1,720,954 research outputs found

    Hubungan Etika Kerja dalam Praktikum dan Komitmen terhadap Tugas dengan Kesiapan Bekerja Setelah Lulus bagi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Swasta di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAKSunarto, Faizathi. 2019. Hubungan Etika Kerja dalam Praktikum dan Komitmen terhadap Tugas dengan Kesiapan Bekerja Setelah Lulus bagi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Swasta di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd., (2) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.Kata Kunci : Etika kerja dalam praktikum, komitmen terhadap tugas, kesiapan kerja Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus bisa siap bekerja ditengah persaingan dunia kerja serta dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang membutuhkan sumber daya manusia atau tenaga kerja yang berpengalaman dan memiliki skill khusus. Pemenuhan kebutuhan lulusan SMK yang dapat bersaing di dunia kerja, dapat diperhatikan melalui proses pembelajaran selama di sekolah. Pembelajaran di sekolah dapat dibagi menjadi dua yaitu pembelajaran akademis dan non-akademis. Pembelajaran akademis (hard skill) adalah pembelajaran berupa ilmu pengetahuan tertentu sesuai dengan bidang yang ditekuni. Pembelajaran non-akademis (soft skill) adalah pengembangan kepribadian, bakat, dan kemampuan di berbagai bidang diluar bidang akademis. Etika kerja dan komitmen adalah nilai-nilai soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK sebagai pemenuhan kebutuhan soft skill di dunia kerja. Untuk masuk ke dalam dunia kerja tentunya harus memiliki suatu hal yang disebut dengan etika. Semua pekerjaan pasti terdapat suatu etika yang sangat penting untuk dititik beratkan. Tidak hanya etika, komitmen dalam bekerja termasuk dalam soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK. Dengan komitmen tersebut, karyawan mampu menjadi lebih bertanggung jawab atas pekerjaannya. Hal tersebut dapat disebut juga dengan komitmen terhadap tugas.Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan etika kerja dalam praktikum (X1), (2) mendeskripsikan komitmen terhadap tugas (X2), (3) mendeskripsikan kesiapan bekerja (Y), (4) mengungkapkan hubungan antara etika kerja dalam praktikum dengan kesiapan bekerja, (5) mengungkapkan hubungan antara komitmen terhadap tugas dengan kesiapan bekerja, (6) mengungkapkan hubungan antara etika kerja dalam praktikum dan komitmen terhadap tugas secara simultan terhadap kesiapan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan bersifat Ex Post FactoHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat etika kerja dalam praktikum pada siswa masuk dalam kategori sangat tinggi (53%), (2) tingkat komitmen terhadap tugas pada siswa masuk dalam kategori tinggi (57%), (3) tingkat kesiapan kerja pada siswa masuk dalam kategori tinggi (51%), (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara etika kerja dalam praktikum terhadap kesiapan kerja siswa, (5) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara komitmen terhadap tugas dengan kesiapan kerja siswa,  (6) terdapat hubungan secara simultan antara antara etika kerja dalam praktikum dan komitmen terhadap tugas dengan kesiapan kerja siswa

    Hubungan Etika Kerja dalam Praktikum dan Komitmen terhadap Tugas dengan Kesiapan Bekerja Setelah Lulus bagi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Swasta di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAKSunarto, Faizathi. 2019. Hubungan Etika Kerja dalam Praktikum dan Komitmen terhadap Tugas dengan Kesiapan Bekerja Setelah Lulus bagi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Swasta di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd., (2) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.Kata Kunci : Etika kerja dalam praktikum, komitmen terhadap tugas, kesiapan kerja Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus bisa siap bekerja ditengah persaingan dunia kerja serta dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang membutuhkan sumber daya manusia atau tenaga kerja yang berpengalaman dan memiliki skill khusus. Pemenuhan kebutuhan lulusan SMK yang dapat bersaing di dunia kerja, dapat diperhatikan melalui proses pembelajaran selama di sekolah. Pembelajaran di sekolah dapat dibagi menjadi dua yaitu pembelajaran akademis dan non-akademis. Pembelajaran akademis (hard skill) adalah pembelajaran berupa ilmu pengetahuan tertentu sesuai dengan bidang yang ditekuni. Pembelajaran non-akademis (soft skill) adalah pengembangan kepribadian, bakat, dan kemampuan di berbagai bidang diluar bidang akademis. Etika kerja dan komitmen adalah nilai-nilai soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK sebagai pemenuhan kebutuhan soft skill di dunia kerja. Untuk masuk ke dalam dunia kerja tentunya harus memiliki suatu hal yang disebut dengan etika. Semua pekerjaan pasti terdapat suatu etika yang sangat penting untuk dititik beratkan. Tidak hanya etika, komitmen dalam bekerja termasuk dalam soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK. Dengan komitmen tersebut, karyawan mampu menjadi lebih bertanggung jawab atas pekerjaannya. Hal tersebut dapat disebut juga dengan komitmen terhadap tugas.Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan etika kerja dalam praktikum (X1), (2) mendeskripsikan komitmen terhadap tugas (X2), (3) mendeskripsikan kesiapan bekerja (Y), (4) mengungkapkan hubungan antara etika kerja dalam praktikum dengan kesiapan bekerja, (5) mengungkapkan hubungan antara komitmen terhadap tugas dengan kesiapan bekerja, (6) mengungkapkan hubungan antara etika kerja dalam praktikum dan komitmen terhadap tugas secara simultan terhadap kesiapan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan bersifat Ex Post FactoHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat etika kerja dalam praktikum pada siswa masuk dalam kategori sangat tinggi (53%), (2) tingkat komitmen terhadap tugas pada siswa masuk dalam kategori tinggi (57%), (3) tingkat kesiapan kerja pada siswa masuk dalam kategori tinggi (51%), (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara etika kerja dalam praktikum terhadap kesiapan kerja siswa, (5) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara komitmen terhadap tugas dengan kesiapan kerja siswa, (6) terdapat hubungan secara simultan antara antara etika kerja dalam praktikum dan komitmen terhadap tugas dengan kesiapan kerja siswa

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore