2 research outputs found
Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Barang Bekas pada Materi Lingkaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Each student has uniqueness and specialties that differentiate them from each other, including in terms of learning needs. One way to overcome the problem of diverse student characteristics in learning activities is to implement differentiated learning. This research aims to improve the mathematics learning outcomes of grade 8 students at Leilem Christian Middle School, Sonder District, with differentiated learning using used materials. This research is classroom action research carried out in two cycles. The subjects of this research were 8th grade students at Leilem Christian Middle School. Data collection was carried out using observation techniques and learning outcomes tests. Data were analyzed descriptively.The research findings indicate a progressive improvement throughout each cycle. In terms of teacher engagement during the instructional activities, the average score was 84.10% in Cycle I and 92.05% in Cycle II. Similarly, student involvement exhibited an increase, with an average score of 80.69% in Cycle I and 94.32% in Cycle II. As for the student's learning outcome test results, there was an advancement from 76.67% in Cycle I to 90% in Cycle II. In conclusion, differentiated instruction utilizing recycled materials is capable of enhancing student learning outcomes.Setiap siswa memiliki keunikan dan keistimewaan yang membedakan mereka satu sama lain, termasuk dalam hal kebutuhan pembelajaran. Salah satu cara yang dapat mengatasi masalah karakteristik siswa yang beragam dalam kegiatan pembelajaran adalah dengan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 8 SMP Kristen Leilem Kecamatan Sonder dengan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan barang bekas. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Kristen Leilem. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap siklusnya ada peningkatan. Aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran pada siklus I dengan nilai rata-rata 84,10% dan siklus ke II dengan nilai rata-rata 92,05 %. Selanjutnya, pada aktivitas siswa juga terjadi peningkatan dalam kegiatan pembelajaran pada siklus I dengan nilai rata-rata 80,69% dan siklus ke II dengan nilai rata-rata 94,32%
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Aritmetika Sosial Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi
This study aims to improve the mathematics learning outcomes of grade 7 students in Social Arithmetic material at Leilem Christian Junior High School, Sonder District, odd semester of the 2020/2021 Academic Year by using a differentiated learning approach. This research, including classroom action research, was conducted in two cycles and each cycle was held in two meetings. The subjects in this study were 7-grade students consisting of 9 boys and 12 girls. The data collection technique used in this study was in the form of student observation, teacher observation, and learning achievement tests, then the data obtained were analyzed descriptively. The results showed that there was an increase in teacher activity in learning activities in the first cycle an average of 80.65% and an average of 93.18% in the second cycle. Furthermore, in student activity, there was also an increase in learning activities in the first cycle an average of 77.28%, and in the second cycle an average of 90.91%. As for the student learning outcomes test, it was found that there was an increase from cycle I of 76.19% to 90.48% in cycle II. It can be concluded that differentiated learning can improve student learning outcomes.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 7 pada materi Aritmetika Sosial di Sekolah Menengah Pertama Kristen Leilem Kecamatan Sonder semester ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini, termasuk penelitian Tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus dan masing-masing siklus dilakukan dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 yang terdiri dari 9 laki-laki dan 12 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi siswa, observasi guru dan tes hasil belajar, selanjutnya data yang diperoleh dilakukan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran pada siklus I rata-rata 80,65% dan siklus ke II rata-rata 93,18 %. Selanjutnya, pada aktivitas siswa juga terjadi peningkatan dalam kegiatan pembelajaran pada siklus I rata-rata 77,28% dan siklus ke II rata-rata 90,91%. Adapun pada tes hasil belajar siswa didapati adanya peningkatan dari siklus I sebesar 76,19% menjadi 90,48% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa
