspired by the phenomenon of students becoming gigolo in Yogyakarta. This phenomenon which is quite interesting is studied and used as a source of ideas in the manuscript because it tries to criticize the current social and political conditions. The creation of this manuscript aims to see concrete social conditions. This research uses descriptive theory. The basic principle of this descriptive is expressive theory, also known as a theory that views it as a work of statements or inner expressions of the attacker. A literary work is seen as a means of conveying ideas, ideas, thoughts, and experiences of the attacker. The result of this activity is to raise social-themed events, the author also wants to criticize the current political conditions Keywords: Candu Temaram, Descriptive, Gigolo, Studen

    Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz Di MA Darut Taqwa Sengonagung

    Full text link
    MA Darut Taqwa Sengonagung merupakan salah satu pendidikan tingkat menengah atas dalam naungan pondok pesantren Ngalah yang menerapkan program budaya ahlan wa sahlan talamidz. Budaya ahlan wa sahlan talamidz ini dilakukan sebagai usaha dari pembentukan karakter peserta didik dalam menghadapi degradasi moral seperti adanya peserta didik yang bersikap kurang sopan, berkata kotor, tidak menaati aturan sekolah, bahkan membolos. Tujuan adanya penelitian ini yakni untuk mengetahui pembentukan karakter peserta didik melalui budaya ahlan wa sahlan yang meliputi;konsep pembentukan karakter sopan santun dan disiplin peserta didik,pembentukan sikap moral sopan santun dan disiplin peserta didik, pembentukan perilaku moral sopan santun dan disiplin peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, yakni penelitian dengan metode menggambarkan suatu hasil penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menjelaskan serta memvalidasi fenomena yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan kondensasi, tampilan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwakonsep pembentukan karakter sopan santun dan disiplin peserta didik melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz dilaksanakan dengan baik setiap harinya. Dalam pelaksanaannya membutuhkan guru sebagai figur keteladanan dan pembiasaan bagi peserta didik. Pembentukan sikap moral sopan santun dan disiplin peserta didik terlihat cukup baik. Hal ini tercermin dari kebiasaan peserta didik salah satunya dalam bertutur kata yang santun dan timbulnya rasa malu ketika tidak taat aturan sekolah. Pembentukan perilaku moral sopan santun dan disiplin peserta didik tercermin dalam bentuk peserta didik yang terbiasa untuk bersalaman, saling membantu, mendengarkan penjelasan guru dengan seksama, berangkat sekolah tepat waktu, berseragam dan atribut lengkap dan tidak keluar kelas ketika jam kosong

    Peran Kh. Sahlan dalam mengembangkan pesantren Darussalam Dungmas Bojonegoro (1990-2016)

    Full text link
    Metode penelitian sejarah digunakan pada penelitian ini sehingga langkah – langkah seperti heuristik, dimana pengumpulan sumber – sumber sejarah menggunakan arsip – arsip dan wawancara. Selain itu, verifikasi (kritik terhadap data), Historiografi , dan penafsiran. Skripsi ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologi menggunakan teori peran dan siklus diakronik. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Berawal dari KH. Sahlan kecelakaan pada tahun 1989 yang membuat santri harus mengaji Al-Qur’an di rumahnya (2) Pada tahun 1994 KH. Sahlan mendirikan madrasah diniyah yang terdiri dari madrasah diniyah awaliyah dan madrasah diniyah wustho, awaliyah, wustho, dan lembaga – lembaga formal SD dan SMP. pada tahun 1999 disusul dengan berdirinya madrasah diniyah auliya’, serta lembaga – lembaga lainnya. (3) Kontribusi pesantren Darussalam Dungmas mempunyai beberapa macam, yaitu: a. Bidang pendidikan berupa mendirikan lembaga – lembaga formal, b. Bidang keagamaan berupa pengajaran tentang Al-Qur’an, Fiqih, dan Hadits pada santri dan masyarakat, c. Bidang pemberdayaan masyarakat berupa memfasilitasi kegiatan keagamaan islam yang berlangsung di desa Kedungrejo kecamatan Sumberrejo kabupaten Bojonegoro
    corecore