1,721,070 research outputs found

    Student Perceptions of Communication Studies Program, Medan University Area Forces 2016 in Violence and Indecency in One Piece Anime

    No full text
    77 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area Angkatan 2016 dalam Tayangan Kekerasan dan Ketidaksenonohan Pada Tayangan Anime One piece. Penelitian ini dilatar belakangi film anime yang sangat popular dikalangan mahasiswa dan masyarakat. Didalam penyajian film mempunyai tujuan untuk menyampaikan pesan-pesan yang telah tersirat dalam film tersebut. Penulis ingin membahas tentang permasalahan yang akan diteliti yaitu unsur kekerasan dan ketidaksenonohan pada Anime one piece. Oleh karena itu peniliti tertarik terhadap persepsi mahasiswa program studi ilmu komunikasi Universitas Medan Area Angkatan 2016 mengenai tayangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif sebagai pengumpulan data. Data ini dikumpulkan berdasarkan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi dan sumber data ini berasal dari mahasiswa ilmu komunikasi universitas medan area Angkatan 2016. Peneliti mendapatkan beberapa persepsi mengenai konten kekerasan dan ketidaksenonohan pada tayangan Anime one piece di Media Internet yang berupa bahwasannya film tersebut dapat menyebabkan penggemarnya kecanduan sehingga menjadi anti soial dan lupa dengan situasi sekitarnya atau menjadi tidak peduli dengan lingkungannya. Menonton Anime one piece dapat menjadi boomerang bagi mental mahasiswa dan masyarakat jika tidak disikapi dengan cara yang baik. This study aims to determine the perceptions of students of the Communication Studies Program, Medan Area University, Class of 2016 on Violence and Indecency in the One Piece Anime Show. This research is motivated by anime films which are very popular among students and the public. In the presentation of the film has the aim of conveying the messages that have been implied in the film. The author wants to discuss the problems to be studied, namely the elements of violence and indecency in One Piece Anime. Therefore, the researcher is interested in the perception of students of the 2016 Medan Area University communication science study program regarding the show. This study uses a descriptive methodology with a qualitative approach as data collection. This data was collected based on data collection techniques, namely interviews and documentation and the source of this data came from students of communication science at the Medan Area University Force 2016. Researchers got several perceptions about the content of violence and indecency in One Piece Anime shows on Internet media in the form that the film can cause fans are addicted to it so that they become anti-social and forget the surrounding situation or become indifferent to their environment. Watching Anime One Piece can be a boomerang for the mentality of students and society if it is not handled in a good way

    Public Relations Strategy of Regional Companies in Pasar Petisah, Medan City in Establishing Relationships with Street Vendors in Pasar Petisah, Medan City

    No full text
    59 HalamanPeranan Humas Humas Perusahaan Daerah Pasar Petisah Kota Medan yang selama ini masih saja kurang efektif jika dibandingkan dengan kegiatan humas bidang lainnya. Sadar bahwa Humas sangat memiliki peranan yang semakin penting dan sangat strategis, maka itu banyak kalangan masyarakat sangat berharap agar aparat kehumasan Humas Perusahaan Daerah Pasar Petisah Kota Medan mampu sesbisa mungkin memiliki wawasan yang luas serta memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang ilmu kehumasan sehingga suatu kinerja dan profesionalisme di dalam tugas kepemerintahan terwujud dengan benar. Sesuai dengan rumusan dan tujuan penelitian, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, berfokus pada proses, deskripsi analisis, yang bertujuan untuk mengetahui Strategi Humas Perusahaan Daerah Pasar Petisah Kota Medan dalam menjalin hubungan dengan pedagang kaki lima di Pasar Petisah Kota Medan. Strategi Humas Perusahaan Daerah Pasar Petisah Kota Medan dalam Menjalin Hubungan yang baik dengan para Pedagang Kaki Lima di Pasar Petisah adalah strategi operasional, strategi persuasif dan edukatif, strategi Kerjasama dan strategi tanggungjawab social Faktor hambatan Perusahaan Daerah Pasar Petisah Kota Medan dalam menjalin hubungan yang baik dengan pedagang kaki lima di Pasar Petisah Kota Medan adalah adanya beberapa pedagang kaki lima yang melanggar peraturan daerah, keputusan kepala daerah dan peraturan hukum lainnya, walaupun sudah dilakukan berbagai arahan, sosialisasi dengan berbagai narasumber dan memberikan informasi sebelumnya agar para pedagang mampu bekerjsama dengan baik. The Role of Public Relations of Regional Companies in Pasar Petisah, Medan, which so far is still less effective when compared to other public relations activities. Realizing that Public Relations plays an increasingly important and very strategic role, so many people really hope that the PR officers of the Regional Market Petisah Market Medan City are able to have as much insight as possible and have an understanding and knowledge of the science of public relations so that a performance and professionalism in governmental duties manifested correctly. In accordance with the research formulation and objectives, this type of research is a qualitative descriptive study, focusing on the process, descriptive analysis, which aims to determine the Public Relations Strategy of the Regional Market Petisah Market, Medan City in establishing relationships with street vendors at Petisah Market, Medan City. Public Relations Strategy of the Petisah Market Regional Company in Medan City in Establishing Good Relationships with Street Vendors in the Petisah Market are operational strategies, persuasive and educational strategies, cooperation strategies and social responsibility strategies. street vendors at Petisah Market, Medan City, are the existence of several street vendors who violate regional regulations, regional head decrees and other legal regulations, even though various directions have been made, socialization with various sources and providing prior information so that traders are able to work together properly

    Final Report of Field Work Lectures on the Role of Students in the Public Relations Communication System at the Social Service of North Sumatra Province

    No full text
    22 HlmDari uraian kegiatan yang dilakukan penulis selama magang di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kota Medan yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian urusan rumah tangga daerah dalam bidang ketegakerjaan dan melaksanakan tugas pembantu sesuai dengan bidang tugasnya. 2. Saya dapat memahami interaksi kerja dengan sinergi kerja dan mengenal dunias kerja yang sesungguhnya dalam bidang pekerjaan khususnya sebagai pegawai, dan meningkatkan tingkat kecamatan dalam menginput data dan lain-lain

    Employee Performance Analysis In Improving Healthcare Services: A Study At The Bandar Baru Health Center In Sibolangit Sub-District

    No full text
    77 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan menganalisis Kinerja Pegawai di Puskesmas Bandar Baru dalam Pelayanan Kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada kinerja pegawai puskesmas Bandar Baru dalam hal meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara analisis data melibatkan reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat merasakan pelayanan prima dari staf puskesmas Bandar Baru. Puskesmas Bandar Baru mampu memberikan pelayanan dengan efisiensi yang baik. Biaya pelayanan di puskesmas Bandar Baru ditetapkan dengan wajar dan tidak terlalu tinggi. Staf puskesmas Bandar Baru merespons keluhan dan kebutuhan pasien dengan baik. Masyarakat merasa terbantu dengan adanya puskesmas Bandar Baru. This research aims to explain and analyze the performance of civil servants at the Bandar Baru Health Center in providing healthcare services. The research methodology used is a qualitative approach with a focus on the performance of the employees of the Bandar Baru Health Center in improving the quality of healthcare services. Data was collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis involved data reduction, data display, and drawing conclusions. Data validity was maintained through triangulation using various sources. The results of the research indicate that the community perceives excellent service from the staff of the Bandar Baru Health Center. The Bandar Baru Health Center is able to provide services efficiently. The cost of services at the Bandar Baru Health Center is reasonably set and not excessively high. The staff at the Bandar Baru Health Center respond well to patient complaints and needs. The community feels assisted by the presence of the Bandar Baru Health Center

    Performance Analysis of State Civil Servants in the Government Section Regional Secretariat of North Padang Lawas Regency

    No full text
    93 HalamanKinerja ASN merupakan suatu masalah yang cukup menarik untuk dibahas, karena akan sangat berguna bagi penegakan hukum yang juga bermanfaat baik bagi kepentingan individu, masyarakat, Bangsa dan Negara. Bagi individu, kinerja ASN yang baik akan menjamin terlindunginya pelayanan sipil dan penegakan hukum akan berjalan dengan baik. Bagi masyarakat, kinerja ASN akan memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai ketaatan ASN terhadap hukum dan aturan yang dilaksanakan dengan baik. Beberapa kendala yang dihadapi yakni: pertama, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang tidak seimbang dengan beban kerja; kedua, kemampuan dan keahlian (skill) aparatur pegawai negeri sipil masih kurang; ketiga, motivasi aparatur pegawai masih belum maksimal; keempat, pengetahuan aparatur pegawai negeri sipil masih terbatas; kelima, masih rendahnya integritas aparatur dalam melaksanakan pekerjaan; dan keenam, anggaran yang tersedia sangat terbatas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan instrument pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. sedangkan analisis data menggunakan dekskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pengetahuan aparatur di Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara cukup baik, meski ada beberapa pekerjaan yang perlu penyesuaian (upgrade) diri dengan perubahan regulasi yang begitu cepat ditambah dengan kebijakan pemerintah pusat dalam keadaan pandemi ini meminimalisir kegiatan yang bersifat tatap muka seperti bimtek, diklat dan sosialisasi. Kemampuan/keahlian aparatur di Bagian Pemerintahan dapat dilihat dari tiga segi yaitu pengetahuan, inisiatif, dan komunikasi. Berbagai upaya telah dilakukan oleh atasan langsung seperti pengawasan melekat, pembinaan, penundaan pemberian tunjangan dan pemberlakuan PP 53 Tahun 2010 dan 94 Tahun 2021 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Adapun rekomendasi dari hasil penelitian ini yaitu Penugasan aparatur untuk mengikuti diklat, bimtek dan sosialisasi agar kualitas SDM dan hasil kerjanya semakin baik.Penerimaan formasi kepegawaian untuk bidang yang memang memerlukan keahlian tertentu seperti pemetaan wilayah.Meningkatkan perhatian pimpinan kepada anggota untuk lebih memotivasi aparatur dalam melaksanakan pekerjaan baik itu pemberian wejangan dan nasehat maupun pemberian reward dan punishman.Sistem absensi jam kerja diperketat. Pimpinan memberikan sanksi yang tegas dan memperhatikan para aparatur yang melakukan pelanggaran berulang, sehingga memberikan efek jera kepada para aparatur agar tidak lagi mengulangi kesalahan, serta menjadi lebih bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan kepada mereka. ASN performance is an issue that is quite interesting to discuss, because it will be very useful for law enforcement which is also beneficial for both the interests of the individual, society, nation and state. For individuals, good ASN performance will ensure that civil service is protected and law enforcement will run well. For the community, ASN's performance will provide an overview to the public regarding ASN's compliance with laws and regulations that are implemented properly. Some of the obstacles faced are: first, the quantity and quality of human resources that are not balanced with the workload; second, the ability and expertise (skills) of civil servants are still lacking; third, employee apparatus motivation is still not optimal; fourth, the knowledge of civil servants is still limited; fifth, the integrity of the apparatus is still low in carrying out work; and sixth, the available budget is very limited. The research method used is qualitative research, with data collection instruments namely observation, interviews and documentation. while data analysis uses descriptive analysis. The results of this study indicate that the knowledge of the apparatus in the Government Section of the Regional Secretariat of North Padang Lawas Regency is quite good, although there are some jobs that need to be adjusted (upgraded) with changes in regulations that are so fast coupled with central government policies in this pandemic situation to minimize activities that are face-to-face meetings such as technical guidance, training and outreach. Apparatus capability/expertise in the Government Section can be seen from three aspects, namely knowledge, initiative, and communication. Various efforts have been made by the direct supervisor, such as close supervision, coaching, postponement of granting benefits and enactment of Government Regulations 53 of 2010 and 94 of 2021 concerning the discipline of civil servants. As for the recommendations from the results of this study, namely Assigning apparatus to participate in training, technical guidance and socialization so that the quality of human resources and work results will be better. work, be it giving advice and advice as well as giving rewards and punishmen. The working hour attendance system is tightened. Leaders provide strict sanctions and pay attention to officials who commit repeated violations, thus providing a deterrent effect on officials so they don't repeat mistakes, and become more responsible for the trust given to them

    Communication Conflict of Persija Football Club (The Jakmania) Lovers Group in Medan City

    No full text
    78 HalamanSepak Bola adalah salah satu olahraga yang sangat populer di Indonesia, banyak klub sepak bola yang dibentuk di setiap daerah memiliki banyak pendukung. Bentuk dukungan yang diberikan oleh supporter terbagi menjadi dua yaitu positif dan negatif. Bentuk dukungan negatif kerap kali menimbulkan konflik, termasuk di dalam The Jakmania Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui awal mula Konflik Komunikasi Kelompok Pecinta Klub Sepak Bola Persija (Jakmania) di Kota Medan dan Mengetahui bagaimana upaya dalam menanggulangi terjadinya Konflik Komunikasi Kelompok Pecinta Klub Sepak Bola Persija (Jakmania) di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik komunikasi yang terjadi pada supporter The Jakmania Medan terjadi berawal dari komentar kebencian yang dilakukan oleh pendukung lain kepada PERSIJA di media sosial dan kemudian menimbulkan rasa ingin balas dendam dalam diri anggota The Jakmania Medan. Hal ini menyebabkan perbedaan pendapat diantara anggota The Jakmania Medan yaitu anggota yang menyetujui aksi balas dendam di komentar media sosial dan anggota yang tidak menyetujui hal tersebut. Perbedaan pendapat ini bahkan bisa menimbulkan perkelahian sesama anggota The Jakmania Medan saat sedang beragumen menyampaikan masing-masing pendapat mereka. Peran Ketua kelompok terkait upaya dalam mengatasi konflik komunikasi yang terjadi di dalam The Jakmania Medan adalah dengan cara melakukan mediasi dan pemberian sanksi. Bentuk Sanksi yang akan diberikan adalah pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan memberikan sanksi berupa bentuk hukum. Football is one of the most popular sports in Indonesia, many football clubs formed in each region have many supporters. The form of support provided by supporters is divided into two, namely positive and negative. The form of negative support often raises conflict, including in The Jakmania Medan.The purpose of this study was to find out the beginning of the Communication Conflict of PERSIJA’s Football Club Lovers (Jakmania) in Medan and to found out how to overcome the communication conflict of PERSIJA’s Football Club Lovers (Jakmania) in Medan.This research used qualitative research methods.The results showed that the communication conflict that occurred in The Jakmania Medan is started from hateful comments made by other supporters to PERSIJA on social media and then caused a sense of revenge in the members of The Jakmania Medan. This led to differences of opinion between members of The Jakmania Medan, members who approved of to take revenge in social media comments and members who did not approve of it.This difference of opinion can even caused fights among fellow members of The Jakmania Medan while arguing to convey each of their opinion.The role of the group Leaader related is efforts to overcome communication conflicts that occur in The Jakmania Medan is by mediating and sanctioning. The form of sanctions that will be given is the revocation of member identification cards (KTA) and sanctions in the form of legal forms

    The Effectiveness of Instagram Social Media Advertising on Kedera Coffee Products Case Study PT. Mulki Abadi Management

    No full text
    36 HalamanDalam pelaksanaan kuliah kerja lapangan ini penulis mendapatkan banyak pengetahuan secara nyata dalam menerapkan ilmu yang diperoleh pada saat perkuliahan, sehingga dapat dipraktekkan secara maksimal ketika melaksanakan kuliah kerja lapangan. Selain itu kuliah kerja lapangan adalah sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja nyata sekaligus mengenal lingkungan dan kondisi kerja yang nantinya akan dihadapi mahasiswa setelah lulus kuliah

    Fieldwork Report Internal Communication Process at the Criminal Investigation Unit of the Sei Tuan Medan Police Sector

    No full text
    31 HlmDalam pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini penulis mendapatkan pengetahuan baru secara nyata dalam menerapkan ilmu yang diperoleh pada saat perkuliahan, sehingga dapat di praktekkan secara maksimal ketika melaksanakan KKL. Selain itu Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja nyata sekaligus mengenal lingkungan dan kondisi kerja yang nantinya akan dihadapi mahasiswa setelah lulus kuliah. Berdasarkan uraian kuliah kerja lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa Salah satu tugas dari unit reskrim yang penulis kerjakan adalah menyalin laporan pengaduan dari masayarakat kepada polsek percut sei tuan. Aktivitas komunikasi internal yang dilakukan oleh pegawai unit reskrim sudah efektif sehingga dapat bekerja sama dalam menjalankan tugas untuk mencapai tujuan

    Final Report of Field Work Lecture Press Release Activities in Percut Sei Tuan Medan Police Sector

    No full text
    27 HlmDalam pelaksanaan Kuliah kerja lapangan ini penulis mendapatkan banyak pengetahuan secara nyata dalam menerapkan ilmu yang diperoleh pada saat perkuliahan, sehingga dapat di praktekkan secara maksimal ketika melaksanakan Kuliah kerja lapangan. Selain itu Kuliah kerja lapangan adalah sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja nyata sekaligus mengenal lingkungan dan kondisi kerja yang nantinya akan dihadapi mahasiswa setelah lulus kuliah. Berdasarkan uraian kuliah kerja lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa: 1. Teori - teori yang telah diajarkan saat di perkuliahan ternyata banyak yang diterapkan pada saat Kuliah kerja lapangan. 2. Polsek Percut Sei Tuan Medan sangat mengutamakan pelayanan sehingga masyarakat dengan mudah untuk mengakses segala layanan yang ada, seperti pengurusan skck, laporan kehilangan atau pengaduan dan lain-lain

    Performance Analysis of the Head of the Sub Division of General Affairs in Supervision of Administrative Activities in the Financial and Asset Management Agency of Deli Serdang Regency

    No full text
    82 HalamanLatar belakang masalah dalam skripsi ini adalah Masalah tentang kepengawasan surat masuk dan surat keluar pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kabupaten Deli Serdang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor bagaiman pengelola surat masuk dan surat keluar di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai analisis data. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sub Bagian Umum Sekertaris dan Kepegawaian, Negeri Sipil. Data ini dikumpulkan berdasarkan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan surat masuk dan surat keluar di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kabupaten Deli Serdang diutamakan yang lebih teliti dalam mengecek semua surat, baik surat masuk maupun surat yang keluar seperti mengecek perihal surat, tanggal surat, mengagendakan surat, serta kemana surat tersebut di kirim. Pengelolaan surat masuk dan surat keluar di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kabupaten Deli Serdang ialah beban kerja yang semakin meningkat dalam menjalankan tugas oleh setiap intansi. The background of the problem in this thesis is the prablem of oversight of incoming and outgoing mail at the financial and Asset Management Agency of Deli Serdang Regency. To find out the factors how the managementof incoming and outgoing letters at the financial and Asset Management Agency of Deli Serdang Regency. This study uses qualitative methods as data analysis. Sources of data in this study were the Head of the General Subdivision collection techniques, namely observation, interviws and documentation. Manegement of incoming and outgoing mail at the Deli Serdang Regency Financial and Asset Management Agency is prioritized to be more thorough in checking about letters, date of letters, scheduling letters, and where the leters are sent. The Management of incoming and outgoing mail at the Financial and Asset Management Agency of Deli Serdang Regency is an increasing workload in carrying out tasks by each agency secretary and Civil service civil Affairs
    corecore