1,721,031 research outputs found

    PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VII PADA SMP NEGERI 2 PANGKAJENE TENTANG ENERGI

    Full text link
    Karya tulis ini membahas tentang upaya nyata dan inovasi dari penulis dalam pembelajaran IPA denganmenerapkan metode inkuiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi metode inkuiri dalam meningkatkan prestasi belajar dan sikap positif siswa Kelas VII pada SMP Negeri 2 Pangkajene dalam pembelajaran IPA.Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pangkajene pada siswa Kelas VII semester 1 tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Siklus pertama terdiri dari dua tindakan dan siklus kedua juga terdiri dari dua tindakan. Prosedur yang dilaksanakan pada setiap siklusterdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Untuk mendapatkan data digunakan lembar observasi dan hasil tes pada setiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri dapat meningkatkan pemahaman siswa Kelas VII pada SMP Negeri 2 Pangkajene dalam materi Energi, dan juga meningkatkan sikap positif siswa dalam proses pembelajaran

    Analisis korelasi faktor 5c dengan kolektibilitas pembiayaan (Studi kasus pada Pt Bprs Puduarta Insani)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat korelasi (hubungan) faktor 5C (Karakter, Jaminan, modal, kapasitas dan kondisi ekonomi) terhadap kolektibilitas pembiayaan di Bank Syariah, baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), bersifat terapan (applied research), mengambil sample dengan tekhnik Purposive Sampling .sebanyak 60 orang dari nasabah BPRS Puduarta Insani cross sectional per 31 Desember 2011. Sebagaimana penelitian ini didasarkan pada Hipotesis asosiatif, dengan data berskala ordinal maka pengujian yang dilakukan adalah uji deskriftif, uji determinasi dan uji korelasi Rank-Spearman. Pengujian dilakukan dengan menggunakan software SPPS versi 16. Hasil Uji determinasi menunjukkan bahwa perubahan Karakter, Jaminan, Modal, Kapasitas dan Kondisi mampu menjelaskan perubahan Kolektibilitas Pembiayaan mencapai sebesar 92,7% dan sisanya sebesar 7,3% ditentukan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Selanjutnya hasil uji korelasi Rank-Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang mendekati sempurna dengan koefisien korelasi 0,962 dan signifikan (0,000) antara variable karakter nasabah dengan kolektibilitas pembiayaan. Demikian pula terdapat hubungan positif yang sangat kuat dengan koefisien korelasi 0,847 dan signifikan (0,000) antara variable kapasitas nasabah dengan kolektibilitas pembiayaan. Dari lima variable bebas yang diuji ternyata variable modal mempunyai hubungan negatif yang moderate dengan koefisien regressi -0,466 dan signifikan (0,000) terhadap kolektibilitas pembiayaan. Hasil penelitian ini memiliki relevansi bahwa nasabah yang berkarakter baik diiringi dengan kemampuannya mengelola usaha dengan baik memberi keyakinan kepada bank bahwa kualitas pembiayaannya akan selalu berada pada kolektibilitas lanca

    PEMANFAATAN AIR TANAH DANGKAL SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH DI KAMPUS BUMI BAHARI PALU

    Full text link
    Kebutuhan air bersih semakin meningkat, sementara penyediaan air dirasakan semakin berkurang, banyak usaha telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Kampus Untad Bumi Bahari kini berfungsi sebagai pusat pelatihan, memerlukan berbagai fasilitas terutama air bersih, Air dari PDAM diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air di kampus tersebut, ternyata sangat terbatas. Potensi air tanah di kampus tersebut cukup banyak, namun kualitas fisiknya tidak memenuhi syarat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketebalan pasir saringan yang sesuai untuk mendapatkan kualitas fisik air yang memenuhi syarat. Metode penelitian ini adalah melakukan variasi ketebalan pasir saringan dari ketetabalan 5 cm, 10 Cm, 15 cm, 20 cm, dan 25 cm. Untuk mengetahui kualitas air digunakan analisa laboratorium dan untuk mengtahui hubungan antara kualitas air dengan variasi ketebalan pasir saringan menggunakan analisa varian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketebalan pasir saringan lebih dari 15 cm sudah dapat dipakai untuk mendapatkan air bersi

    Akulturasi Tradisi Rewan Antaretnik Mandar dan Jawa dalam Menciptakan Kerukunan Hidup Bermasyarakat di Desa Bumimulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat (Studi Komunikasi Antarbudaya)

    Full text link
    Akulturasi imigran dengan kebudayaan mbece dengan kebudayaan pribumi ma’basi-basi di univikasi dan dikodivikasi kedalam akulturasi budaya yang disebut sebagai rewan, impleentasi budaya rewan di masyarakat wonomulyo sebagai simbol yang diangggap dapat membagun kerukunan dalam keluarga dau etnik tersebut, yakni Etnik Mandar dan Etnik Jawa. Tradisi Rewan sebagai wujud nyata dari proses akulturasi Antar masyarakat Etnik Mandar dan masyarakat Etnik Jawa. Tradisi Rewan merupakan wujud nyata dari akulturasi dua konsep kebudayaan yang berbeda yakni ma’basi-basi dari masyarakat Etnik Mandar dan Mbece’ dari masyarakat Etnik Jawa. Banyaknya kesamaan nilai-nalai dalam konsep kebudayaan sehingga memudahkan proses akulturasi dari keduanya. Bentuk akulturasi yang dihasilkan oleh Etnik Mandar dan Etnik Jawa adalah tradisi Rewan yang didalamnya terdapat konsepsi aturan dan nilai-nilai yang sama dipahami guna untuk menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat di Desa Bumimulyo

    Turuk Uliat Bilou: Tarian Ritual Masyarakat Rogdog Pulau Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai

    Full text link
    This paper discusses the Turuk Uliat Bilou a titual dance of the Rogdog Community of Siberut Island, Mentawai Islands Regency. The method used in this study is a descriptive qualitative method, with analytical techniques that describe the situation as happened in the field regarding Turuk Uliat Bilou. who are still alive and still functioning in the midst of their supporting community. Research shows that Turuk Uliat Bilou functions to summon supernatural powers, and to invite good and bad spirits to be present at the place of worship. In addition, Turuk Uliat Bilou is a ritual dance that describes the activities of community life in groups and in cooperation such as farming, farming and hunting.Keywords: turuk uliat bilou, dance; ritual, function, form of performanceAbstrakTulisan ini membahas tentang Turuk Uliat Bilou sebuah tarian titual Masyarakat Rogdog Pulau Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan teknik analisis yang memaparkan tentang keadaan yang sebagaimana yang terjadi di lapangan mengenai Turuk Uliat Bilou Dalam penelitian ini peneliti menemukan tentang Turuk’uliat Bilou merupakan tarian ritual masyarakat Rogdog Pulau Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai yang masih hidup dan masih berfungsi di tengah-tengah masyarakat pendukungnya. Penelitian menunjukkan bahwa Turuk Uliat Bilou berfungsi untuk memanggil kekuatan gaib, dan pejemputan roh-roh baik dan buruk supaya hadir di tempat pelaksanaan  pemujaan. Selain itu, Turuk Uliat Bilou adalah tarian ritual yang menggambarkan aktifitas kehidupan masyarakat secara berkelompok dan bekerjasama seperti berladang, bertani dan berburu.Kata Kunci: turuk uliat bilou, tarian; ritual, fungsi, bentuk pertunjuka

    Rintisan Menuju Kemandirian Air Minum Masyarakat Desa di Sulawesi Tengah

    Full text link
    Air minum merupakan kebutuhan pokok yang harus diadakan oleh setiap lapisan masyarakat. Sampai tahun 2000, tingkat pelayanan air minum oleh pemerintah, secara nasional masih jauh dari target 80 % untuk perkotaan dan 60 % untuk pedesaan, Usaha pemerintah telah banyak mengadakan sarana dan prasarana air minum, namun sarana yang ada tidak mampu bertahan lama karena tidak mendapat pemeliharaan dan pengoperasian yang cukup baik, Pengadaan air minum bisa berjalan lancar bila masyarakat menjadi pemeran utama penanganan sarana dan prasarana air minum mulai dari perencanaan, pembangunan sampai pada pengelolaan dengan membentuk badan penanganan air minum dan badan musyawarah pengguna air minum di des

    فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث الحالة التأهيلية و خلفية الدراسة و خبرة التدريس بمحافظة مالانج

    Full text link
    مستخلص البحث الشهادة التأهيلية معروفة عند المجتمع بإندونسيا وبالخصوص عند المجتمع التربوي بعد قرر القانون نمرة 14 سنة 2005 عن مسألة المدرس والمحاضر.أما تلك الشهادة التأهيلية لها ,وظيفتين أولا: لترقية مهنية المدرس. ثانيا: لترقية ثروة و مصلحة جميع المدرسين. والمدرس الذي لدي الشهادة التأهيلية كثيرة تقع بمنطقة جوندانج ليجى و فاغالاران و فنوجوكوسوما مالانج بعدد 21 مدرسا. ولذلك قام الباحث لبحث في "فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث الحالة التأهيلية و خلفية الدراسة و خبرة التدريس بمحافظة مالانج". أما الأهداف التى أراد أن يحصل إليها الباحث فى هذا البحث فهى ما يلي : 1) معرفة فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث الحالة التأهيلية. و 2) معرفة فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث خلفية الدراسة. و 3) معرفة فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث خلفية الدراسة. وأما المدخل و نوعه المستخدم مدخل كمى و نوعه علاقة المقارنة وأما الأسلوب الذى سيستخدمها الباحث لنيل البيانات، الإستبانة و الوثائق من 42 عينة تتكون من المدرس الذي لدي الشهادة التأهيلية 21 مدرسا و لم يحملها 21 مدرسا. وأما تحليل البيانات المستخدم تحليل الأحصائية Two ways anova (تجريب F)، إذا كان قيمة الدلالة > 0،05 فيوجد فروق مهنية المدرس بمتغيرات. و إذا كان قيمة الدلالة < 0،05 فلايوجد فروق مهنية المدرس بمتغيررات. ومن البيانات والنتائج المحصولة عرف أن لا يوجد فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث الحالة التأهيلية بقيمة الدلالة 0،772 <0،05.و لا يوجد فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث خلفية الدراسة بقيمة الدلالة 0،796 < 0،05. و لا يوجد فروق مهنية المدرس في تعليم اللغة العربية من حيث خبرة التدريس بقيمة الدلالة 0،112 < 0،05. و سببه قلة التدريب أو مرشح و قلة الخطي في مستو تعليم لمدرسي اللغة العربية الذي لدي الشهادة التأهيلية. ABSTRACT The term certification began to be known among the Indonesian people especially among educators after the issuance and ratification of the constitution No. 14 of 2005 concerning teachers and lecturers. The certification has 2 objectives, first is Increasing educator professionalism, secondly the welfare of educators. As for Gondanglegi, Pagalaran, Poncokusuma, there are three sub-districts in Malang Regency which have the highest number of Arabic language teachers, in Malang Regency, with 21 teachers. Therefore researcher feel interested in research with the title "Differences in Professionalism of Teachers in Arabic Teaching Regarding Certification Status, Background Education and Teaching Experience in Malang Regency." By knowing the difference in the professionalism of teachers in teaching Arabic regarding certification status, educational background, and teaching experience. From the explanation above, the researcher formulated the research objectives as follows: 1) To find out the differences in teacher professionalism in teaching Arabic regarding certification status. 2) To find out the differences in teacher professionalism in teaching Arabic concerning educational background. 3) To find out the differences in teacher professionalism in teaching Arabic concerning teaching experience. The approach and type of research in this thesis are quantitative research approaches with similar causal models, and data collection methods using questionnaires, checklists, and documentation from 42 respondents. The analysis of data using statistical analysis Two Ways Anova (Test F). If the significance value (sig) 0.05, then there is no difference. From the results of this study, it can be seen that there is no difference in the professionalism of teachers in teaching Arabic regarding certification status with a sig value of 0.772> 0.05. There is no difference in the professionalism of teachers in teaching Arabic regarding educational background with a sig value of 0.796> 0.05. There is no difference in teacher professionalism in teaching Arabic regarding teaching experience with a sig value of 0.112> 0.05. The causes are lack of training for certified Arabic teachers and lack of linearity in education levels. ABSTRAK Sertifikasi mulai dikenal dikalangan masyarakat Indonesia terkhusus dikalangan pendidikan setelah disahkannya UUD No 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Sertifikasi tersebut memiliki 2 Tujuan, pertama peningkatan profesionalisme pendidik, kedua mensejahterakan pendidik. Kemudian guru sertifikasi terbanyak di kabupaten Malang terdapat di kecamatan Gondanglegi, Paglaran, Poncokusumo yang berjumlah 21 orang guru. Oleh sebab itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Perbedaan Profesionalisme Guru dalam Mengajar Bahasa Arab Ditinjau dari Status Sertifikasi, Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Mengajar di Kabupaten Malang”. Dengan dasar untuk mengetahui perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari status sertifikasi, latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar. Dari penjelasan diatas peneliti merumuskan tujuan penelitian sebagaimana berikut ini: 1) Untuk mengetahui perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari status sertifikasi. 2) Untuk mengetahui perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari latar belakang penddidikan. 3) Untuk mengetahui perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari pengalaman mengajar. Adapun pendekatan dan jenis penilitian dalam tesis ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis kausal komparatif, dan metode pengumpulan data dengan menggunakan angket, chek list, dan dokumentasi dari 42 responden yang terdiri dari 21 guru tersertifikasi dan 21 guru non sertifikasi . Adapun analisis data dengan menggunakan analisis statistik Two Ways Anova (Uji F). Apabila nilai signifikansi (sig) 0,05 maka tidak ada perbedaan. Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa tidak ada perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari status sertifikasi dengan nilai sig 0,772 > 0,05. Tidak ada perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari latar belakang pendidikan dengan nilai sig 0,796 > 0,05. Tidak ada perbedaan profesionalisme guru dalam mengajar bahasa arab ditinjau dari pengalaman mengajar dengan nilai sig 0,112 > 0,05. Adapun penyebabnya yaitu kurang nya pelatihan bagi guru bahasa arab yang tersertifikasi dan kurang nya linieritas jenjang pendidikan

    PERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING (PETA PIKIR) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS XI IPA1SMA NEGERI 1 MAIWA KABUPATEN ENREKANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Biologi siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Maiwa Kabupaten Enrekang melalui penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping (peta pikir). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan tahapan-tahapan pelaksanaan meliputi: perencanaan, pelaksanaan, tindakan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Maiwa Kabupaten Enrekang dengan subyek penelitian siswa kelas XI IPA1 dengan jumlah 18 siswa, berlangsung pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMA Negeri 1 Maiwa kelas XI IPA1 maka dapat disimpulkan bahwa (1) Hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Maiwa melalui penerapan metode pembelajaran mind mapping menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I yakni 66,56 dan pada siklus II 78,22. (2) Aktivitas belajar siswa selama diterapkan metode pembelajaran mind mapping dalam proses pembelajaran biologi siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Maiwa menunjukkan bahwa setiap indikator yang diamati mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II

    PENGARUH LIMBAH DETERGEN INDUSTRI LAUNDRY TERHADAP MORTALITAS, KONSENTRASI HEMOGLOBIN DAN JUMLAH TROMBOSIT IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

    No full text
    The aim of this study is to determine the effect of laundry industry residues on the level of toxicity, hemoglobin concentration and platelet count. The waste from the laundry industry is explained in Tilapia's pisciculture facilities. This is a completely randomized design (CRD) with six treatments and three repetitions. The treatments P0 (0%) as control, P1 (1%), P2 (2%), P3 (3%), P4 (4%) and P5 (5%). The observations showed the appearance of tilapia mortality at different treatment concentrations. The highest mortality occurred in the P4 treatment (4%) of 7 animals. In addition, there is also a decrease in hemoglobin concentration. The lowest hemoglobin concentration was found in the P2 treatment of 7.05 gr%. In contrast, the waste from laundry industry did not have a significant effect (P&gt; 0.05) on platelet counts. Based on this study, it indicate that the wastage of the laundry industry affects the survival rate and oxygen supply as seen from the reduced level of tilapia hemoglobin
    corecore