2 research outputs found
DEKONSTRUKSI PRANATA ERTURANG PADA PERKAWINAN SEMARGA (Studi Kasus Masyarakat Karo Di Berastagi)
Modernisasi dan globalisasi telah menyentuk seluruh aspek kehidupan sosial budaya masyarakat termasuk masyarakat Suku Karo di Berastagi.Salah satu budaya karo yang mengalami perubahan adalah pranata erturang.Pranata ini dipahami oleh kaum muda sebagai pranata yang kuno dan cenderung mengikat, sehingga saat ini kaum muda mengaplikasikan pranata tersebut sesuai dengan keinginannya yang dianggap sesuai dengan keadaan sekarang.Akibatnya secara tidak langsung kaum muda telah mendekonstruksi makna dari erturang tersebut sesuai dengan kapasitasnya saat ini.Akibatnya pranata tersebut sebagai sebuah struktur telah mengalami perubahan makna dan konsep.Perubahan ini juga akhirnya memunculkan perkawinan yang dianggap menyimpang bagi Suku Karo. Perkawinan semarga ini tentunya tidak dapat diterima oleh berbagai kalangan, oleh karena itu pelakunya berusaha untuk mensahkan hubungannya dengan berbagai cara.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan etnografi, selain itu untuk mendapatkan data dilakukan observasi, wawancara, serta studi dokumen tertulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana kaum muda memahami pranata erturang saat ini dan bagaimana proses serta implikasi perkawinan semarga bagi para pelakunya. Penelitian ini menggunakan teori dekonstruksi dan strukturasi untuk membantu menjabarkan haasil penelitian.Kata kunci: Erturang-Generasi Muda-Perkawinan Semarga-Dekonstruksi-Kar
MUSEUM GULA GONDANG BARU DI KLATEN
Museum gula adalah salah satunya, dalam museum tersebut berisi alat-alat produksi gula pada masa tahun 1960 yang merupakan peninggalan Jepang. Namun saat ini pengoperasiannya mungkin telah berkurang karena banyaknya pabrik gula lain yang berdiri. Untuk itu dalam makalah tentang museum dan pabrik gula Gondang Baru akan menjelaskan secara rinci proses produksi pabrik gula tersebut.Dalam data yang diperoleh pabrik gula yang akhirnya menjadi museum dalam perkembangannya akan dijelaskan pula tentang cara produksi gula. Meskipun pengunjungnya mulai sepi karena sedikitnya minat para pengunjung pada museum saat ini. Untuk itu merupakan suatu kewajiban tersendiri bagi kami untuk memperkenalkan dan mempopulerkan kembali citra museum kepada warga masyarakat. Dan untuk memperkenalkan sejarah kepada masyarakat luas dan kepada generasi penerus bangsa yang nantinya akan melestarikan budaya bangsa Indonesia yang sangat majemuk dan beraneka ragam
