8 research outputs found

    Ekomarturia: Manusia dan Alam Bersaksi tentang Kemuliaan Allah

    No full text
    Abstract. The world is currently facing the problem of ecological destruction. For this reason, prevention efforts are needed, which start from the changing of the perspective on nature. Therefore, this paper intended to offer an ecomarturia perspective in approaching nature. The method used in this study was literature study. The results of this study showed that nature and humans are a one creation, created to testify and tell about the deeds of God. In this way, ecomarturia offers an approach that respects nature, but at the same time does not ignore human welfare, because both are creations that testify and praise God.Abstrak. Dunia saat ini menghadapi masalah kerusakan ekologi. Untuk itu, dibutuhkan upaya pencegahannya, yang dimulai dengan mengubah perspektif tentang alam. Oleh karena itu, tulisan ini bermaksud menawarkan perspektif ekomarturia dalam pendekatan terhadap alam. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa alam dan manusia sebagai suatu keutuhan ciptaan, yang tercipta untuk bersaksi dan menceritakan perbuatan tangan Allah. Dengan demikian ekomarturia menawarkan pendekatan yang menghargai alam, namun sekaligus tidak mengabaikan kesejahteraan manusia, karena keduanya sebagai ciptaan yang bersaksi dan memuji Allah

    Pembinaan Pemusik Gereja dan Pemandu Lagu di GMIT Jemaat Betel Oefafi

    No full text
    The Oefafi Bethel Church is the target of Community Service activities. Based on the initial survey, problems were found, namely the inconsistency of the use of style in the music genre, the use of inappropriate tempos, intros and endings, not being able to distinguish between classical and contemporary ways of singing, not mastering punctuation marks and the accuracy of notes in singing are some of the obstacles that we often encounter in church music services in rural areas and even in urban areas which are often carried out by church musicians and guides song. The methods used in this activity are lectures, discussions, questions and answers, and demonstrations. This activity was attended by 11 participants. With this activity, musicians and song guides can sound and sing the congregation's songs properly and correctly according to the genre, intro, tempo, using song punctuation, and song notation.Jemaat Betel Oefafi merupakan tempat kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berlangsung. Pemantauan awal menunjukkan masalah seperti ketidaksesuaian gaya musik dengan genre, tempo, intro, dan ending yang tidak tepat, kesalahan membedakan teknik bernyanyi kontemporer dan klasik, serta kurangnya penguasaan notasi dan ketepatan nada dalam pelayanan musik gereja, baik di desa maupun kota. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah seminar dalam bentuk ceramah, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan praktik. Kegiatan ini dihadiri oleh 11 orang peserta. Dengan adanya kegiatan ini maka para pemusik dan pemandu lagu dapat membunyikan dan menyanyikan nyanyian jemaat dengan baik dan benar sesuai genre, intro, tempo, menggunakan tanda baca lagu, dan notasi lagu

    Pembinaan Musik Gerejawi dan Liturgi Se-Klasis Flores Barat

    No full text
    Gereja  di Klasis Flores Barat menjadi sasaran kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Berdasarkan survey, didapatkan permasalahan yaitu pemusik dan kantoria belum tepat dalam mengiringi dan memandu jemaat sebagaimana musik yang seharusnya dibunyikan dan lagu yang seharusnya dinyanyikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki kekeliruan bermusik dan bernyanyi dalam liturgi dan memberikan pengetahuan kepada peserta untuk dapat mengiringi dan memandu lagu dan menjalankan liturgi dengan benar. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 28 Mei sampai dengan 31 Mei 2022 dan dihadiri oleh 37 orang peserta, yang dilaksanakan dengan ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan tersebut terselenggara dengan lancar dan diharapkan agar peserta mampu mempraktikan musik gerejawi dengan benar. Kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan dengan sasaran gereja yang membutuhkan pelatihan mengenai Pembinaan Musik Gerejawi dan Liturgi sehingga dapat memfasilitasi Pemusik  dan Kantoria  serta para petugas liturgi (presbiter) dalam melaksanakan tugas sepanjang kebaktian minggu

    Mengelola Hidup, Menata Masa Depan : Pemberdayaan Remaja SMTK Rote Ba’a dalam Self Management dan Karakter Kristiani

    No full text
    SMTK Rote Ba’a, lembaga pendidikan menengah berbasis Kristen di Kabupaten Rote Ndao, NTT, menghadapi tantangan serius dalam self management dan pembentukan karakter Kristiani pada remajanya. Kesulitan mengatur waktu, mengendalikan emosi, menentukan tujuan hidup, serta lemahnya disiplin dalam membangun kebiasaan positif berdampak pada kesiapan spiritual dan personal mereka. Nilai-nilai Kristiani seperti kasih, integritas, tanggung jawab, dan penguasaan diri juga belum sepenuhnya terinternalisasi. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membekali remaja dengan keterampilan self management yang terintegrasi dengan karakter Kristiani, sehingga lebih siap menghadapi tantangan hidup dan panggilan pelayanan. Kegiatan dilaksanakan melalui survei kebutuhan, pemberian materi, serta diskusi interaktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan diri dan karakter Kristiani sebagai fondasi hidup beriman, disiplin, dan berintegritas. Temuan ini penting untuk diadopsi lebih luas dalam kebijakan pendidikan Kristen sebagai model penguatan generasi muda yang berkarakter dan tangguh.SMTK Rote Ba’a, lembaga pendidikan menengah berbasis Kristen di Kabupaten Rote Ndao, NTT, menghadapi tantangan serius dalam self management dan pembentukan karakter Kristiani pada remajanya. Kesulitan mengatur waktu, mengendalikan emosi, menentukan tujuan hidup, serta lemahnya disiplin dalam membangun kebiasaan positif berdampak pada kesiapan spiritual dan personal mereka. Nilai-nilai Kristiani seperti kasih, integritas, tanggung jawab, dan penguasaan diri juga belum sepenuhnya terinternalisasi. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membekali remaja dengan keterampilan self management yang terintegrasi dengan karakter Kristiani, sehingga lebih siap menghadapi tantangan hidup dan panggilan pelayanan. Kegiatan dilaksanakan melalui survei kebutuhan, pemberian materi, serta diskusi interaktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan diri dan karakter Kristiani sebagai fondasi hidup beriman, disiplin, dan berintegritas. Temuan ini penting untuk diadopsi lebih luas dalam kebijakan pendidikan Kristen sebagai model penguatan generasi muda yang berkarakter dan tangguh

    Pembinaan Musik Gerejawi dan Liturgi Se-Klasis Flores Barat

    No full text
    Gereja di Klasis Flores Barat menjadi sasaran kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Berdasarkan survey, didapatkan permasalahan yaitu pemusik dan kantoria belum tepat dalam mengiringi dan memandu jemaat sebagaimana musik yang seharusnya dibunyikan dan lagu yang seharusnya dinyanyikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki kekeliruan bermusik dan bernyanyi dalam liturgi dan memberikan pengetahuan kepada peserta untuk dapat mengiringi dan memandu lagu dan menjalankan liturgi dengan benar. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 28 Mei sampai dengan 31 Mei 2022 dan dihadiri oleh 37 orang peserta, yang dilaksanakan dengan ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan tersebut terselenggara dengan lancar dan diharapkan agar peserta mampu mempraktikan musik gerejawi dengan benar. Kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan dengan sasaran gereja yang membutuhkan pelatihan mengenai Pembinaan Musik Gerejawi dan Liturgi sehingga dapat memfasilitasi Pemusik dan Kantoria serta para petugas liturgi (presbiter) dalam melaksanakan tugas sepanjang kebaktian minggu

    Praktek Edukasi Spiritual Kaum Difabel Lewat Pembelajaran Alkitab di Sentra Efata Kupang

    No full text
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Sentra Efata Kupang ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendalaman tentang pembelajaran Alkitab serta beragam media pembelajaran untuk melayani pendampingan spiritual anak difabel. Adapun metode yang digunakan yaitu lewat praktek edukasi spiritual kaum difabel melalui  pembelajaran Alkitab bagi anak difabel yang dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktek dalam bentuk teater. Sesi pertama diadakan dengan memberikan pemahaman kepada para peserta tentang bagaimana anak-anak kaum penyandang disabilitas menerima diri mereka berdasarkan bacaan Alkitab yang terambil dari Kitab Yeremia 1:5, dengan tema “Penerimaan Diri”. Setelah itu dilanjutkan dengan “Praktek Edukasi Spiritual”. Kegiatan tersebut diikuti oleh 65 orang yang terdiri dari 60 orang penerima manfaat (kaum disabilitas) dan tiga orang pendamping serta dua orang pembina kerohanian. Hasil kegiatan tersebut adalah anak-anak disabilitas memiliki pemahaman tentang diri mereka sebagai ciptaan Tuhan yang mulia dan unik, yang melalui keterbatasan mereka, Tuhan menitipkan kelebihan dalam dirinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusias baik dari para penerima manfaat (kaum disabilitas) maupun dari para pendamping dan pembimbing rohani

    Pembinaan Ansambel Musik di SMK Kristen Reformasi Kupang

    No full text
    Sekolah Menengah Kejuruan Kristen Reformasi Kupang menjadi sasaran kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Berdasarkan survey, didapati permasalahan dalam kelompok ansambel musik, yaitu belum terpadunya berbagai instrument musik antara satu alat musik dengan alat musik yang lain; kurangnya penguasaan instrument musik pada masing-masing anggota kelompok ansambel; kurangnya kemampuan dalam membaca notasi lagu; dan kesulitan dalam menginterpertasikan musik yang dibawakan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan demonstrasi. Kegiatan ini dihadiri oleh 95 orang peserta Dengan adanya kegiatan ini, setiap anggota ansambel musik dapat menguasai beberapa kompetensi di bidang musik, antara lain penguasaan alat musik yang dimainkan, kemampuan membaca notasi lagu atau catatan lagu yang akan dimainkan sehingga dapat terpadu menjadi instrumen musik yang memiliki harmoni

    MENEPIS TEOLOGI KEMAKMURAN

    No full text
    Di dalam buku ini, kita akan bersama-sama mengeksplorasi dan memahami konsep Teologi Kemakmuran, mulai dari definisi dan sejarahnya hingga pengaruhnya yang meluas di berbagai benua, seperti Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia. Pembahasan mengenai doktrin keselamatan dan kesejahteraan hidup dalam Teologi Kemakmuran akan membuka wawasan tentang bagaimana konsep ini berkembang dan diterima oleh berbagai kalangan. Namun, tidak hanya berhenti pada pengertian dan sejarahnya, buku ini juga akan mengupas kelemahan-kelemahan dari Teologi Kemakmuran berdasarkan pandangan para tokoh yang menentangnya. Aspek-aspek seperti individualisme, korupsi, dan manipulasi yang sering kali menyertai ajaran ini, serta bahaya penyembahan kepada mamon dan kurangnya pendalaman firman Tuhan, akan menjadi fokus pembahasan yang kritis dalam buku ini
    corecore