1,721,242 research outputs found

    K.H.Ilyas Ruhiyat: Figur Istiqamah Seorang Kiyai

    No full text
    KH. Ilyas Ruhiyat adalah figur ulama yang berpengaruh baik dari sisi keilmuan (agama Islam) maupun dari kiprah yang luas di tengah masyarakat. Sejak awal dibesarkan dalam tardisi pesantren bahkan dalam asuhan ayahnya sendiri seorang ulama besar K.H. Ruhiyat. Sejak muda Jang Uyu, Ilyas ruhiyat kecil, memiliki penguasaan dan matang terhadap kitab-kitab dasar di pesantren.Dalam banyak kesempatan sering menggantikan peran ayahandanya sampai kemudian meneruskan kepemimpinan pondok pesantren Cipasung. Di bawah kepemimpinannya Pesantren Cpasung mengalami perkembangan yang pesat. Selepas ayahanda mangkat ketokohannya terus menanjak sampai pada tingkat Jawa Barat dan nasional. Karir dan keulamaan beliau meningkat sampai pada puncaknya yaitu ketika beliau diangkat menjadi Rais 'Am NU, yang digelutinya sejak muda. Pada saat kepemimpinannya NU memasuiki era refomasi yang kemudin mengembalikan peran Ormas terbesar Islam ini pada peran dan pengaruh yang luar biasa. Sebagai seorang ulama, kepribadian beliau dikenal sangat tenang, santun, tawadhu, juhud, sederhana, wara, egaliter sabar dan disiplin

    Persis itu organisasi Islam pembaharu

    No full text
    Sebagai organisasi massa (ormas), Persis telah banyak berbakti kepada masyarakat. Berikut adalah wawancara dengan salah seorang tokoh NU pada tahun 1990an, KHM. Ilyas Ruhiyat

    PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN ALBIDAYAH PADA MASA K.H. YAYAT RUHIYAT SIRODJ TAHUN 1971-2011

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Perkembangan Pondok Pesantren Albidayah Pada Masa K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj Tahun 1971-2011”. Latar belakang penelitian ini yaitu peneliti tertarik pada pengaruh kepemimpinan Kiai terhadap perkembangan pendidikan pondok pesantren. Pesantren Albidayah merupakan pesantren modern yang masih mempertahankan unsur-unsur tradisional. Perkembangan pondok Pesantren Albidayah tidak terlepas dari salah satu tokoh yang pernah memimpin, yaitu Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj. Masalah utama yang dikaji dalam skripsi ini ialah “Bagaimana sistem pendidikan pondok Pesantren Albidayah pada masa Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj pada tahun 1971-2011?”. Permasalahan tersebut dikaji dengan menggunakan metode historis yang meliputi Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan multidisipliner dengan menggunakan konsep dari ilmu Sosiologi mengenai perubahan sosial dan ilmu Pendidikan mengenai kurikulum, materi, metode, evaluasi, dan sebagainya. Dalam mengumpulkan data dan sumber penelitian menggunakan studi literatur dan wawancara terhadap saksi sejarah sebagai narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok Pesantren Albidayah dibawah kepemimpinan Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj memiliki perkembangan yang signifikan dalam bidang pendidikan. Berawal dari pendidikan pesantren tradisional (salafi) berkembang menjadi pesantren modern (khalafi) dengan menggabungkan pengetahuan agama dan pengetahuan umum. Perubahan sistem pendidikan pada masa kepemimpinan Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj yaitu dengan menjadikan pesantren Albidayah sebagai lembaga pendidikan resmi di bawah pemerintah dengan mendirikan SP-IAIN (Sekolah Persiapan – Institut Agama Islam Negeri) pada tahun 1971. Kemudian pada tahun 1993 di dirikan Madrasah Aliyah (MA) Albidayah dan tahun 2006 di dirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Terpadu Albidayah. Kurikulum yang digunakan oleh Pesantren Albidayah yaitu kurikulum terpadu yang meliputi Kurikulum Pesantren, Kurikulum Kemendikbud, dan Kurikulum Kementrian Agama. ;---This undergraduate thesis titled "The Development of Albidayah Boarding School under the leadership of Yayat Ruhiyat Sirodj in 1971-2011". The background of this study, that the researcher is interested in the influence of leadership of Kiai toward the development of education in the boarding school. Albidayah Boarding School is a modern school which still maintain the traditional elements. The development of Albidayah Boarding School was not apart from one of the figures that once led, namely Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj. The main problem that examined in this undergraduate thesis is "How was the education system of Albidayah Boarding School under the leadership of Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj in 1971-2011?". This problem was examined by using the historical method that includes Heuristic, Critic, Interpretation, and Historiography. The approach that is used in this research is a multidisipliner by using the concept of the science of Sociology that explain about social change, and science of Education that explain about materials, curriculum, methods, evaluation, and so on. For the data collection and the research sources, using literature studies and interviews of history witness. The results of the study showed that under the leadership of Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj, the Albidayah Boarding School has a significant development in the field of education. Starting from the traditional Islamic boarding school education (salafi) developed into a modern boarding school (khalafi) by combining the religion and general knowledge. The changes in education system in the leadership of the Kiai Haji Yayat Ruhiyat Sirodj was made the Albidayah Boarding School as official education institution under the government to build SP-IAIN (Sekolah Persiapan – Institut Agama Islam Negeri/School Preparation - the State of Islamic Institute) in 1971. Then in 1993, Madrasah Aliyah (MA) Albidayah was built and in 2006 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Albidayah Integrated was also built. The curriculum that used by Albidayah Boarding School is a integrated curriculum that covers the curriculum of Boarding School, curriculum of Ministry of Education and Culture, and curriculum of the Ministry of Religion

