1 research outputs found
Studi Kesesuaian Media Pembelajaran Praktikum Dengan Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan Pada Kompetensi Pemeliharaan Sistem Pengapian Konvensional Paket Keahlian TKRO di SMKN 1 Trenggalek
ABSTRAK Media pembelajaran adalah semua alat, bahan, dan peralatan yang digunakan untuk membantu menyampaikan informasi dari guru ke peserta didik. Studi kesesuaian media pembelajaran Sistem Pengapian Konvesional merupakan salah satu kompetensi dasar pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan. Media pembelajaran yang tersedia harus memenuhi kriteria atau standar minimal sarana dan prasarana pendidikan untuk jenjang SMK yaitu Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 40 tahun 2008 dan Badan Standar Nasional Pendidikan. Penelitian dilakukan di SMK 1 Trenggalek. Berdasarkan pengamatan sebelumnya di bengkel otomotif SMKN 1 Trenggalek, ditemukan bahwa media pembelajaran seperti alat ukur, trainer dan peralatan yang jumlahnya belum sesuai kriteria minimal dan kondisinya rusak. Hal ini yang melatarbelakangi penelitian tentang ketersediaan dan kondisi media pembelajaran sistem pengapian konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan media pembelajaran praktikum yang digunakan pada kompetensi pemeliharaan sistem pengapian konvensional sesuai standar sarana pendidikan, dan mengetahui kondisi media pembelajaran praktikum yang digunakan pada kompetensi pemeliharaan sistem pengapian konvensionalkelas XI paket keahlian TKRO di SMKN 1 Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan observasi. Instrumen penelitian berupa check list media pembelajaran. Dokumentasi untuk memperoleh data dari buku inventaris media pembelajaran di bengkel otomotif. Observasi untuk mengetahui kesesuian data pada buku inventaris dengan media yang ada di bengkel otomotif. Observasi untuk mengetahui kondisi media pembelajaran sistem pengapian konvensional. Instrumen penelitian berupa check list media pembelajaran. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui rerataan (Mean) menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian dari segi ketersediaan media pembelajaran sistem pengapian konvensional yang ada di bengkel otomotif SMKN 1 Trengalek menunjmasuk kategori layak (75,07%). Namun masih perlu penambahan jumlah media yang belum mencapai kriteria minimal bagian alat ukur, bahan, dan trainer. Disisi lain dari segi kondisi media pembelajaran masuk kategori sangat layak (95,18%) namun masih perlu perawatan yang teratur alat ukur, bahan, dan trainer untuk usia pakai yang lebih lama. Berdasarkan hasil data yang telah diperoleh dan dianalisis menunjukkan bahwa media pembelajaran sistem pengapian konvensional sudah memenuhi kriteria minimal standar sarana pendidikan