    Tingkat stres dengan status gizi remaja kelas X SMK Kesehatan KH Moch Ilyas Ruhiyat

    No full text
    Status gizi adalah keadaan yang seimbang antara asupan makanan dengan kebutuhan yang akan digunakan tubuh untuk proses metabolisme. Stres merupakan respon terhadap ketidakmampuan dalam suatu hal dan dapat mempengaruhi perilaku makan sehingga akhirnya akan mempengaruhi status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan status gizi siswa kelas X di SMK Kesehatan KH Moch Ilyas Ruhiyat tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode observasional analitik. Analisis data dilakukan dengan analisis menggunakan uji Spearman Rank . Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah 58 orang siswa. Data stres diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan data status gizi diukur menggunakan Microtoise dengan ketelitian 0,1 cm dan Electric Digital Scale dengan ketelitian 0,1 kg. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara tingkat stres dengan status gizi siswa kelas X SMK Kesehatan KH Moch Ilyas Ruhiyat tahun 2022 (p-value 0.037)

    Gaya kepemimpinan K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj dalam mengembangkan sistem pendidikan Pondok Pesantren Al-Bidayah Cangkorah Kabupaten Bandung Barat tahun 1995-2011

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Gaya Kepemimpinan K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj dalam Mengembangkan Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Al-Bidayah Cangkorah Kabupaten Bandung Barat Tahun 1995-2011”. Latar belakang penelitian ini yaitu penulis tertarik pada pengaruh serta gaya kepemimpinan kyai terhadap perkembangan pendidikan Islam di pondok pesantren. Sistem Pendidikan di Pondok Pesantren Al-Bidayah ini pada awalnya menggunakan tipe salafi kemudian berubah menjadi tipe khalafi. Masalah utama yang dikaji dalam penelitian skripsi ini ialah tentang “Bagaimana Gaya Kepemimpinan K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj dalam Mengembangkan Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Al-Bidayah Cangkorah Kabupaten Bandung Barat Tahun 1995-2011”. Permasalahan tersebut dikaji dengan menggunakan metode penelitian sejarah (historis) yang didalamnya meliputi tahapan Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori Middle of the Road Management (Manajemen Jalan Tengah) yang digagas oleh Robert K. Blake dan Jane S. Mouton, mereka berpendapat bahwa gaya kepemimpinan ini menggambarkan pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap tugas dan hubungan antar anggota organisasi yang ditandai oleh perhatian yang seimbang terhadap tugas dan manusia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada masa kepemimpinan K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj, Pondok Pesantren Al-Bidayah mengalami perkembangan yang sangat signifikan dalam bidang pendidikan, sarana dan prasarana. Perubahan sistem pendidikan pada masa K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj ini yaitu beliau mampu menjadikan Pondok Pesantren Al-Bidayah sebagai lembaga resmi dibawah naungan pemerintah dengan mendirikan Sekolah Persiapan Institut Agama Islam (SP-IAIN). Adapun keunikan dari Pondok Pesantren Al-Bidayah ini karena menggunakan kurikulum Terpadu yang di dalamnya meliputi Kurikulum Pesantren, Kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional, dan Kurikulum Kementrian Agama
    corecore